alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
WADAL (Aku Butuh Tumbal Anak Manusia)
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b49dee95c7798d20b8b4568/wadal-aku-butuh-tumbal-anak-manusia

WADAL (Aku Butuh Tumbal Anak Manusia)

Tampilkan isi Thread
Halaman 10 dari 12
enjut lg gan
Quote:


besok ye diusahain update
profile-picture
profile-picture
ableh80 dan aan1984 memberi reputasi
Quote:

kwkww jangan sampe sis amit"

Quote:

lanjut gan

Quote:

wkkkk ih atut

Quote:

lanjut gan
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
ikutan mangkal di sini y TS.. kayakny seru nih.. emoticon-Ngakak
Anjayyy seremmm emoticon-Takut (S)emoticon-Hammer (S)
Lanjut
bangun rumah dulu...
Quote:

boleh gan nenda juga gpp

Quote:

jangan lari gan

Quote:


Quote:


sipp update lagi diketik emoticon-Big Grinemoticon-Jempol
Part 8
Fase Pencarian

WADAL (Aku Butuh Tumbal Anak Manusia)

Matahari sepenggal naik, sinarnya perlahan-lahan masuk menembus celah daun jendela. Kristanto mulai beranjak dari atas tempat tidurnya, tidak didapatinya Lasmi berada di sebelahnya. Ia dengan masih setengah mengantuk kemudian bangkit dan berjalan ke arah dapur. Lasmi tersenyum manis melihat sang suami telah bangun dari tidurnya.

Quote:


Setelah dirasa cukup dengan acara menggosok gigi, kemudian ia mulai untuk membasuh wajahnya terlebih dahulu. Kristanto mengambil segayung air dan mulai mengguyur tubuhnya dengan air berkali-kali. Acara mandi Kristanto ini sebenarnya sedang diawasi oleh seekor ular sanca yang kini tengah mengawasi gerak-gerik Kristanto.

Kristanto tak pernah sadar dengan apa yang sedang terjadi. Ia masih meneruskan mandinya dan kemudian segera mengambil handuk yang kini tergantung, alangkah terkejutnya Kristanto ketika mengangkat handuk itu dan tiba-tiba kepala ular sanca muncul mengejutkan dirinya yang masih telanjang bulat.

Quote:


Kristanto segera meninggalkan Lasmi. Ia menyelesaikan sarapannya dan kemudian berjalan ke arah desa yang ia pimpin. Ia memutar otak mencari siapa yang akan dijadikan tumbal untuk sang Ratu. Kemudian bagaikan durian runtuh, ia melihat seorang wanita cantik turun dari mobil berwarna hitam yang kemudian mendekati dirinya.

Quote:


Sementara itu, Hardy tengah sibuk merokok di samping mobil. Ia meninggalkan Priska yang masih mencoba untuk bernegosiasi dengan Kepala Desa. Ia menyerahkan semuanya kepada Priska, dan baru akan membantunya setelah ini.
Priska kemudian mendekati Hardy dan berkata, “Ayo har! Aku sudah ketemu dengan Pak Kristanto selaku kepala desa disini. Kamu ikut aku ke rumahnya, resume untuk laporan ke kantor kamu yang buat tapi ya?” pesan Priska.

Quote:


Priska dan Hardy kemudian mengikuti Kristanto yang menuntun mereka kearah rumahnya. Hardy dan Priska diterima dengan ramah oleh Lasmi dan juga Kristanto selaku empunya rumah. Lasmi yang melihat raut muka suaminya yang tersenyum sumringah seolah mengerti, apa yang akan dilakukan oleh suaminya.

Quote:


Priska kemudian mengeluarkan beberapa berkas penting yang tidak lain adalah beberapa surat perjanjian yang berisikan mengenai penawaran dari Perusahaan untuk membeli atau menyewa beberapa bagian hutan untuk dijadikan sebagai lahan sawit, tentunya dengan harga yang cukup menggiurkan untuk kalangan desa tersebut.

