alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Aku seorang pengusir hantu
4.9 stars - based on 181 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/576ec08e9e74042b738b4569/aku-seorang-pengusir-hantu

Aku seorang pengusir hantu

Tampilkan isi Thread
Halaman 71 dari 73
Balasan post benandino
Masih Ada kelanjutannya masbro? Ceritanya menarik,ditunggu kelanjutannya,thx
profile-picture
benandino memberi reputasi
Kenyataan

Satu

Tak pernah gua sangka hempasan itu membuat gua tiba ditempat yang sama sekali tidak gua ketahui, apakah gua sebenarnya sudah mati? Apakah ini alam lain? Gua sangat asing dengan suasana ini, gua berada disebuah ruangan kosong yang gelap, awalnya gua hanya diam saja karena masih belum mengerti situasi yang terjadi, sampai tiba-tiba ada suara yang membuat gua penasaran, pembicaraan ini dalam bahasa jin tapi entah kenapa gua paham dengan apa yang mereka bicarakan.

Gua mendengar samar-samar suara mereka, mereka sedang membicarakan penyerangan di Qayen, gua mencari sumber suara tersebut, ternyata disini adalah istana yang sangat besar, cukup lama gua mencari sampai akhirnya gua menemukan siapa yang mengobrol tersebut, ternyata kucing yang menghempaskan gua, dia sedang mengobrol dengan seorang pria dewasa dengan seekor elang ditangannya.

"Bagaimana Agares, rencanaku akan membawa kita duduk di singgahsana langit dan kita akan membuat Rafael, Michael, Azrael, bahkan Gabriel akan hancur dan mereka akan hina seperti kita." Kata kucing itu

"Sudahlah Baal, sejujurnya aku tak yakin." Kata Agares

Tiba-tiba ada seseorang yang masuk, gua sangat hapal dengan aura iblis ini, dia adalah Paimon.

"Lord Baal, Lord Agares, aku sudah menyiapkan pasukan, kapanpun kalian siap." Ucap Paimon

"Apalagi yang kau pikirkan Agares?" Kata kucing itu yang ternyata Baal

"Baiklah mari kita bergerak."

Agares, Baal dan Paimon pergi keluar, gua mengikutinya secara diam-diam, lalu gua melihat ada banyak iblis disini dari golongan Al-Ifrit, Al-Jann, Al-Arwah, bahkan As-Syaiton, gua juga melihat Tannia, Malpas, Cimeries, dan Gremory diantara mereka, karena gua masih tidak mengerti apa yang terjadi gua tetap bersembunyi. Setelah itu, gua lihat Baal, Agares, dan beberapa Iblis terbang, total Iblis yang terbang ada 7 iblis, 4 diantaranya gua tau, yaitu Baal, Agares, Paimon dan Gamygyn dan 3 diantaranya gua tidak tahu, tapi gua rasa Vassago dan Amon ada diantara 3 itu dan gua tidak mengenal satunya lagi.

Agares terbang meninggi dan dia mulai berbicara, hingga semua jin menyimak ke Agares.

"Sudah lama kita terbelenggu, mulai saat ini kita akan melakukan penyerangan kepada manusia, sudah lama sekali kita tidak pernah membunuh manusia, kita akan hancurkan peraturan itu, terserah dengan peraturan langit, kita sebagai makhluk yang paling sempurna, jangan mau kalah dengan penduduk langit!" Ujar Agares dengan sangat bersemangat

Semua iblis berteriak termasuk Tannia, gua tidak menyangka Tannia ingin membunuh manusia bahkan dia sangat bersemangat, lalu mereka terbang entah kemana, gua mencoba mengikutinya tapi itu mustahil, gua mencari cara untuk ikut bersama mereka sampai tiba-tiba ada jin berbentuk monyet dengan kepala anjing yang mendekat ke gua.

"Kau manusia?" Tanyanya

Oh tidak, gua ketahuan.

