KATEGORI
KATEGORI
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5aa348cb6208816d548b4569/girl-im-your-future

Girl, I'm Your Future

Tampilkan isi Thread
Halaman 154 dari 286
Quote:


Sebenernya itu bau bekas sabun cuci yang ga ilang emoticon-Big Grin

Quote:


Minyak jelantah meren bre

Quote:


Sami2, hatur nuhun oge masih keneh ameng kadieu
emoticon-Shakehand2

Quote:


Mode modus udah diaktifkan bre

Quote:


Maklum bre masih kebawa sama suasana orde baru emoticon-Takut (S)

Quote:


:belumtidur

Quote:


Hy, sweet.. emoticon-Cipok

Quote:


Keren ini id, masih eksis tiada lawan :tepuktangan

Quote:


Mau bales lopyu tu tapi takut cowo
:sudahkuduga

Quote:


Ke KUA masih jauh perjalanan bre emoticon-Big Grin

Lama bgt sampe bln depan?
kabar si wildan gmn om sama distro nya?
profile-picture
littlesmith memberi reputasi
Diubah oleh tukirman
wah modus mulu nih bang prim emoticon-Ngakak (S)
btw itu hubungannya si citra sama pak johan gimana tuh??
Quote:

Kantenan weh kang, mukaan kaskus teh salahsahiji na ngantosan dongeng kang prima...emoticon-Leh Uga
salam ti air mancur dan jalan pajajaran ...
Diubah oleh minangga
Quote:


moga2 lancar jaya ya bang prim RLnya
Quote:


Ya kali aja lu sibuk bre, trus apdet nya bln dpn deh.... wkkwkwkw
Atau lu pake sistem ganjil-ganjil.. emoticon-Ngakak
dua hari maraton nyelesain cerita ini, ijin nenda boscuu
yoi the best udh update aja
Quote:


Bang Prima omes juga ya ternyata,, emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Hammer2emoticon-Blue Guy Peace
Part. 18 : Okey, here we go..





Quote:



Yup, gw ga sampai hati ngebiarin Veren pulang sendirian. Meskipun singkat, tapi pertemuan gw dan dia hari ini cukup merubah keadaan. Ngga ada lagi rasa perasaan kesal di dada. Semua sirna dan berganti perasaan yang.. sulit untuk dijelaskan. Mungkin gw harus mengambil sisi positifnya, seenggaknya hubungan gw dan Veren mulai membaik.

Setengah jam (mungkin lebih) berlalu. Bus sudah mulai memasuki area pertambangan. Dari kejauhan terlihat cahaya terang benderang berwarna kuning di tengah langit gelap. Cahaya itu bersumber dari lampu-lampu penerangan. Dari situ gw tau bus sebentar lagi akan tiba di pos jaga. Mungkin gw akan turun di pos dan menunggu bus lain yang akan kembali ke kota.

Papan reklame besar berwarna hijau bertuliskan "AREA WAJIB APD" terpampang jelas di sisi pintu masuk berbentuk portal. Sayangnya gw ga bisa masuk ke dalam tanpa APD dan ID Card. Akhirnya gw bersiap untuk turun sebelum bus yang gw tumpangi mulai di naiki para security untuk menjalankan pemeriksaan rutin. Gw berjalan menuju pos security dan duduk di bangku panjang yang tersedia di pinggir pos. Veren melambai ke arah gw sambil tersenyum dan gw membalasnya.

Tiba-tiba dari belakang ada yang menyapa gw. Suaranya keras dan tegas ciri khas tentara..


Quote:



Tanpa berlama-lama gw pake semua atribut safety serta mengambil ID Card sementara dari meja security dan kembali menuju bus. Gw ga ngerti apa yang lagi gw lakuin. Tapi yang gw tau, gw cuma pengen deket sama Veren.. entah berapapun waktu yang gw punya untuk bareng dia.

Bus meninggalkan kami berdua di halaman parkir mess yang luas. Hanya suasana gelap dan sepi yang menemani. Gw akan menunggu bus berikutnya yang akan mampir ke mess nanti setelah menjemput karyawan yang akan pulang ke kota. Biasanya ada beberapa bus yang mampir ke mess untuk menurunkan karyawan staff yang shift 2.

Gw dan Veren berjalan menuju sebuah bangungan yang terdapat teras beralaskan lantai keramik berwarna hitam. Kami berdua duduk di teras tersebut. Suasana begitu sunyi karena semua orang pastinya sudah tertidur lelap.


Quote:



Hampir 20 menit kami berdua ngobrol-ngobrol dan saatnya gw untuk pulang kembali ke kota karena bus terakhir yang singgah ke mess telah tiba. Kami berdua berpisah, Veren masih berdiri di parkiran saat bus yang gw tumpangi berjalan perlahan meninggalkan kawasan mess. Gw terus memperhatikan Veren yang semakin menjauh sampai akhirnya kegelapan malam menelan sosoknya yang berdiri anggun.

Gw akui perasaan itu datang lagi. Dulu gw memang berniat memilikinya tapi malang tak dapat ditolak untung tak dapat diraih, doi nolak gw duluan bahkan sebelum gw mengutarakan apa yang gw rasa. Gw ngerti maksud dia baik, dia cuma ga mau gw sakit hati maka dari itu dia berusaha mencegah gw untuk melakukan hal bodoh. Andai yang dia maksud dengan hal bodoh itu adalah tentang perasaan cinta gw ke dia, maka kami berdua sama-sama melakukan hal bodoh. Lagipula gw juga agak masih trauma dengan dunia percintaan. Belum tentu juga gw nembak dia secepat itu. Memang sudah resikonya bermain cinta seperti itu. Akan ada saatnya bahagia namun juga akan ada saatnya hati terluka.

