alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Gan! KASKUS dan HBO bagi-bagi merchandise resmi Game of Thrones nih! Ikutan kuisnya di sini!
Home / FORUM / All / News / ... / Sejarah & Xenology /
Mary Mildred Williams, Budak Kulit Putih di Amerika
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c73406fe83c723400035ed0/mary-mildred-williams-budak-kulit-putih-di-amerika

Mary Mildred Williams, Budak Kulit Putih di Amerika

Tampilkan isi Thread
Halaman 3 dari 8
Balasan post suligna
kalau lo hidup di eropa pasti akan tau apa itu perbudakan di jaman modern disini. korbannya mayoritas adalah imigran-imigran afrika en arab miskin yang datang kesini secara legal / sah. mereka yang punya kompetensi kecil gajinya di subsidi pemerintah (agar mereka hidup layak) dan mereka-mereka ini akan mainan para majikan yang menikmati subsidi (karena mempekerjakan mereka). sayang sekali lo tak tau jadi gue kagak bisa ceritain banyak lagi. percuma.
Balasan post aripmuh
Quote:


kalo gitu kalian lagi mengulang jaman jahiliyah dong? membunuh atas nama Tuhan?
kyk nya enak nih kalo jd bahan brazzer jaman now 2019
jaman itu pasti serem bagi orang yang terlahir dengan warna kulit 'berbeda'
Wah baru tau ane ada Budak kulit putih di negara mayoritas kulit putih juga emoticon-Takut (S)
Nice info gan. emoticon-I Love Indonesia (S)
Aku baru taulah gan
Kalau ada juga budak yg berkulit putih
Quote:


mantap infonya gan
itu yang dibold, kok pas ane baca ane nyengir sendiri ya emoticon-Ngakak

Jadi mary ini dikatakan budak karena ayahnya itu seorang kulit hitam?
baca beginian ane jadi ingat kisah red dead redemption 2 emoticon-Malu (S) sekitaran jaman itu juga, dan ada pro dan kontra soal perbudakan
Quote:


ini meremehkan perbudakan.

dalam perbudakan anda tidak berhak menentukan hidup sama sekali. lahir di keluarga budak, maka hidup mati anda dan anak-anak anda diatur oleh sang majikan pemilik budak. tidak ada gaji, tidak ada istirahat, tidak bisa milih nikah dengna siapa dan anak-anak anda bisa saja secara legal diperjual belikan oleh majikan.

jangan meremehkan salah satu sejarah kelam umat manusia dengan penyederhanaan yang kebangetan.


Quote:


sentimen yang sesat.

ane ulangi lagi. dalam perbudakan seorang budak tidak berhak menentukan hidup sama sekali. lahir di keluarga budak, maka hidup mati sang budak dan anak-anaknya sepenuhnya diatur oleh sang majikan pemilik budak. tidak ada gaji, tidak ada istirahat, tidak bisa milih nikah dengan siapa dan bahkan istri, anak-anak atau sang budak sendiri bisa saja secara legal diperjual belikan oleh majikan tanpa bisa diprotes oleh sang budak.

jangan meremehkan salah satu sejarah kelam umat manusia dengan penyederhanaan yang kebangetan. you may eat your BS.



Quote:


banyak cara. biasanya kebanyakan ditangkap dalam raiding, dimana ada grup pencari budak (slaver) yang menyerang komunitas/ desa kecil lalu yang ditangkap dijual sebagai budak. pasar budak Krimea adalah yang terbesar di dunia kuno. orang berbagai ras dan suku dijual di sana, kebanyakan adalah hasil tangkapan dari sekitaran balkan.

orang eropa mencari budak di afrika dan india dengan cara yang sama. menyerang dan menculik penduduk/ komunitas kecil yang tidak bisa mempertahankan diri yang lalu dibawa paksa ke pusat perdagangan budak di benua amerika.

selain raiding, seorang tahanan atau terhukum, serta lawan politik, mantan lawan juga bisa dijual sebagai budak oleh kerajaan sebagai hukuman.

dan beberapa kerajaan, seperti Ottoman memiliki pajak darah / tax blood, yang harus dibayar dengan penduduk yang nantinya akan dijadikan budak dan dilatih menjadi pelayan, pekerja kasar, hingga kasim, janissari dan juga selir, dsb-nya.


Quote:


bukan karena kulit tetapi karena status ayahnya adalah budak. anak seorang budak tentu secara otomatis juga adalah seorang budak.

budak ini seperti ternak, kalau lahir pun statusnya tidak berubah.
Quote:


Jadi seperti sistem kasta ya gan.. #cmiiw
Quote:


lebih parah.

karena dalam sistem kasta orang per orang masih dianggap mandiri dan berhak menentukan nasib sendiri sehubungan dengan limitasi dari kasta dimana ia dilahirkan. kalau budak tidak ada, seorang budak diperlakukan bagai ternak dan dimiliki bagai objek benda oleh majikan.

dalam kasta anda tidak bisa memiliki diri penduduk kastanya yang lebih rendah dari anda, kecuali statusnya budak.

kasta kebanyakan hanya mengurusi tingkat sosial dan hak politik serta hak memegang senjata serta menerima bagian dari kue ekonomi daripada kasta yang lebih rendah.
Quote:


