alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Bukti Baru Ekonomi China Lesu: Inflasi Meleset dari Target
3.4 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c380229620881b26e8b4574/bukti-baru-ekonomi-china-lesu-inflasi-meleset-dari-target

Bukti Baru Ekonomi China Lesu: Inflasi Meleset dari Target

Bukti Baru Ekonomi China Lesu: Inflasi Meleset dari Target

Wangi Sinintya Mangkuto, CNBC Indonesia

MARKET
10 January 2019 16:15

Bukti Baru Ekonomi China Lesu: Inflasi Meleset dari Target
Foto: REUTERS/Aly Song

Jakarta, CNBC Indonesia - Inflasi produsen China naik kurang dari yang diperkirakan di Desember dan mencapai tingkat pertumbuhan terendahnya dalam dua tahun terakhir, menurut data resmi pemerintah, Kamis (10/1/2019).

Producer Price Index (PPI)/ Indeks Harga Produsen di Desember naik 0,9% dari tahun lalu, lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom dalam survei Reuters. Indeks yang mengukur kenaikan harga sebelum mencapai konsumen ini juga merupakan yang terendah sejak September 2016, menurut catatan Reuters. PPI pada bulan Desember jauh lebih rendah dari kenaikan 2,7% secara tahunan di bulan November.

Meskipun data menunjukkan bahwa harga energi yang lebih rendah mendorong melambatnya inflasi lebih dari yang diperkirakan, ada juga penurunan yang lebih luas dalam harga input industri dan barang-barang konsumsi akhir, yang konsisten dengan bukti lesunya permintaan domestik, kata Julian Evans, Pritchard, ekonom senior China di Capital Economics, dilansir dari CNBC International.

Indeks Harga Konsumen China (ukuran harga barang dan jasa) naik 1,9% secara tahunan di Desember, lebih rendah dari ekspektasi ekonom sebesar 2,1%, menurut survei Reuters. Inflasi tercatat naik 2,2% di bulan sebelumnya.

Data terbaru itu membuat PPI China sepanjang2018 naik 3,5%, sementara inflasi harga konsumen setahun penuh naik 2,1% atau di bawah target 3% pemerintah.

Bukti Baru Ekonomi China Lesu: Inflasi Meleset dari Target
Ilustrasi inflasi China (Foto: REUTERS/Aly Song)

"Inflasi yang turun dengan cepat, terutama inflasi pabrik PPI, adalah bukti lebih lanjut bahwa ekonomi China melambat dalam kecepatan yang mengkhawatirkan," tulis ekonom Nomura dalam sebuah catatannya hari Kamis.

Kemerosotan inflasi produsen menunjukkan pendapatan perusahaan akan turun dalam beberapa bulan mendatang.

Analis mengatakan data terbaru dapat mendorong pemerintah mengambil langkah-langkah pelonggaran lebih lanjut demi menstimulasi ekonomi.

Inflasi yang lebih lambat akan memberi Beijing "banyak ruang untuk melonggarkan kebijakan (moneter)," kata Evans-Pritchard dalam sebuah catatan pada hari Kamis. 

"Turunnya inflasi membuat lebih banyak ruang bagi Beijing untuk meluncurkan kebijakan yang lebih agresif, mendorong pertumbuhan, dan dapat menyebabkan suku bunga antarbank dan yield obligasi yang lebih rendah," analis Nomura menambahkan dalam catatan mereka.

Dunia tengah memantau berbagai data ekonomi China setelah negara itu terlibat perang dagang yang sengit dengan AS.

Di luar pertarungan bea masuk, ekonomi China menghadapi tantangan domestiknya sendiri. Bahkan sebelum Presiden AS Donald Trump memulai peningkatan terbaru dalam ketegangan perdagangan, Beijing sudah berusaha mengelola perlambatan dalam ekonominya setelah puluhan tahun mengalami pertumbuhan yang sangat buruk kualitasnya.

