alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Militer /
Indonesia Tertarik Beli Su-35, Pesawat Amfibi Be-200 dan Kapal Selam Project 636
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/551d806c582b2e7c508b456a/indonesia-tertarik-beli-su-35-pesawat-amfibi-be-200-dan-kapal-selam-project-636

Indonesia Tertarik Beli Su-35, Pesawat Amfibi Be-200 dan Kapal Selam Project 636

Tampilkan isi Thread
Thread sudah digembok
Halaman 31 dari 31
Quote:


falcon (kagak punya BVR missile, X2 kagak datang2), Hawk (P4 udh expired), sutuc (seharusnya ada IR missilenya), flanker (bukan kgak lengkap tapi stok terbatas), T50 (seharusnya bisa IR missile)
Quote:


trntung mw definisi ny dari mana ? kalo versi pabrikan seh full armament. tp kalo versi lokal, cukup dengan canon dan dumbbomb bisa d bilang lengkap emoticon-Ngacir
Quote:


Gpp tokh? sing penting bisa parade + bawa para jenderal-jenderal terbang (tak pakein g-suit ama kacamata reyben biar mirip pelem top gun yg obesitas)

emoticon-Cool
Quote:


tupoksi utama emoticon-Cool
Quote:


Coba aja cari data berapa jumlah rudal yang tersedia dibandingkan jumlah pesawat yang ada belum lagi ditambah efesiensi dari jumlah jam latiha dll
Diubah oleh kayumaanisss
Quote:


Nyari data kayak gituan di mana ya? emoticon-Cape deeehh

Lagian emang macam T-50 mau dikasih rudal??
Diubah oleh stuka1788
Quote:


https://gripen-indonesia.blogspot.com wkwk saya baca-baca dari sana kepenagaruh juga gan, memang linknya blogspot tapi liat-liat isinya relevan juga, banyak pake data
Quote:


Yang dimaksud dengan relevan itu apa ya?
Rabu 14 Maret 2018, 17:52 WIB
Rusia Tuding AS Tekan Indonesia Batalkan Pembelian Sukhoi SU-35
Deutsche Welle (DW) - detikNews
Indonesia Tertarik Beli Su-35, Pesawat Amfibi Be-200 dan Kapal Selam Project 636
Jet tempur Sukhoi SU-35 buatan Rusia. Menurut perjanjian sebanyak 35% komponen buat pesawat tempur generasi ke4 itu akan dibuat di Indonesia. (Getty Images/AFP)

Washington - Kontraktor Amerika Serikat dituding mendesak pemerintah Indonesia untuk membatalkan pembelian jet tempur Sukhoi SU-35 dari Rusia, dan sebaliknya membeli F-16 Viper buatan Lockheed Martin.
Rusia menuding Amerika Serikat berusaha membajak perundingan perdagangan senjata dengan Indonesia. Seperti dilansir kantor berita TASS, Vladimir Kozhin, Penasehat Presiden untuk Kerjasama Militer, mengklaim Rusia dan Indonesia sudah memasuki tahap akhir perundingan ketika Amerika Serikat melakukan intervensi.

"Kontrak ini sudah disiapkan selama dua tahun dan ini adalah urusan yang rumit, karena menyangkut penjualan Sukhoi SU-35, " katanya. "Ketika semuanya sudah siap, kontraktor Amerika Serikat datang dan melancarkan tekanan besar pada Indonesia untuk mencegah kontrak ini disetujui."

Namun begitu perjanjian antara kedua negara tetap disepakati 14 Februari silam.

"Kami sangat berterima kasih pada militer dan pemerintah Indonesia atas ketegasan yang mereka tunjukkan secara terbuka, menurut kontraktor AS," imbuh Kozhin.

Pemerintah Indonesia akhirnya sepakat membeli 11 unit Sukhoi SU-35 seharga 1,14 milyar Dollar AS atau setara dengan 15 trilyun Rupiah. Kesepakatan imbal beli itu memungkinkan Indonesia membayar dengan komoditas kelapa sawit, kopi dan teh senilai 570 juta Dollar AS, pembayaran melalui skema offset senilai 400 juta Dollar AS dan sisanya dibayar dengan uang tunai.

Baca:Indonesia Resmi Beli 11 Jet Tempur Rusia

Kedua negara tidak hanya menyepakati jual beli jet tempur, melainkan juga kerjasama alih teknologi, program pengembangan alutsista dan pembangunan pabrik suku cadang untuk Sukhoi.

Dengan pembelian SU-35, Rusia kini menjadi pemasok senjata terbesar buat militer Indonesia. Kedua negara belakangan makin aktif menjalin kerjasama pertahanan. Desember 2017 silam Rusia mengirimkan kapal perusak, Admiral Panteleyev, dan Boris Butoma, kapal bahan bakar terbesar di Armada Pasifik, untuk melakukan latihan militer di Indonesia.

Pada bulan yang sama dua pesawat pembom strategis Tupolev T-95MS dan dua pesawat angkut militer Ilyushin Il-76 melakukan latihan terbang di pulau Biak. Demonstrasi itu dilakukan menyusul niat Indonesia membeli pesawat angkut militer untuk menggantikan armada Hercules C-130 yang menua. Pemerintah sempat dikabarkan mengincar pesawat angkut paling modern, A400M milik Airbus.

"Kesepakatan ini bisa jadi akan membuka perjanjian jual beli alutsista lain di Indonesia, seperti helikopter Mil atau sistem persenjataan lain," kata Sam Bendett, Pakar Militer di Center for Naval Analyses kepada The National Interest. "Indonesia pastinya tetap ingin membuka opsi menyusul kebangkitan Cina dan kian aktifnya Rusia di kawasan."


(ita/ita)

sumber

Update Berita dulu soal SU-35, siapa tahu ada Kaskuser (Gansist) yang belum baca ni berita. emoticon-army
Sekalian nambah bahan diskusi. emoticon-army

Ngomong-ngomong, Sukhoi tahun depan bakal datang ya? emoticon-Bingung (S)

emoticon-Ngacir
Diubah oleh letnan.dirgan
^
^
^
Berita lama gan emoticon-Big Grin
Lihat 1 balasan
Balasan post phithor
Quote:


Heran deh sekarang itu media2 sering recycle berita lama emoticon-Hammer
Lihat 1 balasan
Balasan post kensama
Quote:


Biar laku medianya... Kan sekarang semua berdasar clickbait emoticon-Big Grin
Quote:


Quote:


Quote:


ane heran juga emoticon-Bingung

Dah kek barang daur ulang... emoticon-Bingung
Diubah oleh letnan.dirgan
Lihat 1 balasan
Balasan post letnan.dirgan
Quote:


emoticon-Leh Uga itulah kenyataannya bre emoticon-Leh Uga
Quote:


mending ane baca koran kalo gitu.

emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
Angkatan Laut Rusia Luncurkan Kapal Selam Siluman "Kronstadt"
Jumat, 21 September 2018 | 20:59 WIB

"Kapal selam ini melampaui pendahulunya, Proyek 636, dalam setiap parameter. Kami yakin Proyek 677 pantas disebut sebagai masa depan kekuatan kapal selam non-nuklir Angkatan Laut Rusia," kata Buzakov.

Kapal selam Proyek 677 dari kelas Lada adalah bagian dari kapal selam non-nuklir Rusia generasi keempat.

https://internasional.kompas.com/read/2018/09/21/20590961/angkatan-laut-rusia-luncurkan-kapal-selam-siluman-kronstadt
Halaman 31 dari 31
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di