alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
[TAMAT] Cerita Indah Nyaris Tanpa Asa - C.I.N.T.A
5 stars - based on 37 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd5bea056e6afe1468b4575/tamat-cerita-indah-nyaris-tanpa-asa---cinta

Cerita Indah Nyaris Tanpa Asa - C.I.N.T.A

Tampilkan isi Thread
Halaman 263 dari 279
“Of course.... Not”
Hmm.... jawaban yang mencurigakan emoticon-Leh Uga pantes aja ayang Cinta curiga terus emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ipunk3133 dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Ahahahaha... aku kan ngeledekin dia aja Bude. Itu aku bales pake kata kata dia sendiri sama kayak waktu aku nanyain apa emaknya dah welcome sama aku. emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

Lagian aku kan polos dan kalem orangnya... emoticon-Embarrassmentemoticon-Embarrassmentemoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
ipunk3133 dan fee.fukushi memberi reputasi
gelar tikar dulu... 😄
profile-picture
S.HWijayaputra memberi reputasi
Jangan lupa pada isi poll Disini Biar mbh TS bisa jadi enthu sfth










kabooor aah biar kgk di gibeng emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
doctorkelinci dan indahmami memberi reputasi
Apakah memori'y sedikit tertukar?
Maksud'y karakter A yg dianggap A ternyata B.
Jadi perasaan selalu menganggap bahwa dia tuh si A padahal B,
Hmm...
Banyak kisah antara Bang doy ma yanti yg rahasia banget nih.
Mungkin lebih dalam, kisah itu dimulai dari putus dan pernikahan'y cinta.
Its oke, misteri biarkan tetap menjadi misteri.
emoticon-Hammer2


Sr turun gunung, mumpung belum end. emoticon-Traveller
profile-picture
S.HWijayaputra memberi reputasi
Quote:


Link'y g' bisa diklik.
emoticon-Cape d... (S)
Quote:


syudah di delet ama momod emoticon-Cape d... (S)
Quote:


Owh..
Padahal mau ikutan walau telat.
Yasudahlah...
emoticon-Traveller


Maksud'y inih?
profile-picture
fee.fukushi memberi reputasi
Diubah oleh indahmami
- Heh!! Aku Kangen, Tau Gak Sih?? -



Spoiler for - Soundtrack -:



Quote:



2009. Keesokan harinya.

Aku dan Cinta benar benar lepas kontrol semalam, terutama Cinta. Dirinya sangat agresif dan liar hingga aku agak kewalahan untuk dapat mengimbangi permainannya. Hingga lewat tengah malam baru lah kami akhirnya berhenti dan beranjak tidur.

Quote:


Cuppp!!! "Good morning Honey.."

Sebuah ciuman lengket mendarat di pipiku tak lama setelah mataku perlahan mulai membuka. Samar samar kulihat sosok cantik yang hampir saja kukira adalah Yanti sedang menatapku dari jarak dekat dan tersenyum manis sekali. Sayangnya bukan. Duhh!!!

"Good morning juga Cinta-ku.." aku pun balas tersenyum kepadanya.

Wajah Cinta yang hanya sejengkalan tangan dari wajahku langsung maju lebih mendekat lalu dia pun melumat mesra bibirku, begitu hangat dan terasa lebih bergairah dibandingkan semalam.

"Kenapa Cinta-ku? Mau lagi?" tanyaku iseng menggodanya.

Sambil menggigit bibirnya sendiri, Cinta dengan cepat mengangguk. Tatapan matanya yang sayu membuatku tak sanggup menolak laju tubuhnya yang maju menerjang dengan ganas seraya menindihku.

Tak lama kemudian kami pun sudah saling melumat dan lagi lagi Cinta melakukannya dengan gairah yang terasa sekali sangat menggebu gebu membuatku sedikit kerepotan melayani dirinya yang bergerak seperti cacing kepanasan.

"Sayang.. Aku pipis dulu yah, sekalian cuci muka." ujarku meringis sambil menghempaskan sang bidadari cantik itu perlahan ke sampingku.

Kan gak enak begituan sambil nahan pipis..

"Aku ikuut.." sahut Cinta dengan manja.


