alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Sawit Tidak Digunakan Lagi Uni Eropa, Bagaimana Nasib Sawit Di Indonesia
4.7 stars - based on 20 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cca69578d9b17177d395fe7/sawit-tidak-digunakan-lagi-uni-eropa-bagaimana-nasib-sawit-di-indonesia

Sawit Tidak Digunakan Lagi Uni Eropa, Bagaimana Nasib Sawit Di Indonesia

Tampilkan isi Thread
Halaman 8 dari 14
Balasan post Gailham
mengenai biodiesel atau bensin, kendaraan listrik is the future bro, gue yakin selama inovasi ini terus berkembang, dimasa depan biodiesel bakal jatuh juga harganya gan. liat aja tren penurunan harga minyak bumi sekarang emoticon-Big Grin . gue setuju kalau ada beberapa hal yang lebih efisien diproduksi jika menggunakan kelapa sawit dibanding tanaman lain. Tapi kenapa gak gunakan momentum ini untuk investasi ke hal yang lain? mengurangi lahan minyak kelapa sawit dan dijadikan tempat pariwisata hutan hujan misalnya emoticon-Big Grin sisa sawit yang ada dimaksimalkan untuk kebutuhan dalam negeri
Diubah oleh cendolpempek
gimana ya, kan hal ini juga untuk kelangsungan hidup anak cucu kita, untuk bisa menghirup udara segar dimasa depan nanti. toh seharusnya dlm dunia usaha ada opsi lain utk dikelola selain sawit, jangan takut miskin lah

oya btw katanya kalau tanah sudah ditanami sawit bakal susah untuk ditanami tumbuhan lain, betul gaksih? emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:


Bio Solar salah satu produk CPO bukan ya? cz di spbu udah ada.

Bisnis minyak ibaratnya kayak bisnis emas , tapi berbentuk liquid. Kalo gw sih percaya kalo fee import bbm angka nya menyentuh M/hari nya , cz yg sekelas pengecer di Papua aja bisa KAYA kok dari hasil jual beli Bbm.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
maaf bray berhubung panjang, maka ane pindah ke trit https://m.kaskus.co.id/thread/5ccf4246337f9374426af930
profile-picture
Gailham memberi reputasi
Diubah oleh 7rhapsody
Quote:


Quote:


Minyak nabati udah mendarah daging di kehidupan sehari-hari gan, mulai dari bangun tidur sampe mau tidur. Gorengan, margarin, BBM, sabun, salep obat jerawat, pasta gigi, semua ada bahan turunan minyak nabatinya. Sementara sawit itu tanaman penghasil minyak nabati paling efektif diantara tanaman penghasil minyak lainnya. Alasan Uni Eropa memakai istilah lingkungan bisa dibilang 11-12 dengan sikap LBP ketika batubara dikritik. Uni Eropa merusak alam lebih banyak dengan komoditas minyak nabati mereka, apalagi biofuel mereka cuma mampu di kadar 7% ketika punya kita udah bisa 20%.

Menurut ane gak layak lah kalo UE teriak-teriak masalah lingkungan ketika mereka masih juga merusak alam. Semacam maling teriak maling.

Disisi lain kita selaku yang jadi korban harus berbenah juga, jangan sampai kita dikencingi terus. Masak data luasan sawit kita berbeda-beda di Kementan, Kemendag, BPS, KPK?

Udah gitu aja dari ane. Kita lihat aja tahun 2021 mampu gak pemerintah counter masalah ini.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
bagus deh.. jadi ndak ada lg hutan terbakar karena mau dibuat lahan sawit.
Yg punya Perusahaan sawit jg bukan org kita gan, Bosnya org Singapur & Malaysia. keuntungannya Indo paling di bawah 50%. Yg bikin merana ya nasib para buruhnya ini. Sama halnya Pabrik Garmen di daerah Ane, Bossnya org korea bangkrut, 6000 buruhnya merana gaji gk dibayar.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Diubah oleh amoeba69
Ya sudah pakai utk dalam negeri...
Tapi menurut ane si emang sudah di selesaikan baik2...bertahap dikurangi...

Mobil sudah harus pakai listrik.
Kecuali memang utk mesin produksi pabrik atau genset buat tambah pasokan listrik..ya ini no comment deh...kalau ga pake diesel ya mao pake apa...

Dan efek dari sawit setau ane tu merusak tanah dalam beberapa tahun...tanah yg sudah di tumbuhi sawit sudah tidak bisa ditumbuhi tanaman lain lagi karena zat2 baik nya sudah terserap oleh pohon sawit...:cmiiw

profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Quote:


Kalo kasus anak-anak yang ngebantu di kebun orang tuanya masuk ke masalah perburuhan juga gak gan? Kan sawit rakyat luasannya gak seberapa dibanding sawit korporat yang bisa sampe puluhan ribu hektar.

