alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
KPPPA Sambut Baik Rencana Cuti Melahirkan bagi Suami
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ab0d2f312e257a84c8b4585/kpppa-sambut-baik-rencana-cuti-melahirkan-bagi-suami

KPPPA Sambut Baik Rencana Cuti Melahirkan bagi Suami

KPPPA Sambut Baik Rencana Cuti Melahirkan bagi Suami

JPP, JAKARTA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menyambut baik adanya Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 24 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pemberian Cuti PNS yang membolehkan PNS laki-laki mengambil cuti untuk mendampingi istrinya melahirkan.

"Cuti melahirkan ini memungkinkan suami dapat mendampingi istri pada satu bulan pertama," kata Menteri PPPA Yohana Yembise melalui siaran persnya di Jakarta, Selasa (20/3/2019).

Yohana mengimbau, cuti itu harus digunakan para suami untuk memberikan perhatian dan membantu para istri pasca melahirkan. Hal tersebut berkaitan dengan fungsi keluarga dalam pengasuhan yang akan mempengaruhi tumbuh kembang anak, terhitung sejak hari pertama dia dilahirkan.

Yohana mengatakan, sosok ibu dan ayah sama-sama memiliki peran sentral dalam keluarga. Tidak hanya bagi bayi, perhatian ayah juga dibutuhkan ibu saat dan pascamelahirkan.

Untuk itu penting bagi suami berada disekitar anak dan istri sebagai bentuk perhatian kepada keduanya. "Satu bulan pertama setelah melahirkan adalah masa utama ibu dan bayi untuk mendapatkan dukungan dan disinilah peran ayah sangat dibutuhkan, khususnya dalam menyukseskan pemberian ASI eksklusif," kata dia.

Dukungan itu sangat dibutuhkan apalagi jika sang ibu tidak memiliki kuantitas ASI yang memadai, dengan adanya pendampingan suami maka secara psikologis akan meningkatkan rasa aman dan tenang pada istri sehingga dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas ASI.

Dia mengatakan selain itu masih banyak peran dan tantangan yang dihadapi ibu dan bayi, adanya kebijakan cuti bagi laki-laki akan meningkatkan kualitas hubungan keluarga serta turut mendukung kesetaraan gender khususnya dalam berbagi peran yang sama oleh suami dan istri dalam keluarga.

"Sebab, kesetaraan gender bukan hanya soal perempuan setara di ranah publik, tapi juga soal peran ayah yang setara di ranah keluarga," kata dia.

Peran ayah juga merupakan penentu bagi tumbuh kembang dan pola asuh yang baik bagi anak, selain itu ayah bisa menjadi sosok idola bagi keluarga. (ant)


Sumber : https://jpp.go.id/humaniora/sosial-b...kan-bagi-suami

---

Kumpulan Berita Terkait HUMANIORA :

- KPPPA Sambut Baik Rencana Cuti Melahirkan bagi Suami Menteri LHK Peringati HPSN 2018 di Car Free Day Kota Makassar

- KPPPA Sambut Baik Rencana Cuti Melahirkan bagi Suami PANRB Gelar Forum Pelayanan Publik Internasional Oktober 2018

- KPPPA Sambut Baik Rencana Cuti Melahirkan bagi Suami KLHK Tambah Ruang Terbuka Hijau di Jakarta

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
Boleh cuti berarti ya gan
Sekalian emoticon-Pertamax
Diubah oleh CluxZ
HT sepi :nyantai
hadeuh apa lagi iniemoticon-Ngakak
Jangan pns aja dong, pegawai swasta jg harusnya berhak
Quote:


Setuji banget gan emoticon-Big Grin
Aturan nyeleneh, apa indikator pengawasan terhadap suamin yg menemani istrinya melahirkan? Kalo dalam setahun di Kota J ada 100 ASN wanita yg hamil berarti ada 100 ASN pria yg cuti. Siapa yg bisa menjamin kualitas kerja suatu instansi tetap terjaga dengan cutinya 200 orang ASN dalam waktu bersamaan? emoticon-Metal
Diubah oleh ompank007
wah ntar tiap taun bikin anak dong biar dapet jatah cuti melahirkan emoticon-Wakaka
semua cuti....... emoticon-Ngacir

sepi amat nih gan
Quote:


sepi nih emang, tp pekiwan gan
Suami kalo dapet cuti juga kerjanya tiduran dan nonton bola di rumah. Kalo bisa, kelahiran anaknya dibikin pas sama jadwal piala dunia emoticon-Wakaka
Asal tidak disalahgunakan aja emoticon-thumbsup

emoticon-Ngacir
setuju banget baru kemaren bahas beginian, eh pemerintah ngasih Betulan, wkwkwk
Asal tidak disalah gunakan ya
nah cakep kalo beneran meski rencana cuma 1 anak doang
kemaren aja simpatisan salam 2 tahun pada koar2 sama masalah ini, nah kalo sekarang pemerintah sendiri yg menyetujui akan hal ini apakah masih akan koar2 ga jelas?
ini kalo yg rajin buat anak cutinya banyak banget pasti
aneh?
Supaya fokus menemani istri melahirkan gan.
Quote:


aduh komennya kok gitu, dah punya anak belum si? cuma tengok kebijakan pemerintah di negara maju sana, di swedia suami bisa dapat cuti full sebulan untuk nemenin istri melahirkan, coba tengok indexx kebahagiaan swedia nomor berapa di dunia? tiru yg baek, masalah kinerja akan meningkat seiring naiknya index kebahagian seseorang. Lagian nemenin istri lahiran ngapain harus di awasin? yg penting setelah masuk lagi bawa surat keterangan lahir dr rumah sakit n sukur2 akte lahiran dah jadi. bisa croscek tanggal kalo emang mau pengawasan ketat. Optimis dude, jgn mikir jeleknya aja, gak maju2 ntar emoticon-Angkat Beer
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di