alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Sains & Teknologi /
Reorganisasi LIPI, agar ada Kreativitas dan Mobilitas, bukan cuma Ngumpul Teman Lama
5 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d006bd15cf6c40a8513a91a/reorganisasi-lipi-agar-ada-kreativitas-dan-mobilitas-bukan-cuma-ngumpul-teman-lama

Reorganisasi LIPI, agar ada Kreativitas dan Mobilitas, bukan cuma Ngumpul Teman Lama

Tampilkan isi Thread
Halaman 3 dari 4
Mending direorganisasi biar bagus atau tutup aja sekalian biar ngga buang2 duit.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Masalah penelitian di Indonesia carut marut dari hulu ke hilir.
Pendanaan riset memang jd peer utama. Tp juga masalahnya penelitian kita banyak digembosi oleh birokrasi yg ga jelas. Udh nyari dana susah, digembosi lagi.
Ditambah lagi sistem di LIPI masih tradisional agak sikut2an, yg senior jelas lebih banyak keuntungan walau gak banyak hasilin riset.

Ya makannya pada kabur ke luar negeri.

Tp utk negara ini pada masa bodoh sama riset, masih pada mikirin kebtuhan dasar dan isu sara hoax
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh rhaul
Semangat penelitiannya dan ilmu pengetahuannya kalah bersaing dengan kepentingan pribadi dan kelompok.

profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Reorganisasi wajar. Pertanyaannya siapkah divisi divisi kerja yg ada di LIPI untuk mengakomodasi hal itu. Jangan sampe gara2 reorganisasi gaji jdi telat, tunjangan macet, dana perjalanan dinas menghilang dan apa apa ditalangin pegawai dulu. Repot sama gak becus beda tipis cuy. Btw semoga ane bisa jadi phd juga biar bisa jadi kek peneliti2 lipi bergelar Dr. emoticon-Cendol Gan
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan jagotorpedo memberi reputasi
Balasan post masmomon
Quote:


Eleh, ente gak baca ya.

Masalah inti adalah

SDM peneliti kurang banyak
Antara peneliti bidang satu dengan bidang yg lain tidak saling sinergi, cenderung jalan sendiri sendiri,
Dana riset terlalu bergantung pada pemerintah, yg seharusnya mereka bisa kembangkan agar dapat sponsor riset dari eksternal.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eggnostick dan 2 lainnya memberi reputasi
kerja di lipi gimana ya?
pure akademisi ya...
nunggu yg kerja di lipi komen
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
seru sih ini diskusinya
Balasan post goal481
Quote:


Riset di kampus itu sudah digalakkan dan malahan diwajibkan. Karena berkaitan dengan poin yg besar utk mendongkrak nilai akreditasi kampus.

Tapi ya motivasi nya sudah salah sejak awal, seperti dipaksa, tidak ada niatan ikhlas, hanya utk cari nilai akrditasi. Hasilnya cuman riset riset imajiner gak guna cuman menuh menuhin hardisk.

Seharusnya ada motivasi utk para peneliti supaya bisa bikin pabrik sendiri yg menghasilkan duit hasil dari risetnya sendiri. Bukan dicekokin kenaikan pangkat, gaji atau tunjangan. emoticon-No Hope
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan goal481 memberi reputasi
Quote:


Baguslah ada kesadaran dari pendapat seperti agan, tidak gampang untuk mencapainya. Ane mengharapkan pihak yang membaca agar bisa menularkan prestasi ini terhadap yang masih terbelakang pada persoalaan baik dana maupun birokrasi.

Ane yakin kita terutama Indonesia seharusnya di sejajarkan dengan negara-negara dengan sdm mereka diatas rata2 dari kita jikalau ada kabar dogma2 praktis udah menjadi viral yang mungkin saja dapat mengganggu kelangsungan riset dan hal2 apa aja. *maaf ini curhat noh

Kita harapkan saja dari usaha dan doa pasti tidak menghianati hasil apapun karena sudah berkontribusi dengan baikemoticon-Salam Kenal
profile-picture
profile-picture
eggnostick dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
ngapain ngurusin ginian bray. mending jadi negara penghasil yutuber aja, baru ane liat skrg snmptn ada seleksi untuk yutuber emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Ketahuan sekali itu, kampusnya ingin terkenal dan lebih diminati supaya dapat lebih lebih terus emoticon-Ngacir2
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan slarkkk memberi reputasi
Klo denger dr cerita temen w yg meniti karier akademisi. Dia sering cerita emang sumber halangan utama pendanaan. Klo misalnya cari dana dari luar (sponsor) itu proyek penelitian harus memiliki nilai jual. Sementara yang namanya riset itu berkelanjutan yang artinya hasil riset belum bisa langsung menjual dan masih tahap mencari tahu alasan.

Soal birokrasi w gak tahu, tapi yg pasti idealnya hasil riset dan penelitian akademisi atau peneliti ahli cuman berakhir sebagai proyek penelitian dan masuk arsip kepustakaan. Sejatinya itu riset dan hasil penelitian bisa jadi latar belakang/ pemecahan masalah di masyarakat. Intinya sama pihak pemerintah cenderung di cuekin

Karena latar keilmuan w sosial, sering banget hasil tulisan peneliti atau dosen asing-aseng itu justru di luar negera mereka. Sebagai contoh ilmu sejarah, sering w temuin buku2 yang mengupas sejarah kebudayaan Indonesia itu banyaknya dari orang bule. W pernah denger seminar yg ngundang bule peneliti sejarah Indonesia, dia bilang alasan dia neliti di Indonesia karena lahan subur (karier dan rejeki) dan masih banyak yg belum garap atau di garap.

profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan lyndonbaines memberi reputasi
bau-bau anggaran nih, gelar tiker ahhh

emoticon-Toast
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Menurut ane lomba teknologi tepat guna ya cuman sebatas event aja tidak ada follow up lebih lanjut dari LIPI setelah event lomba selesai..
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Quote:


Gagal Gan...
emoticon-Leh Uga
profile-picture
simsol... memberi reputasi
Bubarken aja...
kerjaannya cuman nunggu gajian..
lagi lagi tentang dana yang jadi polemik emoticon-Hammer (S)
Makanya banyak peneliti pindah negara
Quote:


sebenernya kalau hal yg seperti ini sdh banyak gan, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. tapi ya memang anak negeri kita lebih demen daftar cpns daripada dftar beasiswaan
selama masih dipegang pemerintah pasti masih ada unsur politisnya,
berat untuk berkembang
Halaman 3 dari 4


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di