alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Games / Games /
Dimulai dari Bandung, Kini Gelud, Komunitas Fighting Game Hadir di Nusantara!
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c072c2b925233af618b4567/dimulai-dari-bandung-kini-gelud-komunitas-fighting-game-hadir-di-nusantara

Dimulai dari Bandung, Kini Gelud, Komunitas Fighting Game Hadir di Nusantara!

Dimulai dari Bandung, Kini Gelud, Komunitas Fighting Game Hadir di Nusantara!


Semarak pertumbuhan esports lagi-lagi tidak hanya terdengar dari kabar kemunculannya di SEA Games 2019 nanti. Pertumbuhan komunitas dari para penggiat esports pun tak henti-hentinya meramaikan atmosfer esports.

Esports yang tidak hanya terdiri dari genre MOBA dan FPS, pun sudah selayaknya memiliki eksposur yang seimbang antar tiap genrenya. Hal ini tentunya dikarenakan setiap genre memiliki karakteristik uniknya masing-masing yang tidak boleh dipandang sebelah mata.

Pada beberapa waktu yang lalu, Esportsnesia sudah membahas tentang potensi investasi esports di genre fighting game. Pada kesempatan kali ini tim Esportsnesia telah berhasil mewawancarai Maulana, salah satu perwakilan komunitas Gelud Fighting Game Enthusiasts, untuk turut membagikan pengalamannya berkomunitas esports.

Yuk, disimak kisah perjalanan Gelud!

Awal terbentuknya Gelud Fighting Game Enthusiasts

Tahun 2015 tercatat sebagai masa yang lesu untuk fighting game. Hal tersebut tercerminkan dari berkurangnya kegiatan-kegiatan serta antusiasme dari komunitas fighting game. Akses untuk memainkan genre ini pun semakin terbatas jika tidak memiliki konsol PS3 atau PS4.

Dimulai dari Bandung, Kini Gelud, Komunitas Fighting Game Hadir di Nusantara!


Beruntungnya, meskipun alam semesta seperti tidak berpihak pada mereka, masih ada sebuah harapan untuk mereka yang menggemari permainan bergenre fighting ini. Dengan adanya toko game Gameplay di mal BEC kota Bandung yang bisa digunakan tempat ”numpang bermain”, keramaian pun mulai terkumpul secara perlahan.

Keramaian tersebut pun mencapai sebuah titik puncak dimana tempat tersebut mulai susah mengakomodir kebutuhan orang banyak sekaligus. Migrasi mencari lapak baru menjadi hal yang tak terelakkan; dan keseruan tersebut pun akhirnya berpindah ke kos salah seorang anggota, Mahe.

Dimulai dari Bandung, Kini Gelud, Komunitas Fighting Game Hadir di Nusantara!

Bergerak dari ”numpang bermain” Guilty Gear Xrd Sign, calon anggota komunitas Gelud pun saling mengenal satu sama lain dan menjadi akrab. Dari sanalah Maulana dan rekan akhirnya memutuskan untuk membentuk sebuah komunitas dengan tujuan untuk memperkenalkan lebih jauh lagi ke khalayak umum, perihal genre fighting game.

Tidak lama dari terbentuknya komunitas Fighting Game Enthusiasts (FGE) Bandung, mereka pun mendaftarkan diri untuk berpartisipasi di event Bandung Japan Festival, 2016.

Hari ini, sandangan nama komunitas FGE Bandung sudah tidak lagi digunakan karena anggota-anggotanya banyak tersebar di Indonesia, sehingga sebuah identitas yang lebih representatif pun diperlukan. Tanpa basa-basi, langsung saja, Gelud Fighting Game Enthusiasts!

Tempat berbagi informasi

Bagi Gelud, informasi mengenai agenda kegiatan mereka sangat memerlukan sebuah sarana untuk penyebarannya. Untuk saat ini, sesama anggota yang tersebar di banyak daerah saling berkomunikasi melalui Discord dan juga melalui Facebook Page Gelud.

Dimulai dari Bandung, Kini Gelud, Komunitas Fighting Game Hadir di Nusantara!


Tidak hanya informasi saja, teman-teman Komunitas Gelud FGE yang berada di Bandung kini sudah memiliki base camp yang sering dijadikan sebagai tempat pertemuan, yaitu Doki-Doki Station di Click Square Lantai 5, Jalan Veteran No 50, Bandung. (NB: Jangan malu-malu ya bila ingin turut bergabung di komunitas kece ini.)

