KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Cinta ku ini milik siapa .. ??
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b12b59b902cfec85e8b4567/cinta-ku-ini-milik-siapa

Cinta ku ini milik siapa .. ??

Tampilkan isi Thread
Halaman 39 dari 40
Gaya penulisannya berubah, tapi masih tetap seru emoticon-Cendol (S)

Keserimpet lidah baca dialog Russia emoticon-Hammer (S)emoticon-Hammer (S)
Lihat 1 balasan
Balasan post juns82
Quote:


Kurang berkenan gan kl gaya penulisan nya seperti yang sekarang ? Ingin terlihat mature sesuai umur
Quote:


Lebih rapi sih gan ,,, tak apa ini malah cukup baik menurut saya
Makasiiih ceritamu mas ham.. kamu inspirasiku.. 😂😂😂
Diubah oleh dio3434
Selamat gus aham atas kelahiran putrinya. Semoga melisa menjadi anak yg sholeha, amin.
Penulisan cerita sak penake sampeyan gus, sing penting lancar kabeh.
PART 103 : Beneath The Sky There Is a Road Without End



" Mmmuuach " Ciuman pagi di pipi itu adalah cara ku membangunkan vanya. " Pagi kamu..... " Balas vanya dengan membelai pipiku " Jangan berbuat aneh - aneh ya. Aku masih ngantuk !" Lanjut vanya dengan menarik selimut nya. " Heiy ayo bangun .... " Balas ku dengan kembali menciumi nya. Dengan muka masam vanya langsung mengambil gelas yang berisi air putih yang sedang kupegang dan langsung menyiram nya ke muka ku. " Iiiiih kan basah semua " Ucap ku dengan berdiri dan jutek. Ketika aku berjalan ke arah kamar mandi untuk mengambil handuk terdengar suara tertawa vanya.

Terasa sebuah pelukan hangat dari belakang. " Maafkan aku " ucap vanya dengan tertawa kecil sambil mencium punggungku. tebuh ini bisa melindungiku dari terpaan cobaan. Kuharap Allah mengabulkan permintaan ku mengenai hubungan kita ini "

" Amin ya rabbal alamiin " balas ku dengan membalik badan dan mencium kepala vanya

Jari telunjuk tangan kanan vanya tiba - tiba menyentuh hidung ku. " Aku ingin punya anak yang hidung nya mirip dengan hidung mu, hidung mu ini sangat mempesona ". Dengan sedikit terheran saya pun membalas pernyataan vanya. " Jadi cuma gara - gara hidung kamu cinta sama aku ? gitu ?" tanya ku dengan jutek. " Dih ni orang pagi - pagi udah sensi mulu bawaan nya " ucap vanya dengan pergi meninggalkanku di dalam kamar mandi

Tidak lama kemudian aku pun berdiri di balkon kamar hotel. Semua memori tentang libby masih menghantui ku. Setelah beberapa saat aku pun menoleh ke dalam kamar. Kulihat vanya sedang menyiapkan baju. Dalam hati ku berkata, " Apakah aku bisa mencintainya ?! Apakah aku bisa membuatnya bahagia ?! Apakah ini semua sebuah keterpaksaan ?! "

40 menit kemudian sebuah dering telepon memaksa kami menghentikan aktifitas pagi kami. " ham umi mu telepon. " Ucap vanya dengan menyerahkan handphone. "

Quote:


Setelah percakapan telepon kami akhiri vanya yang sedang di belakang memeluk ku langsung mencium leherku. " Aku cuma butuh kamu ham "

" Aku takut vanya "

" Apa yang kamu takutkan ham ?!"

" Apakah aku bisa mencintai mu sepenuh hati ku ?"

" Aku tidak akan menuntut cintamu. Yang aku tuntut adalah dirimu menjadi pasangan ku menemaniku. Suatu ketika perasaan itu pun akan tumbuh dengan sendiri nya "

" Apakah kamu tidak marah ?"

" Marah itu wajar, yang tidak wajar adalah aku tidak cemburu "

Seketika itu pula vanya langsung mencium pipi ku. " Ayo temani aku jalan - jalan. Aku mau membeli oleh - oleh dan segera kita pulang menjemput anna dan langsung ke Nice "

*******


4 Hari kemudian ketika kami sudah sampai di rumah


" Papa..... Tante vanya...... " Teriakan anna begitu keras ketika aku dan vanya masuk ke dalam rumah. Aku pun langsung menggendong anna " Papa kangen kakak cantik " ucap ku dengan mencium kedua pipi dan kening nya sementara vanya di belakang ku cuma menunggu untuk memeluk anna