"Aku yang mengirimmu kesini dari masa depan, namaku Gusion." Lanjutnya

"Maksudnya?"

"Lihat tubuhmu."

Gua seketika terkejut karena tubuh gua berubah menjadi mirip belalang, lalu Gusion tertawa.

"Apa-apaan ini." Kata gua kesal

"Sihirku belum sempurna." Katanya

Sebenarnya gua jijik dengan penampilan ini, tapi apa daya ini untuk penyamaran.

"Ikut aku mengikuti mereka dan ingat satu hal Ben." Katanya

"Apa itu?"

"Bukan hanya aku yang tahu kau datang dari masa depan, kau diam dan lihat, agar kau tahu kebenaran."

Gua diam saja, lalu gua dibawa ke Qayen dan betapa terkejutnya gua, Agares menggerakan bumi dan membuat bumi bergetar hebat, Qayen hancur seketika, seketika hancur peradaban yang dibangun, sebesar inikah kekuatan iblis. Gua sangat terpaku dengan kejadian ini, sampai gua kaget karena tiba-tiba Tannia berada dibelakang kami.

"Kau berkhianat Gusion?" Katanya

"Percaya padaku Seere, dirimu bukanlah dirimu."

Tiba-tiba Tannia mengeluarkan energi hijau yang begitu menyeramkan dan menyedot semua energi Gusion hingga Gusion berteriak kesakitan.

"Iblis hina sepertimu, bagaimana bisa kau memiliki kekuatan ini." Rintih Gusion

"Bukan aku tak mau duduk di singgahsana, hanya saja aku ingin bebas dan tidak mau berurusan dengan Lucifer gila itu." Katanya

"Kau akan mati Seere." Kata Gusion

Gusion hancur menjadi debu, gua merinding ketakutan melihat kekuatan ini.

"Manusia hina." Ucap Tannia

"Tan, ini gua Ben."

Tiba-tiba Tannia terdiam dan memegang kepalanya.

"Manusia hina, apa yang kau lakukan!"

"Ini gua Benandino, lo pemandu gua Tan, lo pemandu gua, nama lo Tannia."

Tannia mencekik gua dengan sangat kuat.

"Aku pernah dicekik olehmu, sebelum ini." Gua tersenyum kearahnya

Tiba-tiba ada suara petir menggelegar, sesuatu turun dari langit, dengan sayap yang indah dan sangat besar, dia memegang sebuah pedang yang sangat besar, pedang yang begitu bersinar.

"Itu Gabriel." Kata Tannia

Lalu Tannia pergi menjauh dan terus menjauh, gua tidak perduli dengan Gabriel atau apapun itu, gua hanya perduli dengan Tannia, gua mengejarnya dan terus mengejarnya.

"Siapa sebenarnya kau manusia hina, jangan kejar aku."

"Namaku Benandino dan aku temanmu." Gua mendekat dan memeluknya dan tanpa gua sadar tangan gua menyentuh pinggangnya.

Tannia menjerit kuat sangat kuat, lalu dia melemah dan pingsan, kekacauan juga gua lihat sudah mulai terhenti, gua menggotong Tannia untuk pulang ke rumah di Indonesia, sampai dirumah gua baringkan dia, gua mencoba bangunkan dia tapi hasilnya nihil. Lama gua rawat Tannia sendirian, lalu tiba-tiba Paimon datang dan mengacau, tanpa gua sadari ternyata ada ayah gua disini, gua bersembunyi dan menyaksikan semuanya, tak lama Paimon pergi dan ayah gua menemukan Tannia dan membawanya, gua tetap bersembunyi dan menyaksikan semuanya, jadi sebenarnya yang menyegel Tannia bukan Michael, dia berbohong. Seketika suasana berubah dan gua lihat Gusion berada didepan gua.

"Kau Gusion?"

"Haha, kau melihat aku mati ya?"

Gua mengangguk.

