alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Poetry /
Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d4bd0cc10d2954df840083d/thread-khusus-peserta-coc-sf-poetry-kaskus-2019

Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019

Tampilkan isi Thread
Thread sudah digembok
Halaman 4 dari 7
Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alizazet dan 15 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh vestycide


Memori


Aku kira ini hanyalah sebuah mimpi,
Aku kira ini bukan suatu kenyataan,
Tapi ... Tapi rasa sakit itu kembali datang.

HUHUHU

Kenangan lama yang sudah terkubur dalam-dalam kembali muncul layaknya zombie.
Tiba-tiba aku masih teringat suaramu dengan disertai senyum indahmu.
Aku tak tahu apa yang terjadi, aku tak tahu mengapa kau meninggalkanku kala itu.

HOHOHO

Kamu bilang, kamu tak akan pergi meninggalkan aku,
itu hal yang ga aku paham.
banyak sekali janji kamu buat dan kamu sendiri yang memecahkannya.

HAHAHA

aku tuh kaya boomerang bagi kamu.
kamu bebas melempar aku kapanpun kamu mau, tapi aku tetap berusaha bersikeras kembali.
kembali pada kamu, kembali merasakan rasa sakit itu.
tidak ada yang berubah ketika aku kembali, kamu tetap kamu dengan segala egomu.

HEHEHE

aku gak bisa memulai kembali karena aku gak tahu cara memulai kembali dari awal dengan yang lainnya.
ya, mungkin itu karena kamu yang terlalu sering menyakiti aku.

HIHIHI

Jika aku harus mengikuti mimpimu, maaf aku tak bisa.
karena aku mudah tersesat,
Ya setidaknya meskipun aku tersesat sendirian, aku bisa merdeka dari hati yang patah.
meskipun jauh di lubuk hati, aku hanya berharap kamu tersesat bersamaku.

Sebab kau tak terganti, aku tetap setia merayakan patah hati.




Serang - 13 Agustus 2019
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alizazet dan 12 lainnya memberi reputasi
Quote:




Quote:




Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alizazet dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
UNTUK HATALLA

Di sepertiga malam itu
Tuhan menunjukan cahaya yang indah lewat pesonamu
Menyapa dunia yang asing yang kau tapaki beberapa menit yang lalu
Sungguh Tuhan buktikan keajaiban padaku

Berganti hari dan hari,duniamu semakin rumit
Dan kita harus berpisah...

Untuk mu seorang Hatalla
Percayalah,kecil,remaja,dewasa dan renta,bukan penghalang cinta ku
Jarak dan waktu tak membendung rasa hatiku
Kau sang terkasih kedua setelah Tuhan ku
Percayalah ini hanya sementara
Dan kita akan bertemu lagi,begitupun engkau..
Berjanjilah padaku jika aku telah menghilang,temui aku di arah jalan kehidupan mu selanjutnya
Cinta dan kasih untuk mu
Hatalla Kaharingan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alizazet dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh daenk17
Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019


Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alizazet dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh tuffinks
Balasan post telah.ditipu
ID Kaskus: hohohe
Judul: Terlampir dibawah emoticon-Embarrassment

Quote:




profile-picture
profile-picture
profile-picture
alizazet dan 8 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh hohohe
solehikhsanudin -- Apakah Engkau Sudah Merdeka?

Oh, Negeriku, 74 tahun sudah Engkau merdeka.
74 tahun sudah Engkau terbebas dari belenggu penjajahan.
74 tahun sudah Engkau dapat menentukan sendiri arah kebijakan negara.

Tapi, apakah Engkau sudah merdeka (sepenuhnya) dari kebodohan, kemiskinan, dan ketergantungan?

Kini, 74 tahun sudah Engkau membangun dunia pendidikan dalam negeri.
Pendidikan yang inklusif bercita rasa Timur namun mampu bersaing secara global.
Tapi, melihat perkembangan dunia pendidikan saat ini, apakah Engkau sudah merdeka (sepenuhnya) dari kebodohan?

