alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kartunis Jepang Sindir Utang MRT, Polemik dan Tanggapan PT MRT Jakarta
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cae7b8ac0cad7207e38312d/kartunis-jepang-sindir-utang-mrt-polemik-dan-tanggapan-pt-mrt-jakarta

Kartunis Jepang Sindir Utang MRT, Polemik dan Tanggapan PT MRT Jakarta

 
Kartunis Jepang Sindir Utang MRT, Polemik dan Tanggapan PT MRT Jakarta

KOMPAS.com – Kartunis Jepang Onan Hiroshi membuat ilustrasi yang menyindir pembangunan moda raya terpadu atau mass rapit transit ( MRT) di Jakarta.

Melalui kartun itu, Onan menyindir Pemerintah Indonesia, juga PT Mass Rapid Transit Jakarta, yang tidak lekas membayar pinjaman yang diberikan.

Onan membuat serangkaian gambar. Dimulai dari rencana pemberian utang Japan International  Cooperation Agency (JICA) ke Indonesia. JICA memberikan sejumlah dana yang dibutuhkan, kemudian Indonesia akan menggunakan uang itu untuk membuat MRT.

Selanjutnya MRT dioperasionalkan dan mendatangkan uang, dan uang tersebut akan digunakan untuk membayar utang.

Namun di gambar selanjutnya, kenyataan tidak berjalan sebagaimana rencana yang dibuat. Pihak MRT Jakarta tidak memberikan persetujuan pembayaran pinjaman bahkan terkesan mengabaikan tagihan yang ada.

Sehingga, Jepang dirugikan karena tidak memperoleh imbalan atas apa yang ia buat untuk Indonesia.

Di gambar terakhir, Onan menggambarkan sosok Presiden Joko Widodo yang mendapatkan banyak apresiasi masyarakat karena MRT diklaim sebagai capaian prestasinya. Padahal, pihak JICA hanya bisa menantikan apa yang semestinya menjadi haknya.



Tanggapan PT MRT Jakarta

PT Mass Rapid Transit Jakarta menanggapi karya kartun yang menyindir perkara utang yang dilakukan Indonesia untuk membuat MRT kepada Jepang.

Komik yang awalnya hanya muncul di situs onanhiroshi.com ini kemudian tersebar luas di media sosial hingga ramai diperbincangkan.

Division Head Corporate Secretary PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin mengatakan, masalah pembayaran pinjaman ini sudah disepakati oleh kedua pihak, yaitu pemberi dan peminjam dana.

"Iya jadi menyayangkan ya kalau ada yang membuat kartun seperti itu. Tapi itu kan sebetulnya sudah ada prosesnya dan memang tidak ada keterlambatan (pembayaran),” kata Kamaluddin, Senin (8/4/2019).

Ia menyebut, utang ini akan dilunasi dalam jangka waktu 40 tahun dan pembayaran baru akan dimulai pada tahun ke-11, sesuai dengan kesepakatan.

"Sudah masuk dalam cicilan kan untuk 40 tahun pembayarannya dan sebetulnya sekarang belum masuk dalam pembayaran, masih ada grace periode selama 10 tahun, baru nanti tahun ke-10 akan mulai pembayaran," tuturnya.

Kamaluddin pun menegaskan tidak ada keterlambatan pembayaran oleh pemerintah dan PT MRT Jakarta.

Lebih jauh, Kamaluddin tidak mau menanggapi hal ini lebih jauh karena merupakan opini pribadi yang disampaikan melalui situs dan media sosial.

"Dan ini kan baru di socmed, jadi kami tidak memberikan komentar resmi kecuali di media resmi kami menyampaikan hak jawab karena hanya di socmed pribadi. Yang penting semua sudah sesuai proses dan peraturan pinjaman dan kontrak dengan kontraktor," tutur Kamaluddin.

Biaya membuat MRT

Direktur Keuangan PT MRT Jakarta Tuhiyat menjelaskan besar pinjaman yang diambil dari JICA untuk menyelesaikan MRT Fase I adalah 123,36 miliar yen atau Rp 14,2 triliun.

Namun karena adanya revisi desain di tengah pengerjaannya, jumlah pinjaman pembangunan MRT sepanjang 16 kilometer ini bertambah menjadi Rp 16 triliun.

“Itu (penambahan biaya) yang dinamakan price adjusment dari variatif order karena kontrak sifatnya design and build. Begitu sambil desain, sambil bangun, di lapangan ada regulasi baru," kata Tuhiyat.

Sementara itu, di Fase II Pemerintah akan kembali mengajukan pinjaman sebesar 217 miliar yen atau Rp 25 triliun. Kendati demikian, biaya yang sebenarnya dibutuhkan untuk pembangunannya sekitar Rp 22,5 triliun. 

"Kenapa Rp 25 triliun, karena yang Rp 2,5 triliun ini untuk membiayai kekurangan Fase 1," ujar dia.

Dana pinjaman itu kemudian dibagi dua bebannya, yaitu untuk pemerintah pusat sebesar 51 persen dan Pemprov DKI sebesar 49 persen.  Bunga yang harus dibayar pemerintah ke JICA pun relatif kecil, yakni hanya 0,01 persen.


