alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Cerita Warga Desa di Papua yang Baru Pertama Kali Rasakan 17-an
4.88 stars - based on 8 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d5a22bb4601cf78ac09e770/cerita-warga-desa-di-papua-yang-baru-pertama-kali-rasakan-17-an

Cerita Warga Desa di Papua yang Baru Pertama Kali Rasakan 17-an

Cerita Warga Desa di Papua yang Baru Pertama Kali Rasakan 17-an
Foto: Desa di Papua Ini Baru Pertama Kali Rayakan 17 Agustus Sejak 1945 (Wilpret-detik)


Jayapura - Desa Yongsu Sparai, Distrik Depare, Kabupaten Jayapura berada di daerah pesisir pantai utara pulau Papua. Daerah itu masih terisolir, bahkan perayaan kemerdekaan RI saja baru pertama kali ada di desa ini.

Saat perayaan HUT kemerdekaan RI 74 (17/8/2019) yang disponsori Gerakan Mahasiswa Papua Indonesia (Gemapi), masyarakat kampung Yongsu sangat senang , karena baru pertama kali merasakan hari Kemerdekaan RI setelah 74 tahun merdeka.

"Kalau Indonesia sudah merdeka, kami juga sudah merdeka," kata tokoh adat kampung, Yohanes Sorodanya yang juga salah satu pejuang Pepera, saat diwawancara di lokasi, Senin (18/8/2019).

Posisi kampung Yongsu Sparai sebenarnya tidak begitu jauh dari Sentani, ibukota Kabupaten Jayapura hanya berjarak sekitar 25 -30 km. Namun akses jalan menuju daerah tersebut yang masih sulit.

"Masyarakat hanya bisa ke Kota Sentani dengan menggunakan perahu hingga di Distrik Depapre kemudian dengan jalan darat sekitar 1 jam baru tiba di Sentani," tuturnya.

Selain sarana jalan yang belum baik, juga listrik yang belum tersedia, hingga saat ini masyarakat masih menggunakan listrik pikohidro yang dibangun swadaya masyarakat.

Demikian juga halnya sekolah, hanya ada satu sekolah Dasar (SD) dan hanya ada satu orang guru PNS dan sebagian guru honorer. Untuk sekolah SMP anak-anak kampung Yongsu harus berjalan kaki puluhan kilo meter ke Depapre.

"Memang saat ini pemerintah sedang membangun jalan menuju kampung kami, tapi belum bisa dilalui kendaraan penumpang, hanya truk yang bisa lewat. Tapi kalau musim hujan jalan tidak bisa dilewati oleh kendaraan apapun," jelas tokoh lainnya, Wilson Sorodanya.

Wilson berharap pemerintah daerah memperhatikan apa yang menjadi permasalahan kampung Yongsu. Sehingga ke depannya bisa maju seperti kampung kampung yang lain.
(rvk/rvk)


SUMBER

Senang sekali melihat saudara kita di Papua. khususnya di kampung Yongsu akhirnya bisa merasakan 17-an untuk pertama kalinya.
Semoga Indonesia semakin erat dalam keberagaman.
emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ekasatya87 dan 8 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
sementara mahasiswa nun jauh di sana dipersekusi laskar daster
profile-picture
profile-picture
pendetamakanjin dan adolfsbasthian memberi reputasi
Lihat 1 balasan
pasti berkat pak dhe, terima kasih pak dhe
profile-picture
profile-picture
VanillaDark dan binyomin memberi reputasi
Mangstap gan
profile-picture
adolfsbasthian memberi reputasi
sementara orang2 jawir di jawir malah mengadu domba sesama anak bangsa
profile-picture
profile-picture
adolfsbasthian dan VanillaDark memberi reputasi
untung ga ada bendera item atau separatis
dirgahayu Ri ke 74 emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia
profile-picture
adolfsbasthian memberi reputasi
terharu banget!emoticon-Matabelo
Di sana senang bisa 17an. Di sini resah kalo ada 17an
profile-picture
gimmefive memberi reputasi
saya ada ide,
di utub banyak tu channel2 yg mengulas/menunjukan kebiasaan2 warganya.
gimana kalo bikin channel yg bahas kebiasaan warga2 desa terpencil. dgn harapan bisa di lihat oleh segenap pemda setempat khususnya, dan warga daerah lain pada umumnya. sapa tau bisa lebih cepat sampe, informasi didesa2 terpencil tsb. dan tentunya segera dibantu moril materil biar bisa adil merasakan kekayaan alam di bumi sendiri.emoticon-Sundul Up
profile-picture
profile-picture
xiaoxiao20 dan omcons memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Saya prihatin ya
Ayoooo, para pemimpin bangsa, perhatikan seruan mereka emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia
profile-picture
adolfsbasthian memberi reputasi
Waa selamat bisa merasakan 17an
Ane mah sampe bosan tiap 17an pagi dijemur di sekolah, pernah sampe pucat pulaemoticon-Frown
Quote:



Posisi kampung Yongsu Sparai sebenarnya tidak begitu jauh dari Sentani, ibukota Kabupaten Jayapura hanya berjarak sekitar 25 -30 km. Namun akses jalan menuju daerah tersebut yang masih sulit.
"Masyarakat hanya bisa ke Kota Sentani dengan menggunakan perahu hingga di Distrik Depapre kemudian dengan jalan darat sekitar 1 jam baru tiba di Sentani," tuturnya.

semoga akses transportasi di sana makin bagus emoticon-Ngacir2
profile-picture
gimmefive memberi reputasi
Saya sebagai orang kalimantan merasa senang kepada orang papua yang baru merasakan 17 an saya turut bahagia
profile-picture
adolfsbasthian memberi reputasi
Mana berita DPRD Manokwari dibakar kok ga trending sih?
Akhirnya mereka merasakan 17 an
profile-picture
adolfsbasthian memberi reputasi
jangan kasih panjat pinang dulu lah coba kenalkan makan krupuk gantungan sama masukin sumpit kegantung dibawah bool supaya masuk ke lubang botol emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
adolfsbasthian dan gimmefive memberi reputasi
Kabar bagus ini..emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
adolfsbasthian memberi reputasi
Tomorrow will be better...
Tinggal lombanya belum emoticon-Big Grin
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di