alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Food & Travel / Outdoor Adventure & Nature Clubs /
Misteri Kakek Serba Putih Di Gunung Lawu
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5caf717f6df2317ced78bd72/misteri-kakek-serba-putih-di-gunung-lawu

Misteri Kakek Serba Putih Di Gunung Lawu

Gunung Lawu (3.265 m) terletak di Pulau Jawa, Indonesia, tepatnya di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Gunung Lawu terletak di antara tiga kabupaten yaitu Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kabupaten Ngawi, dan Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Gunung Lawu termasuk gunung yang memiliki cerita kemistisan yang tersohor dikalangan para Pecinta Alam maupun penduduk secara luas. Tak dapat dipungkiri lagi gunung Lawu memiliki ketinggian 3.265 Mdpl ketinggian yang menguras tenaga tentunya untuk para pendaki untuk sampai ke punca tertinggi Hargo Dumilah. Selain itu gunung Lawu juga tersohor dengan warung diatas awannya yaitu warung mbok Yem.

Banyak cerita tentang gunung Lawu, tentunya akhir-akhir ini kita disuguhi tentang hilangnya Alwi yang sampai sekarang belum ditemukan juga. Berbagai cara sudah dilakukan untuk mencari Alwi tapi tak ada hasil yang memuaskan bahkan malah tersebarnya cerita-cerita yang membingungkan. Sosok hilangnya pendaki di gunung Lawu tentunya sangat banyak sekali tak hannya Alwi saja. Kemistisan gunung Lawu sudah tersohor disegala penjuru Nusantara, selain itu gunung Lawu juga bukan hannya untuk para Pecinta Alam saja melainkan gunung Lawu juga dijadikan untuk mencari Pesugihan dan kekebalan untuk sebagian orang.

Kemistisan gunung Lawu juga pernah saya alami sendiri saat mendaki gunung Lawu pada tahun 2018. Bersama komunitas REGAPALA [ Remaja Grobogan Pecinta Alam kami berangkat dari Grobogan dengan 11 orang termasuk saya sendiri. Jumlah yang besar tentunya dengan rombongan 11 orang karena biasanya saya cuma 4 orang kalau melakukan pendakian. Jalur Cemoro Sewu saya jadikan awal pendakian saat itu. Sebenarnya ada jalalur lain seperti Cemoro Kandang dan Candi Ceto tapi saya memutuskan jalur Cemoro Sewu saat iti setelah saya pertimbangkan keamanan dan kemudahannya.

Sebagai ketua rombongan tentunya saya memberi tau kepada teman-teman saya agar tidak macem-macem di gunung Lawu dan menyuruh temen-temen saya untuk membuang jauh-jauh pemikiran mereka untuk mencari hal-hal lain selain mendaki dan menikmati keindahan alam gunung Lawu.

Setelah mengurus perijinan dan segala macem akhirnya pendakian dimulai dan sebelum pendakian dimulai saya memimpin do'a terlebih dahulu agar pendakian diberi keselamatan dan kelancaran dari awal keberangkatan sampai kepulangan.

Setelah melewati gerbang jalur Cemoro sewu suasana kemistisan sudah terasa kuat sekali, hal ini dikarnakan kanan kiri sudah ada petilasan atau kuburan yang ada. Selain itu banyaknya burung Jalak Hitam juga menambah kemistisan tersendiri hal ini dikarenakan banyaknya burung Jalak yang terbang kesana-kesini dan seolah-olah mengawasi gerak-gerik kami. emoticon-Kolombiaemoticon-Kolombiaemoticon-Kolombia


Inilah awal dari kisah kemistian di Gunung Lawu !!!!!

emoticon-Traveller

emoticon-Traveller

emoticon-Traveller

:monggo

Semula semuanya berjalan dengan aman dan terkonterol dengan arahan dari saya. Hingga akhirnya setelah ada sedikit hujan dan badai yang cukup kencang ditambah kabut yang amat tebal semuanya menjadi tak terkendali, yang awalnya berjalan bersama-sama menjadi terpecah menjadi 3 bagian. Saya dan 2 orang dan yang lainnya entah kemana. Kejadian ini terjadi di pertengahan antara pos dan 3 dan 4. Karna situasi saat itu tak mendukung tak mungkin juga saya untuk turun untuk mengecek teman-teman apakah masih dibelakang atau sudah ada didepan saya. Akhirnya saya memutuskan untuk melanjutkan perjalanan sambil berharap bisa bertemu di pos 4 yang terkenal dengan sumber mata airnya yang melimpah Sendang Derajat.

