alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Surat Pembaca /
Ingin Bebas dari Pinjaman Online demi Si Buah Hati
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d3c7ea77e3a724e28525272/ingin-bebas-dari-pinjaman-online-demi-si-buah-hati

Ingin Bebas dari Pinjaman Online demi Si Buah Hati

Selamat malam agan sista,

Perkenalkan Nama saya Sumanta,  berdomisili di daerah tangerang. Saya bekerja di PT. Super Teknik, Perusahaan yang bergerak di bidang Pintu Kayu dan Pintu Besi. Saya menjabat sebagai IT Digital Marketing & Branding.

Ijinkan saya berbagi cerita terkait masalah yang sedang saya hadapi saat ini. Semoga semua keluhan saya tersampaikan dalam cerita ini dan mudah-mudahan mendapatkan solusinya.
 
September 2018

Cerita ini bermula ketika saya akan melangsungkan pernikahan. Saat  itu saya hanya mampu memberikan dana pernikahan untuk keluarga istri sebesar 10 Juta Rupiah saat lamaran, tapi alhamdulillah lamaran saya di terima dengan baik oleh keluarga istri saya, yang diwakilkan kepada kakeknya. Namun sangat disayangkan, uang yang saya berikan kepada pihak istri untuk biaya pernikahan, rupanya di pakai sebagian yaitu 3 juta rupiah oleh mertua saya untuk kebutuhan diluar pernikahan. Dan tentu saja mertua saya tidak mengembalikannya, bahkan sampai hari pernikahan. Uang yang cukup pas-pasan untuk pernikahan itu, di tambah sudah di ambil sebagian oleh mertua saya, membuat istri saya terpaksa meminjam ke sana kemari , bahkan sampai harus menggadaikan motor kakaknya tanpa sepengetahuan saya.

Malam hari setelah acara resepsi pernikahan, saya bersama istri menghitung hasil amplop tamu undangan. Namun yang membuat saya kaget, saat pagi harinya uang hasil amplop itu sudah tidak ada. Barulah pagi itu istri saya menjelaskan terkait pinjaman sebelum menikah dan juga menjelaskan soal menggadaikan motor kakaknya. Uang hasil amplop tamu undangan itu, dipakai istri saya untuk melunasi pinjaman, dan tentu saja cicilan motor yang di gadaikan itu, sayalah yang harus membayarkan setiap bulannya.

Saya bekerja di PT. Super Teknik hanya memiliki gaji 3,3 Juta saat itu. Saya juga memiliki angsuran motor yang 8 bulan lagi baru lunas. Dengan adanya tambahan cicilan motor kakak istri saya, tentu saja menambah pengeluaran saya tiap bulan. Apalagi setelah pernikahan, istri saya tidak mau tinggal di rumah ibu saya. Akhirnya saya memutuskan untuk mengontrak bersama istri dengan harga 600 Ribu Rupiah per Bulannya.

Ini sedikit gambaran Pengeluaran Bulanan saya :

Cicilan Motor Saya : Rp. 482.000

Cicilan Motor Kakak Istri Saya : Rp. 620.000

Kontrakkan : Rp. 600.000,-

Hutang Koperasi 6 bulan lagi = Rp. 581.000

BPJS dan Tabungan wajib Koperasi dari perusahaan : Rp. 150.000

Total = 2.433.000,-

Sisa gajinya, saya gunakan untuk keperluan sehari-hari, yang tentu saja tidak cukup untuk membiayai kebutuhan saya dan istri selama 1 bulan. Dari sini lah saya mulai terjebak kedalam lingkaran setan pinjaman online yang berbunga besar.

Februari 2019

Setelah jam istirahat selesai, saya memberanikan diri menghadap General Manager saya yaitu Ibu Nana. Saya langsung mengutarakan terkait masalah yang saya hadapi terkait hutang pinjaman online saya yang membengkak. Tentu saja penuturan saya itu membuat kaget Ibu Nana, dan alhasil saya di ceramahi habis-habisan oleh manager saya. Di akhir percakapan, saya di beri solusi untuk meminjam ke KTA bank permata, yang memang bekerja sama dengan perusahaan kami sebagai rekening Payroll. Karena bunga hutang pinjaman online saya lebih dari 10 juta saat itu, saya pun di perbolehkan meminjam lagi ke Koperasi . Total yang saya dapatkan dari KTA Permata yaitu 10 Juta dengan tenor 24 Bulan, dan 6 Juta dari Koperasi dengan tenor 12 Bulan. Alhamdulillah saya pun berhasil mengalihkan seluruh pinjaman online dan menghapus semua aplikasinya di handphone saya. Jadi Saat itu saya hanya berfokus untuk membayar pinjaman KTA dan Koperasi saja, dan bunganya terjangkau dan dalam jangka waktu yang masuk akal. Ditambah gaji saya sudah naik menjadi 3,8 Juta, membuat saya merasa sisanya masih cukup untuk membiayai kebutuhan saya dan istri selama sebulan.

