alexa-tracking
Kategori
Kategori
4.2 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d59cc4f65b24d52ab3731a6/misterlady

Aku Indigo

Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 3
selalu suka ma tulisannya Teteh🤩
profile-picture
b4perman memberi reputasi
Lihat 1 balasan
aseeeekk
"Bisa kau berjanji padaku? Untuk tidak memakai karate kecuali jika nyawamu terancam, Anne?"pinta pelatih membuatku terheran. Membiarkan ujung kedua tumitnya mencium bumi. Agar bisa menatapku yang masih belia. Kelas lima SD.

"Memang kenapa, Kang?"tanyaku sebelum meng-iyakan pintanya.

"Auramu berbeda tiap kali tanding dipasangkan dengan lawan jenis. Tubuh mungil tak membuatmu sungkan, membuat lawan bertekuk lutut. Seperti membangunkan Naruto berekor sembilan. Kau berubah bila berhadapan dengan lelaki. Apa kau memiliki dendam, Anne?"tanya pelatih tampan berdarah asli Sunda.

Membuatku bersemangat mengikuti latihan tiap malam. Dari jam tujuh hingga 10. Mengabaikan nyeri dan keram di paha tiap terlelap. Membuatku mengingau kesakitan di awal bergabung.

Ibu mengkhawatirkan keadaanku. Namun ayah justru menyemangati. Dengan kerap memanggilku jagoan Banten.

"Seperti inilah seharusnya jawara Banten. Kau kebanggaan Ayah, Anne."

Ibu pun tak bisa melarang. Tiap kali teman-teman menjemputku di rumah. Entah jeri, menghilang ke mana. Rambut dikuncir dua dengan seragam putih-putih membuat kami berkilau di keremangan malam.

Satu-satunya perempuan yang selalu mengalahkan barisan lelaki. Tiap kenaikan sabuk, namaku selalu dipanggil. Berbaris bersama yang lain. Berhadapan dengan para karateka beraneka warna sabuk. Duduk rapih, berbaris.

Kami yang berada di depan, memegang sabuk yang terikat panjang bagaikan ular. Sekali hentakan, maka sabuk sesuai kenaikan, berada di genggaman. Dari sabuk kuning hingga hitam dan sekian. Lalu ketua pembina akan mengikatkan sabuk, satu persatu di pinggang kami. Kebanggaan seperti berlomba memenuhi paru-paru. Kala menyadari ... aku satu-satunya gadis mungil yang selalu dipanggil maju. Karena berhasil mengalahkan ketakutan sendiri. Membuktikan pada semua mata, aku lah pemenang di tiap 'pertempuran'.

"Kenapa kau begitu membenci lelaki di usia semuda ini, Anne? Apa kau bersedia berbagi kisah padaku?"binar mata pelatih seperti memohon. Agar reda sesak di dada. Mengurangi kabur amarahku pada lawan jenis.

Haruskah aku menceritakan padanya? Jenis manusia yang aku benci di dunia. Namun membuatku tangguh. Menghadapi hidup.
profile-picture
profile-picture
evywahyuni dan ariefdias memberi reputasi
updateeeeee
profile-picture
b4perman memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Selamat, akhirnya HT pulaemoticon-Shakehand2
mantaaaaaaaaaaap...
Salam kenal.
Nitip Link, ya.

MisterLady

Makasih.
emang bener, Teh. Hantu kita lebih serem😂
Diubah oleh rirandara
emang bener teh, hantu di kita itu lebih seram menurutku mah. walau lihatnya cuma di tivi. jangan sampe ketemu beneran😂
wihhh indigonya HT😁
profile-picture
stiv8785 memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
keliatannya bakal rame neh
Hai ... MisterLady
Penulisannya menarik, gak bisa di SFTH ini.

Ikut nongkrong ya Kak.
lanjut, teh. eh, ini cerbung apa cerpen? 😁
lanjuttt braayyy
nitipjejak ya teh...jgn ga dilanjut
nice bgt
ikutan mangkal di sini y TS
Halaman 2 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di