alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Vonis Mati Napi Pengendali Sabu Dianulir MA, BNN Heran
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d5ca8d0c9518b57205aab86/vonis-mati-napi-pengendali-sabu-dianulir-ma-bnn-heran

Vonis Mati Napi Pengendali Sabu Dianulir MA, BNN Heran

Medanbisnisdaily.com - Jakarta - Hukuman mati Adam narapidana Lapas Cilegon yang terlibat peredaran narkoba jaringan internasional dianulir Mahkamah Agung (MA) jadi 20 tahun penjara. BNN pun heran atas 'diskon' hukuman di tingkat kasasi tersebut.

"Tersangka Adam adalah napi yamg sebelumnya terlibat jaringan penyelundupan narkoba jenis sabu 54 kg dan ekstasi 41.000 butir yang ditangkap BNN pada 8 Mei 2016 di Merak, Banten. Proses hukum oleh pengadilan divonis hukuman mati namun ditingkat kasasi oleh Mahkamah Agung yang bersangkutan dirubah hukumannya nenjadi 20 tahun penjara," kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari kepada wartawan, Selasa (20/9/2019).

Arman heran kenapa Mahkamah Agung mengurangi hukuman Adam jadi 20 tahun penjara, padahal Adam masih bermain narkoba dari dalam lapas. Arman menduga hasil dari penjualan narkoba tersebut digunakan untuk mempengaruhi hukumannya itu.

"Divonis mati kok bisa jadi 20 tahun penjara. Main narkoba lagi dapat uang, urus kasusnya dari duit narkoba, hukum mati jadi 20 tahun. Gimana tuh?" sebut Arman.

Sebelumnya diberitakan BNN menangkap Adam karena terlibat peredaran narkoba jaringan lapas. Adam diduga mengendalikan narkoba jenis sabu seberat 20 kg dan 31 ribu pil ekstasi dari Malaysia ke Indonesia.

"Hari ini telah dilakukan penjemputan terhadap tersangka Adam dari LP Cilegon Banten atas dugaan keterlibatan dan pengendali peredaran gelap narkoba yang diselundupkan dari Malaysia ke Indonesia melalui Jambi," kata Irjen Arman Depari kepada wartawan, Selasa (20/8).

Pengungkapan jaringan tersebut berawal dari penangkapan 4 pengedar narkoba yakni Darwis, Mirnawati, Akbar alias Embang, Chandra. Penangkapan keempat orang itu dilakukan di 4 lokasi yang berbeda. Lokasi tersebut Pelabuhan Merak, Banten, Jl Alternatif Tol Merak, Cilegon, Banten, Jl Walisongo, Kota Jambi dan halaman parkir Hotel Piducia, Jatinegara, Jakarta Timur. dtc

http://www.medanbisnisdaily.com/m/ne..._ma_bnn_heran/

BNN aja heran sama hukum indonesia tercinta emoticon-Hammer2
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
ngapain heran?
nyawa manusia di tangan uang kok

dekatkan dirimu dengan uang
maka dirimu akan panjang umur

emoticon-Imlek
profile-picture
Jalan Cinta memberi reputasi
Ya mau gimana lagi, hormati keputusan MA
Buset sabu 54kg... Harusnya dihukum overdosis saja itu bandar.
Atm masa d hukum mati,
satu negara disuruh berhenti narkoba sebentar aj gak bisak, apa maw nya ?
lanjotkan hukum matik ! emoticon-Perancis
54 Kg ... Gak di hukum mati ?

emoticon-Cape deeehh
Quote:


orangnya ganteng kali. jadi hakimnya simpatik.
mungkin terpidana rajin ibadah saat di lapas dan itu menjadi pertimbangan majelis hakim.
wah coba di cek itu otak hakimnya
mau indo bebas narkoba??

hukum mati bandar dan pengguna narkoba


vonis mati hanya untuk kurir dan penjual eceran, kalo kelas bandar mah ya mana berani si hakim, paling2 kalo ga udah di bayar juga kena blackmail .... emoticon-fuck2
ajak nyanyi aja karaoke, tar ngajak jin jin jindralkula
biar ga heran yuk denger ceramahnya UAS dulu emoticon-Mad
Lapor KPK saja, udah terang terangan ini nantang


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di