Kini, 72 tahun sudah Engkau memeratakan pembangunan.
Pembangunan yang (katanya) tidak hanya berpusat di Jawa saja, namun merata ke seluruh pelosok negeri tercinta.
Tapi, melihat perkembangan pertumbuhan ekonomi saat ini, apakah Engkau sudah merdeka (sepenuhnya) dari kemiskinan?

Kini, 72 tahun sudah Engkau mampu berdiri sendiri sebagai suatu bangsa yang berdaulat.
Slogan berdikari, berdiri di atas kaki sendiri, telah mala dikumandangkan sejak proklamasi hingga kini.
Tapi, melihat kenyataan hubungan antar sesama negara di dunia saat ini, apakah Engkau sudah merdeka (sepenuhnya) dari ketergantungan?

Apakah Engkau sudah merdeka (sepenuhnya) dari kebodohan, kemiskinan, dan ketergantungan?
Sebagian mungkin sudah, tapi sisanya yang akan dijawab oleh generasi penerus mendatang.
Apa pun itu, semoga Indonesia terus maju dan berkembang ke arah yang lebih baik!

Jakarta, 14 Agustus 2019

profile-picture
profile-picture
profile-picture
alizazet dan 12 lainnya memberi reputasi

zafinsyurga -- Peluru Ini Untuk Siapa?

Kepada debu-debu suci yang menjadi saksi
Kepada darah-darah yang menggenang menjadi sejarah

Lihatlah, Kawan!
Lukamu untuk siapa?
Perih dan nyeri kau rasa sendiri
Dalam malam kelam tenggelam
Terbaring pada dinding hati yang rapuh
Kepada langit kamu mengaduh

Kepada rindu-rindu yang kian menderu
Kepada asa-asa yang melangit menjadi doa

Saksikanlah, Kawan!
Jiwamu untuk siapa?
Sepi dan sunyi kau ajak bernyanyi
Mengalun bening di subuh hening
Rebah pada tanah yang basah
Kepada bumi kamu bersimpuh

Lukamu abadi
Jiwamu mengabdi

Dan air mata luruh
Jatuh dalam genggaman jemari yang kaku
Satu peluru terkepal ragu

“Peluru ini untuk siapa?” Katamu.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alizazet dan 9 lainnya memberi reputasi
Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019


Setetes Rindu Berwarna Merah



Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alizazet dan 10 lainnya memberi reputasi
DIRGAHAYU NEGERIKU INDONESIA

Dalam riak gelombang waktu yang mencekam
Ia kobarkan semangat membakar dada
Ragu dan takut tak pernah singgah dalam dirinya
Gagah hadapi para perampas kebebasan
Angin pun terbangkan doa-doanya sampai ke langit
Hingga seruan takbir kemenangan berkilatan hapuskan kegelapan
Akhir dari sebuah perjuangan panjang, dia para pahlawan
Yang dengan berani dan tangguh menyongsong sebuah harapan
Untuk satu kesatuan, yaitu Indonesia Raya


Nyalang bersitatap dengan masa depan
Erangan gagal, pergilah selekasnya
Gaungkan segala mimpi
Enyahkan ketakutan
Rancang dan siasati dalam wujud nyata
Inilah aku, sang pemimpi!
Kelak kubawa kejayaan
Untuk negeriku, Indonesia


Inang, duhai si maha elok
Negeri penuh rupa-rupa
Darat, ataupun
Objek wisata alamnya memukau
Nian oh seribu keindahan
Etika, ramah tamah
Simbol identitas
Inilah, INDONESIA
Aku bangga bersetubuh Indonesia


Ketapang, 15 Agustus 2019.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alizazet dan 18 lainnya memberi reputasi
vertuil -- Kenyang

Lewat matahari pujangga menyair
Lewat kanan jauh di kanan Bendera Sangsaka
Lewat yang deru dan senangnya menderaikan cinta
Besar namamu tak tergantikan

