alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tol Madiun-Ngawi Terendam Banjir, Satu Orang Tewas Akibat Kecelakaan
3.4 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c811f139a972e6c476f207d/tol-madiun-ngawi-terendam-banjir-satu-orang-tewas-akibat-kecelakaan

Tol Madiun-Ngawi Terendam Banjir, Satu Orang Tewas Akibat Kecelakaan

Tol Madiun-Ngawi Terendam Banjir, Satu Orang Tewas Akibat Kecelakaan
Kamis, 7 Maret 2019 18:39
Reporter : Moch. Andriansyah



Tol Madiun-Ngawi Terendam Banjir, Satu Orang Tewas Akibat Kecelakaan
Kecelakaan di Tol Madiun-Ngawi. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Banjir masih melanda 15 kabupaten di Jawa Timur hingga Kamis (7/3) hari ini, bahkan beberapa ruas jalan tol ikut tergenang air dan terpaksa ditutup sementara.


Tak hanya itu, kondisi jalan tol yang tergenang air karena luapan banjir dari area persawahan ini, informasinya, juga mengakibatkan kecelakaan maut di KM 603.900 A, Tol Madiun-Ngawi.

Informasi inipun dibenarkan Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jawa Timur, AKBP Bambang S Wibowo yang dikonfirmasi wartawan. Dia mengatakan, Kamis pagi tadi, mobil Suzuki Ertiga Nopol T 1019 AH yang ditumpangi tiga orang mengalami kecelakaan tunggal saat terjadi hujan deras.

Mobil tersebut tergelincir lalu keluar jalur tol hingga menabrak pembatas jalan dan menyebabkan satu penumpang meninggal. "Korban dilarikan ke RS Caruban," kata Bambang.

Mobil nahas itu, kata Bambang, dikemudikan oleh Jemmy Octavianus (34), warga Kopo Permai H-149, Cipoko, Bungursari, Purwakarta, Jawa Barat. Sedangkan dua penumpangnya adalah Rendi Saputra (32) dan Ricky (4).

"Penumpang anak-anak atas nama Ricky, usia 4 tahun, meninggal dunia diduga akibat luka serius pada bagian kepalanya," ungkap Bambang.

Sementara satu penumpang lain atas nama Rendi, mengalami luka berat di kepalanya dan mengalami pendarahan. Sementara pengemudi hanya mengalami luka ringan.

Diduga kecelakaan terjadi akibat selip ban. Sebab, saat kejadian, sekitar pukul 05.50 WIB, tengah terjadi hujan deras. Kecelakaan terjadi ketika mobil melaju dari arah barat ke timur, kemudian di lokasi kejadian, mobil mendadak selip lalu oleng ke kiri kemudian menabrak guardrail dan keluar jalur hingga terperosok ke parit.

Bambang S Wibowo menjelaskan, karena genangan air cukup tinggi di sisi jalur Madiun- Surabaya atau jalur arah timur ke barat, pihaknya terpaksa melakukan rekayasa satu jalur untuk dua arah (contra flow).

Sementara untuk pengamanan, dipasang pembatas jalan atau water barrier sepanjang 4 kilometer (Km) mulai KM 602 sampai KM 607. "Karena yang satu jalur dari timur-barat (Madiun-Surabaya) tergenang air cukup tinggi," kata Bambang.

Sedangkan yang mengarah ke Surabaya atau dari barat ke timur, lanjutnya, digunakan contra flow dua arah. "Pengguna jalan tidak boleh mendahului kendaraan di depannya karena cuma satu jalur yang dipakai," sambungnya.

Selebihnya, Bambang mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol agar mengurangi kecepatan mobilnya karena ada genangan air yang menyebabkan jalan menjadi licin dan rawan selip ban. "Tidak boleh kecepatan tinggi, maksimal 60 Km/jam," imbaunya. [bal]


Tol Madiun-Ngawi Terendam Banjir, Satu Orang Tewas Akibat KecelakaanTol Madiun-Ngawi Terendam Banjir, Satu Orang Tewas Akibat Kecelakaan

Diubah oleh jonfaisal
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Salah siapakah kaum salawi? emoticon-Big Grin

Salawi Salah Jokowi emoticon-Ultah
Quote:


bukan..yang salah ratna sarumpaet

hujan mah licin jalanan jangan ngebut
Quote:


klo kualitas rigid nya bagus gak bakalan selip..


ujian di awal kepemerintahan Bu Khofifah - Bang Emil emoticon-Turut Berduka
Yang penting proyek selesai rekening nambah,selebihnya bodo amat !
Tergesa gesa bangunnya kualitas seadanya...deket sungai tolnya nih
Quote:


lha wong naik motor jalan pelan aja selip kok.
Quote:


Aquaplaning
Google aja apa
serem emoticon-Takut

turut berduka buat korban emoticon-Turut Berduka
Pembunuh itu bernama tol yg grusa grusu diresmikan tanpa standar keamanan yg terbaik.
Balasan post sivaruck4
so lo ngerasa lebih jago dr engineernya waskita? emoticon-Leh Uga
Hati² dijalan.
Balasan post House0fPain
ada garansi 180 hari coeg . . .

tol bandara jg pernah banjir parah, jaman pak prihatin.
ga ada yg nyinyir
akibat asal kera kera keraemoticon-Ngakak
Lain kali kalau hujan apalagi banjir mbok ya hati2 bawa kendaraan...

Btw turut berdukacita untuk korban..🙏🙏
Quote:


Kalo ada masalah kek gini nastak biasanya nyalhin si beye, krn tol mulai dibangun di eranya disertai sumber validnya. Cem bpjs kmaren ada masalah nyalahin si beye sambil bawa undang2nya. Tp kalo g ada masalah lngsung deh berkat jokowi, undang2 sama sumber valid itu lngsung g dianggap
Quote:


Bisa dibilang salah sopirnya... udah tau licin kenapa tidak berhati hati.

Buktinya yg lain lewat situ baik2 saja.
Quote:


Kecelakaan tunggal itu kemungkinan human eror..., gak usah lebay nyalahin siapa2.
Penjelasannya ini

APA ITU AQUAPLANING?

AQUAPLANING adalah kondisi, mobil waktu menginjak genangan air, kemudian tapak ban tidak menyentuh aspal lagi, tapi justru melayang di permukaan air!!!!

Kenapa bisa begitu???

1) karena kecepatan yg tinggi
2) kondisi ban yg halus atau sudah aus
3) pasti hujan lebat dan banyak genangan....

Akibatnya??? MOBIL SEPERTI TANPA STIR.

Pada waktu kecepatan tinggi, ban menabrak air, maka air yg terkumpul menyebabkan gelombang, didepan ban...

Berlaku hukum alam tentang air... Semakin cepat menghantam air maka air jadi semakin keras
Jadi, ban seperti menginjak atau mendaki keatas kepermukaan air....

Maka terjadilah AQUAPLANING

MOBIL tidak bisa dikendalikan sama sekali... Walaupun setir dibelokkan, mobil tetap jalan lurus.

( Vidio silahkan lihat di youtube)
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di