Suara tawa kami berdua terdengar bersahut sahutan dari dalam kamar mandi. Aku dan Cinta saling meledek dan bercanda saat bergantian menggunakan toilet.

"Aaaww!! Ih, iseng banget yaa... Awas nih gantian kamu. Hih, mandi deh sekalian!! Hihihihihi.."

Aku sedikit gelagapan saat Cinta sambil tertawa tawa riang menyemprotkan air shower yang distel kencang langsung ke mukaku.

Padahal awalnya aku cuma iseng menyemprotkan air shower ke wajahnya saat dia sedang pipis di kloset. Jadi lah kami berdua seperti anak kecil saling berebutan shower untuk membalas keisengan satu sama lain.

Suasana berubah menjadi syahdu saat kumatikan showernya dan dengan sekujur tubuh yang sama sama sudah basah kuyub, aku pun memeluknya dari belakang.

Sambil tetap berpelukan, tubuh kami bergoyang pelan ke kanan dan ke kiri seolah seperti sedang berdansa diiringi oleh alunan musik slow jazz.

Cinta menyandarkan kepalanya ke belakang bertumpu pada bahuku seraya memejamkan mata dengan tangan kirinya yang menyentuh pipiku sementara daguku bersandar lembut pada sebelah bahunya sambil sesekali kuciumi garis lehernya yang putih mulus.

"Aaahhhh... Honey.. I want us to be like this forever.."

Kueratkan kedua tanganku yang mengunci di depan perutnya disusul kemudian oleh tangan kanannya yang berpegangan pada lenganku.

"Me too darling. Me too..." bisikku lembut.

Tiba tiba Cinta melepaskan rangkulan tanganku pada perutnya lalu segera berbalik. Matanya menatapku tanpa berkedip. Aku pun melakukan hal yang sama.

"Don't leave me. Please...." ucap Cinta lirih.

Raut ketakutan benar benar terpancar dari sorot matanya. Sosok cantik di depanku sekarang ini seperti bukan seorang Cinta saja yang biasanya selalu percaya diri dan terkadang terlihat angkuh. Dia sangat rapuh, aku baru saja menyadari hal tersebut.

"I won't!!" ucapku dengan tegas.

Cinta tersenyum getir. Kepalanya tertunduk lalu disandarkan ke dadaku. Kami pun 'berdansa' kembali sambil kurapatkan tubuhnya lebih erat kepadaku.

"I won't leave you, Cinta-ku. Apa pun yang terjadi, aku akan selalu ada untukmu." ucapku berbisik di telinganya.

Kepala Cinta terangkat pelan lalu menatapku persis seperti sebelumnya.

"Promise? Whatever happen next? Even if..." Ucapannya mendadak berhenti. Bibirnya terus bergetar.

Aku tersenyum lebar lalu mengangguk cepat. Tubuhku pun dipeluk olehnya lebih erat. Apa ini? Ya ampun Cinta.. Kok kamu nangis sih?

"Shhh sshhh ssshhh... Sayaang.. sayang. Kan aku sudah janji. Kenapa nangis? Kamu gak percaya sama aku?"

Dia malah menggeleng gelengkan kepalanya dan terus saja menangis di dadaku. Pelukannya pun semakin erat hingga membuatku agak sulit bernapas.

Kubiarkan dirinya dalam kondisi seperti itu. Kadang wanita memang hanya butuh dimengerti dengan adanya kehadiran kita para lelaki yang diam saja dan mendengarkan dengan penuh perhatian.

Hampir sepuluh menit suasana hening menyelimuti kami berdua di dalam kamar mandi ini. Cinta sudah tampak tenang dan kini sibuk menghapus sisa sisa air matanya dengan kedua tangan.

"Sudah nangisnya?" tanyaku tersenyum menggodanya.

Cubitan cubitan kecil pun langsung menghunjam dada dan perutku bertubi tubi dari Cinta yang mulai tertawa geli.

"Apa sih ah? Aku lagi seneng banget tauuk!!!" ujarnya sambil tangannya tak juga berhenti mencubiti diriku.

Cuuuuzzzzz!!!!

"Aaww!!! Honey... Honey ah... Hon.. Honeey!!!"