Spoiler for Merdeka:


Cobaan remahan harus mau berlinang durga
Canda dan belenggu ntahlah dengan dahaga
Derita tak laku...
Geraknya gaung langitnya

Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019

Ceriakan dengan nama benderanya
Cerianya dengan harga menangnya
Ceritamu kan bahagia
Wahai Merdeka Kami

Kamis, 15 Agustus 2019
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alizazet dan 9 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh vertuil

Untuk Bahagia

Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019


emoticon-rose emoticon-rose emoticon-rose


Ayu nikah umur 22 diberi keturunan 10 tahun setelahnya
Nina mengikat janji saat 32 langsung dapat anak pertama

Agnes menempuh hingga S2 jadi ibu rumah tangga
Neni tak selesai kuliah malah berkarir keliling dunia

Menginjak 40 Arum jadi CEO dan menikah setelahnya
Saat Nora teman sebangku melahirkan buah hati keempatnya

Ajeng sanggup memberi ASI eksklusif 3 bulan saja
Nia berlimpah hingga mampu mendonorkan stoknya

Britney Spears memulai debut pada 18 dan mendunia
J.K. Rowling bangkit di 39 jadi jutawan dari karyanya

Dunia berlari sesuai dengan ritmenya
Ingatlah kita tidak saling berlomba

Mereka menikmati fasenya begitu juga seharusnya kita
Tak usahlah terbelenggu hujat nyinyiran di luar sana

Merdekakan hati dan pikiran anda
Nikmati setiap momen berharga

Santai dan jadilah bahagia


emoticon-rose emoticon-rose emoticon-rose




*gambar dari sini
profile-picture
profile-picture
profile-picture
stef.mjz dan 14 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh fee.fukushi


Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019
pic: dream.co.id


PERTIWI MENANTI SENJA

Pertiwi, yang terduduk dikelamnya sunyi
Lelahmu di penantian panjang akan berlalu
Cakrawalamu semakin pekat dan bernoda
Dan bumi semakin marah atas sabarmu..

Pertiwi, geliatmu kian berat
Nafasmu terengah walau kau tetap bertahan
Pertiwi, biarkan anakmu yang menjagamu
Membanggakanmu dan berjuang membawa harum wangimu..


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~











.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alizazet dan 20 lainnya memberi reputasi

Rapsodi, Kartini Muda

Rapsodi

Kaubilang ingin terbang di antara rumah-rumah
Namun sayang, niatmu lekang tak lama
Seirama senandung kakatua
Bara itu, kini tinggal jelaga.

Kau tak kenal kau lagi
Kau lupa siapa kau dulu
Demi kakatua yang kaucintai
Kaulupa cara mencintai dirimu.

Kakatua akhirnya bosan bernyanyi
Kau juga bosan mengurung diri
Kini engkau punya satu kesempatan lagi
Kaulah pegas demi kebebasanmu yang sejati.


Kartini Muda


Kau yang mengagumi ibu kita Kartini
Sang putri sejati pembela bangsa
Kata orang kau dulu bebas, namun tidak kini
Orang bilang mimpimu berakhir, sejak engkau berkeluarga

Sejatinya mereka saja yang tak tau, kau tetap berkelana
Melalui aksara, dan nama pena
Kau menari-nari keliling dunia
Lebih bebas, dari mereka, para pekerja.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alizazet dan 28 lainnya memberi reputasi

SYAHIDA

Sore itu, wajahku terpaku menatap langit. Gelap dan semu. Sesekali mencekam saat halilintar menghantam awan hitam. Seketika hati ini pun bergetar. Bibir tak berhenti berdzikir. Tak terasa air mata ikut berderai

Kupeluk erat sejenak, sebelum akhirnya kutinggalkan. Batu nisan bertuliskan Syahida. Perempuan saksi sejarah kehidupan. Paling tidak untukku, gadis remaja yang sedang beranjak dewasa.

