alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Sejarah & Xenology /
Misteri Hilangnya Awak Kapal Mary Celeste
5 stars - based on 13 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d574f47349d0f5122479a44/misteri-hilangnya-awak-kapal-mary-celeste

Misteri Hilangnya Awak Kapal Mary Celeste

Misteri Hilangnya Awak Kapal Mary Celeste






Pembukaan


Misteri ini bermula pada tanggal 5 Desember 1872. Saat itu sekitar pukul 1 siang ketika orang-orang di atas kapal melihat adanya sebuah kapal lain bertiang dua memasuki selat Gibraltar. Ketika diperiksa, mereka tidak bisa menemukan seorangpun di atas kapal. Dengan kata lain, seluruh penumpang kapal tersebut lenyap tanpa bekas. 

Sejarah Mary Celeste


Misteri Hilangnya Awak Kapal Mary Celeste


Kapal itu adalah sebuah kapal dagang dari New York yang bernama Mary Celeste. Panjangnya sekitar 31 meter dan dibangun oleh sebuah perusahaan Kanada. Kapal yang awalnya diberi nama Amazonini memiliki berat 282 ton dan didaftarkan di New York atas nama tiga orang, yaitu James H Winchester, Sylvester Goodwin dan Benjamin Spooner Briggs.

Kapal ini memang dianggap membawa nasib buruk karena adanya beberapa kejadian dalam pelayarannya. Kapten pertamanya, seorang pria Skotlandia bernama Robert McLellan terkena Pneumonia dan meninggal hanya sembilan hari setelah memimpin kapal.

John Nutting Parker, kapten berikutnya, tanpa sengaja menabrak sebuah kapal nelayan sehingga kapal itu harus kembali ke galangan untuk diperbaiki. Di galangan kapal, api tiba-tiba muncul dan membakar bagian tengah kapal. Karena insiden ini, Kapten Parker kehilangan jabatannya sebagai kapten kapal.

Lalu, ketika sedang berlayar di laut, kapal itu menabrak sebuah kapal lain di selat Inggris. Ini menyebabkan kapten yang baru juga dipecat.

Walaupun mengalami beberapa kejadian buruk, tahun-tahun berikutnya, kapal ini mulai memberikan keuntungan bagi pemilik barunya. Ia digunakan untuk membawa berbagai macam barang melewati Hindia Barat, Amerika Tengah hingga Amerika Selatan.

Setelah kapal ini terhempas badai ke teluk Glace pada tahun 1867, pemiliknya menjualnya dengan harga $11.000 kepada James H Winchester dari New York. Pak. Winchester lalu mengganti nama kapal itu menjadi Mary Celeste.

Benjamin Spooner Briggs, seorang pelaut berpengalaman, Ia kemudian diangkat menjadi kapten Mary Celeste.

Misteri Hilangnya Awak Kapal Mary Celeste
Kapten Benjamin Briggs



Pelayaran Bersejarah

Pada tanggal 5 November 1872, di bawah pimpinan Kapten Briggs, kapal itu berlabuh di New York dan mengambil kargo berupa 1.701 barel alkohol untuk dimuat ke kapal.

Perjalanan Mary celeste direncanakan dimulai dari Staten Island, New York, menuju Genoa, Italia.

Selain kapten dan tujuh orang awak, kapal itu juga mengangkut dua penumpang lainnya yaitu istri Kapten Briggs yang bernama Sarah dan putri kecil mereka yang baru berusia dua tahun bernama Sophia Mathilda. Jadi total penumpang kapal itu ada 10 orang.

Sebelum Mary Celeste meninggalkan New York, Kapten Briggs sempat berbincang-bincang dengan David Reed Morehouse, teman lamanya yang juga merupakan kapten dari kapal dagang Inggris, Dei Gratia. Dari perbincangan itu, kedua kapten mengetahui bahwa mereka ternyata memiliki tujuan pelayaran yang hampir sama, yaitu menuju laut Atlantik melewati selat Gibraltar menuju Mediterania.

Namun Kapal Dei Gratia masih menunggu muatan kapalnya tiba. Jadi Mary Celeste berlayar terlebih dahulu pada tanggal 7 November 1872. Sedangkan Dei Gratia menyusul 8 hari setelahnya.

Kedua kapten tersebut tidak mengetahui bahwa nasib akan kembali mempertemukan dua kapal itu dalam situasi yang sama sekali berbeda.


