CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Debate Club /
[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan - Part 24
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c7676dea2d19510570eb1ae/clean-debatedebate-eksistensi-tuhan---part-24

[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan

Tampilkan isi Thread
Thread sudah digembok
Halaman 465 dari 500
Quote:


Dunia sophie emoticon-Smilie
Quote:

Begitulah, itu salah satu strategi mereka agar kita menganggap lemah keyakinan kita sendiri

emoticon-Ngakak
Quote:


Selain itu? Dunia sophie itu kek semacam pengantar filsafat.
si nothing kasian bgt quot ontak gak pernah dibales
emoticon-Ngakak
Lihat 1 balasan
Balasan post fuzzyparadoxx
Quote:


Ssttc... jng bilang2 yak ... gw sebenernya klo di rl Thor lae ...

jng blang .. enih antar kitak2 aja
profile-picture
thenothingness memberi reputasi
dah konslet sepertinya emang processornya ontak inik, cuma bisa delusi & ngayal aja sekarang emoticon-Leh Uga
kalo no pict hoax enaknya nunjukkin apa ya blok? ada ide gak? emoticon-Ngakak
si nothing kalo pansos segitunya amat yak emoticon-Ngakak
Balasan post fuzzyparadoxx
Quote:


Lo ignore si nothing !! .. wah pedo ke 2 lo emoticon-Big Grin

Plerrr ketekuk ... Plerrr ketekuk
profile-picture
thenothingness memberi reputasi
Quote:


Yaaa yang paling mudah baca pengantarnya duluu zi..
Selain itu, Madilog boleh juga sih..
dalam buku sejarah tuhan karen nggak mengakui kalo muhammad adalah nabi karen cuma bilang muhammad jenius
gw masih keturunan nabi muhammad, cerdasnya nurun ke gw
Lihat 1 balasan
mereka itu sebetulnya sangat lemah itu sebab bisanya hanya merayu dan mempengaruhi
Quote:


klo si fuzzy percaya gue doi tipikal sejenis egag combo pione emoticon-Ngakak
Quote:


Nama belakang lu siapa gan,
Assegaf ? Shihab? Atau yg lain??
Quote:


tipikal pecundang licik doi skill nya cuma persuasi dan retorika

tipikal manusia menjijikkan useless emoticon-Ngakak
Balasan post thenothingness
Quote:


Justru itu... bukan bantahan tapi,
Pertanyaan kau itu didasarkan atas penggambaran pembicaraaan posting saya dengan orang lain. Sehingga kau ambil kesimpulan sesaat maka lahirlah pertanyaan mu bahwa pakem saya harus ada penyertaan gambar sebagai bukti. Jadi jelas kan? emoticon-Smilie

Selamat kalau anda muslim,

Saya bukan mas, bukan hindu, bukan buddha, bukan kristen bahkan bukan pula panteis atau semua agama yang dapat dinamai.
Tetapi saya menggabungkan hakikat keseluruhannya atau benang merahnya tanpa terikat pada syariat dan tarekat mereka.
Tanpa keterikatan liturgi, maupun kebiasaan yang menggambarkan penundukan diri dari personifikasi Tuhan sesuai kelompok masing masing.

Bagi saya, tuhan itu adalah balance of universe, yang sudah jauh dari nalar manusia, yang bukan bertindak laksana manusia, ataupun tidak berpikir layaknya manusia dan seharusnya tidak ada personifikasinya. Karena manusia sendiri bukan apa apa apalagi mengerti tentang dirinya sendiri pun tak mampu. emoticon-Smilie

Mengukur Tuhan baik dengan "sola scriptura" (hanya berdasar ayat) dan "sola fides" (hanya modal iman) adalah sumir kelas berat.

Karena latar belakang pendidikan Aero-Astro, saya melihat jagad raya dengan cara pandang berbeda.
Bahwa sebenarnya we are not worthy to put Him in personification and juxtapositioned God/YhWh/Allah or any name as if IT was mere three dimensional carbon-based mortal. emoticon-Smilie

Salam,
Balasan post fuzzyparadoxx
Quote:


Ya iyalah... karena dibilang gak percaya tuhan toh percaya ada yang lebih tinggi dari diri saya, kalau dibilang percaya juga tidak ikut kegenitan tatacara liturgi aliran tertentu. emoticon-Smilie

Pokoknya tidak berbentuk, tidak terikat, bagi saya sudah lebih dari cukup gan.
Quote:


Kalo udin ntu gabungan sapa sama sapa? emoticon-Ngakak
Quote:


Manusia muncul bergantung kepada kemunculan alam semesta.
Alam semesta muncul bergantung kepada "sesuatu".

Apakah "sesuatu" tersebut adalah infinite atau terbatas?
Quote:

Ya udah deh anggap aja joke sindiran emoticon-Big Grin

Quote:

Saya tanya, anda tidak percaya ayat, bagaimana jika bersitan pikiran itu "ayat"? emoticon-Big Grin

Jika anda menggunakan bahasa Indonesia, anda harus sadar bahwa banyak di bahasa Indonesia yang menyerap dari bahasa Arab emoticon-Smilie
Berarti apa? Pasti banyak rakyat yang tidak tahu makna aslinya sekarang dalam menggunakan kata-kata serapan tersebut.
Ayat artinya "tanda-tanda" atau "sign" emoticon-Smilie

Tanda itu misalnya, anda melihat gradien langit dari merah ke biru, itu berarti tanda matahari akan terbenam emoticon-Smilie
Lihat 5 balasan
Halaman 465 dari 500
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di