April, 2019

Masalah keuangan muncul kembali, karena pengeluaran saya tidak terkontrol kembali. Semua itu bermula saat ibu saya mendapat bantuan dari pemerintah sebesar 10 juta untuk program bedah rumah. Ibu saya menerima program itu, dan alhasil rumah kami satu-satunya di bongkar dan renovasi. Bantuan 10 Juta dari pemerintah, tentu saja tidak akan cukup untuk membangun rumah dari nol. Sempat ibu saya mengajukan pendapat kepada kelurahan setempat, agar tidak ada syarat harus membongkar rumahnya, tapi hanya merenovasinya saja. Namun jawaban dari kelurahan, jika ingin mengambil program itu, rumahnya harus di bongkar dan di bangun dari awal. Akibat program bedah rumah itu, ibu saya meminta saya untuk mencari pinjaman untuk menyelesaikan pembangunan rumah yang tak selesai, karena bantuan pemerintah hanya setengah-setengah. Saya pun terpaksa meminjam KTA Kembali ke salah satu Bank. Saya mendapat pinjaman 10 Juta dari Amar Bank, dengan tenor 12 Bulan tapi bunganya sangat besar. Pinjam 10 Juta, tapi total yang harus dibayarkan 15312.000 dalam setahun. Gaji saya saat itu tentu saja tak akan mampu menutupi semua tagihan itu, ditambah istri saya sedang hamil dan semakin menambah pengeluaran bulanan saya. Dari sinilah, saya kembali harus terlilit utang, dan untuk membayar tagihannya saya meminjam kembali kepada pinjaman online.

Saya sudah berusaha mencari pendapatan lain, dengan cara mencoba menawarkan lagu-lagu ciptaan saya kepada artis-artis indonesia via instagram. Namun mereka hanya menanggapi bahwa lagu saya bagus, tapi mereka tak berani membelinya. Saya juga mencoba mencari sampingan dengan menjadi penulis thread di kaskus dengan bayar 1 Rupiah/View, namun tetap saja belum membuahkan hasil karena thread saya saat ini hanya mendapatkan View 20 Ribu-an.


Diperusahaan saya bekerja lebih keras, dan alhamdulillah hasil kerja saya terbayarkan. Saya mendapat kenaikan gaji hingga 4,8 juta. Tapi lagi-lagi karena bunga yang semakin membengkak, gaji itu masih belum bisa mengeluarkan saya dari jeratan pinjaman online

 

Juli 2019

Bulan ini adalah puncak dari kesulitan keuangan saya. Tanggal 9 Juli saya harus membayar tunggakan BPJS Istri saya sebesar Rp..1350.000 agar BPJS bisa dialihkan ke kantor saya, karena istri saya sudah masuk bulannya untuk melahirkan. Dan di tanggal 18 Juli kemarin, anak saya lahir di Rumah Sakit Adjidarmo Rangkasbitung. Namun lagi-lagi saya harus membayar denda pelayanan sebesar 760.000, karena rupanya BPJS istri saya tidak sepenuhnya beralih ke kantor saya jika belum 100 hari setelah tanggal permintaan peralihan. Saya sudah tidak bisa lagi gali lubang tutup lubang untuk menutupi tagihan pinjaman online. Dan sampai saat ini, yaitu Juli 2019 total pinjaman online saya mencapai 30 Juta Rupiah.Handphone saya kembali dipenuhi dengan aplikasi pinjaman online bahkan lebih dari 10 Aplikasi.

Harapan

Semoga dengan ditulisnya keluhan saya ini, ada yang bisa membantu saya untuk keluar dari Jeratan Pinjaman online ini. Saya berharap ada orang yang bisa meminjamkan uang 30 juta dengan cicilan di bawah dua juta dan tenor 24 bulan. Saya ingin kembali fokus pada satu pinjaman saja, agar saya bisa menyisihkan sisa gaji saya untuk membiayai kebutuhan keluarga. Sebagai seorang ayah, saya ingin kehidupan baru anak saya menjadi lebih baik. Saya sangat berharap uluran tangan dan support dari agan dan sista semua.