Tentang Onan Hiroshi

Mengutip wawancara yang dilakukan kontributor Tribunnews di Jepang, Richard Susilo, dengan Onan setahun lalu, diketahui kartunis berusia sekitar 30 tahun itu menggunakan nama samaran.

Ia menyebut dirinya sebagai orang asli Jepang, namun banyak tinggal di Hong Kong. Onan mengaku dirinya memang suka menggambar.

Dari berbagai sumber di Jepang diketahui Onan bukanlah seorang komikus ataupun pembuat manga. Ia hanya diketahui sebagai ilustrator biasa dan ada yang menyebutnya sebagai rasis yang berasal dari Okinawa.

https://megapolitan.kompas.com/read/...karta?page=all

Hrsnya yg berperan utama meresmikan itu level gub ehhh wiwi tampil utama..maklum butuh batu loncatanemoticon-Big Grin
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
Level kartunis bahas ekonomi di sosmed pribadi ya cuma buat jadi bahan ngocok TS emoticon-Big Grin
Diubah oleh nataliuspigai.
lol, bong cebong dimana.enteemoticon-Ngakak?
"Iya jadi menyayangkan ya kalau ada yang membuat kartun seperti itu. Tapi itu kan sebetulnya sudah ada prosesnya dan memang tidak ada keterlambatan (pembayaran),” kata Kamaluddin, Senin (8/4/2019).

Ia menyebut, utang ini akan dilunasi dalam jangka waktu 40 tahun dan pembayaran baru akan dimulai pada tahun ke-11, sesuai dengan kesepakatan.

"Sudah masuk dalam cicilan kan untuk 40 tahun pembayarannya dan sebetulnya sekarang belum masuk dalam pembayaran, masih ada grace periode selama 10 tahun, baru nanti tahun ke-10 akan mulai pembayaran," tuturnya.


"Misalnya untuk Fase 1 itu ditandatangani 4 Desember 2015, artinya bayar utang itu nanti mulai 4 Desember 2025 selama 30 tahun ke depan," kata Tuhiyat. Bunga yang harus dibayar pemerintah ke JICA pun relatif kecil, yakni hanya 0,01 persen. Hal itu disebabkan, saat pinjaman ditandatangani, commercial bank interest-nya berkisar antara 3-4 pesen

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Begini, Alur Pembayaran Utang Pembangunan MRT Jakarta", https://properti.kompas.com/read/201...n-mrt-jakarta.
Penulis : Dani Prabowo
Editor : Hilda B Alexander


kamfert gobloknya sudah men DNA emoticon-Imlek

Ternyata MRT dana nya dari pusat toh, wajar lah diresmikan oleh presiden.

Keep goblok buat ts...

Kampret gak makan infrastruktur...

emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
Mungkin kartunisnya belum tahu kalau ada masa tenggat 10 tahun sebelum sampai masa pembayaran dimulai....
Diubah oleh Celdam.Vanessa
ini pemerintah japon harus lafor folisi nih biar diselesaikan secara musyawarah
keren bray
dari sisi seni, kartunis jepang pola gambarnya seperti itu? kok meragukan
Balasan post njing.kirik
Quote:


kampret mana mau baca beginian emoticon-Ngakak
Yg nyebarin juga palingan nasbung dungu doang emoticon-Big Grin
mau bangun ga ada utang
negara mana yang bangun tanpa utang?
bahkan negara macam amerika saja utangnya menggunung

itulah klo jadi nasbung
hanya jadi receh di RL
ga pernah bergerak di bidang keuangan
jadi liat utang lgsg terguncang
ga tau utang itu kadang bisa menghasilkan profit

emoticon-DP emoticon-DP emoticon-DP

Kartunis Jepang Sindir Utang MRT, Polemik dan Tanggapan PT MRT Jakarta
astajim emoticon-Kagets
Quote:


Nggak ada xebokn yang nggak goblok.
Pusat 51, DKI 49.
Cuma subsidinya DKI yang nanggung.
Subsidinya lebih dari 50% lagi.

Emang dulu nggak diitung waktu bikin, bahwa itu harus subsidi.
Kenapa nggak KRL aja dioptimalkan ?
bntr lg ada yg minta maaf..again.
Ya udah pret nanti klo ada acara sembah monas, apa acara shalat campur di diskotik gelora senayan jangan naik mrt ya, gelantungan aja di rel!
nunggu aja emoticon-Cool
Quote:


ya udah . . .
biar nggak naik itu MRT,
anjurin ke Gubernur terpilih Anies Baswedan . . ., nggak usah disubsidi itu tiket MRT.
Uang subsidinya bisa dipake buat nanganin banjir.

Gua mau tau juga . . .,, kalo tanpa subsidi . . ., siapa bakalan naik MRT ?
Apakah xebonk akan naik MRT tanpa subsidi . . . ?
Nggak mungkinlah . . .
Xebonk kan andalannya gratis mulu. .. .
mulai dari nasi bungkus, besek, baju kotak kotak . .
ampe kartu.
Kartunya aja udah banyak banget.
Kalo masih kurang kartunya . .
gua ikhlas nambahin dengan kartu kematian.
Mati bahagia secara gratis ala xebonk.
Balasan post Betutubali
Quote:


Brt SBY yg mencairkan. Dana
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di