Namun, tempat berlabuh (a.k.a. basecamp) tersebut masih belum tersedia bagi rekan-rekan Gelud yang berada di Jakarta. Kendati demikian, acara gathering pun harus dilakukan di lokasi-lokasi yang bergantian.
Kegiatan yang pernah dilakukan Fighting Game Enthusiasts Bandung

Bandung Japan Festival 2 yang dilaksanakan pada Januari 2016, berhasil mengundang Gelud untuk melakukan open booth. Pada booth tersebut, pengunjung memiliki kesempatan untuk mengenal komunitas penggemar fighting game, serta menikmati mabar (main bareng) ala fighting game, yang memiliki nuansa tersendiri, yakni bermain 1 lawan 1 sambil ditonton banyak orang.

Dimulai dari Bandung, Kini Gelud, Komunitas Fighting Game Hadir di Nusantara!

Pada kegiatan Road To Kaori Expo 2016, Fighting Game Enthusiasts Bandung berpartisipasi dengan mengikuti panel diskusi di bulan Agustus 2016. Diskusi sambil memperkenalkan genre fighting game pun sukses mendapatkan rasa antusias peserta.

Dimulai dari Bandung, Kini Gelud, Komunitas Fighting Game Hadir di Nusantara!


Di bulan September 2016, FGE Bandung kembali hadir di Toys & Games Republic Mark VI. Berpartisipasi dengan open booth dan mengadakan turnamen, komunitas FGEB kembali berhasil dalam gerakannya untuk menyebarkan semangat bermain fighting game melalui mabar dan juga tutoring session-nya.

Dimulai dari Bandung, Kini Gelud, Komunitas Fighting Game Hadir di Nusantara!


Colony Collection Market adalah aksi open booth selanjutnya yang dilakukan oleh FGE Bandung. Bergerak dengan misi yang sama, strategi open booth sebagai kegiatan menjalin hubungan silaturahmi dan memperbesar lingkaran keluarga pun semakin terasa dengan Doki Doki Station dan D’fox Dojo.

Perkembangan Gelud

Sampai saat ini, tidak terdapat hubungan yang terikat maupun resmi antara Gelud dengan komunitas lain, ataupun lembaga-lembaga lainnya. Namun dapat dipastikan, bahwa komunitas ini sudah mendapatkan jejaringan tidak hanya dari Bandung dan sekitarnya, namun juga sudah menjangkau Jakarta, seperti: D’fox Dojo, begitu juga dari Malang dengan adanya Cross Gathering.

Dimulai dari Bandung, Kini Gelud, Komunitas Fighting Game Hadir di Nusantara!


Selain kekuatan jaringan, komunitas Fighting Game Enthusiasts ini juga memiliki segudang prestasi yang layak untuk dibanggakan. Sejauh ini, pencapaian terbesar yang pernah diraih pada skala internasional adalah dengan bisa membuka booth di AFAID2018 bareng D’fox Dojo.

Tantangan yang dihadapi

Dalam perkembangannya, tidak banyak gamer yang menyukai genre fighting. Kesulitan mengajak teman sekitar untuk bertanding sudah menjadi konsumsi sehari-hari Fighting Game Enthusiasts.

Dimulai dari Bandung, Kini Gelud, Komunitas Fighting Game Hadir di Nusantara!


Wajar saja, fighting game memiliki genre yang berbeda. Tidak bisa juga menyalahkan game lainnya. Kemungkinan, penyuka fighting game tidak terlalu signifikan dikarenakan genre ini mempunyai entry barrier yang cukup tinggi.

Namun, usaha Fighting Game Enthusiasts tidak berhenti pada kurangnya minat gamers pada genre fighting. Beberapa solusi sudah dilakukan, seperti setiap kali membuka booth rekan komunitas pasti akan dengan senang hati untuk membantu para pemula dalam mencoba fighting game yang tentunya semua dimulai dari basic terlebih dahulu.

Pandangan Gelud terhadap dunia esports

Fighting Game Enthusiasts meyakini bahwa masih banyak masyarakat yang tentunya buta mengenai dunia esports yang nyatanya luas sekali. Hal tersebut didukung oleh reaksi dari setiap individu yang bertanya saat berada di open booth, terkait penghasilan yang mampu diberikan jika mampu focus dan memiliki karir yang baik di dunia esports, sama halnya seperti ESL, The International, EVO, dan banyak lainnya.