Kristanto mencoba untuk membaca dan melihat secara langsung isi dari surat perjanjian yang dikeluarkan oleh Priska barusan. Ia berpikir, bahwa semua surat perjanjian ini tidaklah penting, hal yang paling penting baginya adalah menandai Priska sebagai Wadal yang akan diserahkan kepada Ratu. Tapi ... perasaan Kristanto seakan terusik dengan sosok pria muda yang kini berada di depan matanya, mata pria ini seolah mengetahui sesuatu, pikir Kristanto.

Lasmi kini tengah berada di dapur, ia membuatkan beberapa gelas teh manis hangat untuk disuguhkan kepada tamunya, tidak lupa ia mengambil sesuatu dari balik saku celananya, apa yang tampak pada saat ini adalah sebuah botol kecil berwarna hijau di bagian tutup botol kecil itu terukir sebuah ukiran berbentuk ular dan kemudian Lasmi mengeluarkan serbuk dari dalam botol itu, kemudian mencampurkannya ke salah satu minuman yang akan dihidangkan kepada Priska.

Botol yang dikeluarkan oleh Lasmi barusan ialah pemberian dari Ki Sugoro yang merupakan ekstrak dari ular cobra hitam yang bangkainya telah mengering dan menjadi serpihan, setelah dibacai dengan beberapa mantra barulah serbuk tersebut diberikan kepada Lasmi dan juga Kristanto dengan tujuan agar para korban yang ditandai dapat segera diincar oleh para makhluk lelembut yang menjadi anak buah sang Ratu Siluman Ular.

Setelah membuat teh hangat tersebut, Lasmi segera beranjak kembali ke ruang tamu, dimana Hardy, Priska dan suaminya tengah berbincang mengenai perizinan serta beberapa lahan yang dikehendaki oleh Perusahaan untuk dihubungkan kepada pemilik tanah agar dapat terjadinya prosesi jual beli ataupun sewa menyewa lahan yang dilakukan oleh Perusahaan lewat Tim Legal mereka yang tidak lain adalah Priska dan juga Hardy.

Lasmi dengan perlahan memberikan satu persatu gelas yang berisi teh hangat tersebut kebagiannya masing-masing. Pertama ia memberikan segelas teh tersebut kepada suaminya, Hardy dan kemudian Priska.

Quote:


Priska masih sibuk menjelaskan kepada Tristanto mengenai apa yang terjadi, percakapan itu lumayan panjang hingga menghabiskan waktu sekitar 30 menit lamanya. Priska kemudian merasa haus, ia dengan cepat mengambil gelas teh yang ada di depannya dan kemudian meminum air teh tersebut. Kristanto yang sedari tadi sebenarnya tidak terlalu mendengarkan apa yang dibicarakan Priska dan hanya berharap bahwa air teh tersebut diminum langsung oleh Priska mendadak harus menelan kekecewaan. Priska ternyata meminum air teh yang berada di gelas Hardy, sedangkan Hardy tampaknya enggan meminum air teh tersebut.

Quote:


Namun tiba-tiba sesosok pria tua berbadan bongkok dengan pakaian serba hitam dan memegang tongkat berbentuk ular muncul di hadapan mata mereka.
Quote:


#Bersambung

profile-picture
profile-picture
profile-picture
MontanaRivera dan 4 lainnya memberi reputasi
baca judulnya bikin merinding 🙈
Titip jejak gan..
Quote:


Quote:


baca terus ya gan 😁
susunan kalimat story tellingnya bisa ngobrol dan cukup visualitatif... keren2....
Quote:


Ditunggu gan
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
duh, neng priska diincer.. siaga 1, siaga 1..
critanya seruu, semangat nulis ya gans
ninggalin jejak dulu masgan
ntar malam enak nya di baca nih emoticon-Matabelo
Halaman 10 dari 12


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di