Syahida, perempuan yang kini tenang di sana adalah pejuang. Pahlawan demi nafas yang kini sedang kuhirup. Demi kaki yang kini sedang beranjak berdiri. Demi perempuan kecil yang dulu nyaman dalam pelukannya.

Syahida dulu tak pernah lelah berjibaku. Pergi dari rumah sejak shubuh, dan pulang tak kenal waktu. Peluh demi peluh membasahi tubuh dan pakaiannya. Namun, tak membuatnya bersimbah keluh. Semangatnya tak pernah pudar. Saat Matahari mulai bersinar, hingga petang berganti malam.

Aku dulu, nyaris tak pernah tahu. Perempuan yang kusebut ibu, hanya sebentar saja ada untukku. Saat ia pulang, aku sudah tak terjaga. Ketika bangun di pagi hari, hanya hidangan yang kutemukan di atas meja. Syahida, perempuan yang tak kenal waktu itu, berlalu sejak bumi masih berselimut gelap.

Aku yang dulu, nyaris tak pernah tahu. Setiap peluh yang menetes dari tubuhnya, adalah cinta yang tak mungkin terbalas. Setiap nafas yang dihembusnya adalah doa untukku, permata hatinya. Setiap senyuman yang tersungging dari bibirnya, adalah sebuah harapan kebahagiaan.

Syahida kini sudah merdeka di alam baka. Aku berharap ia bahagia di sana.

Tak ada lagi kaki yang berlari setiap pagi, mengejar rezeki. Tak ada lagi tangan yang tak pernah berhenti mengusap dahi, karena keringat yang tak kunjung kering. Dan tak ada lagi peluk hangat di malam hari, saat aku tidur tak menyadari.

Syahida kini telah merdeka di alam baka. Aku berharap ia bahagia di sana.



Cirebon, 15082019

WK. Gemilang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alizazet dan 22 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh berbagi274

Pembela Tanah Air

Terik durjana, siang bergelora
Melecut tulang belulang pejuang bangsa

Darah mengalir mengiringi laju arus kali brantas
Tulang bagai dilapisi kapas
Meradang dalam lapar
Berpasrah dalam kapar

Jangan lupakan kala itu
Pasukan pembela tanah air berjuang tanpa ragu

14 Februari yang paling mulia
Bagi pejuang yang ditakdirkan dalam syuhada

Ah, ya. Aku tak pernah tahu jika itu adalah hari kasih sayang
Yang kutahu, sejarah selalu harus dikenang

Terimakasih para pejuang
Jasamu luhur bukan kepalang

--------------------

Apa Salahku?

Mengapa aku terjebak dalam pusaran badai yang membawa jiwaku terbang tak tentu arah?

Apa salahku?

Mengapa hujan enggan membasuh air mataku?

Apa salahku?

Belum cukupkah luka yang kau tabur dalam dinding hati?

Apa salahku?

Tidak bisakah sekali saja kau mengatakan, "maaf" padaku?

Apa salahku?

Untuk masa lalu yang suram itu

--------------------

Inshaallah

Inshaalloh, aku akan tetap mendukungmu
Inshaalloh, aku akan tetap di sampingmu
Inshaalloh, aku akan tetap mencintamu
Inshaalloh, akan tetap kurapalkan doa untukmu.
Inshaalloh, akan tetap kuhaturkan namamu kepada Tuhanku

Terimakasih telah mengajarkan komitmen dan kesetiaan.

Moga besok, jarak dan waktu yang telah kita lalui dengan penuh kesabaran, berbuah pelaminan

Bucinisme


profile-picture
profile-picture
profile-picture
alizazet dan 14 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh radheka
Post ini telah dihapus oleh radheka
Post ini telah dihapus oleh radheka
ID kaskus : 10474841

BAHAGIA DI DALAM SANGKAR

Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019

Nasib ku yang ku pilih,

Begini lah…

Terkurung dalam sebuah kebahagiaan mereka.
Tertahan dengan senyumnya mereka.

