alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / Entertainment / ... / Film Indonesia /
Ave Maryam (April 2019) | Maudy Kusnaedi, Chicco Jerikho & Tutie Kirana
4 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ca48b52c342bb18567d455f/ave-maryam-april-2019--maudy-kusnaedi-chicco-jerikho-amp-tutie-kirana

Ave Maryam (April 2019) | Maudy Kusnaedi, Chicco Jerikho & Tutie Kirana

AVE MARYAM


Summerland in Association with Pratama Pradana Pic & Grafent Production

PRESENT

Ave Maryam (April 2019) | Maudy Kusnaedi, Chicco Jerikho & Tutie Kirana

______________________________________________________________________


Release Date
11 April, 2019

Genre
Drama, Romance

Cast
Maudy Kusnaedi as Maryam
Chicco Jerikho as Yosef
Tutie Kirana as Moniq
Olga Lydia as Mila
Joko Anwar as Martin

Director & Writer
Robby Ertanto

Associate Producer
Randolph Bubu

Producer
Robby Ertanto, Tia Hasibuan

Executive Producer
Marsio Juwono, Ricky Khoendarto & Budiono Widjaja

Line Producer
Sandy Sofyan

Music
Rooftop Sound

Cinematography
Ical Tanjung

Film Editing
Wawan I. Wibowo

Art Direction
Allan Triyana

Costume Design
Dame Sitorus


OST Sacred Heart by The Spouse

____________________________________________________________________

Storyline
Semarang, tahun 1998. Maryam (Maudy Koesnaedi), yang terlahir dari keluarga Muslim, ditugaskan untuk mengurus rumah biarawati di daerah Ambarawa. Maryam bertemu dengan tujuh biarawati tua dengan keadaan tidak terurus. Maryam merawat para biarawati yang sudah pensiun tersebut. Sehari-hari tugasnya membersihkan asrama, memandikan biarawati yang sudah tua dan menyiapkan makanan. Di tengah mengurus para biarawati tua, Maryam mendapat kabar bahwa gereja akan dipimpin oleh seorang pastor baru bernama Yosef (Chicco Jericho). Pertemuannya dengan Yosef sangat berkesan. Bahkan Maryam memulai hubungan lebih mendalam dengan Yosef meskipun dia tahu itu salah. Hubungannya dengan Yosef membuatnya kesulitan mengurus para biarawati. Maryam jadi sering pulang telat dan mengabaikan tugas-tugasnya. Tindakan yang dilakukannya membawanya ke dalam pertanyaan mengenai loyalitas dan komitmennya dalam melayani.


Trailer
profile-picture
general.maximus memberi reputasi
Diubah oleh cesar52
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
4 Lokasi Bersejarah Tempat Syuting Film Ave Maryam



Setelah sukses meraih penghargaan dalam festival film di berbagai negara, film Ave Maryam besutan sutradara Ertanto Robby Soediskam ini akhirnya akan ditayangkan di layar lebar di Indonesia pada awal April 2019.

Film ini bercerita tentang Maryam (Maudy Koesnaedi), seorang biarawati yang bertugas mengurus biarawati lansia di asrama biarawati yang kemudian bertemu dengan seorang pastor bernama Yosef (Chicco Jericho) dan terlibat cinta terlarang. Film yang sarat akan isu toleransi agama ini mengambil latar kejadian di Semarang. Yuk simak ulasan tempat-tempat ikonik dan bersejarah di Kota Semarang yang menjadi lokasi syuting film ini.


1. Komplek Susteran Fransiskanes

Ave Maryam (April 2019) | Maudy Kusnaedi, Chicco Jerikho & Tutie Kirana

Komplek biara yang terletak di Jl. Ronggowarsito ini menempati bekas bangunan rumah sakit yang dibangun pada abad ke-18. Selain sebagai asrama biara, dulunya komplek ini juga digunakan sebagai panti asuhan bernama PGPM (Pengurus Gereja dan Papa Miskin).

Nama Susteran Fransiskanes diabadikan untuk memperingati kedatangan sebelas suster-suster ordo Fransiskan dari kota Heythuisen pada tahun 1870 ke biara tersebut untuk membantu mengurus panti. Di samping kediaman suster, terdapat sebuah kapel berdesain interior indah seperti gereja Eropa di abad pertengahan.

Jendela kapel bergaya gotik dengan hiasan kaca patri berwarna-warni serta hamparan tegel dengan berbagai ornamen menghiasi lantai kapel. Di sekitar komplek ini juga terdapat bangunan-bangunan dari jaman pendudukan Belanda yang sampai saat ini masih difungsikan, seperti Gereja St. Yusuf Gedangan, kompleks sekolah Marsudirini, dan Sekolah Tinggi Pastoral Katekik.

Dalam film Ave Maryam, komplek ini dijadikan lokasi syuting utama dimana Maryam mengabdikan dirinya untuk merawat biarawati lansia. Sudut-sudut komplek ini ditampilkan dengan sinematografi yang sangat apik. Jika ingin mengunjungi tempat ini, jangan lupa untuk ijin terlebih dahulu dengan suster yang mengurus komplek tersebut dan tetap tenang selama peribadatan berlangsung ya.