"Untung saja sebelum aku jadi debu aku sempat menukar tubuhku dengan kloning dan aku selamat, kekuatan Seere luar biasa."

"Kita dimana?" Kata gua

"Baal menghempasmu, aku menyelamatkanmu, yang tadi kau lihat itu masa lalu." Katanya

"Gusion, sebenarnya siapa Tannia?"

"Dia adalah temanmu."

Gua menangis mendengarnya, banyak sekali pertanyaan yang melintas dikepala gua, tapi semua belum terjawab, gua harap jawabannya akan segera datang dan semuanya akan semakin jelas.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fonsart dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh benandino
yeahhh apdett,,,

semangattt gan
profile-picture
benandino memberi reputasi
Mantap update.. emoticon-Big Grin
Btw, Gabriel itu maksudnya Malaikat Jibril as. kah?
profile-picture
benandino memberi reputasi
ada gusion emoticon-Leh Uga
ada jutsu clone emoticon-Leh Uga
ah pusing ane emoticon-Ngakak
profile-picture
benandino memberi reputasi
Update lg dong gan
profile-picture
benandino memberi reputasi
mantap apdet. Semangat gan emoticon-Blue Guy Cendol (L)
profile-picture
benandino memberi reputasi
pernah gagal kaga gan? apa selalu berhasil hantu nya di usir gan
profile-picture
benandino memberi reputasi
Balasan post benandino
Mantap ceritanya bikin penasaran terus, ditunggu kelanjutannya sampe tamat. hehe.
Semangat gan..
emoticon-Toast
profile-picture
benandino memberi reputasi
Quote:


Human error pasti pernah terjadi gan
profile-picture
bek0n memberi reputasi
Dua

Gua istirahat bersama Gusion beberapa hari karena Gusion belum membolehkan gua pergi, situasi diluar sangat kacau.

"Aku ingin bertanya Gusion, kenapa mereka sekarang terpecah belah?" Tanya gua

"Semenjak Lord Lucif mengurung Agares, mereka membuat koloni masing-masing, kelompok pembenci Agares, kelompok fanatik Agares, dan kelompok netral."

"Kau kelompok mana?" Tanya gua

"Aku yang ketiga."

"Boleh beritahu padaku siapa saja mereka."

"Catat, ingatanmu lemah," Ejeknya

Dia meremehkan gua ternyata dasar iblis monyet kepala anjing, bentuknya saja sudah terhina, hahaha.

"Baal, Paimon, Amon, Vassago, Marbas (note : Marbas berbeda dengan Malpas) dan iblis-iblis kasta bawah lainnya termasuk Gremory, Malpas, Bune, Ronobe, Focalor dan masih banyak lainnya adalah pembenci Agares, mereka membenci Agares karena Lord Lucif selalu memberikan hak spesial untuk Agares, walaupun wakil dari Lord Lucif sebenarnya adalah Baal, tapi Lord Lucif selalu sayang kepada Agares, dan membuat Baal dengki dan membujuk iblis lain untuk membencinya." Lanjutnya

"Lalu fanatik Agares?" Tanya gua

"Fanatik Agares adalah mereka yang ikut berperang bersama Agares di Qayen dan mereka tau bahwa Agares hanya dimanfaatkan oleh Baal, diantaranya adalah Gamygyn, Cimeries, termasuk Forcas, dia adalah fanatik Agares."

"Forcasnya ayahnya kak Pidah?" Tanya gua

"Ya itu, Forcas bodoh pengikut manusia."

"Gua tersinggung nih!"

"Hahaha selau Ben."

"Lanjut." Kata gua

Gusion melanjutkan ceritanya

"Kelompok Netral adalah kelompok yang menginginkan Agares tetap terkurung, karena jika Agares bebas akan timbul perang yang lain, yang mungkin akan lebih besar, seandainya Agares terbunuh Baal akan semakin berkuasa, tapi seandainya Agares menang, maka Agares akan menghancurkan apapun yang ada di hadapannya, maka dari itu gua, Saleos dan beberapa iblis lainnya tidak ingin itu terjadi." Jelas Gusion

"Kenapa Tannia berbohong?" Tanya gua

"Tentang Michael?"

