alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Merajut Kesatuan, Mencari Toleransi Di Tengah Perbedaan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d591d76c0cad767a727d983/merajut-kesatuan-mencari-toleransi-di-tengah-perbedaan

Merajut Kesatuan, Mencari Toleransi Di Tengah Perbedaan

Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 2
beda tapi tetap satu
Balasan post g30str
Quote:



Rohingya ga beda jauh sama separatis gam aceh, mindanao filipina, pattani thailand selatan, uyghur china yang pengen merdeka

Justru yg mulai kerusuhan myanmar itu rohingy, beberapa pemuda rohingya merkosa penduduk lokal rakhine, sebagian sudah ditangkap polisi sebagian dihakimi massa oleh penduduk lokal, lalu setelah habis jumatan ratusan rohingya menyerang dan membakar kota rakhine, lalu terjadi civil war

Parahnya lagi dari kubu pembela rohingya (disinyalir dari pakistan) menyebar fitnah dengan foto2 hoax pembantaian, dan netizen tebragi 2 yg percaya begitu saja, dan yg menyelidiki kalau foto2 tersebut hoax (biksu menolong korban gempa tibet, mayat tsunami aceh, dan foto2 dp yg ga ada hubungan dengan rohingya)

Rohingya seenaknya sendiri pengen otonomi khusus, malah lebih parah dari aceh, mereka ga bisa berbicara bahasa myanmar, melanggar aturan negara seperti batasan punya anak, beda dengan penduduk islam myanmar yg bisa berbaur, bahkan beberapa kali myanmar membuka peluang menaturalisasi rohingya yg mau jadi wn myanmar

Rohingya juga disusupi separatis yang didukung oleh Taliban

https://wikileaks.org/plusd/cables/02RANGOON1310_a.html



Secara geografis agama buddha pernah mendominasi timur tengah, India utara, pakistan, bangladesh, afghanistan, kashmir, hingga xinjiang, madagaskar lalu asia tenggara. Tapi kebanyakan punah karena penaklukan kekaisaran islam, banyak universitas kuno hindu-buddha luluh lantak, biksu2 dipenggal, jutaan hindu-budha dibantai

Tapi itu belum cukup di era milenium sekarang mereka memberontak ingin mencaplok negara2 tapir yg tersisa: mindanao filipina, pattani thailand selatan, uyghur china, dan sekarang perlahan2 ke eropa
Quote:


Kalau menurut ane nih, mungkin pemerintah perlu fokus utk membangun kompetisi bola yang sehat.

Timnas yg tangguh.

Yakin deh, sama kaya bersatu-nya rakyat Indonesia (Islam, Kristen, Hindhu, dll, Cina, Batak, Jawa, Madura, dll) waktu All England.

Demikian juga kalau Timnas PSSI masuk final Piala Dunia.

emoticon-2 Jempolemoticon-2 Jempol
Makanya hukum hrs lah kuat, gak pandang bulu, dan aparat penegak nya bersih.... Dgn ini persatuan akan lbh bisa dicapai.

Pemerintah harus super tegas bahwa ini adalah negara PANCASILA yg ber BHINNEKA TUNGGAL IKA.

mulai TK - SMA harus diikutkan pendidikan moral pancasila. Guru2 yg terpapar faham berbeda harus ditatar ulang atau diasingkan ke pulau tersendiri
Quote:


Setuju gan, dengan hukum yg kuat dan bisa bersikap netral, orang jadi ga main hakim sendiri.

Semua golongan merasa bisa mengandalkan hukum kalau ada perselisihan di antara mereka.

Cuma gimana bikin hukum kuat dan dihormati? Sementara sudah banyak anekdot umum ttg permasalahan di sistem hukum kita.
Halaman 2 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di