alexa-tracking

Meditasi dengan fokus ubun-ubun....

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000007878734/meditasi-dengan-fokus-ubun-ubun
Quote:


image-url-apps
Quote:


Kalo ini diaplikasikan ke jodoh gimana puh? Di depan pernah dijelasin untuk jodoh cukup minta aja, nah mintanya ini ke yang maha kuasa atau yang maha suci puh? Mohon bimbingannya puh abi emoticon-Shakehand2
Quote:


kalau hubungan antar manusia, permintaan ke Yang Maha Kuasa... seperti jodoh, taubat, mohon ampunan, memohonkan ampunan untuk orang tua,penyembuhan sakit parah,permohonan untuk anak, dll....dan dilakukan dengan DOA kepada Yang Maha Kuasa...

Sedangkan hal-hal di dunia., seperti rejeki, pangkat,rumah, makan,dll dari Yang Maha Suci/Ruh Suci kita sendiri.., permohonan ke Yang Maha Suci ini bisa dilakukan dengan visualisasi...., jadi kl ada orang yang melakukan visualisasi tentang kebutuhan duniawi apapun agama-nya bahkan tidak beragamapun / tidak percaya adanya Tuhan... akan tetap mendapatkan keinginannya...

KASKUS Ads
image-url-apps
salam kenal mbah abi .. sy udah coba tp gk rajin tiap hari, sering ketiduran jg tengah2 meditasi, blom kuat 1 jam. Awal nyoba memang terasa geli dikepala, sekarang enggak lagi krn kadang sulit konsen. akhir2 ini kl fu pelipis kiri sakit, kek ditarik kedlm gitu, agak lama yg kanan ikutan sakit tp gk separah kiri .. sy biasanya sakit kepala kalo masuk angin .. gitu aja hasilnya mbah abi .. makasih
Quote:


gpp gan,sakit di pelipis kemungkinan ada indikasi migrain, suka sakit kepala.....
jalankan aja dengan disiplin , penyakit di kepala akan sembuh.
image-url-apps
Quote:


Puh misal aku masih pada tahap pencarian "Aku" untuk doa yg ditujukan kepada Yang Maha Kuasa apakah cara berdoanya juga lewat visualisasi kemudian dari "aku" meminta langsung kepada Yang Maha Kuasa atau ditujukan ke "Aku" yg kemudian disampaikan kepada Yang Maha Kuasa?
Quote:


duluuuuu, sebelum masa pencerahan...,
ane selalu saat ucapan doa selalu memakai kata "hamba", "saya","kulo" (bahasa jawa = aku) ,
tetapi setelah mengetahui bahwa diri sejati adalah Yang Maha Suci / RUH SUCI.., ucapan permohonan kepada Yang Maha Kuasa diganti "Ingsun", "Yang Maha Suci"...
misal karena ane org jawa, maka pakai bahasa jawa... :
  • "Kesalahanipun Yang Maha Suci nyuwun ngapura Yang Maha Kuasa" (artinya : Kesalahan Yang Maha Suci('AKU' / Ruh Suci) , mohon ampunan kepada Yang Maha Kuasa) ,
  • Ingsun nyuwun dateng Yang Maha Kuasa supados 'nama orang tua yang sudah meninggal' diampuni kesalahipun lan saget sampurna ketampi alam langgeng... ('saya/ruh suci" mohon kepada Yang Maha Kuasa supaya 'nama orang tua yang sudah meninggal' diampuni kesalahannya dan bisa sempurna diterima di surga/alam langgeng)...
  • Yang Maha Suci nyuwun dateng Yang Maha Kuasa supados "nama anak" diparingi keluhuran budi... ("Yang Maha Suci/Ruh Suci" mohon kepada Yang Maha Kuasa agar "nama anak" diberikan keluhuran budi pekerti)



untuk permohonan kepada Yang Maha Kuasa, pakai kata aku dengan "Yang Maha Suci" atau "Ingsun" walaupun masih di tahap "aku"....
untuk masalah keinginan dunia, visualisasi aja.., mau mohon lgs masalah duniawi ke Yang Maha Kuasa jg gpp / ga dilarang ....


