alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Tech / Computer Stuff /
Windows 7 akan berhenti beroperasi, apa dampaknya bagi pengguna windows?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ce41eac5cf6c47883484ec4/windows-7-akan-berhenti-beroperasi-apa-dampaknya-bagi-pengguna-windows

Windows 7 akan berhenti beroperasi, apa dampaknya bagi pengguna windows?

Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 3
Ga berdampak bwt ane emoticon-Big Grin
Balasan post sianaksusu
migrasi ke win 10 bayar gan..dulu di 2016 pernah disarankan untuk upgrade ke 10..pas ane coba upgrade ke 10, 1 tahun ke mudian di 2017 lisensi windows 10 harus dibayar...emoticon-Cape deeehh
Terlalu banyak kenangan sama windows 7 ini emoticon-Mewek
Balasan post warrysangru2
ada notice screen nya ga kepo bat, sampe skrg gw pake windows 7 blum ada notice
Quote:


Itu kalau Win7 SP1 terpasang gan..
Balasan post sianaksusu
nice logic broo, selama gada masalah

lanjuut teruusss emoticon-Big Grin


Quote:


Spek receh memory 32gb

Ini mah minimal Z320 hahahah
temen ane malah masih windows 98. pentium 4 . Buat game doang emoticon-Ngakak
Quote:


Betul, secara default dan basicnya Windows 10 itu nggak jauh beda dengan Windows 7. Tapi karena pada umumnya perangkat terbaru (baik itu notebook, pc, mini pc, tablet) yang biasa dipakai oleh home user hanya diberikan 2 pilihan edisi sistem operasi: Windows 10 Home dan Windows 10 Pro.

Kedua edisi OS tersebut dijejali banyak apps bawaanyang sebenarnya nggak begitu penting (bloatware), dan hal inilah yang membuat kedua edisi Windows 10 tersebut terasa lebih berat ketimbang Windows 7. Karena pada saat booting dan startup akan jauh lebih banyak file / data yang harus diload ke memori RAM. Alhasil beban I/O dari system storagenya bertambah (terlebih lagi untuk storage hdd konvensional yang hanya bisa load ~120 iops).

Coba saja bandingkan Windows 10 versi enterprise dengan Windows 7 di perangkat yang sama. Saya yakin pasti akan banyak mindset pengguna yang mungkin berubah. Inilah "inti" dari Windows 10 yang sebenarnya. Karena di edisi ini nggak ada bloatware apps nya. OS dengan fitur yang lebih modern dan lebih efisien ketimbang Windows 7. Cuma sayangnya versi enterprise ini nggak ada license retail seperti edisi Home ataupun Pro.

Quote:


Windows XP, 7, 8, 10 itu termasuk keluarga Windows NT juga, hanya saja kelasnya adalah desktop. Segmen pasar untuk kelas server ya pastinya Windows Server, untuk segmen ditengahnya ada edisi enterprise (ini adalah kelas desktop juga tetapi lebih ditujukan untuk lingkungan workstation, lab, kantor, etc).

Dan versi enterprise ini mungkin akan "awet" berhubung layanan updatenya untuk jangka panjang (long term service), kalau nggak salah 2 tahun sekali untuk pemuktahiran major versionnya, termasuk penambahan fitur baru. Sedangkan kalau untuk security update, minor update sepertinya akan sama dengan edisi desktop dan atau edisi server.

Dari segi kernel, urutannya sari yang terbaru: kelas desktop (Home/Pro) > Enterprise > Server. Jadi secara kasarannya bisa dibilang OS desktop adalah "barang percobaan" emoticon-Big Grin untuk kemudian diterapkan ke kelas OS yang lebih tinggi. OS lainnya pun banyak yang menerapkan hal ini, bahkan hardware seperti processor pun sama... diterapkan dulu fitur terbaru di kelas cpu desktop (eg: core i3/i5/i7 kemudian baru diaplikasikan fiturnya untuk Xeon).
Lihat 2 balasan
Balasan post venantius
Manggut-manggut ...
Terkait pembaruan ini, yang saya agak 'gak mudeng mengenai kebijakan yang diambil oleh Microsoft terkait pembagian segmen itu. Apakah mereka memperbarui (wint 7 ke win 8, misalnya) disebabkan olehprogram yang ada telah dikembangkan sampai batas limit yang dimilikinya, ataukah semata karena ia harus mengikuti perkembangan hardware ?
Karena pada level tertentu (rumahan/home) win xp pun masih dapat digunakan, walau kemudian memang harus diakui ada beberapa hal mengenai "lubang keamanan" yang harus diwaspadai, kalau itu ingin dipakai untuk jaringan internet. Bahkan dikantor saya saja masih ada dua yang pakai win xp (asli). emoticon-Smilie
Quote:
Windows 10 berat itu benar.
Saya merasakan sendiri waktu saya install Windows 10 ke laptop2 lama yang berisi XP atau 7.
Install-nya sampe bosan nunggunya.
Booting-nya juga lama.
dst...
Saya tanyakan ke penggunanya: apakah ingin dibalikin ke Windows 7 supaya enteng, dia jawab: YA.

