alexa-tracking
Kategori
Kategori
4.8 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d48d9b6018e0d58f74b341b/my-little-panda

My Little Panda

Tampilkan isi Thread
Halaman 5 dari 9
Ninggalin jejak dulu....
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Superwae10 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
kehilangan bngt sosok sahabat gw yng nyolot tp asik.. btw treadnya bagus @crystal.bright ...salam dr gw traveler sahabat lu berdua..sukses selalu.. semoga lancar acaranya.. semoga bisa bertemu kalian kalo gw ada kerja di kaltim..nomor gw msih yng kmarin hehehe.. insyaallah dalam waktu dekat gw juga mau bikin tread tntang perjalanan hdup gw.. baca ya bro gavin n shbat gw franda..
profile-picture
crystal.bright memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post Stya.alfatih
Quote:


Cieeee kangen kan lo kak sama gue haha
Yeeey akhirnya buat trit juga, sukses juga ya kak buat kehidupan dan pekerjaan lo
Makasih buat ceramahnya tiap hari, sorry kalau dinasehatin gue nyolot mulu emoticon-Pelukemoticon-Peluk
Tapii nasehat dari lo udah gue lakuin kokemoticon-heart
Balasan post Ailika
Silahkan kak hehe
Balasan post Ramonz
Silahkan kakak...
Balasan post gojira48
Hehe iya kak maaciw ya..
Quote:


Anjir.. Iya deh gw akuin..tp msih ngangenin yng di smping gw inih...hahaha.. . mana gak ninggalin nomor atau apa,asal delete aje..tugas gw blum selesai wkwkw insting gw bilang gti sih.. Kagak mau WA juga.. sombong kali..ekwkwkw...dasar lu frand..wa ngapa.. ahhaha.. shabatan lo vin kita hehehee,,,,iya wajib kalian berdua baca ya... klo kagak gw sumpahin lu haahaha
profile-picture
crystal.bright memberi reputasi
Diubah oleh Stya.alfatih
Lihat 1 balasan
sedihnya ane kebalikan ente emoticon-Sorry
profile-picture
crystal.bright memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Balasan post crystal.bright
Baca kayak ginian malah bikin pengen nikah
profile-picture
crystal.bright memberi reputasi

Idul Adha 2019 (side story) 2

Setelah melewati malam yang panjang, sore ini gue kembali ke rumah Franda, karena ijin kerja Franda sudah habis, dan besok harus kembali bekerja, mengurus duit mulai milyaran bahkan sampai triliunan, tapi sayangnya itu bukan duitnyaemoticon-Ngakak (S)
Franda hanya kebagian pusingnya
Karena perputaran uang di perusahaan kami sangat besar

"Assalamualaikum", gue mengetok pintu depan dan yang membukakan adalah Cyra

"Waalaikumsalam, eh Kak Gavin. Mau jemput Kak Franda ?", katanya dari samping pintu, hanya kepalanya yang keluar

"Siapa dek ?", suara mamanya Franda terdengar dari dalam
"Oohhh nak Gavin, ayo ayo masuk, kok gak disuruh masuk Kak Gavinnya dek ?", mamanya Franda membukakan pintu lebih lebar sambil mengisyaratkan gue untuk masuk, lalu Cyra hanya tertawa kecil

"Frandanya ada tante ? Saya rencana mau balik bareng hari ini", kata gue

"Kok tante ? Panggil mama aja sekarang. Franda ada tuh di kamarnya, dari siang gak ada keluar, coba deh Gavin naik, tolong sekalian liatin Franda", kata mamanya Franda

"Aduh, bakal panjang ini ceritanya", kata gue membatin dalam hati

Gue mengetok kamar Franda beberapa kali, tidak ada jawaban, setelah menunggu setengah jam baru pintu kamar Franda terbuka. Franda keluar menggeret kopernya dengan mata yang agak sembab (?)

