alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Cerita Megawati Hampir Bergabung dengan Partai Golkar
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ca3ba9efacb954e715b786e/cerita-megawati-hampir-bergabung-dengan-partai-golkar

Cerita Megawati Hampir Bergabung dengan Partai Golkar


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menceritakan pengalamannya saat muda hampir bergabung dengan Partai Golongan Karya (Golkar).

Menurut Megawati, ika tidak ada sosok sang suami Taufik Kiemas, mungkin Megawati tidak akan masuk PDI dan menjadi Ketua Umum partai itu hingga saat ini.

Megawati mengaku saat muda pernah berpikir untuk bergabung dengan Golkar sebagai penguasa parlemen di rezim Orde Baru.

Hal itu diceritakan Megawati usai memberikan Kartu Tanda Anggota (KTA) PDI Perjuangan kepada Habaib, Ulama, Purnawirawa TNI-POLRI dan akademisi di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/4/2019).

"Saya sebetulnya juga ditawari masuk Golkar. Tapi saya tanya ke teman-teman di Golkar enaknya apa di sana? Kata teman 'Enak mbak, pasti nanti senang.' Saya mikir dan tanya almarhum suami saya," kata Megawati.

Megawati kemudian bertanya ke Taufik Kiemas terkait ajakan untuk bergabung dengan Golkar.
Saat itu, dirinya mengaku berkata agar berbeda parpol dengan Taufik. Mendengar permintaan Megawati, Taufik justru mengeluarkan pernyataan mengejutkan.

Almarhum suaminya itu menyebut jika Megawati bergabung Golkar maka PDI tak akan berkembang.
"(Taufik mengatakan) 'Ya jangan dong. Kita berdua-dua di PDI'. Kan tadinya ditawarkan, nggak jadi deh saya masuk PDI saja. Saya bilang yo ben, soalnya dulunya ada PNI di situ yang bikin bapak saya. Nanti saya digepruki bapak saya yang sudah di atas," kata Megawati.

Keputusan Megawati bergabung PDI tak salah. Sebab, sejak bergabung dengan PDI hingga kini Megawati tercatat sebagai Ketua Umum terlama partai berlambang banteng mocong putih itu.
Diketahui, Megawati sudah menjabat Ketua Umum PDIP sejak 1993.

Ia juga yang mempelopori berubahnya nama PDI menjadi PDI Perjuangan pada pemilu 1999.

sumber

Untung gak jadi ke Golkar ya bu..
Klo jadi, bisa dapat julukan: "Putri sang serangan fajar"
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Untung ga jadi gabung.
Ga ada lu di dunia politik juga gapapa,
Uselezs, sama kayak anak lu, si puanyet emoticon-Najis
curhat ya bu


yo enak di pdip jd ketum seumur hidup..kok jd keinget2 ada yg pgn seumur hidup jg yo :think
Untung, kalo jd yg ada skrg bkn PDIP tp Golkar Perjuangan
Somehow Jadi ingat PDI jaman Pak Suryadi
wanita yg berhadapan dengan bahaya di sepanjang hidupnya.
- baru lahir terancam bahaya dari agresi militer belanda II
- masa kecil terancam usaha2 pembunuhan bung karno
- masa remaja hingga dewasa terancam dari tekanan orde baru
- masa tua berhadapan dengan gerakan kilafuck
Balasan post angelo.ogbonna
Quote:


haha.. kalo hasilnya juara terus, anggota juga nggak keberatan.

sir alex ferguson juga kalo balik ke MU jadi pelatih seumur hidup, fans pasti nggak keberatan, asal juara.
Enaknya apa di sana?
--

Partai itu sejatinya adlh sebuah kendaraan utk berjuang.. Memperjuangkan ideologi dan kepentingan bangsa..

Dgn mengatakan "enaknya apa disana?" itu menunjukkan mak banteng ini tipikal pragmatis oportunis yg cuma mikir enaknya utk diri dan keluarganya..

Pantes aja bu menko puan masih disuruh nyaleg...
Buat jaga2 kalo jokowi kalah, setidaknya masih dapet posisi sbg anggota dpr..
Quote:


Iya btulkan brarti kalimat ane, enak di pdip jd "juara" trus..emang sapa yg blg keberatan gan? emoticon-Leh Uga
Diubah oleh angelo.ogbonna
Balasan post sweet arsenic
sepertinya ente nggak ngerti pernyataan bersayap. "apa enaknya disitu"

justru kalo orang oportunis pasti masuk golkar di jaman orde baru dulu.
siapa yg nggak pengen dibeking penguasa, apa-apa gampang, korupsi gampang.
Dulu temen SMP ane bokapnya DPRD dari golkar. Anaknya mau masuk mana aja diterima tinggal bawa surat sakti dari bokapnya.
Begitulah gambaran orang golkar jaman dulu.
Pokonya golkar paling enak.

Mpok Mega malah memilih PDI, tempatnya berjuang, dimana kadernya diintimidasi penguasa. Doi mah udah khatam dizolimi sejak kecil.


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di