alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
UUD Negara Khilafah Pasal 8: Bahasa Arab Satu2nya Bahasa Resmi Negara
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d52db7a48c38d2d4700f29f/uud-negara-khilafah-pasal-8-bahasa-arab-satu2nya-bahasa-resmi-negara

UUD Negara Khilafah Pasal 8: Bahasa Arab Satu2nya Bahasa Resmi Negara

UUD Negara Khilafah Pasal 8: Bahasa Arab Satu2nya Bahasa Resmi Negara

UUD Negara Khilafah dan Bentuk Negara Khilafah sudah diputuskan dan ditulis oleh Pendiri Hizbut Tahrir, Taqiyudin An-Nabhani sejak tahun 1953 dalam buku yang ia tulis “Nidzamul Islam” diterjemahkan dalam bahasa Indonesia “Peraturan Hidup dalam Islam”.

UUD Negara Khilafah dalam buku ini berisi 191 Pasal, yang tujuannya membangun sebuah negara agama yang mutlak dikendalikan oleh seorang pemimpin tertinggi dengan kewenangan yang absolut yang disebut Khalifah. Dalam UUD ini tidak ada pembagian kewenangan eksekutif, yudikatif dan legislatif, karena kewenangan ini semuanya ada di tangan Khalifah, dia tidak punya masa jabatan, punya hak melegislasi UU, mengangkat hakim-hakim peradilan.

Pasal 1
 disebutkan: “Akidah Islam adalah dasar negara. Segala sesuatu yang menyangkut institusi negara, termasuk meminta pertanggungjawaban atas tindakan negara, harus dibangun berdasarkan akidah Islam.”

Pasal 2
 membagi dua jenis negara menjadi 2 saja: Negara Islam dan Negara Kafir, dan buku Ta’rif Hizbut Tahrir disebutkan: tidak ada satu pun negara di dunia saat ini yang bisa disebut Negara Islam, semuanya Negara Kafir meskipun penduduknya mayoritas muslim, karena menjalankan Hukum Kafir (termasuk Indonesia) ini di halaman: 14 dan 95.

Pasal 3
, menyebutkan Khalifah, sebagai pemimpin tertinggi juga punya kewenangan legislasi mutlak: “Khalifah melegislasi hukum-hukum syara’ tertentu yang dijadikan sebagai undang-undang dasar dan undang- undang negara. Undang-undang dasar dan undang-undang yang telah disahkan oleh Khalifah menjadi hukum syara’ yang wajib dilaksanakan dan menjadi perundang-undangan resmi yang wajib ditaati oleh setiap individu rakyat, secara lahir maupun batin.”—Dari perspektif UUD negara Indonesia, Khalifah ini menjadi Presiden sekaligus menjadi DPR yang punya hak membuat dan mengesahkan UU.

Pasal 7
, Syariat Islam berlaku baik untuk muslim dan non muslim: “Negara memberlakukan syariah Islam atas seluruh rakyat yang berkewarganegaraan (Khilafah) Islam, baik Muslim maupun non-Muslim”

Pasal 8
 menegaskan Bahasa Arab adalah bahasa resmi Negara Khilafah Hizbut Tahrir—meski banyak sekali elit-elit Hizbut Tahrir di Indonesia—apalagi pengikutnya—yang tidak bisa bahasa Arab. “Pasal 8 Bahasa Arab merupakan satu-satunya bahasa Islam, dan satu-satunya bahasa resmi yang digunakan negara.”

UUD Negara Khilafah Pasal 8: Bahasa Arab Satu2nya Bahasa Resmi Negara


Pasal 11 
tugas pokok negara adalah dakwah Islam, bukan “untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial” seperti dalam Pembukaan UUD 1945, kalau Negara Khilafah tegak, maka ormas keagamaan kemasyarakat seperti NU, Muhammadiyah, Persis dll akan bubar karena tugasnya dakwah Islam sudah diambil Negara Khilafah. “Pasal 11: Mengemban da’wah Islam adalah tugas pokok negara.”

Kekuasan pemerintahan hanya diperuntukkan untuk kalangan laki-laki saja: “Pasal 19: Tidak dibenarkan seorang pun berkuasa atau menduduki jabatan apa saja yang berkaitan dengan kekuasaan, kecuali orang itu laki-laki, merdeka, baligh, berakal, adil, memiliki kemampuan dan beragama Islam.”


Meskipun partai politik diperbolehkan didirikan di Negara Khilafah tapi mutlak harus berdasarkan Islam, dan segala jenis perkumpulan yang tidak berdasarkan Islam dilarang secara mutlkak. “Dan negara melarang setiap perkumpulan yang tidak berasaskan Islam.” (Pasal 21).


Pasal 26, hak memilih Khalifah hanya milik muslim saja, NON-MUSLIM TIDAK PUNYA HAK MEMILIH, apalagi dipilih.