Yang gw suka dari Veren adalah dia cewe yang sederhana baik dari segi penampilan dan perilakunya. Meskipun dia dikarunia fisik yang sempurna namun dia tetap rendah diri. Ga heran satu perusahaan mengenal Veren sebagai pribadi yang menyenangkan, tapi bukan berarti ga ada yang membencinya. Yup, mereka adalah cewe-cewe yang doyan cari muka sama atasannya. Cantik ga seberapa tapi merasa dirinya seperti mahadewi yang harus di agungkan. Salah satunya adalah bawahan mba Cindy yang bernama Rinrin, cewe yang hobi berpesolek udah kaya mau mangkal di lokalisasi. Kerjaannya selain nyinyirin rekan kerja sesama cewe juga selalu berusaha menjatuhkan nama baik Veren. Tapi, begitulah Veren.. cuek dan selalu menganggapnya angin lalu. Dan gw banyak belajar dari Veren cara menghadapi orang-orang yang selalu berusaha menjegal kita dengan cara yang elegan.

Karena hari semakin malam, gw ga sempat ngobrol bareng pak Guntur. Setelah mengembalikan APD dan temporary card ke pos security, gw melanjutkan perjalanan menuju kota. Di perjalanan hanya gw habiskan waktu untuk tidur.


Beberapa hari kemudian..

Di ruang logistik ga jauh dari gedung office..


Quote:



Akhirnya gw ikut tim sepak bola mewakili perusahaan untuk bertanding di turnamen nanti. Yang lucunya di tim ini ga ada cadangan karena perusahaan hanya memberi jatah sesuai yang dibutuhkan untuk bermain bola aja. Kita bener-bener hanya diutus 11 orang karena pelatih udah merangkap sebagai pemain. Itupun hanya karyawan yang bukan di posisi inti dalam perusahaan. Tim ini hanya diisi orang safety, security dan helper. Ga heran orang Produksi ga ada satu pun yang ikut karena mereka adalah ujung tombak perusahaan yang harus siaga di PIT. Perusahaan pun ga menuntut kami harus juara karena agenda utama mereka bukan sepak bola melainkan meningkatkan produksi batubara.

Waktu kami hanya satu bulan menjelang turnamen. "Mana gw belum beli sepatu bola," batin gw berkata. Kan, ga lucu kalo gw main bola pake sepatu safety. Yang ada malah patah-patah kaki orang gw injekin.

Latihan rutin di adakan setiap jam 4 sore di lapangan yang tempatnya lumayan jauh dari alun-alun, persisnya berada di pinggiran kota. Jadi gw setiap hari pulang jam 3 sore kalo kena shift siang dan berangkat jam 10 malam kalo kena shift malam. Jam kerja gw otomatis kepotong tapi gajih tetap full. Enak juga pikir gw..

Selama latihan gw masih pinjem sepatu temen kerja gw. Bukan karena ga ada duit untuk beli tapi gw emang belum ada waktu buat belinya. Komposisi tim juga masih semrawut, gw belum dapet posisi harus jadi apa. Tapi gw tetap berpikir positif aja, mungkin sang pelatih (yang juga merangkap jadi pemain) ingin melihat skill pemain barunya satu-persatu. Hampir semua pemain di tim mungil ini gw kenal. Tapi yang paling gw kenal cuma Bernard, Mandagi sama Yonathan karena mereka satu kerjaan sama gw di safety. Yonathan bertubuh besar dan terlihat bertenaga, gw yakin dia pasti jadi bek. Bernard? Dibilang mirip Boaz tapi ada rambutnya. Larinya juga ga kenceng-kenceng amat. Mandagi posturnya mirip-mirip gw, tinggi bagai jerapah. Yang lain posturnya standar pemain Asia, lah.


beberapa hari kemudian..

Pukul 12.00 WITA. Saat jam istirahat.

Gw sedang berjalan menuju dapur di gedung office dan mendapati Veren di dalam dapur sedang menyeduh kopi dari dispenser.


Quote:



profile-picture
profile-picture
profile-picture
hkm777 dan 15 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh inginmenghilang
keluar juga pernyataan itu langsung ke Veren... lanjut terus om Prim...
aku juga suka kok sama om jerpah emoticon-Leh Uga emoticon-Hammer2
Playboy is back...
Bukan prima nama nya kalo gak sedeng emoticon-Wakaka
Lama gak mampir, udah update aj bang prim wkwk :v
playboi is back from hibernasi emoticon-Ngakak (S)
Akhirnya keluar juga kata2 terpendamemoticon-Blue Guy Cendol (S)emoticon-Blue Guy Cendol (S)emoticon-Blue Guy Cendol (S)emoticon-Blue Guy Cendol (S)emoticon-Blue Guy Cendol (S)emoticon-Blue Guy Cendol (S)emoticon-Blue Guy Cendol (S)emoticon-Blue Guy Cendol (S)
Diubah oleh brezze12
الحمدل الله رب العالمىن... Tos ngawitan lancar nya kang?... Sok ah mangga lajengkeun...emoticon-Jempol
Mashooook Pak Priimmmm
Halaman 154 dari 286


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di