(prm)

Sumber
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Waduh sangat mengkhawatirkan efeknya, semoga perekonomian China baik tahun ini.

#21,204

Quote:


Cina lagi transisi ke ekonomi berbasis konsumsi makanya agak melambat.
Quote:


Beijing sudah berusaha mengelola perlambatan dalam ekonominya setelah puluhan tahun mengalami pertumbuhan yang sangat buruk kualitasnya.
Amerika tetap terdepan
Quote:


kebanyakan cetak uang dan digit komputer + global debt explode emoticon-Big Grin

#21,207

Quote:


Kebanyakan uang yang digolongkan dalam uang beredar definisi luas (M2) kan berbentuk giral? Uang tunai malah persentasenya gak terlalu banyak.
Quote:


mata uang yang dicetak cuma M0. ya emang M0 cuma sedikit.
cuma M1 aja yang masih giral (cek giro) itu uda tercampur dengan digit2 komputer
M2 M3 uda duit maya dari penggandaan M0

M3 indo aja 10x amerika dengan gdp 5,1%. apalagi M3 cina bisa 10x indo emoticon-Gila berapa itu inflasinya disana emoticon-Gila
Bukannya justru lebih bagus kalo inflasi turun? emoticon-Bingung
Balasan post gilbertagung
Quote:


Tiga faktor utama yang membangkitkan ekonomi adalah consumption, investment, and export.

GDP growth = consumption (households + government spending) + investments + trade balance (expor-impor)..

1. Sebelum 2009, export yang menjadi faktor terbesar bagi ekonomi China, namun faktor tersebut telah melambat.. Bahkan tanpa trade war, tetap tidak bekerja dengan bagus karena kenaikan cost...

2. Sejak 2009, investment telah menjadi faktor pendorong terbesar bagi ekonomi China, namun juga telah menuju akhir..

3. Bagaimana dengan Consumption: --> silahkan disimpulkan sendiri dengan data berikut:


Bukti Baru Ekonomi China Lesu: Inflasi Meleset dari Target


Bukti Baru Ekonomi China Lesu: Inflasi Meleset dari Target


Fakta lain:
Quote:


emoticon-Angkat Beer
Diubah oleh dishfire
Balasan post peyotpetot
Quote:


Jika inflasi terlalu rendah juga tidak bagus buat ekonomy suatu negara.. Apalagi bila sampai deflasi, bisa membuat harga barang turun drastis sehingga mengakibatkan pabrik banyak tutup, pemutusan hubungan kerja, dan berbagai efek domino lainnya..

emoticon-Angkat Beer
Diubah oleh dishfire
Awas ntar klonengan ahyan kasih rate 1 emoticon-Ngakak
sok ngelawan amerika.. kena perang dagang udah malah megap2

Bukti Baru Ekonomi China Lesu: Inflasi Meleset dari Target
Balasan post dishfire
Quote:


Benarkah deflasi tidak bagus bagi ekonomi negara?

Kalo kita lihat di Jepang yang sudah deflasi sampe 30 tahun, kok ya masih bertengger di nomor tiga. Bahkan di antara tahun 1750-1800 di Inggris terjadi deflasi parah, harga barang-barang turun tinggal 1% saja, tapi ekonomi Inggris malah jadi yang paling digdaya di masa itu.

Deflasi mendapat nama buruk kan karena fitnah dari Keynes mengenai penyebab Great Depression.
Diubah oleh peyotpetot
Quote:


mabuk kali yg tulis berita, 2 grafik tak sinkron, masa hutang pemerintah china sampe 300% GDP? coba perhatiin, bertahun2 media barat kalo nulis hutang china selalu hutang keseluruhan sebagai hutang pemerintah, sedangkan hutang pemerintah USA ditulis sebagai hutang keseluruhan USA emoticon-Ngakak
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 03
minum energy drink biar seger ga lesu lagi


×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di