alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Krakatau Steel Rugi, JK Singgung Daya Saing RI Kalah dari China
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d27fc7c6df23119d02347d0/krakatau-steel-rugi-jk-singgung-daya-saing-ri-kalah-dari-china

Krakatau Steel Rugi, JK Singgung Daya Saing RI Kalah dari China

Tampilkan isi Thread
Halaman 3 dari 3
Realistis aja
cina barang murah kualitas lumayan bagus yah pasti laku

KS masih jadul teknologi nya
SDM nya juga itu2 aja masih sanak sodara yang turun temurun

emoticon-DP
profile-picture
kaiharis memberi reputasi
600 karyawan diganti mesin hemat gaji karyawan.perusahaan cuma menggaji 70 orang.
PT POS juga ngga efisien kebanyakan karyawan,tiru milik swasta cabang milik mitra dan kurirnya tenaga lepas.
lakukan yg terbaik
"Pasar" baja di Indonesia itu terdiri dari dua golongan, secara sederhananya ...
Ada pasar yang berkaitan dengan masalah tehnikal, dimana masalah spek merupakan keutamaan, masalah harga nomor dua.
Pasar lain, berhubungan dengan perihal asesoris, tambahan, yang mana dari sisi spek tidak terlampau persyaratan yang ketat. Semisal untuk pagar, pipa tapi dibuat cagak antena, perabot/furniture tertentu (terkait selera konsumen).

KS mainnya di pasar yang mana ?
Jumlah produk (supply) dengan jumlah permintaan (demand) yang ada di masyarakat 'gimana terkait jenis pasar yang dipilih ?
Kalo ada kelebihan 'dikit-'dikit mengapa tidak melirik pasar di luar ?
Dimana terkait dengan kemampuan negara pembeli, tidak selalu harus ditukar dengan mata uang. Bisa barter dengan komoditas lainnya, ala pak Habibie. Itu logis, kok.

Tapi sebelum itu perlu juga ditinjau lebih lanjut.
Semisal kalau KS mainnya pada pasar dari jenis yang pertama, kemudian bila diketahui pesatnya proses pembangunan di banyak daerah yang mana jenis pembangunannya secara tehnikal membutuhkan jenis baja tertentu yang diproduksi oleh KS, namun didapati ternyata demand-nya tidak sesuai dengan yang diperkirakan.

Apa yang menyebabkannya ? Jalaran' ne nopo ?
Apakah itu semata disebabkan karena selisih harga ?
Ataukah karena telah terjadi praktek penyelewengan terkait kualitas proyek bersangkutan ?
Atau karena yang mengerjakan proyek itu memang tidak tahu apa itu namanya spek ? emoticon-Big Grin

Itu nanti khan berhubungan juga dengan berapa banyak impor yang dilakukan oleh Indonesia.
Terkait hal ini, kita kemudian perlu bicara mengenai masalah bahan baku/sumber daya alam yang digunakan.
Apakah bahan bakunya itu asli dari Indonesia ?
Kalau memang iya, tidak laku ya tidak menjadi suatu masalah.
Karena itu adalah milik dari generasi penerus, atau kalau bicara dari sisi orang bisnis yang mengedepankan profit, itu adalah tabungan untuk proses pembangunan di waktu yang akan datang.
Emangnya, begitu proyek ini itu selesai, kemudian di masa mendatang tidak akan ada proyek lain ?

Disebabkan karena keberadaan/letak Indonesia yang ada di daerah "cincin berapi", dengan sendirinya ... resiko tertimpa bencana/musibah akibat munculnya fenomena alam terkait juga besar. Resiko "kehancuran" yang besar dengan sendirinya harus diimbangi dengan kemampuan rehab/revitalisasi/rebuilding yang sepadan.


Diubah oleh bingsunyata
Sebenernya daya saing ri bisa kuat, kalo orang indo sendiri beli barang dari ri. Jgn beli barang orang, agar menumbuhkan daya beli masyarakat
profile-picture
soljin7 memberi reputasi
pendapat saya sebagai pengguna, memang kualitas barang dr KS untuk industri baja stamping itu sedang cenderung ke jelek untuk membuat part otomotif tp harganya sedang cenderung ke mahal, dengan kualitas yg sama jika di banding dengan barang dari luar negri bisa lebih hemat dr pembelian baja stamping, dr sisi perusahaan jd bisa cost down untuk biaya barang mentah. bukan tidak cinta produk dalam negri sendiri, cuma klo dapat barang lebih murah dan kualitasnya sama serta pajak yg d bayarkan dr produksi sama untuk negara, sebagai konsumen lebih memilih dr luar( tidak semua produk )

Ini pendapat saya saja sebagai pekerja di bidang baja stamping yg pernah memakai produk KS,
Halaman 3 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di