alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Polda Metro Jaya akan Periksa Dokter Ani Hasibuan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cde2f24b41d3011474489f1/polda-metro-jaya-akan-periksa-dokter-ani-hasibuan

Polda Metro Jaya akan Periksa Dokter Ani Hasibuan

16 Mei 2019
Polda Metro Jaya akan Periksa Dokter Ani Hasibuan
Polda Metro Jaya akan Periksa Dokter Ani Hasibuan
Jakarta: Dokter Roboah Khairani Hasibuan (Ani) bakal diperiksa penyidik Subdit III Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Ia akan dimintai keterangan sebagai saksi terlapor karena menyebut kematian ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) janggal.

"Iya benar diagendakan pemeriksaan untuk dr. Ani Jumat besok," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada Medcom.id di Jakarta, Kamis, 16 Mei 2019. 

Argo mengatakan dokter ahli syaraf itu akan dimintai klarifikasi terkait analisanya menyebutkan 537 KPPS meninggal akibat racun senyawa kimia. Polisi ingin menggali keterangannya itu. 

"Diklarifikasi terkait ucapannya yang menyebut senyawa kimia pemusnah massal," beber Argo.

Dalam surat panggilan Nomor: S/Pgl/1158/V/RES.2.5/2019/Dit Reskrimsus, Ani dipanggil dalam kasus dugaan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan menimbulkan rasa kebencian individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA) dan/atau menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong sebagaimana kontens yang terdapat di portal berita tamshnews.com pada Minggu, 12 Mei 2019.

Ani diminta menghadiri pemeriksaan pada Jumat, 17 Mei 2019 pukul 10.00 WIB. Ia diarahkan bertemu Kasubdit III Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Ganis Setyaningrum. 

"Dimohon membawa dokumen yang berkaitan dengan perkara," demikian tertulis dalam surat panggilan itu. 

Panggilan ini merupakan proses penyelidikan atas laporan yang dilayangkan oleh Carolus Andre Yulika pada Minggu, 12 Mei 2019 lalu. Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/2929/V/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Ani disangkakan Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 35 Jo Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 14 dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana Jo Pasal 55 Ayat (1) Jo Pasal 56 KUHP. 

https://m.medcom.id/nasional/hukum/z...r-ani-hasibuan

Ahli Pidana: Keliru Bila Polisi Periksa Dokter Ani Hasibuan

Ahli Hukum Pidana dari Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Mudzakir mengkritik langkah polisi yang akan memeriksa seorang dokter bernama Robiah Khairani Hasibuan atau Ani Hasibuan pada besok, Jumat (17/5/2019).

Ani diperiksa di Polda Metro Jaya terkait ucapannya yang menganggap kematian ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) janggal.
Mudzakir mengatakan, apa yang dilakukan oleh dokter Ani tidak mengandung delik hukum apa pun, termasuk pencemaran nama baik atau pun UU ITE. "Itu siapa yang benci? siapa yang dihina? kalau enggak ada, ya berarti tidak ada perbuatan pidana," ujar Mudzakir kepada Tirto, Kamis (16/5/2019).

Ia menegaskan, polisi benar-benar keliru apabila melakukan pemeriksaan terhadap seorang dokter yang mengungkap kematian petugas KPPS akibat keracunan atau apa pun itu. Sehingga, menurutnya, pihak kepolisian harus melakukan evaluasi diri karena kesalahan yang fatal ini. "Karena dia melaksanakan tugas demi kemanusiaan yang adil dan beradab. Itu dihargai dong, jangan dihukum," pungkasnya.

Bikin Takut Ungkap Kebenaran  Apabila nantinya polisi benar-benar memberikan jerat hukum kepada dokter Ani, menurut Mudzakir akan berbahaya, karena setiap dokter atau pihak-pihak terkait akan takut mengungkap sesuatu kebenaran terkait dengan nyawa manusia. "Kalau itu takut, nanti negara kita menjadi anti terhadap kemanusiaan yang adil dan beradab," tuturnya.

Oleh karena itu, dirinya menyarankan, ketimbang melakukan pemeriksaan terhadap ucapan dokter Ani, lebih baik Ani diajak kerja sama dengan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan investigasi terkait temuannya yang mengakibatkan sejumlah petugas KPPK meninggal dunia. "Malah mestinya pemerintah dan kemenkes mengajak dia untuk mencoba riset bersama penyebab meninggalnya anggota KPPS.

Menurut saya polisi agak keliru menurut saya jika menilai pernyataan dia itu sebagai bentuk tindak pidana," ucapnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya akan memeriksa seorang dokter bernama Ani Hasibuan terkait ucapannya yang menganggap kematian ratusan petugas KPPS adalah hal yang janggal. Laporan polisi terhadap Ani terdaftar dalam nomor: LP/2929/V/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus tanggal 12 Mei 2019.

