KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
WADAL (Aku Butuh Tumbal Anak Manusia)
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b49dee95c7798d20b8b4568/wadal-aku-butuh-tumbal-anak-manusia

WADAL (Aku Butuh Tumbal Anak Manusia)

Tampilkan isi Thread
Halaman 9 dari 12
Quote:


Oke gan kebun mau dibersihkan dari kentang yg menjalar.
Akhir nya tamat juga ini cerita, ntapzzz gan horrornya dapet banget
lama ane tungguin blom update jua emoticon-Hammer2
K.E.N.T.A.N.G
Quote:


Quote:


Quote:


Lagi banyak kerjaan gan mangap belum update.
updatenya K A P A N ya
mana updateeeeeeeee
pesan paman...K E N T A N G...
:'( :'(
Hai, aku datang
Quote:


Haloo mbak
Quote:


Yuhuy. Udah bangun dari hiatusnya
Mampir ke ceritaku dong
Quote:


Iyo ini udah baca" mbak
adakah yang menunggu update?? reply quote ini yaa 😁
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan juthamarya memberi reputasi
Part 7
Calon Tumbal


Kristanto segera bergegas meninggalkan kediaman Ki Sugoro yang berada jauh di tengah hutan larangan, tempat itu dinamakan hutan larangan karena dianggap sebagai tempat yang angker serta penuh nuansa mistis.

Kristanto berjalan goyah melewati lembah bukit, beberapa pematang sawah serta aliran air sungai terpaksa ia lewati dengan langkah gontai, isi kepalanya kini hanya penuh dengan kata-kata "Wadal-Wadal dan Wadal".

Kristanto benar-benar kesal dengan amanat dan beban yang diberikan secara turun-temurun kepada dirinya saat ini. Bukan merupakan rahasia umum lagi jikalau Kristanto menjabat sebagai Kepala Desa di tempat ini dikarenakan warisan dari orangtuanya.


Quote:


Ia masih tidak menyangka jikalau pemberian sesajen saja tidak cukup untuk memuaskan hasrat dan dahaga makhluk penunggu hutan larangan itu. Makhluk-makhluk di tempat itu tampaknya tidak memberikan segala sesuatunya sebagai hal yang cuma-cuma, bahwa akan ada selalu yang akan ditawarkan sebagai upah dari sebuah pencapaian.

Desa ini semenjak dipimpin oleh Kristanto sebagai Kepala Desanya memang banyak berubah. Kristanto selalu memenuhi apa saja yang disarankan oleh Ki Sugoro, walau sebenarnya ia sama sekali belum pernah berjumpa dengan sang Ratu.

Kristanto kembali mengingat-ingat kapan terakhir kali tumbal darah ini diberikan. Hal yang ia ingat pertama kali ialah hilangnya salah satu warga desa yang sebenarnya wanita bernama Suci itu telah diculik dan dijadikan persembahan kepada sang Ratu oleh Ki Sugoro dan beberapa orang suruhan dari luar daerah yang didanai oleh Kristanto sendiri.

Selayaknya Kepala Desa yang amanah dan terpercaya Kristanto memakai topeng seolah menjadi pahlawan. Ia mengerahkan seluruh pemuda kampung untuk mencari keberadaan Suci. Namun sampai saat ini sudah 3 bulan lamanya pasca kejadian tersebut mayat Suci tidak pernah ditemukan.

Kristanto adalah orang yang paling tahu dan mengerti kalau Suci sekarang ini sudah mati dan mayatnya tertanam rapi di salah satu sudut hutan larangan tempat dimana kerajaan gaib sang Ratu berada. Imbalan yang diterima oleh Kristanto dan para warga desa adalah hasil panen dari setiap warga yang melonjak drastis. Kelapa, Padi, Kopi dan juga Getah Karet benar-benar melimpah hingga membuat perekonomian di desa tersebut kembali hidup. Namun sayangnya, hanya sebagian orang yang mengetahui , bahwa selalu ada harga yang dibalas setimpal terhadap semua keinginan yang dikabulkan oleh Setan.

Kristanto akhirnya sampai di depan rumahnya. Ia segera masuk dan terduduk lesu di kursi santai yang ada di ruang tamu. Lasmi yang merupakan istrinya kemudian keluar dari dalam kamar dan bertanya kepada Kristanto.

Quote:


Kristanto pun terdiam beberapa saat sembari memutar otak memenuhi apa yang diminta oleh Ki Sugoro dan sang Ratu.

#Bersambung


profile-picture
profile-picture
aan1984 dan Handikaweh memberi reputasi
uwadow. Serem amat, yak. mimpi pas buka mata orangnya nongol beneran. 😱
profile-picture
Handikaweh memberi reputasi
Nyimak dulu...
profile-picture
Handikaweh memberi reputasi
Ih..seyem tau
wa tu tri
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Halaman 9 dari 12


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di