Jika ada yang ingin membantu atau menanyakan bukti dari yang saya tuliskan di atas, bisa menghubungi saya via whatsapp : 085921923978

 

Terima Kasih Agan sista semuanya
profile-picture
Quadpixel memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
good luck bro.. maaf ga bisa bantu selain bantu doa
Dengan gaji ente yang ga sampai 5jt perbulan, mengingat kebutuhan kehidupan rumah tangga, dan tuntutan ekonomi jaman now, ente hanya akan sanggup membayar ga lebih dari satu juta rupiah setiap bulan nya...

Jika ente mencari tenor di bawah dua juta, sama saja artinya ente belum melek secara keuangan...

emoticon-Bingung
maaf gan. karena ente ngutangnya untuk hal konsumtif.
besar pasak daripada tiang emoticon-Hammer (S)

good luck gan.
ane nggak mau ngomong yang nggak2. tapi kalo ane jadi ente, mungkin ane masih ngelajang dulu.
profile-picture
MWIMRSNAIL memberi reputasi
Waduh syg gaji agan bukan payroll bank Mandiri.
Kalo iya bisa cek lapak ane
Lah ampun
Fix cerita bohong.
Sep 18 gaji 3,3 juta, apr 19 gaji naik jadi 4,8juta.
Kerja dimana naik sampe 50% dalam jangka waktu hanya 7bulan.

Palingan ts bego minjem duit buat hidup konsumtif, sekarang lagi nyari orang bego buat ditipu.

Jangankan orang asing, lu pinjemin duit buat saudara saja, galakan yg punya hutang saat ditagih!!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
melonpisang dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Pinjol gak usah dibayar, gak terdaftar ojk, tahan2 aja
Quote:


PT Super Teknik lah gan.Gak liat di judulnya? Btw TS walaupun hutang 30 jt nya dibayar juga pasti bntr lg juga dah ngutang sebanyak begitu lg. Org keluarga istri anda bakal langsung ngambil duit ente begitu ente punya duit sementara keluarga ente semua buang2 duit semua tanpa persetujuan ente dan ujungnya ente yang bayar semua
Lihat 1 balasan
Balasan post redharbingerid
orang pindah kerja aja maksimal ngasih kenaikan itu 10-25% kok, kenaikan per tahun sesuai inflasi ada di kisaran 5-8% doang berlaku nasional

"Akibat program bedah rumah itu, ibu saya meminta saya untuk mencari pinjaman untuk menyelesaikan pembangunan rumah yang tak selesai, karena bantuan pemerintah hanya setengah-setengah. Saya pun terpaksa meminjam KTA Kembali ke salah satu Bank. Saya mendapat pinjaman 10 Juta dari Amar Bank, dengan tenor 12 Bulan tapi bunganya sangat besar. "

Fix karena emang TS yg gak becus kelola Keuangan.
Baru lepas sedikit dr masalah hutang, malah nekad nambah lagi. Kalau sudah diperhitungin pasti lebih baik tolak sekalian itu program beda rumah drpd malah nambah hutang baru!!

dan rada mencurigakan emang, bisa naik 50% gaji dalam hitungan bulan....???Gw jungkir balik kerja selalu lewat jam pulang kerja...naik 50% aja harus nunggu 4-5 th...

ditambah lagi tuh manager TS begok bener...anak buah kejerat pinjaman OL malah jalan keluarnya disuruh ngutang lagi buat nutup hutang lamanya??!!Lulusan mana sih managernya?

Gw jd heran ama cerita nih TS, ngibul lu ya???

dimana mana kl kejerat hutang mah cr sidejob / kerja sampingan, bukan malah ngutang lagiemoticon-thumbdown .....lo ngojol kek, apa kek..Hadehhhhhhhhhemoticon-thumbdown
Malah ributin soal kenaikan gajinya ts gini emoticon-Ngakak (S)
Padahal itu masih masuk akal lho karena saya pernah mengalaminya sendiri emoticon-Big Grin
bro itu rumah ibunya sertifikat hak milik toh??? (klo di liat2 klimax problem ente gara2 rumah ibu ente deh) knapa ga di agunan kan saja sertifikat hak milik nya buat dpet pinjaman dari bank yg lebih bersahabat? toh buat bangun rumah nya ibu ente juga kan??? klo pinjaman online mah udh pasti bner2 jahat itu mah kyk lintah darat kelaparan wong pinjaman 1 juta ajj cman dpet 6 ratus ribuan tpi bunga nya gede banget perbulan nya, klo telat kenas cas lg, ada2 ajj ente mah.
Balasan post cloning.ortillo
Quote:


Kalau naik jabatan mah bisa aja, misal dari staff jd supervisor atau kepala divisi
Tapi org model TS gini, dikasih pinjeman berapapun jg gk bakal selesai, krn udah kebiasaan ngutang