Ani dilaporkan dengan Pasal 28 ayat 2 juncto pasal 35 juncto Pasal 45 ayat 2 UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 14 dan atau Pasal 15 UU nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana Jo Pasal 55 ayat 1 Jo Pasal 56 KUHP. 

https://tirto.id/ahli-pidana-keliru-...-hasibuan-dKS4

21 Mei 2019 Komnas HAM Umumkan Hasil Investigasi Kematian KPPS



Komisi Nasional Hak Asasi Manusia akan segera mengumumkan hasil investigasinya terkait kematian petugas pemilu pada 21 Mei mendatang.

Komnas HAM saat ini sedang menggelar investigasi di sejumlah daerah dan mendapatkan keterangan penyebab kematian para petugas KPPS di antaranya stroke, riwayat penyakit lain dan kecelakaan.

Komnas HAM belum menarik kesimpulan namun sejauh ini tidak menemukan adanya indikasi peracunan atau kematian yang tidak wajar.

https://www.kompas.tv/article/47396/...-kematian-kpps


Kalo tidak terbukti ada senyawa kimia berarti dokter Ani Hasibuan nyebar hoax.. Yg satu nyebar hoax.. Yg satu lagi ahli hukum pidana ngebelain... Jangan kabur yah bu dokter kalo gak ngerasa salah.. Justru ibu sebagai dokter harus bisa membuktikan juga depan polisi.. 🙄🙄🙄

Polda Metro Jaya akan Periksa Dokter Ani Hasibuan
Polda Metro Jaya akan Periksa Dokter Ani Hasibuan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jims.bon007 dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh noisscat
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
dogter ini ya yg duduknya kelojotan di bante si adian pake remote dildo geter.. emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jims.bon007 dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh wasitnamntabgan
Alhamdulillah.... semoga bisa dibongkar senjata pemusnah massalnya.... di wa sudah banyak beredar nih
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
kalau ybs simpatisan gerandong sih masih okelah.
yang bahaya itu kalau afiliasinya Ikhwanul muslimin.
profile-picture
profile-picture
balineseryuu dan Kabel.Hangus memberi reputasi
Bakal melunak ga nih setelah dipriksa polisi?
Padahal ngakunya dokter, tapi hebat sekali menyebarkan informasi medis tanpa melakukan diagnosa... cuma memang terbukti strategi rocky gerung sangat tepat untuk membodohi kampret, cukup berbicara dengan bahasa rumit dan berkelit2, sudah langsung dipercaya nasbung.
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan pinkypatrick memberi reputasi
Jadi inget adu bacot ma adian
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
gokter gigi yg suka raba-raba kapan menyusul
Balasan post lynx18
Quote:


Ga usah heran sama kelakuan gerombolan ono, wong dokter gigi aja bisa diagnosa luka lebam kok emoticon-Traveller
tolong kelamin dan otaknya dipermalukan di dpn asrama putri emoticon-Salaman

klo bonus jelek miskin makin mantap itu
Quote:


Mungkin kah devide et impera?
Quote:


Point..

"terkait analisanya menyebutkan 537 KPPS meninggal akibat racun senyawa kimia. Polisi ingin menggali keterangannya itu." 

"Dimohon membawa dokumen yang berkaitan dengan perkara," demikian tertulis dalam surat panggilan itu. 


Kata pakar..

"Karena dia melaksanakan tugas demi kemanusiaan yang adil dan beradab. Itu dihargai dong, jangan dihukum," pungkasnya. 

Kata guee yg bukan pakar pidana tapi punya kelebihan ganteng cetar badai..

Bu dokter siapin dulu aja hasil lab dll yg bisa menguatkan statement doi soal 537 anggota KPPS meninggal akibat diracun.. kasian si pakar pidananya udah ngebelain sampe segitunya..
profile-picture
profile-picture
jims.bon007 dan areszzjay memberi reputasi
Diubah oleh khayalan
Tugasmu mengobatiii !! tugasmu mengobatii !! bu ani !!! bu aniii !!! jangan ikut oposisi !
emoticon-Wakaka
Diubah oleh kadalin334
lebih bisa diterima kalau dimintai konfirmasi terkait ucapannya yg menimbulkan keraguan dan keresahan yg di sampaikan di media mainstream , dia ngmg disalah stasiun tv kan.

tapi kalau dimintai keterangan karena laporan (laporan berarti sudah terduga) dari seseorang/BH terkait artikelny yg dibuat di website gajelas dan diragukan kebenarannya (artikel di tamshews yg dijadikan alasan pelapor) ya salah.


emoticon-Entahlah


Kek dokter yg ngakunya ngerti mana gurat operasi dan bekas pukulan emoticon-Big Grin
ayok coba dok di ungkap kan data2 dan kebenaran nya

kalo data salah siapin mental ya

emoticon-Wakaka
Inget film warkop dki dokter gila, yg mriksa orgil dokternya saraf juga koplaknya

profile-picture
noisscat memberi reputasi
Quote:


emang ga . .tp tendensius soale punya titel dokter
apa cuma ane yang merasa kalau rata rata dokter/tenaga medis itu memang cenderung pro 02?? emoticon-Bingung (S)
Silahkan datang dengan membawa bukti otentik klo mmg ad indikasi petugas kpps itu diracun, jangan nanti malah ngeles g jelas emoticon-Cool
Balasan post PneumonoCyclone
di acara talkshow mana gan?
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di