alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sarjana Muslim Indonesia Dukung Brunei Rajam Semua LGBT Sampai Mati
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ca7f169c82084586f512dbf/sarjana-muslim-indonesia-dukung-brunei-rajam-semua-lgbt-sampai-mati

Sarjana Muslim Indonesia Dukung Brunei Rajam Semua LGBT Sampai Mati

Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 3
Sudah sarjana hukum tapi masih sj goblok. Otak bocah.

HAM itu diatas Hak negara.

Pemerintah punya hak mengatur negara dan rakyat. Tapi hak manusia diatas hak rakyat.

Kouutol. Suka 2 mereka mau jadi LGBT. Tubuh tubuh dia.

Agama satu ini benar 2 kacau. Terus klo yg LGBT non-muslim, mau kau paksa juga hukum agamamu? Terus klo LGBT muslim pilih jadi kafir, drpd di rajam. Mau kau pengal karena berkhianat?
Quote:

Kesalahpahaman orang awam terhadap aspek biologis seksualitas. Hormon itu bukan segalanya, faktanya, hormon yang selama ini membedakan cewek dan cowok yang terkenal cuma testosteron dan esterogen dan progesteron. Ketiganya cuma mengatur ciri seks sekunder, pengaruhnya gak terlalu besar untuk sifat psikis, terlebih orientasi seksual pada hewan yang sudah dewasa. Kalau pada janin, masih mungkin hormon tersebut berpengaruh dalam pembentukan orientasi seksual di otak yang sedang berkembang.

Anda sekali sekali harus baca kisahnya David Reimer, tuh anak pas masih bayi testis dan penisnya dibuang, dikasih nama Brenda. Akhirnya projeknya gagal, Brenda menemukan jati dirinya yang asli. emoticon-Big Grin (gw males ceritakan panjang lebar, silahkan browsing sendiri, yang pasti ini adalah salah satu kasus dimana psikolog melangkahi kaidah biologi reproduktif manusia hingga gagal)

menurut gw sajam terlalu sadis, mereka cm manusia..
Emg g ada tritmen apa gitu biar bisa balik..?
Menjengkelkan emg, d biarin malah nularin k yg laen..



Bagus nya, kumpulin aja d satu pulo kecil..
Benci yahudi stngh mati tp hukum kuno yahudi mo d terapin d jaman modern....

Pdhl d israel aja hukum ginian udh lama ga ada .....emoticon-Wkwkwk

How stupid of them
nah loh bang ipul, lucinta , anaknya si itu gmn donk ..

kasihan .. emoticon-Berduka (S)
Quote:


Mardani ali sera jg jgn dilupain

emoticon-Turut Berduka
Quote:


ah yg gara2 salah prosedur sunat, jd ortunya mutusin buat besarin anaknya jd cwe, walau udh di besarin dg lingkungan cwe, di pakain rok, maen ma tmn2 cwe, ttp ga bisa ngubah perasaanya jd cwo
jd kl ada yg blg cwo yg di besarin dg cwe gedenya kemayu, curiga emg udh bakat aja dia kemayu
Nggk malu masih brani nyebut damai?
agama damai nih kek gini emoticon-Big Grin
Quote:


udah ganti jd mardance emoticon-Blue Guy Bata (L)
masak orang nggak ngapa-ngapain langsung dibunuh.

Herannya homo juga ciptaan tuhankan? Kalo memang jadi homo itu dosa besar, napain tau gitu tuhan juga ciptakan.. Jadi ciptakan homo buat di razam di anggap hiburan aja buat kaum yg taat agama?? Kan makin sinting.. Mau mau aja kalian di permainkan sama namanya agama..
Quote:




nabi juga pertama2 beraflisiasi dgn yahudi di madinah untuk melawan musuh bersama

tapi pada akhirnya yahudi di madinah di tikam dari belakang dan di rampas kekuasaanya oleh nabi


kaum LGBT tdk pernah belajar dari pengalaman, atau mereka memang suka ditusuk dari belakang oleh muslim emoticon-Betty
Mantab nih Brunei....
Gas terus, jangan kasih kendor.
Lucu juga ya
Minta orang lain buat menghormati hak urusan rumah tangga suatu negara eh dia sendiri gak mikirin hak individu rakyatnya emoticon-Big Grin
Pendukung wowo pengen dirajam kayak di brunei?
emoticon-Wakaka
Quote:


Ya td lupa dimasukin bre .. emoticon-Berduka (S)
LGBT (homoseks & biseks) dlm literatur medis & psikiatri saat ini memang bukan penyakit
Trus, penegakan diagnosa utk mengobatinya apa dong? Masa harus dirajam?, situ sehat?? emoticon-Bingung
Diubah oleh f.a.j.r.i.n
Quote:


Bener gan, kalo mau bahas neurosains dlm aspek biologis manusia bakal panjang lebar kalo dijelasin disini
Quote:


Betul, beda lagi dgn orientasi seksualnya, belum tentu cowo yg kemayu itu auto homo, faktanya di bumi ini ada jg cowo kemayu yg hetero
Halaman 2 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di