" Uuuh anak cantik sini tante peluk dan cium " ucap vanya ketika anna sudah turun dari gendongan ku. " Tante..... " ucap anna dengan manja sambil menerima ciuman dari vanya. " Anna sudah siap papa. Tante juga ikut kan ?" Tanya anna kepada kami. " Tante ikut kemana anna ?" tanya vanya dengan sedikit berpura - pura. " Ke rumah aunty di perancis. Nanti anna ajak tante ke pantai dan naik kapal " Jawab anna dengan polos. " Tante harus ikut ?" tanya vanya kembali. " Tante harus ikut karena tante teman main anna sekarang ". Mendengar jawaban dari anna tersebut vanya langsung tersenyum lebar. " Yuk kita berangkat " pungkas vanya

Kemudian anna dan vanya pun ngobrol - ngobrol dan segera vanya memberikan oleh - oleh yang sudah siapkan oleh nya kepada anna. beberapa baju, topi, dress dan sepatu menjadi pilihan bagi vanya bagi anna. Melihat oleh - oleh tersebut anna sangat bahagia.

" Seperti nya bu vanya sudah dapat tempat di hati mbak anna pak " ujar bi Shinta dengan melihat ke arah vanya dan anna. " Semoga saja anna bisa membuka hati nya untuk vanya " jawab ku

Ketika di dalam mobil vanya bercengkerama dengan anna di bangku tengah, sementara saya duduk di depan membuka laptop untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan. Tidak sengaja aku pun membuka folder yang berisi foto - foto libby di masa lalu yang sudah saya scan dan simpan di laptop. Beberapa saat saya memandangi beberapa foto tersebut tiba - tiba ....

Quote:


" Anna ga mau melihat foto mama lagi. Anna benci mama... Anna benci mama..... " sebuah teriakan keras tersebut membuat kami semua yang berada di dalam mobil terdiam dan bersedih.
Diubah oleh lmg101
Mohon maaf kepada semua kalau sekarang saya update nya begitu benar2 ada waktu. Terimakasih atas semua doa yang terucap untuk keluarga saya dan melissa pada khusus nya
Diubah oleh lmg101
Quote:


Gk apa bg. Ttp utamakan RL.. smoga sehat2 bg aham dan keluarga.
Diubah oleh nichi07
Lihat 1 balasan
PART 104 : Blame Their Parents Don't Blame The Kids

Bukit Darmo Golf, Surabaya. Sabtu 7 Oktober 2017

Pagi itu kami bertiga ( aku, anna dan alexander ) ditemani oeh bi Shinta dan pak Adi sudah sampai di sebuah rumah yang besar di jalan utama perumahan mewah tersebut. Ketika kami sampai sudah terlihat seorang wanita cantik sedang bermain dengan seorang anak laki - laki di halaman rumah besar tersebut. Dia pun kemudian diam memandangi kami berlima dan tersenyum lebar. Saat itu dia sedang memakai baju long dress batik warna putih rancangan nya sendiri dan memakai kerudung berwarna hitam. sebuah paduan warna yang sangat kontradiktif bila dibanding kan dengan jalan hidup nya sangat berwarna dan penuh dengan rintihan tangis.

Dia berdiri memandangi ku dan kedua anak ku. Dia tersenyum tanpa membuka bibir tipis nya. Dia berjalan dengan anggun dan tenang menuju ke arah kami

" Assalamualaikum... Selamat datang semua. Aku sudah menunggu kalian semua dari tadi "



Quote:


Akhir nya kami pun masuk ke dalam rumah tersebut. Terlihat anna dan alexander bermain - main dengan teman baru nya sambil diawasi oleh bi Shinta. Ketika kami berdua ngobrol di ruang tamu rumah tersebut tiba - tiba anna menggandeng alex datang menghampiri kami berdua.


" Bila tante mencintai anna dan alex terus tante sayang ke papa ku dan tante mau tinggal di rumah kami maka ayo tinggal serumah "


profile-picture
g.gowang memberi reputasi
Balasan post nichi07
Quote:


makasih bang nichi. semoga bang nichi beserta agan - agan yang lain juga selalu sehat dan dalam lindungan Tuhan YME
Quote:


Aamiin bg.

Alex anaknya libby dgn pria lain ya bg? knp dititipkan sm lu bg?
Lihat 1 balasan
Balasan post nichi07
Quote:


Ditunggu aja bang nichi cerita nya
Quote:


Sabar chi ngegas amet lu emoticon-Ngakak

====================================

Halo bang selamat aktif nulis lagi hehe emoticon-Big Grin
Quote:


Quote:


Udh gak nahan. Mau klimaks emoticon-Leh Uga
wanita itu olive bukan ya, makin penasaran, dtggu cerita selanjutnya bang aham
Silent rider hadirrr,,,yeee kentangnya dipanen,,emoticon-Hoaxemoticon-Hoaxemoticon-Hoax
Quote:


Halooo om kaze.. bijimane kabar?
Quote:


Apik emoticon-Big Grin
Apik critanya, terimakasih sudah berbagi kisah emoticon-Jempol
belum dilanjut lagi nih ya?
kapan update lagi mas aham,,
Halaman 39 dari 40


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di