alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kisah Risna, 3 Kali Nyaris Diperkosa Demi Berantas Buta Huruf di Papua
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cdbbfdbfacb9518097c6da0/kisah-risna-3-kali-nyaris-diperkosa-demi-berantas-buta-huruf-di-papua

Kisah Risna, 3 Kali Nyaris Diperkosa Demi Berantas Buta Huruf di Papua

Tampilkan isi Thread
Halaman 3 dari 3
hal beginian yg harus masuk berita

bukan drama pilpress

yg loser emoticon-Tai
salut buat mbaknya tetap berjuang emoticon-Mewek

itu bang-syat dikebiri pake parang aja emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) orang kesana mau bantuin malah mau diperkosa emoticon-Blue Guy Bata (L) beneran harus dikebiri nih monyed emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)
pemerentah kemana? mendikbudnya ngapain?

harusnya kirim aja tu guru2 honorer yg sering demo nuntut pengangkatan.. kasi syarat kalo mau ngajar di pedalaman berapa tahun nanti langsung diangkat.
profile-picture
...vero memberi reputasi
Yang beginian baru bisa dikatakan sebagai pahlawan sebenarnya, bukan hanya orang yang berani di medsos kasih berita hoax sana sini ngerusak moral bangsa. Ini calon pemersatu masa depan, semoga makin banyak risna yang lainnya
Balasan post Yaag
Quote:


Ya sekarang ane balikin, elu sendiri ngerti arti 'empati' gak?

Permasalahan yang ane angkat disini adalah ane ga yakin sama kredibilitas cerita dari artikel ini. Kalo memang kejadiannya lebih parah dari ceritanya, ya jelas perempuan ini butuh perlindungan dan pelaku mesti diadili.

Empati mah empati, tong. Tapi boleh juga ada kalanya sembari ditelaah dulu sebelom loncat kayak minyak panas.
Orang berbuat baik di bilang idiot ?? memang mahabaik netijen +62 ini.

Semangat ya mbak, mulia sekali niat dan kegiatan mbak!
papua itu susah maju, mau kayak gimana juga. di pedalaman (org gunung istilahnya, udh bukan rahasia umum, yang laki judi, miras seharian, yang ibunya yang kerja) itu serius yang cowo kerjanya begitu doang, judi miras plus malak para pendatang

begitu di bangun infrastruktur , diperhatikan, yang org gunung gak dapet bagian, di provokasi opm, nembakin petugas, ntahlah

pendidikan buat warga mudanya itu yang berperan bisa jadi solusi, tapi begitu di sekolahin ke luar banyak juga yang malah teriak teriak makar,

eh ini yang gue omongin org gunung pedalaman ya, org kota sih ada yang begundal tapi lebih sedikit, dan mayoritas lebih berpikiran maju
Balasan post xphe
Lol pahami konteks nya.tidak semua perbuatan baik itu berujung baik. JD org itu yg cerdas dalam berpikir dan bertindak. Apa coba manfaat yg dia dpt dan beri dgn pergi kesana sendirian. Emangnya skrg zaman dulu apa? Berpikir pintar dan bijak. Skrg era modern, ada sistem pemerintahan, klo dia cerdas, dia bisa suarakan keinginan dia ke pemerintah, hasilnya apa? Dia akan dpt bantuan, dari dana dan tenaga, contoh bantuan dr LSM. Apalagi di Papua kini Jokowi sangat gencar dgn pendidikan dan kartu Indonesia pintar.

Coba mikir mana lebih cerdas, dia pergi sendiri, tanpa teman, tanpa pelindung hanya untuk ajarin org sana biar gak buta huruf? Trus hampir di perkosa? Itu klo gak goblok kuadrat trus apa? Dia gak pikir keluarga nya dia kuatir?

Lalu brp org yg dia ajari membaca? Pakai dana sendiri?

Sebelum mikir org lain, pikir dulu diri sendiri, pikir kesejahteraan mu, keuangan mu , keluarga mu, lalu mikir org lain.

Kau bukan bunda Teresa or sejenis nya.
Ya masalah dia sudah atau belum melakukan seperti yang agan bilang ane gatau juga. Cuma kata2 idiot itu ane kurang setuju. Inget loh ada artis kondang yang di penjara karena ngatain orang dengan kata2 tsb.
Ada beberapa gerakan yang pengen papua merdeka di sana, giliran ada yang mau bantu memajukan salah satunya bidang literasi dan pendidikan, malah diperlakukan gitu.

Yang susah bikin maju karena orang sananya nggak mau kooperatif.
Balasan post hensemjek
empati, nempati posisi lo jika dalam situasi yang dia ngalamin,

yang masalahnya, omongan lo, mengenai kredibilitas ini diraguin,

kok kaya ceritanya disepelekan.

coba gw garis bawahin "ane ga yakin sama kredibilitas cerita dari artikel ini"

itu sama ja, lo anggap yang nyerita itu cuman melebih2kan, atau bohong.

mikirr oon sebelum ngomong
Halaman 3 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di