"Hai sayang, jadi balik ?", kata gue menyapanya

Franda hanya mengangguk, sambil menuruni anak tangga tanpa menoleh ke gue. Setelah berpamitan, gue dan Franda segera berangkat untuk kembali ke perantauan

Franda duduk di belakang kemudi,
"Lo yang bawa nih yank ?", kata gue memastikan

"Iya", katanya dengan singkat dan datar

Gue duduk disebelahnya, dan berasa lagi numpang di mobil yang lagi ikut perlombaan F1emoticon-Nohope
Franda laju banget bawa mobilnya waktu itu, seolah-olah itu mobil cuman punya gas sama klakson doang, gak ada remnya

"Sayang, sini biar gue gantiin bawa mobilnya", kata gue. Dan Franda mulai menepikan mobilnya

"Kenapa ? Lo gak suka cara gue nyetir ? Yaudah turun aja", kata Franda tanpa menoleh ke gue.
Gileeee bener, gue mau diturunin di tengah hutan ganemoticon-Nohope

"Emmm gak gitu sayang, kayaknya kamu capek deh, sini ya aku aja yang bawa", bujuk gue lagi. Dan untungnya dia mau

Setelah hampir sampai disalah satu kota, sebelum kota tempat kami bekerja, kami bertukar posisi lagi

"Sayang, jalannya salah, gak belok tapi lurus aja", kata gue

Franda tidak menggubris perkataan gue, ternyata dia mengarahkan mobilnya ke salah satu hotel di kota tersebut

"Sayang lo mau nginep ? Kan besok udah masuk kerja ?", tanya gue bingung

"Gak, gue males masuk, mau ijin aja 2 hari lagi", kata Franda

Setelah sampai dikamar, Franda bersih-bersih badan kemudian langsung naik ketempat tidur, gue memutuskan untuk melanjutkan menulis thread gue. Sekitar sejam gue menulis, tiba-tiba terdengar suara tangisan yang samar. Suasana berubah menjadi creppy, gue putuskan untuk menyudahi kegiatan menulis dan mendatangi Franda yang sudah tertidur. Kepalanya dibenamkan di antara tumpukan bantal.

"Apa gak sesak nafas ya ini orang", batin gue saat itu. Gue berinisiatif menyingkirkan tumpukan bantal itu dari atas kepala Franda, dan membenarkan posisi tidurnya, namun tiba-tiba....

"Loh ?!", gue kaget sekaligus bingung ternyata yang nangis itu Franda

"Kenapa sayang ? Kok nangis ?", kata gue sambil memeluk Franda. Tapi dia gak menjawab dan masih terisak-isak

"Yaudah, yaudah, gak usah diceritain ya kalau lo gak pengen. Udah sekarang kita tidur ya ?", kata gue sambil mengelus kepala Franda, dan membaringkannya diatas dada gue. Franda hanya mengangguk

"Aaaaaaaaa", ada sebuah teriakan yang mengagetkan gue, dan ngebuat kepala gue pusing banget karena baru aja terlelap. Gue menoleh kesamping sudah tidak ada Franda, gue langsung berdiri mencari Franda saat itu, dan gue melihat Franda meringkuk di dekat meja dekat jendela

"Lo kenapa yank ?", kata gue sambil membopong Franda ke atas tempat tidur

"Gue nginjek jari yank, jari orang", kata Franda dengan wajah ketakutan

"Jari orang ? Dimana ?", kata gue bingung

"Itu di bawah meja", Franda menjawab sambil menunjuk meja di samping kulkas mini

Gue mendatangi meja tersebut dan memeriksa bagian bawahnya, tapi gak menemukan apapun

"Gak ada apa-apa sayang, kamu berhalusinasi gara-gara kecapean kali", kata gue mendatangi Franda

"Gak, gue beneran ngerasa yank", kata Franda dengan keringat di keningnya

"Ssssttt udah sekarang lo tenang ya yank, ada gue disini yang bakal jagain lo, mending lo istirahat aja sekarang", kata gue sambil membaringkan Franda kembali dan memakaikan selimut ke tubuhnya.

"Sayaang, tapi gue haus. Tadi mau ambil minum belum sempat", kata Franda

"Tunggu ya gue ambilin dulu", kata gue sambil beranjak dari tempat tidur

"Hati-hati yank, awas ada jarinya lagi", kata Franda dengan wajah khawatir

Setelah minum segelas air putih, Franda kembali terlelap. Dia memeluk gue dengan sangat erat malam itu

...............