Penyembahan tentang "Tuhan" di dunia ini, yang umum adalah "aku/hamba" menyembah kepada "AKU"/"GUSTI PANGERAN",dll.....,dan permintaannya / doa hanya berkisar pada duniawi atau masuk surga yang disimbolisasi dengan "kenikmatan seperti di duniawi"...

untuk orang-orang yang mengalami pencerahan dan mengetahui siapa yang harus disembah mereka akan menyembah kepada Yang Maha Kuasa... ,

coba agan baca-baca tentang kisah sufi-sufi "nyeleneh" yang menyebut dirinya "AKU" sehingga berani sampai dihukum mati...
sebab kisah sufi tersebut memang untuk petunjuk bagi orang-orang di masa depan saat menemukan "AKU", karena awalnya pasti bingung pemahaman ini beda dengan pemahaman orang-orang pada umumnya karena menemukan "AKU" di dalam badan "aku"
image-url-apps
Quote:


Puh, kenapa kita disebut maha suci padahal kita manusia berdosa? ane juga kalo berdoa selalu pakai kata hamba. karena menurut ane, kata hamba saat berdoa itu mencerminkan bahwa kita pelayan. maksud pelayan tersebut adalah pelayan Tuhan, yang akan melayani Tuhan. Mohon pencerahan puh, karena bisa menjadi tambahan ilmu spiritual ane. Terima kasih.
Quote:


kenapa disebut Yang Maha Suci, karena memang "AKU" adalah Maha Suci /sang Ruh Suci yang turun ke dunia ...

hal ini karena agan masih dalam tahap ke-"aku"an yang kasar..,"aku" adalah pelayan "AKU"..., untuk menghancurkan paham "aku" , temukan sang "AKU" dalam diri agan sendiri., maka agan akan mengetahui Tuhan Yang Maha Kuasa....emoticon-Smilie

"AKU" akan dianggap sebagai "TUHAN" oleh "aku"....

saat "aku" tidak ada ... maka yang ada hanya "AKU/GUSTI/PANGERAN" dan mengetahui yang patut di sembah adalah Yang Maha Kuasa....

saat seorang sufi mengatakan bahwa yang ada hanya "AKU" ... maka si "aku"-"aku" yang lain ga akan terima karena mengira si "aku" dari sufi tersebut mengaku sebagai sosok "Tuhan"-nya dari "aku"-"aku" tersebut sehingga sufi tersebut dihukum mati oleh "aku"-"aku" yang lainnya... emoticon-Smilie

kalau agan ga paham dari penjelasan diatas ya tinggal temukan "AKU" di diri agan, karena ini di luar akal pikiran dari "aku"... emoticon-Smilie
dulu belajar ilmu ini murni explorer sendiri apa dari guru2 mas lintang
Quote:


Pengetahuan ini diajarkan oleh sang "Guru Sejati", saat kita dalam kebimbangan mengetahui "AKU".., maka sang "Guru Sejati" akan datang memberikan pengetahuan hal-hal tentang Ketuhanan....
om lintang mau nanya neh kalo mendalami meditasi fu apakah kita masih wajib melakukan perintah2 dalam agama atau hanya fokus fu aja soalnya kita langsung menuju yang maha kuasa makasih sebelumnya
image-url-apps
Quote:


gan, ane kalo meditasi atau tidur, kening dan ubun ane suka getar/resonansi, kenapa ya?
Quote:


kalau menurut ane tetap jalankan aturan-aturan di dunia..,karena itu adalah bagian dari komitment kita di dunia.., misal agan memilih menjadi seorang muslim atau kristen,katolik,hindu, budha ataupun atheis .. dll ya jalankan ... sebab kita masih hidup di dunia ini.. dan hukum yang sudah menjadi komitment bersama-sama tersebut mengatur supaya si "aku" ini menjadi tertib,serta bermasyarakat,dll

seperti om excargo mau menyetir mobil, maka harus wajib menaati aturan-aturan setir mobil, jika tidak ya ada akibatnya...