25 tahun sudah aku berada di sini,
Tak mampu aku pergi.

Senyumnya, tawanya, marahnya. Membuat aku berfikir aku mencintainya.
Pelukannya, ciumannya, belaiannya. Membuat ku nyaman berada di sisinya.

Ayah, ibu,

Aku rela menjaga mu di rumah itu,

Aku rela membuang masa remaja ku untuk mu.

Menemani mu,
Memenuhi kebutuhan mu,
Mendengarkan mu,

Semua akan aku lakukan.
Untuk kalian…

Karena….

Aku tidak butuh merdeka. Aku hanya butuh melihat kalian bahagia.




emoticon-floweremoticon-flower emoticon-flower


KALIAN YANG TAK PANTAS MERDEKA.

Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019


Banyak insan berpasangan,
lalu lalang menyusuri jalan,
Berpelukan di atas angin,
Seolah - olah meminta izin,

Wahai kaum ku, pergilah kamu,

Ini dunia hanya milik kita,
Si penikmat cinta…

Kalian yang sendiri.
tidak pantas di sini.

Aku mencoba menahan diri, untuk menjadi suci.
Apakah mereka tau? Merekalah yang seharusnya pergi.

Tuhan benci kalian.
Aku pun demikian.

Tak rela negeri ku kau racuni,
Wahai cinta si pembuta diri.

Bangkitlah kalian, untuk masa depan.
Bukan untuk cinta tanpa harapan.


-salam si pembenci BUCIN-


emoticon-floweremoticon-flower emoticon-flower


TIDAKLAH BERARTI

Haha… benarkah???

Benarkah kalian pantas merdeka???
Kalian mencaci maki saudara sendiri.
Bahkan memiskinkan darah daging sendiri.

apa arti merdeka untuk nya?
Apakah bisa di bilang bertahan hidup selama - lamanya di sebut merdeka?

Dunia keras. Banyak orang bilang bertahan hidup adalah untuk orang - orang yang kuat.

Benarkah???

Bagaimana kalau seseorang telah di takdirkan dan di lahirkan sebagai orang yang lemah atas kehendak tuhan.

Tidak bisakah kalian yang kuat membantu? Tidak bisakah kalian yang berkuasa melemah sedikit?
Setidaknya berpura - puralah.

Mengapa kami si kaum lemah merasa ingin mati di tempat kelahiran kami sendiri.
Mengapa kalian si kaum hebat merasa tidak pernah bersahabat.

Jadilah kami, rasakanlah kelaparan.
Kami ingin merdeka di tanah ini.
Tapi tidak bisa,

Kenapa?

Karena kami lemah.

Karena yang kuat terus berusaha dan berlomba menjaadi yang terkuat.

Sedangkan kami. Kami si kaum lemah hanya ingin berusaha menghilangkan rasa ingin mati di negeri sendiri.









profile-picture
profile-picture
profile-picture
alizazet dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh melmel02

Puisi Agus

Agus namanya, pemuda pendiam dan merdeka. Kadang jadi tempat curhat teman-teman sekolahnya saat sedang putus cinta, tapi mulai hari ini agus putus sekolah. Orangtuanya berhenti menulis puisi dan fokus pada yang semestinya.

Agus mulai menulis sendiri puisinya, masih tema yang sama seperti tulisan orangtuanya dulu; Romusha, dan krisis identitas. Puisinya tak laku, karena orang-orang ingin membaca dan mendengarkan tentang cinta. “Apa cinta memberi kemerdakaan ?”.

Agus, pemuda pendiam yang terseok-seok tapi merdeka. Tanggal 17 kemarin agus berulangtahun. Banyak yang hadir memberikan lilin dan tepuk tangan. Agus tersenyum kesipuan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alizazet dan 5 lainnya memberi reputasi
Halaman 4 dari 7
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di