"Yank bangun udah pagi", kata Franda menggoyang-goyangkan tubuh gue

"Emmmm, sini dulu", kata gue menarik Franda dan memeluknya. Hmmmmh, rambutnya yang masih setengah basah mengeluarkan wangi manis yang menenangkan

"Buruan mandi, gue mau nonton 'Fast & Furious' hari ini", kata Franda sambil menarik gue ke kamar mandi

Franda ini fans dari The Rock, kenapa bisa ? Gue juga gak tau kenapa dia sampai bisa ngefans sama pria berkepala plontos dan berbadan kekar ituemoticon-Bingung (S)
Padahal, ganteng juga gue (aowkaowk)

"Sayang pernikahan kita dipercepat aja gimana ?", pertanyaan itu keluar dari mulut Franda secara tiba-tiba. Setelah momen mogok ngomong, dan nangis tengah malam, sekarang dia mau pernikahan dimajukan, Franda.... Franda....

"Lo maunya kapan yank ?", kata gue

"Pas lo ulang tahun. Pas gue ulang tahun kadonya dede bayi aja disini", katanya dengan senyum yang mengembang, dan sambil mengelus perutnya. Jadi direncana semula saat gue ulang tahun adalah acara lamaran kami. Dan saat Franda ulang tahun adalah acara pernikahan kami. Kalau mau dimajukan berarti sisa 4 bulan lagi kami akan menikah.

"Emmm sayang, kan persiapan kita belum ada kalau mau nikah akhir tahun ini. Banyak loh yang harus dipersiapkan", kata gue sambil menggenggam tangan Franda. Gue sedikit ragu dengan waktu persiapan yang minim ini

"Yaiya sih, tapi gue.......", Franda menghentikan kata-katanya

"Lo kenapa ? Hamil yank ?", kata gue dan langsung dapat cubitan maut di perut

"Ihhhhhh sembarangan kalau ngomong", kata Franda

"Aaawwww, kan gue nanya yank, hehe", kata gue sambil gantian mencubit pipi Franda

"Yaudah deh yank terserah", kata Franda sambil memandang keluar mobil

"Gue usahain ya sayang, gue usahain secepetnya kita nikah", kata gue.
Dan Franda langsung berbalik menatap gue dengan senyumnya yang mengembang

Siangnya kami berdua pergi ke bioskop. Menonton 'Jejak Si The Rock'.
Dengan matanya yang berbinar dan mulutnya yang beberapa kali berdecak kagum saat melihat idolanya muncul mampu membuat gue terpesona, aowkaowk
Kira-kira kalau gue main film Franda bakal segitunya gak ya nonton gueemoticon-Ngakak (S)

Selesai menonton wajahnya kembali ceria seolah tidak terjadi apa-apa kemarin.

"Sayang kemarin kenapa sih lo mogok ngomong ? Terus tiba-tiba nangis ?", kata gue, sebenernya takut-takut juga nanyanya

"Gapapa, lagi pengen aja. Beliin Choco Sundae yank", kata Franda Sambil menunjuk mekdi

"Makan yuk yank ?", kata Franda menunjuk sebuah restoran Jepang Favoritnya, setelah sundaenya habis

"Lo mau pesen apa ? Gue mau ini sama ini", kata Franda sambil menunjuk gambar Yaki Udon dan Futomaki Sushi. Dan gue memesan Ramen

Setelah selesai makan kami berdua kembali ke hotel untuk beristirahat, karena sore harinya kami akan kembali ke perantauan

"Sayang, gue dapat email dari Pak Anton, kamis disuruh ikut trainning", kata Franda

"Bagus dong yank, biar keahlian kamu makin bertambah, jadi cepet naik jabatannya", kata gue. Walaupun baru 2 tahunan bekerja, relasi yang dibangun Franda sudah cukup luas dan berkelas. Gak heran kalau masalah karirnya bisa berjalan mulus

Franda hanya tersenyum dan menggapai lengan gue untuk dijadikan bantal tidurnya

My Little Panda
profile-picture
profile-picture
profile-picture
telahmemblok dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh crystal.bright
Lihat 1 balasan
Balasan post Stya.alfatih
Wkwkwk kebiasaan lo nyumpahin mulu kak, kalo nyumpahin yang baik ya gapapa sih emoticon-Betty
Balasan post 7081C4L1573R
Yang sabar ya kak emoticon-heart
profile-picture
7081C4L1573R memberi reputasi
Balasan post Ailika
@Ailika ayuk kak nikah bareng hehe
Balasan post 7081C4L1573R
Balasan post crystal.bright
Baca dulu gan, manis bener kisahnya
profile-picture
crystal.bright memberi reputasi
Quote:


Hahaha gw kn belum bilang nyumpahin apa? Hahahaha.. WA mana WA wkwkwkw
profile-picture
crystal.bright memberi reputasi
Quote:


Wah jari ya hahahaha ati2 lo frand... wkwkwkwk.. eh2.. belum muhrim..ingat karma wkwkwkw
profile-picture
profile-picture
crystal.bright dan boomshake memberi reputasi
Balasan post crystal.bright
@crystal.bright aku do'ain dulu aja niat baik kakak diberikemudahan sampai hari H dan selanjutnya lancar... nanti nyusul kalau udah nemu jodohnya... wkwkwkwk
profile-picture
crystal.bright memberi reputasi
Quote:


jangan di quote semua dong bree hehe
profile-picture
profile-picture
dewimariaa dan crystal.bright memberi reputasi
Lihat 2 balasan

Sisi Lain Panda

"Permisi mbak mau tanya, ada pasien yang namanya Franda gak ?", kata gue di meja resepsionis salah satu rumah sakit

"Franda siapa ya mas nama lengkapnya ?", kata mbak-mbak resepsionis tadi

"Franda Adreanna mbak, orangnya tinggi-tinggi, putih, cantik, rambutnya panjang", kata gue menjelaskan

"Haha, ohh yang anaknya Pak Adrian ya mas ?", kata si mbak resepsionis itu, dengan sedikit tertawa, mungkin karena penjelasan gue yang sedikit berlebihanemoticon-Ngakak (S)
(Nama papanya Franda juga gue samarkan)

"Iya mbak benar", kata gue sambil mengangguk

"Mas naik aja ke lantai 3 nanti tanya sama suster jaga diatas ya", kata resepsionis itu, dan gue jawab dengan anggukan dan segera menuju ke lift

"Hmmm keren juga papanya Franda, resepsionis rumah sakit aja sampai kenal", Batin gue saat di dalam lift.
Tidak lama kemudian pintu lift terbuka, setelah sampai di lantai tujuan gue

"Permisi sus, saya mau tanya kamarnya pasien atas nama Franda disebelah mana ya ?", kata gue bertanya di meja tempat suster jaga bertugas

"Kamar ketiga, di sebelah kanan mas", kata suster itu

"Oke sus, makasih", kata gue sambil menuju kamar yang ditunjuk oleh suster tadi.
Gue berhenti di depan sebuah kamar. Ada nama Franda di depannya

Gue ketok pelan pintu tersebut, dan sedikit membukanya.
Tapi, kosooong emoticon-Bingung (S)
Gue kembali lagi ke meja tempat suster jaga

"Sus kamarnya kosong", kata gue saat itu

"Kosong ? Sebentar mas saya cek dulu", kata suster itu berjalan ke kamar yang gue datangi tadi

Tok tok tok
Suster itu mengetuk pintu kamar dengan ritme yang teratur, menggapai gagang pintu dan membukanya

Ketika kamar dibuka terlihatlah sebuah ruangan besar berisi sofa leter U berwarna cream lengkap dengan meja kacanya, kitchen set berlapis batu granit, sebuah meja makan bulat, kulkas dan lampu kristal yang menggantung

Ternyata didalamnya ada sebuah ruangan lagi di sebelah kanan, dan ada Franda yang sedang berbaring dengan mamanya

"Permisi bu, maaf mengganggu waktunya. Ini ada tamu yang ingin menjenguk", begitulah kira-kira kata suster tersebut

"Eh Gavin, oh iya makasih sus", kata mamanya Franda. Dan suster tadi pamit keluar

Gue salim ke mamanya Franda dan memberikan buah tangan yang dari tadi gue tenteng kesana kemari

"Aduh repot-repot vin, Franda dijenguk aja udah seneng", kata mama Franda
"Eh kebetulan kamu disini, tante titip Franda sebentar ya ? Tante mau pulang ambil baju ganti dulu. Bisakan ?", kata mamanya Franda melanjutkan

"Okee tante siap", kata gue sambil tersenyum. Mamanya Franda pun turun kebawah

Gue liat Franda sedang tertidur, wajahnya sedikit pucat, namun tetap cantik.
Dikamar ini ada sebuah sofa panjang, lemari, tempat tidur pasien, spring bed (mungkin buat yang jaga), TV, dispenser, meja nakas, dan sebuah kamar mandi. Hmmm ini ruang rawat inap, apa apartemen ya ?emoticon-Belo

Gue genggam tangan Franda sambil memandanginya yang sedang terlelap
"Kenapa lo harus sama Ryo, kenapa bukan sama gue aja", kata gue sedikit berbisik

Gak lama, mata Franda berkedip-kedip, gue segera melepaskan genggaman tangan gue.