Gua mengangguk.

"Dia tidak ingin kau tahu bahwa dia dulu jahat, tapi semenjak dia menyegelmu dan dia lupa ingatan hingga dia menjadi Tannia dia baru tahu kalau manusia tidak seperti apa yang dia pikirkan."

"Kau lama mengenalnya Gusion?" Tanya gua

"Lebih lama dari siapapun, Seere dia adalah iblis yang liar yang pernah ku kenal."

Rasanya gua bisa memaafkan Tannia, dia melakukan itu karena dia belum tahu dan dia pikir manusia semuanya sama dan jahat, Tannia banyak belajar hingga dia menemukan kekuatannya lagi, pantas saja Paimon mengirim Focalor, Paimon sebenarnya sadar bahwa Tannia bukanlah jin biasa, namun Paimon tidak dapat membuktikannya.

Keseimbangan dunia biarlah tetap ada dengan terkurungnya Agares, karena seandainya mereka menggulingkan Lucifer, maka mereka akan membuat perang antara tiga makhluk, dan para penghuni langit akan turun dan menghancurkan kami dalam hitungan jari, iblis dan para jin ini belum juga sadar bahwa mereka tidak mampu untuk melawan penghuni langit, tapi karena harga diri, mereka berani bertaruh nyawa, padahal itu adalah hal konyol dan sia-sia.

Naif sekali rasanya, sifat mereka sangat sampah dan begitu rapuh itulah yang membuat mereka terusir dari surga, mereka tak ada bedanya dengan manusia, walaupun diantara mereka ada yang seperti Gusion, Saleos, dan Tannia, tapi tetap saja itu tidak mewakilkan semuanya, pejuang perdamaian hanya segelintir iblis kasta bawah, tak ada koalisi, tak ada kekuatan, pada akhirnya takdir yang menentukan siapa yang akan menang. Disini gua, hanya menyaksikan, kelompok mana yang akan menang, gua duduk dan hanya bisa menyaksikan, kehancuran dunia atau keseimbangan dunia, tapi gua rasa pejuang kedamaian ini akan bertaruh hingga akhir, hingga mereka tidur untuk selamanya, gua rasa seandainya mereka kalah dan suatu saat dunia damai, nama-nama mereka akan terus terkenang, nama-nama mereka akan terus tinggi dan mereka akan menjadi pahlawan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fonsart dan 8 lainnya memberi reputasi
Quote:

nah ini ben dari bahasan kemaren mau w tanya
mereka bisa mati kah ?
para petingginya ?
profile-picture
benandino memberi reputasi
nendaaa
profile-picture
profile-picture
kiyingkiying dan benandino memberi reputasi
Quote:


Mereka bisa mati dan dikembalikan ke neraka, tempat dimana mereka berasal dan tempat dimana mereka berakhir.
Ingin tanya jawab? Dan ingin mengenal TS lebih dekat?

Gabung ke grup saja.

Link dan No. Handphone ada di pageone emoticon-army
profile-picture
heykas memberi reputasi
ninggalin jejak dulu ah
profile-picture
benandino memberi reputasi
ijin nenda gan
profile-picture
benandino memberi reputasi
yg bawa dan rawat tania ke Indonesia ben atau gimana kok alurnya aneh deh pusing 😣

emoticon-Cape deeehh
profile-picture
benandino memberi reputasi
Quote:


Tanya di telegram aja gan, biar bisa tau lebih lanjut
Balasan post benandino
Gan, ini cerita kejadian asli apa fiksi atau gimana ya?
profile-picture
benandino memberi reputasi
Halaman 71 dari 73


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di