Ada perintah-perintah "langsung" dari Yang Maha Kuasa melalui Guru Sejati, dan bisa diberikan lewat mimpi,bisikan,dll .. dan ini bisa personal (untuk pencari kesejatian orang tersebut) ataupun orang yang sudah "ditakdirkan" untuk merubah keadaan masyarakat saat itu..., jika merubah keadaan masyarakat bisa disebut nabi/sang utusan....
kalau untuk personal, biasanya untuk menuju ke sempurnaan...., atau pelajaran kebijaksanaan...

seorang nabi atau utusan hanya akan memberikan aturan-aturan ,sesuai yang sudah digariskan/ditugaskan oleh Yang Maha Kuasa....., ada nabi yang mengajarkan ttg hubungan "aku" dengan "AKU", ada yang mengajarkan ttg "AKU" dan "Yang Maha Kuasa"...
sehingga agan-agan kl lebih teliti mempelajari tentang agama/kepercayaan ..., akan ditemukan 2 pelajaran ttg "Tuhan".....
  • nabi X membawa pelajaran ttg Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga saat nabi X tersebut menyebutkan "AKU" maka oleh pengikutnya , nabi X dianggap sebagai "Tuhan"...., padahal hal itu menunjukkan diri sejati tertinggi di manusia....
  • nabi Y membawa pelajaran ttg "aku" dgn "AKU"..., sehingga "aku" akan diberikan banyak aturan oleh "AKU" , dan diberikan "hadiah" jika menjalankan , atau jika tidak menjalankan diberikan "ancaman"....ini tujuannya supaya mereka bisa mengenal "cahaya/sang AKU" di dalam diri "aku"...


Semoga pencari spiritual dan Pencari Sang Diri Sejati paham akan hal ini... emoticon-Smilie


Quote:


gpp gan, itu energi aja...

emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia
image-url-apps
Quote:


makasi gan...
mohon maaf sebelumnya sepuh newbie ijin nimbrung yah.ucapan sepuh memang bener tapi kita dibalikkan lagi kita dilempar ke bumi bareng kodam/MG2 laen disini karena kita makhluk berdosa.kalau mungkin pemahaman sepuh itu membahas tentang petunjuk hidup di dunia mengenai Sedulur Papat Limo Pancer itu memang saya benarkan.akan tetapi kita tidak bisa menganggap diri kita sama persis dengan Tuhan nanti kita bisa dimusuhin oleh manusia/mg laennya di muka bumi ini.pemahaman ini juga pernah saya dapet dari guru di jowo lugu yang nuwun sewu berkeyakinan muslim kejawen jenis muslim abangan paham tentang manunggaling kawulo lan gusti paham syech siti jenar itu jenis makrifat sedangkan paham wali9 adalah paham tauhid .antara tauhid vs makrifat itu dari dulu seingat saya bertentangan .kalau manusia awam tahu ilmu makrifat itu sangat berbahaya dia bisa sembrono misalnya wayahe sembahyang tidak mau sembahyang & diingatkan ma temennya pasti jawab begini mohon maaf puh agak sedikit sarkasme jgn tersinggung ucapan saya ini yah kulo niki manunggaling kawulo lan Gusti artinya saya sudah bersatu dengan Tuhan.ini nanti orang awam bisa salah tafsir nanti bisa bersatu dengan MG laen kyk saya ini hehehehe emoticon-Takut .padahal seingat saya kitapun ibarat kata sesakti-saktinya orang itu kita tidak bisa melihat Tuhan/Allah/Alloh itu sendiri bahkan guru sayapun pernah melihat cahaya putih sangat kilat & menyilaukan matanya sendiri itu tidak kuat loh Puh bahkan nabi sekelas Nabi Nuh saja melihat cahaya Tuhan/Allah/Alloh saja matanya saja langsung berkedip menutup mata karena cahayanya sangat terang menyilaukan mata & cahaya tsb bisa membakar apapun juga .sayapun juga merasa bukan orang suci sayapun orang yang penuh dosa,khilaf & banyak kesalahan2 yang saya buat dimasa lampau.setelah guru saya muslim kejawen tsb menjelaskan tentang penjelasan tsb beliapun tidak berani menganggap dirinya manunggaling kawulo lan gusti bahkan beliau ini adalah orang yang cukup diseganin didaerah Mojokerto karena kesaktiannya .jikalau ada penjahat jadi DPO Polisi beliaulah yang sering dimintai Tolong bahkan dimintai tolong mengirim penjaga ghoib/bolosewu oleh Tentara TNI sangat sering sampai dia bosan sndr.beliau adalah panutan saya & saya ingin mencontoh beliau mohon maaf puh guru saya Muslim kejawen Abangan sedangkan saya Kristen tapi kami saling sharing pengalaman spiritual baik didalam negeri/lokal dengan pengalaman spritual di luar negeri & kami saling menghargai satu dengan laennya.serta saling toleransi satu dgn laennya kira2 pernyataan saya ini bisa dijelaskan puh tentang maksud RUH Suci/sang guru sejati ini ?? maksudnya penjelasan scr detail ini puh mohon maaf kalau ada kata2 newbie yang menyinggung sepuh yah tapi saya tidak menyinggung puh.kita hidup didalam dunia beginian/supra kalau kita berpikir kritis tidak akan bakalan nemu tentang ujung pangkal ghoib ini makanya kita dituntut utk berpikir skeptis/skeptic.emoticon-Takut
Kagak paham, gan. emoticon-Bingung
taruh kata kamsud ente kek nonton gambar 3d gitu yak, gan.
mata dijuling2in agar keluar penampakan.
ato pegimane, tolong dijelasin dengan teknik yang paling mudah dicerna otak manusia, gan. emoticon-DP
image-url-apps
Gan, newbie mau tanya...
Gimana sie cara menghilangkan semua pikiran saat bermeditasi?
Setiap saya memejamkan mata, entah mengapa semua problem dari diri saya muncul semua...
Seakan itu sangat mengganggu fokusnya...
Mohon bantuann sarannya yaa
Quote:

kalo lebih nyaman meditasi fu daripada sholat gmn om lintang soalnya lebih nyaman aja hahahhahahaha
Quote:


untuk sedulur papat limo pancer, ane ga paham juga.. karena banyaknya opini pribadi otak-atik aja....,
disini yang diajarkan hanya ada "aku", "AKU", "Sang Guru Sejati", dan "Yang Maha Kuasa".....
manunggaling kawula gusti ga ada, "aku" ga akan manunggal dengan "AKU".., "aku" barang baru, dan tidak kekal...
"aku" ga akan bisa melihat "AKU"..."AKU" hanya bisa diketahui saat kita menghilangkan "aku"....
untuk masalah kesaktian, hal ini ilmu "aku"..., dan sekarang jaman sudah berubah.."kesaktian" sekarang berubah jadi ilmu pengetahuan.., dan kejar dengan sekolah/belajar yang giat untuk bisa maju..
Ruh Suci adalah "AKU" yang turun ke dunia ini..., dan dunia ini ga hanya "bumi" saja, tapi dunia-dunia yang lain.. (dunia jin,dll).., sedangkan Guru Sejati adalah pembimbing / pengajar ilmu sejati yang menuntun "AKU" supaya mengenal asal usul-nya dan Tuhan Yang Maha Kuasa ,serta mengajarkan "aku" supaya mengenal "AKU"....

Quote:


coba pelajari lebih mendalam gan.. emoticon-Smilie

Quote:


Macam-macam caranya, ada yang fokus ke nafas, ada yang fokus ke cahaya lilin,dll....
kl ane lebih menonton pikiran tersebut.., seperti nonton TV aja gan.., kita ga usah ikut campur.., apapun pikiran yang ada saat itu kita harus bisa menyadari kalau kita sendiri sebagai pengamat pikiran....

Quote:


hehehe, kembali ke agan aja...emoticon-Smilie , mana yang terbaik dan nyaman ya jalankan....
×