Dalam perjalan ke pos 4 hati saya sudah tak tenang, pikiranpun melayang-layang memikirkan teman-teman dan berfikir bila mereka hilang saya harus bicara apa sama keluarga mereka. Selain itu hari juga sudah mulai gelap, rintikan hujan dan kabut yang amat pekat membatasi jarak pandang saya. Saat itu senter saya cuma bisa menembus 5 meter kedepan, kebelakang dan kanan kiri untuk menembus pekatnya kabut. Saya sendiri melihat ada orang didepan saya tapi setelah saya pangil tak ada jawaban, saya mulai mendekat sosok itu entah hilang kemana seperti teetelan kabut. Selain itu saya mendengar ada suara tangisan dibelakang saya dan meminta tolong tapi saya memutuskan tak menoleh apalagi menolong. Saya dan 2 teman saya terus berjalan dengan langkah tergesa-gesa. Sangkin takutnya saya dan teman saya terjatuh berulang-ulang tapi kesakitan seolah-olah terabaikan karna saat itu dalam fikiran kami cuma rasa takut dan ingin cepat-cepat sampai pos 4.

emoticon-Wow

emoticon-Wow

emoticon-Wow

Akhirnya sampai juga di pos 4 suasana agak mencair karena ternyata teman-teman saya udah duluan sampai. Tapi suasana itu kembali memburuk karena 1 teman saya belum ada. Kitapun saling menyalahkan dan bersih keras adu argumen. Sebagai ketua rombongan akhirnya saya menengahi dan memutuskan mendirikan tenda di pos 4.


Membuat api ungun, masak mie dan kopi yang bisa memulihkan tenaga dan mencairkan suasana sambil berharap 1 teman saya yang belum ada segera ada dan menghampiri. Sampi jam 12 teman saya juga belum ada batang hidungnya juga. Akhirnya saya memutuskan untuk tidur bersama teman-teman saya yang sudah tertidur pulas duluan.

Jam 05.00 Wib saya dan teman-teman akhirnya melanjutkan perjalanan ke puncak tertinggi gunung Lawu. Sesampainya dipuncak Hargo Dumilah mata kami mencari kesana kesini, kami bertannya kepada setiap pendaki menanyakan apakah melihat teman saya yang hilang dan mereka tak ada yang tau.

Bingung ! ! !



Panik ! ! !


Putus Asa ! ! !


Semuanya campur jadi satu. Akhirnya dengan kesepakatan bersama, saya dan 9 orang teman saya mumutuskan untuk segera turun dan melapor kepada Tim Sar.

emoticon-Traveller


emoticon-Traveller


emoticon-Traveller


Sesampainya di pos Cemoro Sewu saya segera melapor ke Tim Sar.

:gagalpaham


:gagalpaham


:gagalpaham


Salah satu tim sar bicara kepada saya setelah saya menceritakan semuanya kepada tim sar kejadian-kejadian yang akhirnya ada 1 teman saya yang hilang.

:ceyem

:ceyem

:ceyem

Tim sar berbicara begini kepada saya Temenmu disesatkan mahkluk goib dan sekarang aman, dia brada dilereng gunung antara pos 3 dan 4. Semakin panik saya setelah mendengar kata-kata tim sar. Tapi ditengah kepanikan tim sar menenangkan saya dan teman-teman saya sembari menyuruh untuk berdoa kepada sang pencipta.


Sungkat cerita ! ! !