Terombang-ambing tanpa awak

Setelah Dei Gratia berlayar selama kurang lebih tiga minggu, pada tanggal 5 Desember 1872, sekitar jam 1 siang, seorang awak kapal bernama John Johnson melihat ada sebuah kapal yang berjarak sekitar 5 mil di depannya. Posisi Dei Gratia saat itu sekitar 600 mil sebelah barat Portugal.

Misteri Hilangnya Awak Kapal Mary Celeste


Johnson segera menyadari bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan kapal itu. Posisinya menyimpang dan layarnya terlihat sedikit robek. Johnson segera menghubungi perwira kedua kapal bernama John Wright yang kemudian menghubungi Kapten.

Ketika mendekat, mereka menyadari bahwa kapal itu adalah Mary Celeste. Kapten Morehouse terheran-heran karena menyadari kalau Mary Celeste seharusnya sudah tiba di Italia.

Kapal Dei Gratia mendekati kapal itu hingga jarak 400 yard dan mengamatinya selama beberapa lama. Mereka kemudian menyimpulkan kalau kapal itu telah terbawa arus menuju selat Gibraltar.

Lalu, awak kapal Dei Gratia yang bernama Oliver Deveaumemimpin sebuah tim kecil menuju ke atas kapal Mary Celeste.


Kondisi di dalam Kapal Mary Celeste

Di atas kapal, Deveau menemukan kapal dalam keadaan basah dan tidak menemukan satupun penumpang di dalamnya. Ia juga melaporkan adanya banyak air di dek dan adanya air setinggi 1,1 meter di dalam palka. Walaupun begitu, kapal yang mengalami kondisi ini masih dianggap normal dan layak berlayar.

Semua dokumen kapal, kecuali catatan pelayaran kapten, telah hilang. Jam berhenti berfungsi dan kompasnya telah hancur, mungkin akibat jatuh. Sekstan dan kronometer pelayaran juga hilang.

Sebuah sekoci untuk menyelamatkan diri tidak ditemukan di tempatnya. Bekas-bekas yang ada di sekitarnya menunjukkan kalau sekoci itu dilepas dengan sengaja. Namun anehnya, jas hujan yang digunakan untuk berjaga-jaga masih lengkap dan tidak dibawa ke dalam sekoci.

Lalu jangkar kapal juga tidak diturunkan, layar tidak dinaikkan dan kemudi tidak dikunci sehingga berputar dengan liar.

Kargo berupa 1.701 barel alkohol ditemukan masih dalam keadaan lengkap. Namun ketika muatan itu dibongkar di Genoa, 9 tong barel ditemukan kosong. Tetapi tidak terlihat adanya bekas kebocoran ataupun bau alkohol yang tercium keluar.

Persediaan makanan yang dimaksudkan untuk enam bulan masih terjaga dengan baik. Air bersih juga masih bisa ditemukan di atas kapal. Sepertinya hanya sedikit sekali makanan yang dibawa ke atas sekoci.

Semua barang pribadi para kru dan barang berharga lainnya juga tidak tersentuh sama sekali. Ini membuat teori bajak laut menjadi tidak mungkin. Lagipula tidak ada tanda-tanda kekerasan yang terjadi di atas kapal.

Ketika masuk ke ruangan salah seorang awak Mary celeste, Albert Richardson, Deveau menemukan adanya beberapa tulisan yang terlihat seperti kalkulasi yang belum selesai. Ini menunjukkan kalau Richardson telah dipanggil dengan tiba-tiba.

Dalam kabin Briggs, Deveau tidak menemukan adanya catatan yang menunjukkan adanya kabar mengenai cuaca buruk.

Semua indikasi ini menunjukkan kapal ditinggalkan dengan terburu-buru. Tetapi karena apa ?

Oliveur Deveau kemudian membawa Mary Celeste menuju Genoa, Tujuan yang tidak sempat diselesaikan Kapten Briggs. Kapal itu mencapai Genoa sekitar 10 hari kemudian. Dan penyelidikanpun dilakukan oleh Vice Admiralty Court di Gibraltar untuk menentukan apa yang terjadi pada Mary Celeste.


Apa yang menyebabkannya?

Sejak lama, misteri ini telah menarik perhatian perhatian sejumlah besar orang dan banyak teori telah diajukan untuk menjelaskan peristiwa ini teori yang lebih ilmiah juga dipertimbangkan.

Karena tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan di kapal atau bercak darah dan tidak adanya barang berharga yang hilang, maka teori bajak laut dan pemberontakan menjadi tidak mungkin.

Teori-teori lainnya yang menjelaskan tentang Mary Celeste.

Pembunuhan oleh Kru Dei Gratia

Menurut beberapa penulis, ada kemungkinan para awak Mary Celeste dibunuh oleh awak Dei Gratia dengan tujuan untuk mengamankan hak kepemilikan kapal karena penemuan kapal itu.