2. Gereja Blenduk

Ave Maryam (April 2019) | Maudy Kusnaedi, Chicco Jerikho & Tutie Kirana

Gereja yang terletak di kawasan kota Lama ini merupakan gereja Kristen tertua di Jawa Tengah yang dibangun pada pertengahan abad ke-18. Nama asli gereja ini adalah GPIB Immanuel. Sedangkan, nama blenduk sendiri disematkan oleh masyarakat setempat karena atap gereja ini berbentuk seperti kubah. Gereja ini masih dipergunakan untuk peribadatan tetapi boleh dikunjungi oleh masyarakat umum di luar jadwal peribadatan tersebut. Bahkan tak sedikit pasangan yang melakukan foto pre wedding di gereja tersebut.


3. Taman Srigunting

Ave Maryam (April 2019) | Maudy Kusnaedi, Chicco Jerikho & Tutie Kirana

Taman yang berada di sisi barat Gereja Blenduk ini menjadi salah satu taman ikonik di kota Semarang. Meskipun sempat menjadi taman pasif, taman ini mengalami beberapa kali renovasi hingga akhirnnya menjadi ruang terbuka untuk rekreatif. Adanya beberapa pohon besar berdaun lebat yang mengitari taman ini membuat pengunjung betah berlama-lama bersantai di sini. Tidak hanya siang hari, malam hari pun taman ini tidak pernah sepi pengunjung yang ingin menambah koleksi foto di media sosialnya atau hanya sekadar menghabiskan waktu bersama dengan orang terkasih.

Dalam cuplikan trailer film Ave Maryam, tampak bahwa Maryam sedang berdiri di taman ini dengan latar belakang Gereja Blenduk.


4. Lawang Sewu

Ave Maryam (April 2019) | Maudy Kusnaedi, Chicco Jerikho & Tutie Kirana

Siapa yang tidak mengenal Lawang Sewu? Bangunan bersejarah yang terletak di pusat Kota Semarang ini dahulu sempat terkenal dengan cerita mistisnya. Namun, kemistisannya perlahan memudar setelah bangunan yang aslinya milik PT. Kereta Api Indonesia ini mengalami pemugaran hingga akhirnya difungsikan sebagai museum.

Nama Lawang Sewu atau Seribu Pintu disematkan pada bangunan berlantai dua ini karena banyaknya pintu dan jendela dalam gedung. Bangunan yang tepat berada di depan Tugu Muda ini buka dari pukul 07.00 sampai 21.00 WIB. Tiket masuknya sangatlah terjangkau, yaitu Rp5 ribu untuk pelajar dan anak-anak serta Rp10 ribu untuk orang dewasa.

Di dalam gedung ini terdapat sebuah undakan tangga yang sangat ikonik dan dulu sempat dijadikan tempat untuk uji nyali. Namun, kini tempat tersebut justru sering dijadikan tempat foto karena keindahan kaca mozaik yang menjadi latar belakangnya. Spot ini juga dapat dilihat dalam cuplikan trailer film Ave Maryam saat Maryam ditampilkan sedang menuruni sebuah tangga.

Nah, itu dia bangunan-bangunan bersejarah yang bisa menjadi referensi wisata kalian saat berkunjung ke kota Semarang. Mengetahui cerita di balik berdirinya bangunan tersebut menarik juga lho. Jadi, jangan hanya berfoto ria ya ! Luangkanlah waktu kalian untuk sedikit mencari tahu sejarah akan tempat-tempat tersebut. Selamat jalan-jalan !


Sumber : IDN Times
Udah bisa ditonton nih. Salah satu film Indo yg wajib masup watchlist setelah 27 Steps of Mary yg tayang adu jotos dengan Avengers Endgame nantiemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak

Spoiler for ON THE WAY:
Diubah oleh stravesrouss
DOP-nya menarik ini, Ical Tanjungemoticon-Belo
Katanya bagus ya ?


gue demen pelem pelem yg menguji iman



emoticon-Leh Uga
Gw orang Muslim tapi begitu nonton ini langsung tersadarkan betapa minimnya Representasi agama lain di Indonesia. Memberikan gambaran Toleransi beragama semuanya disampaikan dengan begitu subtle tanpa pemaksaan. Scoring, sinematografi, color grading, costume design semuanya sempurna.

Jangan mandang ini sebagai sajian tabu lantaran konteks agama yg diangkatnya. Ini lebih ke Film studi karakter yg mengangkat keindahan dibalik kegundahan hati biarawati Maryam.