:belumtidur


:belumtidur


:belumtidur


Tim sar tak melakukan pencarian tapi temanku selamat dan kembali dengan selamat setelah hilang 2x24 jam. Di pos dia bercerita :

Saat hujan dan kabut di pertengahan pos 3 dan 4 aku melihat ada sosok pendaki tanpa kepala mengejarku. Aku berlari sekencang mungkin dan aku terjatuh dan tak sadarkan diri. Setelah beberapa jam tak sadarkan diri aku terbangun aku coba teriak minta pertolongan tapi tak ada suara yang menyaut. Akhirnya aku berjalan sejauh mungkin tapi selalu kembali ketempat aku terbangun. Akhirnya aku kelelahan dan tertidur. Dalam tidur aku bermimpi didatangi kakek tua berpakaian serba putih dan berjengot putih panjang. Kakek itu berkata [ kowe ape lahpo le neng kene kowe hurung pantes kono dang balek ] akhirnya aku terbangun dan saat itu matahari menghangatkanku. Aku berada ditepi jurang saat itu dan akhirnya aku mencari jalur untuk pulang dan ketemu. Aku dikasih makan dan minum oleh mapala dari ugm Jogja dan dikasih tau jalur pulang menuju pos cemoro sewu.

Kenapa teman saya bisa hilang ? ? ?



:sudahkuduga





:sudahkuduga




:sudahkuduga


Awalnya dia gak mau jujur tapi setelah saya paksa akhirnya dia jujur pada saya : ternyata dia memiliki niat yang gak baik, sebelum pendakian dia puasa mutih 3 hari untuk tujuan mencari ilmu di gunung Lawu. Hal inilah yang menyebabkan dia disesatkan oleh makkhluk goib atau tak kasat mata dan tim sar juga sudah menduga itu.


Sedikit petuah dari tim sar untuk semua Para Pendaki :

Mendaki itu jangan aneh-aneh dan taatilah semua peraturan, jangan biarkan nyawa kalian hilang sia-sia di gunung dan membuat teman-temanmu bingung karena dirimu yang menyusagkan karna perbuatan burukmu.

Sekian cerita saya agan-agan bila ada ada pertannyaan boleh dikolom komentar yaemoticon-Shakehand2emoticon-Shakehand2emoticon-Shakehand2

Nah buat agan-agan yang belum baca Thread saya tentang Misteri Gunung Slamet yuk kepoin.

Misteri Kakek Serba Putih Di Gunung LawuMisteri Kakek Serba Putih Di Gunung Lawu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
priqitiwww dan 29 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Bisri767
Halaman 1 dari 16
Niat tidak baik juga menyebabkan hasil yg tidak baik pula
Quote:


Betul sekali gan, niat itu penting emoticon-Stick Out Tongueertamaxemoticon-Stick Out Tongueertamaxemoticon-Stick Out Tongueertamaxemoticon-Stick Out Tongueertamax
seumur umur naek lawu kagag ketemu
trit ht tapi kok sepi ya?emoticon-Bingung
semua gunung emang punya misterinya sendiri
emoticon-Takut
wes pokok ojok neko2 seng sopan dan taati aturan yg berlaku
Puncak Lawu itu tempat Prabu Brawijaya bertapa & muksa.... jd dipuncak mistisnya terasa banget
mejeng dluuu baru baca emoticon-Cool
Dari point ini [ kowe ape lahpo le neng kene kowe hurung pantes kono dang balek ]. Gw udah curiga emang ga punya niatan yg ga baik, makanya disesatkan oleh makhluk goib agar ga bisa mendapatkan ilmunya, gw rasa misalnya kalo dapet ntu ilmu paling ga digunakan dengan benar.
Lihat 1 balasan
Temen ane meninggal di lawu saat musibah kebakaran beberapa tahun lalu. emoticon-sad:
Seumur2 diNgawi, blom pernah ke Lawu... emoticon-Hammer2
Quote:


Coba lagi biar beruntung:goyang:goyang:goyang
Quote:


:goyang:goyang:goyang:goyang:goyang
Quote:


Kapan kapan coba
Bau2 nya hoak.. jelas2 d jawa tengah koq logat kakek nya jawa timur😓
Lihat 1 balasan
Quote:


Betul gan
Quote:


Anti hoax
Quote:


Ajak2 dong kalo ke Lawu
cuma ke tawangmangu, ama sekali ke cemoro sewu..blm pernah naik ke lawu
Quote:


Betul
Halaman 1 dari 16


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di