Gak bisa dipungkiri juga budaya agraris kita masih cukup tinggi. Jadi daripada waktu anak-anak habis buat ML, PUBG mending dipake buat panen sawit.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Sawit merusak lingkungan dll gk sepenuhnya salah. Tapi sawit itu sumber minyak nabati yg paling butuh sedikit lahan lho. Ada 14 jtan lahan sawit di Indonesia dan kalau mau diganti tanaman Bunga matahari, olive, atau tanaman lainnya buat menghasilkan minyak nabati dalam jumlah sama bakal butuh sekitar 4 kali lahan dari sawit, artinya butuh 50 juta
lebih lahan. Bisa semakin rusak aja hutan, pilih mana bro?
Minya sawit mau dihilangin sama sekali? ya ente jangan pakai sampo,jangan makan oreo, jangan makan gorengan, jangan pakai odol sama sabun, jangan makan es krim, lihat aja bungkus makanan kemasan pasti banyak yg mengandung minyak nabati. Gk segampang itu bro.
Intinya sih menurut ane yg penting manfaatin lahan sawit yg sudah ada dengan cara meningkatkan hasil per hektarnya kayak Malaysia bisa ngasilin 8 ton lebih perhektar. jadi gk usah nambah lahan sawit baru lagi.
Sawit juga termasuk sumber devisa paling gede di Indonesia. Bisa bangkrut kalo di stop begitu aja.
profile-picture
profile-picture
lyndonbaines dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
gw emang bukan petani sawit...cm problem deforestrasi aja sih yg harus ditekankan bro.

kita bisa cari komoditi lain yg bisa dikembangkan di lahan bekas sawit mulai sekarang,yg mengurangi deforestrasi.deforestrasi membikin banyak satwa kita yg biasa2 aja jd langka,dan satwa yg langka jd hampir punah.kita nanti mau warisin apa ke anak cucu?lapangan kosong gersang bekas ditanamin sawit yg sudah tidak produktif lg?

ada baiknya kita ikutin tren produksi jaman now dibanding kekeh dengan cara lama yg merusak...
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
kenapa kok nggak dipakai sendiri aja gitu diolah jadi biofuel, bukankah lebih bermanfaat timbang ngejual bahan mentahnya doang ?
Quote:


Jgn bawa2 ras dong animal emoticon-Hansip
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Balasan post Gailham
kalo cuma bantu ala kadarnya (sekedar bantu) sih engga gan, tapi tetap harus dibawah pantauan dan bimbingan orang tua/wali yg sdh dewasa. emoticon-shakehand emoticon-I Love Indonesia (S)
Biarlah para pengusaha sawit khususnya di Indonesia merugi akibat adanya kebijakan baru dari Uni Eropa, toh mereka juga tak jarang ketika mau membuka lahan baru di suatu tempat kebetulan lahan yang ingin mereka garap adalah milik masyarakat kecil, mereka menggunakan cara-cara premanisme dan intimidasi agar masyarakat mau menjual lahan mereka dengan harga serendah2nya. Belum lg kerusakan hutan dan ekosistem yang diakibatkan pembukaan lahan yg sangat masif. Jadi kerugian yg bakalan mereka alami aganggap saja sebagai kutukan bagi mereka yang sudah berbuat kerusakan dan kezoliman di muka bumi. CIIMWemoticon-Marah
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
meninggalkan minyak sawit tak semudah itu ferguso emoticon-Leh Uga
Balasan post elders.bali
kuliah di EU tapi otak masih dongok dan rasis. Gunung bromo bukan gunung tertinggi di Jawa pak !!!. Rendah amat ambisi cuma setinggi gunung 2000 mdpl. Lagian Gajah Mada juga bukan org Sumatra. Dan ente kelihatan gak tau sejarah indonesia yaa. Majapahit justru besar di zamannya Hayam Wuruk dgn adipati Gajah Mada. Mulai hancur justru setelah GM wafat.
https://tirto.id/sejarah-kerajaan-ma...nya-punah-dccY


Kuliah lu di EU ttng perkebunan, supply chain, industri gak? Pernah punya pengalaman di industri kelapa sawit atau oleochemical atau energi gak?

Gak valid pendapat ente hanya karna kuliah di luar negeri tapi gak benar2 paham case nya secara holistik pak.

Jangan jadi SJW tanpa data !!!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
elders.bali dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh medan87
Quote:


uda ada tuh program b20 yg lg jalan... brakit rakit k hulu dulu..
sebagai orang kalimantan. ane sangat setuju kalo sawit dikurangi.
Balasan post c4punk1950...
Quote:


Gak cuma indo kok. Malaysia pengekspor sawit juga protes bung .
Jgn dilihat dr kacamata kuda bung. .

Eropa sangat berambisi dengan buangan gas kendaraan mereka, padahal IN FACT sumbangsih mereka tuk penurunan gas rumah kaca rendah bung, dr 30 tahun yg lalu rasio nya ya segitu aja cuma beda tipis .
Gak sadar diri. Kontradiksi dengan ucapan mereka sendiri..
Be indonesia first then the world. .

Untuk bisnis perut penguasa ? Ok acceptable, luhut doang kan ya ?
Penguasa yg lain ada ?
Memang sawit gak menghasilkan devisa tuk negara ?
Perusahaan penguasa sawit di indonesia itu siapa sih? Perusahaan asing juga main di bisnis ini .

So melihat case jgn subjektif, jadilah objektif ..
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan Gailham memberi reputasi
Halaman 8 dari 14


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di