"Loh Gavin ? Kok ada lo ? Mama gue mana ?", katanya sedikit terkejut

"Mama lo pulang ambil baju ganti, gue kebetulan datang disuruh jagain lo", kata gue

"Ohhh", katanya sambil memencet remot tempat tidur, untuk sedikit menegakkan posisinya

"Kok lo bisa sakit gini sih Fran ?", kata gue

"Hehe gue kecapean aja vin, gara-gara skripsi. Sampai lupa makan, lupa istirahat", kata Franda

"Tuh kan lo sih dikasih tau juga gak mau dengerin, kan gue bilang jangan dipaksa", kata gue dan Franda hanya tersenyum

"Fran, enak banget ya nginep sini, gue sih juga betah kalau disuruh tinggal sini", kata gue, dan langsung dilempar pakai botol air mineral

"Sembarangan, mana ada orang tinggal dirumah sakit enak", kata Franda

"Ini, ruangannya aja lebih bagus dari kosan gue, eh mahal gak Fran ?", kata gue yang kepo banget waktu itu

"Ya mana gue tau, 3 ribuan paling kalo gak salah", katanya sambil meminum susu kotak rasa coklat

"Anjaaay, 3 ribu dibilang paling ?", jawab gue

"Tau ah, vin tolong ambilin laptop sama buku gue dong di lemari sebelah kiri", kata Franda

"Buat apa ?", tanya gue bingung

"Mau lanjutin skripsi", katanya datar

"Gila lo, istirahat dulu kenapa ?", kata gue

"Buruan vin, gue mau ngerjain nih", katanya setengah memaksa

"Nih", kata gue memberikan barang yang diminta Franda

"Tolong pegangin susu gue dulu vin", kata Franda.
Gue langsung deg-degan, "aduh masa sekarang ? Kan dia lagi sakit ?", batin gue saat ituemoticon-Embarrassment

"Woooi vin, malah ngelamun, kesambet baru tau lo, nih tolong pegangin bentar", katanya sambil menyodorkan susu kotak yang tadi diminumnya

"Ohh hehe, iya Fran iya, ini kan ?", kata gue sambil meraih susu kotak tersebut dan memperlihatkannya lagi ke Franda

"Iya, emang lo kira yang mana ?", kata Franda sambil tersenyum dan memiringkan kepalanya

"Emmm yang ini, iya yang ini", kata gue sambil menunjukan kembali susu kotak sialan itu,
Franda tertawa sampai wajahnya memerah

..............

Begitulah Franda, saat dia memiliki sebuah target dia bakal mati-matian buat mencapainya.
Kalau kalian pernah dengar anak pejabat negara, yang suka hura-hura. Franda bukan termasuk di dalamnya. Kecuali Cyra, aowkaowk

Perbedaan diantara keduanya salah satunya bisa dilihat dari lingkup pertemanan, dan gaya hidup mereka. Franda bisa berteman dengan siapa saja, dari kalangan manapun. Sementara Cyra hanya berteman dengan yang sebanding dengan dia baik dari segi materi maupun fisik. Franda lebih suka menabung, jarang mengadakan party karena lebih suka dengan kegiatan sosial, dan jarang liburan. Kalau Cyra tiada hari tanpa belanja, anak party, dan hobi liburan kayak anak milenial pada umumnya, setiap ada libur dari jaman sekolah sampai kuliah, Cyra pasti berlibur dengan teman-temannya. Dalam bulan ini aja dia udah 2 kali bolak-balik ke Jakarta. Sampai kata Franda dia minta di belikan apartemen disana.

Franda sendiri sampai bingung dengan pola pikir dan gaya hidup dari adiknya sendiri itu.

.....................

Dengan segala kerja keras Franda dia bisa berhasil lulus dengan predikat Cumlaude waktu itu, gue sama dia barengan lulusnya. Rencana awal gue setelah lulus disuruh balik ke kampung gue buat ngelanjutin bisnis abah. Tapi gue tolak, karena gue pengen selalu deket sama Franda.
Katanya cinta gak harus memiliki, ini pernyataan dulu yang gue anut (aowkaowk)

Walaupun gue gak bisa milikin dia saat itu, tapi gue pengen selalu disamping dia. Gue pengen jadi orang pertama yang ada disaat dia butuh apa-apa.