Begitu juga dengan perkembangan komunitas Fighting Game Enthusiasts, peran yang signifikan tentunya masih belum terlihat, baik dari masyarakat, maupun pemerintah daerah setempat dalam mendukung adanya kegiatan acara terkait esports, maupun fighting game.

Dimulai dari Bandung, Kini Gelud, Komunitas Fighting Game Hadir di Nusantara!


Terkait dengan fokus berkarir di dunia esports, komunitas Fighting Game Enthusiasts mengatakan bahwa sudah menjamur anak muda di masa kini yang memulai karirnya di industri esports.

Bermain mobile game sudah bukan hal baru lagi di zaman now. Rekan komunitas Fighting Game Enthusiasts juga mengatakan bahwa umur 17 tahun ke atas sudah dapat mempertanggungjawabkan pilihannya sendiri, seperti di komunitas fighting game internasional ada atlet esports fighting game NuckleDu yang sukses muda.

NuckleDu memenangkan Capcom Cup di usia 17 tahun. Kesuksesan akan tercapai jika menekuni pilihan yang diambil dan dikelilingi oleh teman-teman yang sudah paham di bidangnya. Ini juga yang menjadi salah satu alasan didirikannya komunitas ini, yaitu untuk saling mencari dan menemukan.

Penutup

Sebagai penutup, Maulana selaku bagian dari komunitas Gelud mendukung para anak muda zaman now untuk tidak takut mencoba berkarir di dunia esports. Walau sarana dan prasarana masih belum memadai, Maulana berharap bahwa anak-anak muda saat ini tidak mudah mundur, namun tetap mengejar apa yang diinginkan.

Dimulai dari Bandung, Kini Gelud, Komunitas Fighting Game Hadir di Nusantara!


Komunitas–komunitas esports saat ini sudah mudah ditemukan. Bisa juga sambil menelusuri halaman profil komunitas Esportsnesia. Tidak hanya genre fighting game, namun juga berbagai judul esports lainnya.

Masa depan esports tidaklah buram, mengingat pertumbuhannya yang pesat. Dengan meyakini dan berlatih, Maulana yakin karir esports yang ditekuni akan mengalir berkat.

Maulana juga berpesan tidak lupa untuk selalu menambah wawasan, sekalipun melalui esports. Misalnya, melalui game FPS (first person shooter), bisa menambah pengetahuan dengan mempelajari lebih tentang dunia persenjataan, serta sejarahnya, dan tidak menutup kemungkinan bahwa kelak pengetahuan tersebut bisa berkontribusi untuk mendukung karirnya sebagai seorang diplomat atau ahli sejarah.

Sumber : esportsnesia.com
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
ayo gelud online
ngajak gelud
besok ane mau bikin komunitas "Bacot" aja lah...emoticon-Ngacir2
Ane kurang suka gabung komunitas gitu emoticon-Big Grin

Enak sendiri main dikamar emoticon-Big Grin

Bisa nonton bokep emoticon-Ngakak
Quote:


Gelud d mana ... Asal ulah d sawah wedr
Quote:


lah ini yg buat esport sepi
joysticknya masih pake controller biasa, belum pake yg arcade sticks
Gelud/gelut adalah bahasa jawi yang artinya berantem.
gelud onlen kuy
Balasan post fafnewjuly
Quote:


Ane emang suka tempat sepi bre emoticon-Smilie

Pernah nyoba gabung berbagai komunitas.
Ane pribadi rasanya kurang nyaman emoticon-Big Grin
ayo kita gelud emoticon-Traveller
Diubah oleh rahadianachmad
mau bikin komunitas juga donk brok
seru nih kayaknya gabung komunitas esports
selain latihan skill, latihan salaman juga bre
game fighting game favorit ane gan

street fighter mortal kombat king of fighter dll
ternyata banyak juga penggemar genre gelud di indonesia emoticon-Matabelo
kaporit game gelud ane street fighter gan emoticon-Jempol
PEJU AN


mw ikut acara ini
gembok
Dimulai dari Bandung, Kini Gelud, Komunitas Fighting Game Hadir di Nusantara!
My hoby
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di