alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Ketika Mulut Lebih Besar Dari Otaknya (STOP RASISME!)
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d5f75e32f568d4c4f6cfd99/ketika-mulut-lebih-besar-dari-otaknya-stop-rasisme

Ketika Mulut Lebih Besar Dari Otaknya (STOP RASISME!)

Ketika Mulut Lebih Besar Dari Otaknya (STOP RASISME!)


Siapapun dan dari manapun asal dan latar belakangnya, selalu saja ada segelintir orang yang mengaku sebagai manusia tapi mulutnya lebih besar dari otaknya. Sehingga untuk membedakan mana manusia dan mana hewan saja tidak mampu.

Celakanya orang orang bermulut sampah seperti itu sering kita temukan di sekitar kita. Bahkan hampir di seluruh dunia ada.

Di Indonesia sendiri masalah rasisme juga sering terjadi. Dan kerap menimpa orang orang yang dianggap 'beda' oleh sekelompok lainnya.

Ketika Mulut Lebih Besar Dari Otaknya (STOP RASISME!)
Goodnewsfromindonesia

Seperti yang baru saja terjadi pada saudara kita di Papua. Sebagai manusia biasa yang juga punya hati, tentunya mereka merasa sangat terganggu, terluka, dan hancur perasaannya ketika ada sekelompok orang yang melakukan tindakan rasisme terhadap mereka.

Khususnya kepada mereka orang asli Papua, kenapa kepada saudara sebangsa saja kita harus jumawa. Merasa lebih layak disebut manusia dengan memperlakukan mereka secara berbeda?

Jangan hanya karena nila setitik rusak susu sebelanga. Jangan hanya karena kelakuan segelintir oknum lalu kita pukul rata. Jangan!

Bahwa setiap ras dan suku memiliki gaya, cara, dan karakternya masing masing itu adalah sunatullah. Artinya apa? Artinya memang begitulah keadaannya.

Kita tidak bisa memaksa agar saudara kita di Papua harus sama dengan kita yang tinggal di Jawa, Sumatra, dan atau daerah lainnnya. Karena mereka punya nilai-nilai dan kearifan lokalnya sendiri.

Bukankah dengan demikian itu artinya orang Papua punya sikap, moral, dan peradabannya sendiri? Mereka berhak menjadi manusia yang bebas berekspresi sesuai ruang dan waktunya sendiri.

Ketika Mulut Lebih Besar Dari Otaknya (STOP RASISME!)
Goodnewsfromindonesia

Jangan hanya karena orang Papua identik dengan ketelanjangan, berhidung besar, berkulit hitam, dan berambut keriting lalu selancang itu kita menghina mereka.....

Mereka bukan monyet, gorila atau sebangsanya. Demi Allah, mereka adalah saudara-saudara kita yang diciptakan Tuhan dengan segala keistimewaannya.

Sebagai manusia ciptaan Tuhan, mereka sama seperti kita. Gak ada bedanya! Kalo kita yang bukan orang Papua merasa berbeda dengan mereka yang dari Papua. Lalu buat apa selama ini kita berkoar tentang Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila?

HANYA KARENA DIANGGAP BERBEDA JANGAN SAMPAI RAKYAT PAPUA BERPIKIR BAHWA MEREKA BUKAN BAGIAN DARI INDONESIA.....

Jangan pikir orang Papua tak punya hati! Karena mereka juga punya banyak orang hebat yang berprestasi......


Maka jika ada sekelompok orang yang merasa paling Indonesia, yang setiap harinya teriak NKRI harga mati, merasa paling pantas mendiami republik ini, merasa paling terhormat dan berkuasa. Tapi miskin moral dan bermulut murahan. Maka sesungguhnya mereka adalah pengkhianat yang tidak memiliki hati yang bijaksana!


Salam damai penuh cinta kasih kepada seluruh masyarakat Papua dimanapun mereka berada........

emoticon-Peluk emoticon-Kiss





Saya, napelogini............ Terima kasih


Photo : Google Image


profile-picture
profile-picture
profile-picture
Madnesss dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh napelogini
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Reserved spesial buat saudara kita di Papua........
profile-picture
profile-picture
davinof dan napelogitu memberi reputasi
SDM nya dikeruk habis-habisan tapi rakyatnya kerap didiskriminasi.....

Akui saja bahwa masih banyak ketimpangan di tanah Papua.....

Mereka harus dirangkul bukan dipukul!
profile-picture
davinof memberi reputasi
Mereka orang Papua adalah orang Indonesia yang siap membela tanah airnya. Bukan orang-orang yang dianggap aneh dan dipaksa-paksa menjadi seperti orang Indonesia....
Re : Ketika kecepatan mengetik lebih cepat dari kecepatan berpikir
profile-picture
shabrina.5 memberi reputasi
Quote:


Itu sih cebong sama kampret yg over dosis emoticon-Betty (S)
orang rasis itu biasanya kurang bergaul cu
Quote:


Mindsetnya udah di anak tirikan sih ya om
profile-picture
davinof memberi reputasi
Harus diakui bahwa orang Papua jauh lebih terbelakang dibanding orang2 di pulau lain. Dan itu kewajiban kita semua untuk membantu mereka menjadi lebih maju. Bukannya malah dicaci maki.

Ibaratnya ada saudara kita yg masih kurang pintar, kita wajib bantu mendidiknya. Masa mau dicaci maki terus dan diusir keluar dari rumah ?
Hitam kulit keriting rambut, papua juga indonesia.
kita semua basodara toh
Quote:


Yoi gan
Orang rasis dari dulu banyak, semoga orang papua ga mendapat diskriminasi lagi

Di amerika, Barack Obama yg kulit hitam jadi president 2 periodeemoticon-Matabelo

Mentrinya juga ada si Condoleezza Rice yg kulit hitam, amerika yg kalian benci malah pernah mengangkat yg kulit hitam begini

Di canada juga ada mentri kulit hitam pertama, Michaëlle Jean

Semoga kelak disini juga bisa seperti ituemoticon-I Love Indonesia
Diubah oleh ushirota
ga rasis ga indo
Agama, ras, antar golongan mah konsumsi sehari hari disini, kalo ada yang ngaku nggak rasis, ane ragu 99,99%
emoticon-Cool
Quote:


Ya intinya orang Papua dipandang sebelah mata.... Mereka seolah olah dikesankan tidak sama dengan mayoritas rakyat Indonesia. Ujung ujungnya ya pasti diskriminasi dan rasisme....
akhir-akhir ini banyak thread tentang ''rasis'' ya.
ada apakah dengan bumi indonesia ini?
padahal seminggu yang lalu indonesia baru merayakan ulang tahun nya yang ke-74.
sistem kepercayaan & doktrin para atheis memang seperti itu emoticon-Big Grin

makanya bagi para atheis dungu bin tulul buru gih tobat emoticon-Big Grin

indonesia hina menerima kalian wahai para pemuja teori darwin emoticon-Big Grin
profile-picture
davinof memberi reputasi
Ketika Mulut Lebih Besar Dari Otaknya (STOP RASISME!)
epen too, cupen kahhh
aaahh hheeeieiiiiiiiiiiiiiaahahahaa
mas mas dan pace bercanda bersama, menghibur semua.
Walik
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di