Ketika gue tau perusahaan yang bakal dituju Franda, di situ nyali gue juga sempet down.
Gue ragu bakal diterima apa gak.
Kalau gak diterima gue bakal buka warung kopi aja disana, yang penting deket sama Franda, niat gue waktu itu emoticon-Ngakak (S)

Posisi yang gue dan Franda lamar berbeda. Setelah beberapa hari kami ikut ujian penerimaan karyawan, dan beberapa bulan menunggu hasil. Akhirnya pengumumanpun keluar.

Wajah Franda terlihat sangat gembira saat memberi tahu bahwa dia telah diterima, dia menceritakannya ke gue waktu kami bertemu saat membeli nasi goreng. Giliran gue yang masih menunggu. Beberapa hari kemudian gue ditelfon bahwa gue juga diterima. Gue langsung sujud syukur di teras depan kosan waktu itu emoticon-Big Grin

"Gavin, om titip Franda ya. Kan sekarang kamu, Franda, Sera, Ben sama-sama di satu kota yang baru. Kalian harus bisa saling menjaga satu sama lain. Terutama kamu dan Franda juga satu perusahaan, jadi om harap kamu bisa menjaga dia dengan baik selama kalian disini", kata papanya Franda merangkul gue saat kami semua pertama kali menginjakkan kaki di kota ini

"Baik om, jangankan cuman selama disini, selama-lamanya juga saya siap, hehe", kata gue dengan pedenyaemoticon-Metal
Papa Franda hanya tertawa

Maka dari itu gue gak heran kalau apa yang diimpikan Franda selalu bisa dia wujudkan, karena pengorbanan dia untuk mendapatkannya sangat-sangat besar. Dia bisa melampaui standar kemampuan yang dimilikinya, dia selalu mencari jalan agar impiannya dapat diraih, dia juga selau mencari cara untuk membuat orang lain bahagia. walaupun tanpa sadar mengorbankan dirinya sendiri. Itu salah satu hal yang membuat gue cinta sama dia. "Lo boleh lelah, dan mencari celah melepas penat. Lo gak lemah ketika sedang tidak baik-baik saja dan butuh bahu lain untuk rebah", kata gue di satu waktu ke dia

Dan gue janji bakal selalu membantu dia meraih impiannya, gue bakal menyediakan bahu untuk dia bersandar di kala lelah, gue akan meluaskan sabar gue untuk menghadapi dia saat badmood, gue bakal jadi orang yang selalu mengapresiasi dia, dan gue akan melembutkan sikap gue ke dia untuk membuat dia selalu nyaman. Gue berjanji Franda. "Gue berjanji dari sejak pertama kali keyakinan gue buat membersamai lo muncul"....


izinkan diriku duduk denganmu sebentar saja,
merenung bersama sebentar saja,
sebentar saja, ayo berjalan berdua
bercerita tentang lika-liku, sebentar saja.

izinkan diriku menggenggam tanganmu sebentar saja,
merasakan hangatnya suhu tubuhmu sebentar saja,
sebentar saja, kita berciuman di sela-sela pembicaraan.

lalu, izinkan diriku memilikimu sebentar saja,
mencinta bersama sebentar saja,
sebentar saja, ayo merangkai hidup bersama,
memotong kue dan menukar cincin, sebentar saja.

setelah itu, izinkanlah aku menjadi Ayah dari anak-anak kita sebentar saja,
sebentar saja, jadikan aku laki-laki paling sempurna di dunia ini,
menikmati masa tua dengan keluarga yang sangat bahagia, sebentar saja.

dan nanti, saat kita menutup usia,
biarkan diriku menggenggam tanganmu di atas ranjang kita.
sebentar saja, kita ingat masa-masa indah kita,
sebelum malaikat mengambil sepenuhnya jiwa kita.

sebentar saja, ayolah.
biarkan diriku berbahagia, berbahagia karena dirimu ada, sebentar saja.

walau hanya dalam imajinasiku, sebentar saja.

— Laurent x bart
profile-picture
profile-picture
profile-picture
telahmemblok dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh crystal.bright
Lihat 2 balasan
Halaman 5 dari 9


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di