Namun teori ini dibantah karena Kapten Dei Gratia, David Moorehouse, adalah teman lama Kapten Briggs. Lagipula, kapal Dei Gratia berlayar 7 hari setelah Mary Celeste sehingga tidak mungkin kapal ini bisa menyusulnya.

Penyelidikan oleh otoritas berwenang di Gibraltar juga tidak menemukan indikasi ini.

Penipuan Asuransi

Teori ini mengatakan adanya kemungkinan Kapten Briggs dan Kapten Moorehouse berkomplot untuk melakukan penipuan asuransi dan sesungguhnya kapten Briggs masih hidup dengan menggunakan identitas baru.

Namun teori ini juga dibantah karena hasil penggantian asuransi tidak akan cukup untuk membiayai hari tua mereka berdua.

Badai

Teori ini mengatakan kalau Mary Celeste menjumpai badai. Lalu air mulai memenuhi kapal dan para kru segera menyelamatkan diri dengan sekoci.

Walaupun argumen ini cukup masuk akal, namun beberapa fakta sepertinya tidak mendukung. Misalnya, jumlah air di kapal tidak cukup untuk menenggelamkannya. Kapten Briggs yang berpengalaman pasti mengetahui hal ini sehingga ia tidak akan dengan gegabah memerintahkan evakuasi. Lagipula, tidak ada badai yang dilaporkan terjadi di wilayah itu ketika Mary Celeste berlayar.

Gempa Bumi

Teori ini diajukan oleh Kapten David Williams yang pernah mengalami beberapa kali gempa bumi ketika sedang berlayar. Menurut Kapten Williams, mungkin sebuah gempa bumi telah terjadi dan membuka 9 tong barel berisi alkohol yang kemudian bocor ke lambung.

Gempa ini juga dipercaya telah menyebabkan perapian di dek bergeser. Bau alkohol dan bara api yang tercium mungkin telah membuat para awak meninggalkan kapal untuk menyelamatkan diri. Tetapi, karena kapal Mary Celeste terus berlayar sendiri, para awak di sekoci tidak dapat mengejarnya dan mati di laut.

Aktifitas seismik memang umum terjadi di wilayah itu dan karena itu, teori ini cukup populer dan sering disinggung oleh para penulis.

Namun teori ini menjadi lemah karena para awak kapal Dei Gratia tidak merasakan adanya gempa itu, demikian juga dengan para penduduk sekitar di Portugis. Lagipula tidak ada bau alkohol yang tercium di kapal dan tidak ada bukti tumpahan alkohol di palka.

Semburan Air (WaterSpout)

Misteri Hilangnya Awak Kapal Mary Celeste


Waterspout adalah semburan air laut yang menjulang tinggi seperti tornado. Jika waterspout terjadi, maka para awak Mary Celeste akan merasakan kapal seperti tenggelam sehingga mungkin mereka telah meninggalkan kapal dalam usaha menyelamatkan diri.

Ini mungkin bisa menjelaskan mengapa kapal Mary Celeste ditemukan dalam keadaan basah, kompas yang rusak, dan kondisi yang terlihat seperti kapal ditinggalkan tiba-tiba.

Teori ini termasuk teori yang paling masuk akal yang pernah diajukan.

Risiko Ledakan

Teori ini diajukan oleh James Winchester. Ketika Mary Celeste ditemukan, 9 tong barel anggur ditemukan dalam keadaan kosong. Ini bisa terjadi karena 9 tong tersebut ternyata terbuat dari kayu oak merah, bukan kayu oak putih seperti yang lainnya. Kayu oak merah dikenal sebagai kayu yang berpori-pori besar dan gampang bocor.

Kapten Briggs yang tidak pernah membawa barang berbahaya seperti alkohol mungkin telah memutuskan untuk meninggalkan kapal ketika mencium bau alkohol karena takut akan adanya ledakan.

Sejarawan Conrad Byers percaya kalau teori ini yang paling masuk akal.

Ia percaya kalau Kapten Briggs mungkin telah memerintahkan dibukanya lubang palka sehingga menimbulkan semburan uap. Kapten yang mengira akan terjadi ledakan akhirnya memerintahkan untuk meninggalkan kapal dengan terburu-buru.