Jadi walau pun ibunya mary itu kulit putih tetap yg dilihat itu garis keturunan dari ayahnya yang budak dan berkulit hitam? Parah banget
emoticon-Turut Berduka
Balasan post hannepin
Budak tidak ada istirahat? Tidak ada gaji? Tidak semua majikan seperti itu

Dan, memang kondisi itu beda sama skrng? Ya sedikit sekali, walaupun tidak semua seperti itu

Kembali lg ke statemen gw diatas

Buruh UMR sama budak hanya beda penamaan
Quote:


seberapa chance untuk mendapatkan majikan yang katakan sangat baik sampai mau memperhatikan budaknya sedemikian rupa?
nyatanya kebanyakan budak (terutama dizaman era perang sipil amerika) mendapatkan uang dari hasil kerajinannya sendiri dengan cara menjual hasil yg mereka dapatkan dari tuannya ( rata2 budak dibayar dengan hasil alam hanya cukup untuk makan, lalu masih harus disisihkan sebagian untuk dijual ) semata2 rata2 untuk membeli kebebasannya.

seorang budak juga tidak diizinkan , katakanlah resign bila dizaman modern kini, apalagi kalau kabur, maka mereka bisa ditangkap. seorang tuan juga bisa memberi ganjaran dengan kekerasan baik verbal ataupun fisik kepada budaknya bila budak itu bekerja secara tidak benar.

bagi budak wanita, mereka juga bisa diexploitasi sebagai budak sex (walau hal semacam itu dikecam, bukan karena hak asasi, namun lebih kepada pandangan tidak pantas seorang tuan kulit putih menggauli budak kulit hitam / berwarnanya karena dipandang tidak sekasta).

dari antara banyak budak itu, yang beruntung mendapatkan seorang tuan yang baik probabilitynya bisa dikatakan kecil. kalau bukan karena si tuan itu religius, bisa jadi mungkin karena memang terpikat karena persona budak tsb, namun sekali lagi, kesempatannya seperti itu cukup langka.

lalu kita compare dengan hari ini, dimana seorang pekerja dengan gaji umr, bila dia mendapatkan kesempatan bekerja ditempat yang lebih baik, maka dia bisa mengajukan resign, hal itu tidak bisa bila dalam situasi perbudakan.
dan dalam hal apapun, UMR adalah upah yang sudah dikaji oleh suatu pemerintahan setidaknya penerimanya bisa mencukupi pengeluaran sehari2 dalam satu bulan kedepan, bahkan masih ada lebih untuk bayar cicilan dsb nya. kalau tdk cukup, bisa dikatakan kehidupan individu tsb cenderung konsumtif dan boros, bandingkan dengan menjadi budak di abad ke 18, jangankan untuk boros, untuk makan sehari2 pun mungkin tidak layak untuk ukuran hari ini.
Balasan post liamonters
Ga usah sampe ke seks2 dan segala macam

narasi gw jelas kok

Budak itu tidak digaji tapi diberi makan
Buruh di beri gaji tapi hanya cukup untuk makan

Udh
Quote:


salah baca rasanya gan. ibu dan bapa mary 2-2nya budak tapi blasteran, alias ayah dan ibu marry tidak 100% african tetapi merupakan anak kimpoi silang dengan orang bule.

karena ayah ibunya blasteran maka mary bisa punya karakteristik kulit putih karena genetis dari kedua kakeknya.


Quote:


ya silahkan anda jawab, apakah boleh boss perusahaan menjual anak istri dari buruh penerima UMR?

karena dalam perbudakan nyatanya bisa dan lumrah terjadi.


Quote:


narasi anda jelas salah.

silahkan jawab, anda tambahkan 1 lagi biar makin jelas.

apakah anak sang buruh penerima UMR harus bekerja juga sebagai buruh penerima UMR seumur hidupnya tanpa bisa pindah kerja?

jangan asal ngoceh bodoh.
Quote:


Oh begitu.. ane kira mary itu ibunya pure kulit putih.. ane agak bingung disininya gan
Quote:
hehe jadi banyak nanya, maap yak emoticon-Big Grin
Diubah oleh actandprove
Balasan post hannepin
ngotot banget upah buruh UMR ga mau disamain budak?

ya silahkan lah, terserah elu, narasi saya jelas, budak=buruh dalam hal yang saya sebutkan, antara bayar dan tidak dibayar, budak itu tidak dibayar tp dapat makan, buruh, dibayar tapi hanya cukup untuk makan, coba tolong mencerna kalimat itu keseluruhan,

kecuali saya bilang budak = buruh, tanpa ada embel2 lain, elu boleh serang gw dengan lari ke arah budak itu bisa jadi objek seks lah, jual anak dan sebagainya

ga usah emosi gan, apalagi sampai ngatain orang bodoh, kasian banget real life ente
Quote:


jawab aja gampang. kok gak bisa jawab?

Apa boss perusahaan bisa jual anak istri buruh penerima UMR atau tidak?

Apa anak buruh UMR harus juga jadi buruh UMR sampai mati, dan tidak bisa pindah kerja atau tidak?


kenapa gak bisa jawab? jangan menyamakan yang tidak sama tapi maksa.
Halaman 3 dari 8


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di