"Hahahahaha, ayo lah aku mandiin sekalian aja yaaa.. Muka kamu bengep soalnya. Jelek tauk!! Hahahaha ayo mandi mandi!!"

Cinta tertawa tawa sambil beberapa kali gelagapan dan sibuk menghindari semprotan shower yang kuarahkan langsung ke wajahnya. Dengan cekatan kuraih sabun cair yang cukup banyak dan mengoleskannya secara merata ke tubuh bagian atasnya.

"Maksa banget iih.. Nih kamu juga ayo mandi mandi!! Hihihihi... Idiih apaan nih.. Lho lho lho.. kok ada yang bangun lagi tuh?"

"Ssssst ah, cuekin aja dia. Biasa, gak bisa liat cewek cakep dan seksi macam kamu dikit dia tuh." ujarku menimpali ucapan Cinta yang sambil tertawa menunjuk nunjuk kepada Tongky yang tak tinggal diam dan ikutan eksis.

"Yeah right!! Hihihihihi.."

Dua puluh menit waktu yang kami butuhkan untuk saling memandikan dan membilas tubuh masing masing. Itu pun harusnya bisa lebih cepat kalau saja Cinta tidak dengan sengaja merangsangku kembali.

"Huushh.. udah ah sayang, kan udah mandi masa mau mandi lagi?"

"Kasian tauuk, masa udah keras begini dianggurin aja? Sini ah!!" ujar Cinta.

Tanpa menunggu persetujuanku tiba tiba dia pun berlutut di depanku seraya satu tangannya tetap menggenggam erat sesuatu yang tadi dia sebut sebut 'sudah keras' itu sambil mulutnya yang mungil dengan cepat membuka dan......

Quote:


...



"Thank you honey.. You're the best. Mmmuahh!!"

Aku hanya tersenyum kecut lalu kucubit gemas pipinya. Dia pun menjerit pelan.

"Aww...!! Gemes gitu sih sama aku?"

"Gara gara kamu nih pagi pagi jadi mandi dua kali. Liat jari jari ku mengkeret. Tuh kamu juga kan?" ujarku seraya meneruskan membantu mengeringkan rambutnya yang basah terurai dengan handuk.

Cinta hanya memandangiku seraya tersenyum mesem mesem yang dengan telaten mengeringkan seluruh tubuhnya dari kepala sampai kaki tanpa membalas ucapanku. Kemudian kututupi tubuh polosnya dengan handuk tersebut sementara tangannya mengelus elus kepalaku dengan lembut.

"Eh tunggu.... kamu denger gak barusan?" tanya Cinta saat aku mengambil handuk lain untuk mengeringkan diriku sendiri.

"Iya denger, kayaknya suara bel rumah ini deh." jawabku santai.

"Oh my...!!! Honey, cepetan pake baju!!"

Mendadak Cinta tampak panik sekali lalu buru buru membuka pintu kamar mandi dan segera keluar.

"Kenapa sih say?"

"Udah, jangan banyak tanya. Cepetan keluar!! Nih nanti kamu pake kemeja dan celana ini aja ya!!"

Sambil menyusul keluar dari kamar mandi kulihat Cinta melemparkan sepotong kemeja lengan pendek polos berwarna putih, celana panjang jeans hitam dan sehelai sempak baru yang masih terbungkus rapi di dalam kemasan plastik.

Tanpa ba bi bu aku pun langsung menuruti saja apa katanya. Cinta sendiri tampak sudah berpakaian. Dirinya tampak cute dengan mengenakan sebuah mini dress merah jambu tanpa lengan yang sedikit memperlihatkan sebagian punggung atasnya serta belahan dada agak rendah.

"Honey.. sini deh." panggil Cinta yang sedang menyisir rambutnya di depan cermin besar di dinding kamar.

"Yes dear?" Aku segera menghampirinya sambil mengancingkan kemejaku.

"Sorry, i forgot to tell you. Itu di depan, nyokap yang dateng. Kamu.."

"NYOKAP??" ujarku setengah berteriak.

"Ssssstttt... Ih kamu tuh. Udah pokoknya kamu tenang aja. Jangan ngomong apa apa kalo gak ditanya sama dia. Bisa kan?"