Setelah Khalifah diba’at dan dianggap sah, maka kaum muslim yang lain dipaksa untuk berbai’at. “Setiap orang yang menolak dan memecahbelah persatuan kaum Muslim, dipaksa untuk berbaiat.” (Pasal 27).

Subhanallah

Sungguh inilah sebuah UU yg suci, mulia dan super adil bagi semua umat manusia

Masya Allah

emoticon-Request
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gojira48 dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Poco.poco
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 6
memang asalnya negara indonesia itu negara khilafah, dulu kan kesultanan2 dari ujung barat sampai timur, lalu menyatu jadi NKRI, yang tetap kesultanan macam brunei, malaysia dll....mereka makmur makmur.

yg jadi NKRI masih jadi negara kere emoticon-Big Grin
pu ki mak
oh gitu
Wakakaakaa..

Khilaf.........fuck...???



Makhluk2 ndas khoonnttooll..

Somplaaakk...
Quote:


baru denger yg ini nih.... parahh...... emoticon-Hammer2
Balasan post langitnyabiru
Quote:


Ya bisa aja gan kek gitu.. tapi mengingat indonesia ini negara kepulauan, konsentrasi perangnya bakalan cuman di Jawa / Sumatera aja paling. Lagian ga mungkin negara ini nerapin syariat scr nasional karena semua pemimpin negara udah sepakat Perubhan sila ke-1 Pancasila dari yg sbelumnya ngikutin Piagam Jakarta. Kesepakatan ini merupakan kontrak sampai kiamat dan ga bisa dirubah rubah. Jika dilanggar ya konsekuensinya wilayah2x bakal memerdekakan diri.

Mereka yg pngn NKRI bersyariah itu berusaha mendistorsi sejarah bagaiamana Indonesia berdiri. Klo kata gw sih bilangnya : membajak sejarah.

Itu makanya penting pelajaran sejarah nasional lahirnya Indonesia supaya masyarakt tidak terpengaruh doktrin dan paham2x seperti itu. Ini negara pada awal berdirinya emng 'diverse' banget kok, makanya saking 'diverse' nya, sila 1 aja ampe dirubah..
profile-picture
langitnyabiru memberi reputasi
anjirrr ketahuan banged kalo kadal gurun itu pengen menguasai negara tp di balik ajaran agama, kalo gini apa bedanya sama komunis,knp kaum ini gak di babat habis aja s8h
Quote:


yg ad ya perang saudara.yakin dah.dan RIS pun opsi terakhir. paling sueknya yg tengah ama timur diambil ama pihak barat
Lihat 1 balasan
UUD Negara Khilafah isinya tai .... itu sudah pasti
Model khilafah ini jelas melambangkan raja dan para budaknya yang terdiri dari beberapa tingkatan ... daaan indahnya khilafah RAJA TIDAK PERNAH SALAH ...

kan kont0l !!! mati aj lo semua penganut khilafuck anjing!!!
padahal negara ini didirikan bukan hanya oleh umat Muslim saja, tapi juga non Muslim
ketauan yg mau dirikan khilafah bolos pelajaran sejarah semasa SMA nya
Quote:


Kubu itu suka teriak bahaya komunis, diri mereka sendiri ternyata juga komunis berkedok khilafah.
Njirrr pantesan aja itu jualan khilafah gak laku
Cuma wong wong bodo yg beli emoticon-Big Grin
Balasan post reix.reix
@reix.reix gak ada hubungannya kali komunisme ma ham atau kebebasan berpendapat. Partai komunisme di amerika aja ada dan diseluruh penjuru dunia aja. mana mungkin komunisme melanggar ham tetapi partai komunis tersebar banyak di penjuru eropa dan asia bahkan timur tengah
gak ada yg lain gitu
kongtol
Apa bedanya khilafah sama sosialisme-komunisme kalau aturannya gitu.

Dari dinasti umayyah sampe kekhalifahan turki. Dari ujung barat Semenanjung iberia sampai ujung timur Jazirah arab.
Mana ada kekhalifahan yang awet hingga sekarang.
Demokrasi adalah jawabannya.
K0NT0L aku bilang apa ,mereka itu hama negara hendaknya di kumpulin di pulau ta berpenghuni terus matiin tuh pake bom atau gas beracun atau napalm emoticon-Lempar Bataemoticon-Ngamuk



bata Only
profile-picture
gojira48 memberi reputasi
Diubah oleh charlottesmothi
jiahahaha

balik ke jaman batu, silahkan aja

belajar sama Crown Prince :
Mohammad bin Salman bin Abdulaziz bin Abdul Rahman bin Faisal bin Turki bin Abdullah bin Mohammed bin Saud

sonooo


emoticon-Cool
ada ada saja mereka emoticon-Bingung. emoticon-Cape d...
Balasan post uasyyuu.kabeh
salah satu sifat dasar manusia, ingin menjadi lebih tinggi dibandingkan manusia lain
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di