Teori ini kemudian disempurnakan oleh ilmuwan dari Jerman, Eigel Wiese. Ia meminta tim dari University College London untuk menciptakan eksperimen yang menunjukkan efek ledakan uap alkohol. Dalam eksperimen itu, terbukti kalau uap alkohol yang terbakar telah meledakkan lubang palka sehingga terbuka, namun ledakan itu tidak cukup kuat untuk merusak sekelilingnya. Karena panik, Kapten Briggs mungkin telah memerintahkan untuk meninggalkan kapal.


Teori Eiese ini dianggap sebagai argumen paling logis yang bisa menjelaskan misteri Mary Celeste.

Setelah peristiwa misterius itu, Mary Celeste kemudian dijual oleh James Winchester dengan kerugian yang cukup besar. Selama 13 tahun berikutnya, kapal itu berpindah tangan sebanyak 17 kali.

Pada tanggal 3 Januari 1885, pemilik terakhirnya yang bernama GC Parker berusaha menenggelamkan kapal itu di laut Karibia dengan cara membakarnya dalam usaha untuk menipu perusahaan asuransi. Saat itu, kapal itu memuat kargo yang diasuransikan dengan nilai besar. Namun usaha ini diketahui dan GC Parker pun dipenjara.

Karena kerusakan berat akibat usaha GC Parker, kapal Mary Celeste dibiarkan begitu saja dan perlahan-lahan tenggelam ke laut, membawa pergi semua misteri yang menyertainya.








Misteri Hilangnya Awak Kapal Mary Celeste
profile-picture
profile-picture
profile-picture
asukamra dan 17 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh comrade.frias
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 5
ーコメントー


Quote:


Quote:



Quote:



Quote:



Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
DoDoLanDoDoL dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh comrade.frias
era bajak laut kah
profile-picture
comrade.frias memberi reputasi
ada lanjutannya?
di tunggu ah emoticon-Hansip
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Richy211 dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Bukan Sih Tapi Yang Namanya Bajak Laut Itu Hal Lumrah Bahkan Dimasa Sekarang

Quote:


Gak Ada emoticon-Betty
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nowbitool dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh comrade.frias
Lihat 1 balasan
asoy geboy panjang bet ceritanya tapi asiklah buat bacaan siang hari....
banyak misteri soal kapal dan laut dipenjuru dunia yang mantaf untuk dibongkar
tapi menurut ane kalo banyak kapal hilang di laut munkin mereka jatuh terlalu dalam ke ROCK BOTTOM
hmmm misterius memang.... tapi oke juga

emoticon-Sundul Up
profile-picture
comrade.frias memberi reputasi
Balasan post comrade.frias
Quote:


Ditunggu cerita sejarah selanjutnya maksud ane. ahihihi emoticon-Embarrassment
profile-picture
comrade.frias memberi reputasi
Quote:


emoticon-Betty jangan lupa dirate bintang tujuh eh maksudnya bintang lima emoticon-Betty


Quote:


Naruhodo iya ini udah ada jadi draft tinggal posting btw jangan lupa di rate bintang lima emoticon-Betty
profile-picture
profile-picture
DoDoLanDoDoL dan adolfsbasthian memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post comrade.frias
Quote:


Udah kok. Apasih yang enggak buat kamu emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
DoDoLanDoDoL dan comrade.frias memberi reputasi
Quote:


ya arigato ne emoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
adolfsbasthian dan tuffinks memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post comrade.frias
Quote:


Hai. Arigato Gozaimasu emoticon-Embarrassment
profile-picture
comrade.frias memberi reputasi
Quote:


dou itashimashite
profile-picture
profile-picture
adolfsbasthian dan tuffinks memberi reputasi
ditunggu lanjutannyaemoticon-Traveller
profile-picture
comrade.frias memberi reputasi
udah di rate bintang 7 ehh 5emoticon-Cool
profile-picture
comrade.frias memberi reputasi
Quote:


Etto emoticon-Matabelo
Padahal ya ane kaga tau artinya barusan emoticon-Leh Uga
profile-picture
comrade.frias memberi reputasi
Quote:


Quote:


emoticon-Matabelo arigato
profile-picture
anakjahanam721 memberi reputasi
Quote:


daijobu
profile-picture
tuffinks memberi reputasi
Quote:


Watashi wa anata o kochiyose no jutsu emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
agahigh dan comrade.frias memberi reputasi
Diubah oleh tuffinks
Quote:


Baka
profile-picture
agahigh memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post comrade.frias
Quote:


eh saya tau artinya itu loh ya. hmmm emoticon-Mad
Bakoyaro, konoyaro emoticon-Stick Out Tongue
profile-picture
comrade.frias memberi reputasi
Quote:


Omae! Wa Mou Shindeiru!
profile-picture
tuffinks memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 5


×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di