Selain itu, waktu di Windows 7 saya berfoya2 dengan RAM 8GB.
Pas di Windows 10 saya ber-kali2 kehabisan memory.
Diubah oleh neko
Balasan post venantius
@bingsunyata Saya rasa sih keduanya, baik soal program dan juga hardware.

Sejauh yang saya tau soal pembagian segmen itu, perbedaan antara kelas desktop dan server, salah satunya adalah soal dukungan terhadap hardware tertentu secara spesifik (dilimit melalui kernel).

Misalnya soal kapasitas memori RAM, di Windows 10 Home dibatasi 128GB, Pro dan Enterprise 512GB. Windows 10 Pro bisa mendukung konfigurasi 2 cpu (secara fisik), Windows 10 enterprise bisa mendukung konfigurasi 4 cpu, yang artinya memungkinkan penggunaan prosesor seperti Intel Xeon dan AMD Epyc dalam konfigurasi dual atau quad (dengan pemasangan RAM tipe ECC pastinya).

Sedangkan Windows 10 Home hanya dapat mengenali 1 konfigurasi cpu saja. Jadi walaupun tetap bisa menggunakan prosesor seperti Xeon dan Epyc, tapi disini hanya bisa 1 saja.

Selain soal tipe hardware tertentu, pembagian segmen OS Windows juga dibedakan dari segi fitur-fitur (terutama di networkingnya yang saya tau sih), misal untuk Windows Pro sudah pasti support untuk join (login) ke jaringan ADDC (Active Directory & Domain Controller), sedangkan di Windows 10 Home nggak bisa join ke jaringan yang menggunakan ADDC. Untuk Windows 10 Enterprises kalau nggak salah ditambahkan fitur SMB Direct. Dan soal Remote Desktop (RDP) hanya Windows Server saja yang bisa multi session.

Lalu mengenai Win XP ke Win 7 ke Win 8 lalu ke Win 10, sejauh yang saya ketahui soal pengembangan program itu juga terkait soal protokol jaringan. Misalnya protokol SMB v1 yang sudah nggak bisa lagi di Win 10 (sehingga sepertinya Win XP nggak bisa lagi terkoneksi ke folder / printer sharing Win 10 dan sebaliknya).

Win XP pun saya masih pakai di jaringan di rumah, bekas peninggalan di kantor dulu.... Masih terkoneksi ke internet, firewall juga dalam keadaan off. Hanya digunakan sebagai penghubung ke jaringan vpn dan menyediakan dns resolver bagi komputer lain di jaringan. Sejauh ini sih amam-aman saja karena nggak ada aplikasi browser terpasang, dan juga vulnerability protokol SMB nya juga nggak bisa dieksploit karena komputer lainnya udah pakai windows 10 yang notabene nggak support koneksi ke SMBv1.





Quote:


udah coba komputer ini blm gan? saya punya nih komputer. ukuran sekecil hape nokia jadul. bisa masuk kantong. CPU intel atom quad core 1,4ghz pake win 10 home dgn ROM cuma 32GB saja. dan RAM 4GB. dgn ROM yg cuma 32GB sangat tidak bisa di update(auto penuh) tp dgn ukuran penyimpanan sekecil itu dgn prosesor yg tidak terlalu kencang tp buktinya windows ini sangat enak no ngelag tanpa adanya bloadware atau aplikasi sampah. kalopun ada tinggal di buang aja, beres.Windows 7 akan berhenti beroperasi, apa dampaknya bagi pengguna windows?