Di ktr gw ada org model TS gini, banyak yg bantuin, tapi tetep aja ngutang mulu
Alasan ini itu mulu, dari yg tdi nya banyak mau bantuin, sampai gk ada yg mau bantuin lg

Krn udah kebiasaan ngutang, uda dibantuin buat lunasin, eh pinjem sana sini lg
Org model gini musti disita harta2 nya sampai habis, baru bisa kapok. Percaya dah, gw uda byk nemuin model gini

Kalau cuma ngutang sekali2 krn kebutuhan mendadak, pasti temen deket & keluarga masih bantu
Kalau sampai keluarga/temen aja gk mau bantu lg, artinya uda males krn ngutang mulu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jonetgame dan 2 lainnya memberi reputasi
Balasan post cloning.ortillo
Quote:


Alhamdulillah gan, gaji saya memang naik segitu. karena habis launching program untuk perusahaan. Saya buat aplikasi stock opname bisa via barcode, digitalisasi laporan hasil produksi, sampai digitalisasi qc passed yang terintegrasi dengan barcode. kalau agan merasa saya berbohong, agan bisa wa saya, nanti saya kirimkan slip gajinya. saya cuma nitip, tolong doakan saya agar saya bisa segera menemukan solusi dari permasalahan.

dan terima kasih semuanya yang sudah memberikan kritik dan sarannya.

alhamdulillah, berkat saya share thread ini, saya menjadi lebih terbuka untuk membicarakan masalah ini dengan keluarga saya, termasuk dengan atasan saya.

profile-picture
drummer.galau memberi reputasi
Balasan post sumanta978
Quote:


Sure, sure.

Jangan lupa kalau nanti sudah dibantu ama kantor untuk pinjaman yg kali ini, tar hutang lagi yang ketiga kali. emoticon-thumbsup
profile-picture
rebelx memberi reputasi
makan tuh cinta...... lu kabur aja ke kota lain, ganti nama dan permak muka
Sorry to say gan, dengan cerita ente di atas kl menurut saya, dr awal keputusan menikah itu keputusan yang salah.. krn secara keuangan agan belom siap.. menikah itu ga sesimple itu, cadangan cash minimal harus ada, dan lg nilai hutang itu maksimal harusnya 30% dari pendapatan, supaya yang lain ga keteteran.. trus pilihan untuk gamau tinggal di rumah ortu juga salah, dalam kondisi ini lebih baik gabung sama ortu, agan bs save lg 600 rb.. memang ga enak kl tinggal d rumah ortu, tp menurut saya ini konsekuensi agan krn menikah saat keuangan agan belom siap.. sorry saya juga ga bs bantu, cuma saya bs kasi saran, kl agan kepepet, dengan skill yang agan ceritakan di atas, agan bs nawarin 1-1 ke perusahaan kecil untuk dibuatkan sesuatu yang sesuai dengan skill agan, jgn lupa sampaikan keuntungan apa yang bs didapat perusahaan tsb dengan gamblang, bikin surat penawaran.. emang gak mudah, harus siap ditolak dihina dll, tp kl agan nya memang niat ini bs jadi jalan keluar, atau bahkan ke depannya bs bikin perekonomian agan lbh baik, kalo hanya meminjam2 agan ga akan upgrade diri dan ga akan keluar dr zona nyaman agan, nanti kepepet lg yg dipikir pasti minjem lagi, akhirnya jd lingkaran setan ga akan keluar2, terbukti dl permah utang waktu kepepet jalan keluarnya agan hutang lg kan.. ga menutup kemungkinan di kemudian hr akan gt juga, ato bs tambah pusing.. banyak loh gan jaman skrg yang bs jd uang tambahan cuma kitannya aja mau apa engga.. contoh ni, ini hanya contoh yaaaa bbrp bulan lalu di jkt ada launching sepatu merk "x" yang harga retail nya cuma 3 jt an, dan bsk bsk nya harga pasar sepatu itu tembus di atas 5 jt, memang susah dptnya harus antri sampai seharian, begadang dll dan untung2 an juga dptnya tp hal sesimple itu bs ngehasilin uang sampingan loh, saya yakin ga semua yg antri pecinta sepatu ada bbrp dr mrk yg cuma cari untung aja dr sepatu itu.. mgkn agan bs lbh peka sama peluang2 sepele kaya gt yang bs mmenghasilkan lebih untuk sampingan, kettimbang hanya fokus hutang dan fokus bayar.. semoga tanggapan ini bs membantu, mohon maaf kl ada salah kata.


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di