4/5
Quote:

wah sudah keluar ya.. di kota ane belum keluar ni filmnya..... emoticon-Frown

Quote:


betul gan, salah satu sinematografi terbaik, kemaren menang nominasi di film pengabdi setan emoticon-Big Grin

Quote:


Semoga bagus gan, ane jg blm nonton sih krn blm keluar filmnya, ane liat crew dan castnya gausah di tanya lagi hahaha
jadi menurut ane layak di tonton ko emoticon-Smilie

Quote:


wah review positif, terima kasih gan sudah post di mari emoticon-Big Grin
Baru kelar nntn. Review gw :

1. Film ini menyenangkan scr visual. Kamera kebanyakan hanya diam dan ngeshoot kejadian dlm satu frame dgn indahnya. Setiap shotnya tenang dan cantique sekali. Setting kota Semarang dieksplor dgn bagus. Tonenya hangat, mengingatkan gw dgn film Lady Bird (utk masalah tone). Byk beauty shot dimana2. Uhh, pokonya visually satisfying bgt lah

2. Storynya sederhana tp kuat. Sgt kuat malah. Cerita ttg pergolakan batin yg lgsg berurusan dgn tanggung jwb Tuhan. Bukan cuma masalah dgn manusia lain. Makanya, spt yg gw blg ini ceritanya kuat bgt. Serius premisnya kece

3. Akting Maudy x Chicco kece bgt cukk. Chemistrynya pass, even detil mimik wajah dan gesture makin memperkuat aktingnya. Klo boleh gw blg, ini salah satu penampilan terbaik sekaligus ikonik dr Maudy Koesnadi

4. Bbrp dialog mgkn akan terdengar kaku dan cringe. Tp sbnrnya artinya dlm dan bagus bgt. Contoh : "Jika Surga aja blm pst untukku, maka buat apa Nerakamu jadi urusanku" dan "Rahasiakan ibadahamu sebagaimana lu merahasiakan aib lu", etc etc

5. Vibenya mengingatkan gw sama Ida dan Cold War karya Pawel Pawlikowski. Sama In The Mood for Love-nya Wong Kar Wai. Hening, subtle, cerita yg ga byk kata2 tp penonton bisa merasakan segalanya. Singkat, padat, tp mengena

9/10
Diubah oleh claymite
bagian ini maksa banged >>> "... tujuh biarawati tua dengan keadaan tidak terurus."

gmn critanya bisa ada even kek gitu emoticon-Ngakak
Gillllaaaaa musti nonton ni film
Review nya pada bilang bagus
Sebelum disuruh turun ma dikomplain aneh aneh emoticon-Big Grin
If You Know What I Mean emoticon-Ngakak (S)

7/10

Disinopsis blg, maryam lahr dr keluarga muslim, tp difilmny sama sekali ga ad clue tentang it, cm sekali aj dy blg alhamdulillah

+film full artistic bgt
+minim dialog, byk move karakterny
+angle kamera yg bgs bgt, hampir simetris kiri kanan

-slow bgt, buat yg ga kuat bkin ngantk
Diubah oleh dancrutz
Quote:


Nntn bro, syg keburu turun layar
Tp ada bbrp adegan yg disensor yg annoying, meski ga se-annoying Hellboy emoticon-Ngakak
Abis nonton film ini, dan karena udah baca spoiler bahwa ini film di cut 12 menit, menghilangkan latar belakang Maryam, jadi beneran berasa ada yang kurang drama nya yang sebenernya udah kebangun dengan bagus, cerita pergolakan batin antara dua insan di film ini udah okeh bgt, dan urusan sintog juga okeh, tone sama tema film nya masuk bgt. Mpok modi sama bang chicko juga okeh acting nya. Rekomen buat yang suka film drama. Tapi gw berharap ada yg versi full yang gk ke cut di bioskop krn katanya masalah isu yg sensitif.
Kata penonton yg nonton versi Festivalnya sih adegan yg di cut itu :

*Adegan ena-ena Chicco sama Maudy (pas di pantai. Ini paling notice banget).

*Adegan Suster Maryam (Maudy) masturbasi sehabis bacain puisi yg agak Vulgar.
Balasan post stravesrouss
Gitu ya ? Wajar si ya anda tau lah ini Indonesia masih sensitif gitu.
Keren, cerita kuat, naskah bagus, akting ya ga ush ditanya (keren banget). Salah satu film lokal terbaik yang pernah gw tonton di bioskop.

Skor 9/10
Quote:


belum sempat nontoh nih Ave Maryam, pengen sekali2 nonton yg full drama, cman rasanya nanggung gara2 issue sensor emoticon-Ngakak (S) biasanya gw suka drama - crime gtu: Drive (2011), Bullhead (2011), Racer & The JailBird (2017), The Town (2010), Hell or Highwater (2016), Anthropoid (2016), dsj

btw thanks rekomendasi nya gan (yg gw bold), sd gw download semua tinggal nonton emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
general.maximus memberi reputasi
Halo gan semua, maaf ngangkat thread lama, saya baru tau ada film Ave Maryam ada versi uncensored 12 menit di festival film, pertanyaannya versi uncensored nya bisa dilihat dimana yah? atau kalau mau beli filmnya dimana yah? terima kasih sebelumnya


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di