Diubah oleh basuseto
Quote:


berat itu tergantung. memang di windows XP tidak banyak file untuk di loading ke memory jd kinerja hardisk tidak banyak terkuras jd gesit. lain hal dgn WIn 7 dan Win 10 dgn ukuran file lbih besar menuntut hardisk bekerja ekstra keras jd terjadi kelambatan. tp ada solusi klo laptop lama km bisa jalan di Win 10. cukup dgn RAM 4GB dan SSD 128GB. dijamin ngacir. saya masih pake AMD Atlhon II dgn RAM 4GB dan SSD 128GB. auto ngacir. padahal dulu tahun 2011 komputer ini pake WIn XP trus tahun 2012 pake WIn 7. akhirnya 2017 pindah ke WIn 10 dgn mengganti HDD ke SSD saja. saat ini masih dipake ngantor tiap hari. lancar
Quote:
Quote:
Dari salah total terus direvisi jadi tergantung emoticon-Big Grin

Quote:
Makasih sarannya.
Tapi SSD bekas mSata (laptop saya ada slotnya) 32GB aja udah 200rb emoticon-Hammer
Kalo 120GB 2.5" baru sekitar 300rb, tapi berarti harus nendang HDD lama karena slotnya cuma 1.
Quote:


kalo win 10 berat itu salah. tp berat itu yg seperti apa? setelah di teliti yg bikin Win 10 berat itu rupanya file sistem dan aplikasi kekinian yg sangat besar. makanya jika komputer lama kamu berat di instal Win 10 ya ada benarnya. tp jg ada salahnya. benarnya jika komputer km masih pake hardisk. seandainya komputer di upgrade ke SSD maka Win 10 berat itu akan hilang. ya buktinya komputer saya pun masih pake komputer jadul.

kalo slot SATA km cuma 1 buah solusinya DVD di laptop km buang, itu jg gak pernah di pake. lalu beliin enclosur HDD for DVD laptop. nanti SSD masuk di bekas HDD lama trus HDD masuk ke drive DVD. km modal 400rb laptop jadulmu jd kenceng.
Quote:


Wajar saja kalau rom nya menggunakan e-MMC atau jenis chip nand embedded lainnya. Soal gesit apa nggaknya sistem mengeksekusi program itu tergantung dari random i/o throughput di storagenya, nggak begitu tergantung sama kecepatan cpunya. Proses yang hampir sama seperti pada saat booting dan startup sistem operasi.

Kalau program udah running dan memproses suatu instruksi, itu bisa beda lagi pengalamannya. Mungkin lag dan gesit tersebut akan jadi membosankan apabila ternyata prosesnya berlangsung juah lebih lama. Hal sebaliknya mungkin juga bisa terjadi, proses startup sistem operasi hingga mengeksekusi program terasa lag dan nggak gesit, tapi ketika program udah running dan menjalankan suatu instruksi, prosesnya ternyata lebih singat dari yang diperkirakan.
profile-picture
warrysangru2 memberi reputasi
Quote:


kalo ini udah beda gan. kita kan fokus bahas Windows 10nya. klo soal menjalankan instruksi dan ternyata lambat ya ini urusan CPU dan GPUnya. jd tergantung kita pake aplikasi apa. klo kerjaan kita biasa di grafis trus komputer jadul cuma upgrade SSD ya percuma gak dongkrak kinerja. klo komputerku jadul AMD Athlon II di samain dgn core i9 ya sama aja saat booting dan loading aplikasi. saat render aplikasi 3D baru kelihatan mana yg lemot dan mana yg gesit
Quote:


saya jadi nggak fokus dengan bahasannya mungkin karena soal mini pc yang agan tunjukkan itu... berhubung juga di beberapa post terakhir kan membicarakan soal windows 10 yang lebih berat dari windows 7. Yang pasti "core" os dan feature di windows 10 itu banyak penyempurnaan, termasuk dari segi performance, sekalipun lebih banyak proses yang diload ketimbang windows 7.
profile-picture
warrysangru2 memberi reputasi
Quote:


betul. memang ada beberapa penambahan fitur pada windows 10. tentu fitur ini akan beda mulai dr versi home sampai versi enterprise. tp adanya fitur ini tidak ada peningkatan berarti dr segi spek hardware yg di butuhkan. baik itu Win 7 maupun Win 10 tidak beda jauh. RAM yg di butuhkan jg sama, spek CPU jg sama. kalo ada yg merasa Win 10 lebih berat itu krn memang dlm sistem sedang loading beberapa file yg besar. maka seperti saya bilang supaya komputer dual core lama bisa jalan pake Win 10 dgn mulus lancar ya ganti HDD ke SSD.
Lihat 1 balasan
Halaman 2 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di