Aku pun mengangguk. Kali ini gantian aku yang panik karena seharusnya aku tidak boleh terlihat bersama Cinta apalagi hanya berduaan di rumah ini.

Duh gimana nih? Pikir coba Doy, pikir gimana baiknya? Kabur diem diem? Loncat lewat belakang? Ah pagernya tinggi banget, yang ada gue diteriakin maling kalo ada yang liat. Mana seinget gue eh bukan, mana kata Cinta nyokapnya tuh kurang welcome sama gue dari dulu. Apes banget dah. Pait pait pait pait paiittt...!!

"YESS!! I'LL BE RIGHT THERE!!!" teriak Cinta sambil keluar dari kamar tidur.

"Sinii... cepetan!! Udah sih kalem aja. Senyum dikit, aduuuh jangan cengengesan gitu. Biasa aja."

Cinta memaksaku ikut bersamanya sambil menggandeng tanganku. Melihat dirinya yang begitu percaya diri aku pun sedikit agak tenang dan berjalan mengikutinya.


KLEK..

Pelan pelan Cinta pun membuka pintu utama rumahnya.

"Hai Mom. S..sorry, i was in the bathroom.." ujar Cinta sedikit gugup.

Melihat Cinta yang gugup seperti itu ketenanganku pun hilang seketika. Aku hanya berdiri dan menunggu di dalam rumah dengan perasaan berkecamuk kacau tidak karuan.

Usai bercipika cipiki dengan sang anak, nyokapnya Cinta pun masuk dan matanya langsung tertuju ke arahku sementara Cinta buru buru berjalan dan berdiri persis di sebelahku dengan raut muka yang sangat cemas.

"Kamu....?" ujar calon mertuaku itu seraya memicingkan matanya seolah tak percaya akan keberadaanku di rumah ini.

"Psstt... salim, buruan!!" bisik Cinta seraya mencubit lenganku.

Dengan sedikit gemetar aku pun memberanikan diri mendekat dan meraih tangan kanan beliau kemudian mencium punggung tangannya.

"Saya Dedi, Tante.. Semoga Tante masih ingat sama saya.." ujarku sok akrab sambil berusaha memberikan senyuman terbaikku namun tetap tidak berani memandang wajah beliau.

Cinta tampak menutup wajahnya dengan sebelah tangan seraya menunduk dan menggeleng gelengkan kepalanya saat kulirik sekilas kepadanya. Duuh... Salah kayaknya gue dah.. Gaswaaat... gaswat.

"Tentu saja Tante ingat. Mana mungkin saya bisa lupa sama kamu nak?"

Aku yang tadinya begitu ketakutan sosok anggun yang masih terlihat sangat cantik untuk wanita seusianya itu akan marah dan kalap kepadaku menjadi sangat kebingungan ketika kurasakan tangan beliau mengelus elus kepalaku yang masih tertunduk seolah olah aku adalah anaknya sendiri.

Kulirik lagi sekilas kepada Cinta. Dia semakin terlihat cemas dan sedikit ketakutan sambil menggigiti jari manisnya sendiri.

Kuangkat kepalaku sedikit dan memberanikan diri memandang wajah beliau. Astagaaa....!!

"Apa kabarmu Nak? Kamu sendiri sepertinya belum ingat benar siapa saya ya?"

Sumpah, aku benar benar tercengang. Wanita yang dipanggil Mommy oleh Jessy dan Cinta-ku itu tersenyum dan senyumnya sangat ramah!! Tidak terlihat dibuat buat. Sangat natural lah pokoknya.

Yang membuatku lebih terkejut adalah suaranya. Iya suaranya. Bagaimana aku bisa lupa? Caranya berbicara, intonasi dan nadanya sangat mirip dengan Cinta hanya saja beliau terdengar lebih mature. Ya iya lah Doy, namanya juga emak emak.

Aku pun menoleh lagi ke arah Cinta. Kondisinya masih sama, tampak cemas dan ketakutan. Aku benar benar bingung menghadapi situasi yang rasanya sangat aneh ini.

"M..Maksud Tante? Maaf saya kurang paham..." ujarku berusaha mencerna pertanyaannya barusan.

Lagi lagi beliau tersenyum dan pandangan matanya berubah menjadi sebuah tatapan iba yang ditujukannya kepadaku.

