alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Polemik : Tak ingin punya keturunan, apakah masih dianggap wanita?
4.4 stars - based on 20 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5aa17153529a45874a8b4567/polemik--tak-ingin-punya-keturunan-apakah-masih-dianggap-wanita

Polemik : Tak ingin punya keturunan, apakah masih dianggap wanita?

Tampilkan isi Thread
Halaman 12 dari 24
semua yg tercipta di alam semesta ini, dibuat dengan maksud dan tujuan tertentu, tanpa itu semua hal ini tidak mungkin melainkan sia-sib belaka emoticon-Turut Berduka


Quote:

Sutuju sama agan ini..

jangan bilang "kan masih ada saudara"

di masa depan saudara2 agan tentunya nanti pasti udh tua2 juga'(mungkin mereka sedang di rumah anak2nya)
atau bahkan mungkin maaf" udh wafat duluan..
sepinya baru terasa... belum kalo pasangan agan wafat duluan juga... tinggal sendiri dirumah..

minimal adopsi anak asuh seperti anak kandung sendiri dgn penuh cinta,kalo memang gak bisa punya anak..
Diubah oleh monsterbatu
Quote:


Yang penting kimochi dulu ya emoticon-Leh Uga
kalo saya sih malah khawatir kalo gabisa kasih keturunan terus bikin imam masa depan saya kecewa. semoga saya dapet misua yg terima saya apa adanya deh hihi
tidak tahan cobaan berarti penganut childfree bre.
itu mereka kok, bukan gue 😋
Akhirnya ada juga thread yg masuk logika...... legalisasi lgbt di afrika dan india penyembah sapi..... penduduk dua wilayah tsbt udah gak bs di anggap remeh... adain civil war dan legalisasi lgbt demi kesehatan bumi yg lebih baik.
Diubah oleh noborutakayama
Quote:


pintar juga kau , kau cewe yah
Quote:

Yang boneng bray, ada temennya dong berarti emoticon-Big Grin cendol sent emoticon-Big Grin

pada heboh amet ya masalah ginian doang, di JEPANG macem gini udah biasa bagi warganya, itu hak setiap orang si mau nikah apa kaga
seperti halnya pendapat para wanita yang memilih karir ketimbang menikah.
lingkungan ane ada nih. emoticon-Cape d...
Quote:


Mau di ajarin kayak gimana sis? Banyak cara nya emoticon-Stick Out Tongue

Untuk menekan atau mengontrol pertumbuhan penduduk, ane setuju. Tapi tentu nya ada cara lain selain doktrin childfree ini sis. Contoh nya penggunaan KB.
Yang jadi masalah, doktrin childfree itu bakal berkembang ke arah negatif dan ekstrim. Banyak kasus di eropa saking ekstrimnya doktrin ini, perempuan banyak angkat rahim dan mengikat fallopian tube nya. Sangat beresiko. Belum lagi yang laki-laki melakukan vasektomi.
Jadi baiknya canangkan kembali program KB, daripada gembor-gemborin doktrin childfree.

Iyaa sist betul banget tentang paham itu. Tapi kalau di point sist ini, lebih berat masalahnya terletak di kebijakan pemerintah Indonesia dari jaman baheula tentang jawa-sentris. Kalau pembangunan semua merata, pasti overpopulasi di ibukota atau kota besar akan hilang.
Cara nya banyak.. Tiap daerah di Indonesia kan punya keunikan/khas nya sendiri, di exploit aja bidang itu. Misalnya kuliner khasnya, panorama alam nya, situs bersejarah dll nanti di payungi sama pemerintah tapi yang mengelola penduduk-penduduk daerah tesebut. Bisa juga dengan cara berantas tengkulak-tengkulak petani beras/sayuran, bikin lembaga dari pemerintah yang bertugas membeli, menampung dan distribusi hasil panen petani daerahnya.

Yang di usahakan Jerman saat ini soalnya lebih do-able untuk negara maju sist. Program-program nya memang sudah lama ada dan perekonomian mereka mendukung untuk program ini. Alokasi nya sudah jelas
emoticon-Recommended Seller
Diubah oleh ziie92
Quote:

Enak dong penduduknya jadi terencana, dan orang tua bisa ada di kasih bimbingan planning dari pemerintah emoticon-Big Grin aupaya kedepannya gak bingung emoticon-Big Grin
Coba kalo disini, paling teriak2 Ganggu HAM emoticon-Big Grin
aku blm punya anak emoticon-Ngakak
Quote:


Agan ini pengamat anak anak 'dimari' emoticon-Toastemoticon-ToastPolemik : Tak ingin punya keturunan, apakah masih dianggap wanita?Polemik : Tak ingin punya keturunan, apakah masih dianggap wanita?Polemik : Tak ingin punya keturunan, apakah masih dianggap wanita?Polemik : Tak ingin punya keturunan, apakah masih dianggap wanita?Polemik : Tak ingin punya keturunan, apakah masih dianggap wanita?
banyak anak banyak rejeki emoticon-Ngakak
innalillahi
Yang penting jangan ngikut logika kaum "nganu" yg bilang banyak anak banyak rezeki. Istri satu bisa nambah lagi. Rezeki sudah ada yg memberi. Klo ente gak yakin berarti ente kufur sama yg memberi rizki.
Quote:


iya gan ada program pemerintah tentang pendidikan parenting untuk calon orang tua dari bayi hingga remaja , jadi ga bingung ..

klo soal peraturan pemerintah kaya gitu diterapin disini kayanya sulit hehe , lebih baik diterapkan perorangan bagi yg berminat emoticon-Big Grin
Quote:


punya anak menghambat karir ane utk pergi ke mars bareng spacex dan elon musk tahun 2033 nanti
bari tau ada paham yg kaya gini di indo..
Halaman 12 dari 24


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di