BRUKK!!! Ouch!! Hampir aja..

"DADDYY!!!"

Belum sempat Nyokap menjawab, tiba tiba sesosok mungil yang berlari dari luar rumah datang dan langsung melompat cepat ke arahku. Spontan aku membungkuk dan menangkap tubuhnya.

"Halo sayaang, aduuh bahaya lho lari lari kayak gitu? Untung aku bisa nangkep. Kamu gak takut jatuh?"

"Nope!! I knew you will catch me. Hehehehehe... I miss you Daddy, mmuaahhh!!!"

Kali ini giliran nyokapnya Cinta yang tampak tercengang melihatku yang begitu akrab dengan cucu kesayangannya itu.

Aku pun mengangguk cengengesan kepada beliau yang masih tampak jelas belum hilang rasa terkejutnya.

"Maaf Tante, Jessy memang manja sekali sama saya."

"I..iya gak apa apa.." sahut beliau tampak salah tingkah sendiri.


*****




profile-picture
profile-picture
profile-picture
andri0511 dan 11 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh S.HWijayaputra
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Ehm...Ayo para reader C.I.N.T.A... dukung om @soygeboy a.k.a om ded, mbah dedoy, mahluk Tuhan paling tampan di SFTH jadi Enthu di SFTH tercinta ini...pkoknya mbah doy pancen OYE lah pokoknya.. emoticon-Cool

HIDUP MBAH DOY emoticon-Merdekaemoticon-Merdekaemoticon-Merdeka

HIDUP MBAH DOY emoticon-Merdekaemoticon-Merdekaemoticon-Merdeka


Ketua BPEK dedoy geboy
emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
doctorkelinci dan fee.fukushi memberi reputasi
Quote:


Quote:


Quote:


Somplak kalian.. emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ipunk3133 dan 2 lainnya memberi reputasi
Eh pakde lagi nulis ya sekarang? Tak kasih soundtrack deh nih biar semangat emoticon-Malu



Ps: cuma soundtrack lho ini...
profile-picture
doctorkelinci memberi reputasi
Diubah oleh fee.fukushi
Lihat 1 balasan
Quote:

diiih cari dukungan dimari emoticon-Wkwkwk

Quote:

ayooooooo maenkaaaan kisanak biar embah kita jadi entusial ape momod ato mamod juga boleh emoticon-Leh Uga

Quote:

somplak itu yang bentuk nya segita ya mbh emoticon-Ngakak
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Quote:

nyaaak...emoticon-Kangen apa kabar nyaak? emoticon-Embarrassment
kok pas aye nongol tau2 nyak minta di mbeep gt sm mbah? emoticon-Shutup

Quote:


klo ada jadi comin jg ane siap jd badan pemenangan nya bree emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
S.HWijayaputra dan fee.fukushi memberi reputasi
Quote:

kalau ikutan jan lupa mandi dulu ya mami emoticon-Leh Uga

Quote:

wanjiiiiirrr keren anda emoticon-Leh Uga

Quote:


naaaaah ini niiih,setujuh sayah emoticon-Shakehand2

udeh gitu kita minta banned yaak,dari kapan tau aidik kita kgk di banned-banned nih emoticon-Ngakak

ayooo laah kitah nyampah satu page dimari bree emoticon-Leh Uga

Quote:

Aihhh... kmane aje sing tong? Sombong beud emoticon-Cape deeehh
Eh siapa yg minta minta sama si pakde? Orang nyak cuma ngasih penyemangat doang kok biar cepet apdet. Tapi kalo dianya nyosor ya elu yg jadi bemper ya tong emoticon-Betty (S)

Quote:

Ish... cian si pakde tauk.. lagi fokus dia. Jangan digangguin emoticon-Big Grin
profile-picture
S.HWijayaputra memberi reputasi
Diubah oleh fee.fukushi
Quote:


waaah jadi tante lagi fokus belduaan ini ama embah dedoy emoticon-Leh Uga

iiih ndak ajak ajak ya klean emoticon-cih
Diubah oleh ipunk3133
diw...lum update arung nye
lah payah cakah sinyal
profile-picture
S.HWijayaputra memberi reputasi
Halaman 263 dari 279


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di