alexa-tracking

Surat Pengharapan RRADH Kepada Bapak Presiden Jokowi Mengenai Rekomendasi Investor

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57f5c0c7642eb6c42b8b456d/surat-pengharapan-rradh-kepada-bapak-presiden-jokowi-mengenai-rekomendasi-investor
Quote:


anda investornya? bagaimana tanggung jawab pengembalian dananya?
image-url-apps
Quote:


bukan gan

ane cuma pernah kenal dia di dumay sktr thn 2008 di forum sebelah emoticon-Big Grin

ane jg udah tau bisnis dia apaan, cm baru tau ada masalah gini

bbrp bln ke belakang ga ngaskus emoticon-Embarrassment
Quote:


dumai riau atau dumay dunia maya?
masalahnya sudah lama, dia sendiri sudah bilang sejak 3 tahun yang lalu
KASKUS Ads
image-url-apps
Quote:


dunia maya, jauh sblm ngaskus emoticon-Big Grin

kalo masalah invest bermasalah, ane ga tau
kebetulan aja browsing2 ketemu trit ini, ampe pegel bacanya emoticon-Hammer
image-url-apps
Quote:


Jd pengen ikutan jawab, info dari siapa sih gan kita cancel c4?? C4 mah jalan kok sampe hari ini kontraknya, dan justru permintaan alhamdulillah masih selalu lebih besar dari daya kirim kita, artinya kita gak kehilangan peminat dan trouble hanya terbatas di permodalan.
Untuk saat ini gak punya modal banyak jadi kita kesulitan ikut ritme pembayaran mereka, jadi biar imbang demand and stock maka kita berusaha cari tambahan modal, kan kalo udh jelas lemparnya buat apa memangnya haram gan.

Spoiler for Carrefour:


Sebenernya kita gak punya kewajiban buat jelasin ke agan ya, toh memudahkan usaha kita jg nggak, ngurangin utang kita jg nggak, tp agan perlu tau aja biar ga comot setengah2 info dari trit lama.
Yg gagal itu kerjasama dengan salah satu holding besar (gak perlu lah ya sebut namanya tar agan bilang kita sombong lagi) yg jelas sampek bikin stuck krn nilainya jauh sekali dengan sekedar supply carrefour, dan duitnya pun gak raib "0" loh gan saat kerjasama dengan pihak mereka pending, tapi betubah jd mesin, kemasan, dll yang tentu susah likuid krn itu keperluan proyek dan krn kita susah jual dengan cetakan bungkus udh ada merk kita berarti harus dibuat produk buat nutupin kerugian, masa toh sy bayar investor pake stock kemasan.

Agan suruh kita cari "diratama jaya mandiri"? Btw itu punya siapa gan? Punya agan or kolega kah?

Kenapa contohnya gak suruh cari ukm yang ga punya website dan gak punya promo/jejak digital tapi sukses dapet modal buat ekspansi sencara online lewat media daring. Gak akan ada ya? Krn untuk bisnis yang ditawarkan secara online justru jejak digital kita itu modal gan, hal yg agan sebut gak penting dan remeh temeh itu.

Semua orang punya kapasitasnya sendiri gan, saya yakin agan orang hebat yang gak punya hutang tapi bukan berarti agan punya hak untuk mendikte usaha apa aja yang sudah kita lakukan, garis bawahi ya gan kecuali agan investor kita.

Oya kembali ke surat ini dimana awal agan meluangkan waktu untuk berkomentar, sebetulnya kita tulis surat ini bukan semata2 thok gitu dibaca R1 trus ditanggapi..
Perlu diketahui jg sebelumnya kita tulis surat fisik mengenai rekomendasi permodalan, promosi, pameran luar negri, export dll untuk diberi kemudahan krn selama ini kita pakai fasilitas pribadi padahal usaha masih kecil-kecilan ya gan.. Rasanya wajar untuk ikhtiar, setelah surat dikirim ternyata jawabannya dari kementrian terkait dan diplomatis saja sementara di dalamnya ada permohonan audiensi yg berarti tidak tersampaikan krn jawabannya tsb tidak berasal dari kops sekertariat negara artinya suratnya belum tentu sampai ke staff R1 untuk audiensinya.

Kita sadar gan memang bukan orang penting remehan, tp punya hak untuk mengajukan audiensi kan sebagai warga negara kalopun nunggu jadwal sampe berbulan-bulan kita bersedia.

Oya btw, sebelumnya kita juga pernah tulis surat terbuka dulu banget waktu hotel milik Har*y Tan*esudib*o nunggak lama banget padahal sisa utangnya tinggal dikit, dan setelah tulis surat di kaskus minggu depannya langsung dibayar loh gan..

Kita berharap berlaku sama kali ini, semoga harapan utama misi kita buat bisa go public bisa terlaksana.. Mensetarakan bandrek sebagai minuman ramuan asli Indonesia dengan teh dan kopi di berbagai kesempatan.. Aamiiiinnn..

Peluang sama kesempatan orang berbeda, begitu juga kemampuan dan skill diri org tsb. Jd gak bisa kita mengukur sepatu orang lain dengan ukuran kaki kita sendiri gan. Karena yang kita anggap tepat untuk kita belum tentu bisa fit oleh orang lain gan situasi dan kondisinya.

Semoga kita bisa mengikuti jejak agan dan kawan-kawan agan yang konsisten tidak berhutang meski kesempatan besar di depan mata.. Sukses terus motretnya jg gan..
image-url-apps
Quote:


Terimakasih tawarannya gan, sepertinya kita gak ada rencana ke spore dalam waktu dekat.
Bulan-bulan kedepan lebih banyak stay di sukabumi krn mulai running merger usaha dengan pihak lain gan..
Alhamdulillah masih diberi kepercayaan untuk join venture, ini salah satu upaya pertanggungjawaban saya terhadap investor saya gan.. Semoga diberi kemudahan..

Saya sadari banget dunia ini sempit gan, insyaAllah ga perlu di spore kalo ada takdirnya ketemu kita bisa dimanapun ya gan, yang penting semoga dalam situasi yang baik 🤗

Quote:


oke kenapa saya tidak boleh membawa contoh yang world class dalam hal ini christy , sementara anda SELALU membawa contoh yang world class? membandingkan CV RRADH dengan PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR? emoticon-Leh Uga
atau membandingkan CV RRADH dengan pabrik AMDK CLUB? emoticon-Ngakak
bandingkan sekalian saja CV RRADH dengan HM SAMPOERNA TBK saat dijual ke Phillip Morris. emoticon-Leh Uga


Kan udah saya bilang "ada berapa juta orang masyarakat Indonesia yang menggunakan jasa balai lelang Christy tersebut?"
Agan jelasin sampe berbusa juga percuma kalo nanti yang paham cuma Agan aja.

Kalo Indofood dengan RRADH perbandingannya kan memang sama.

1. Bergerak dibidang usaha yang sama, yaitu manufacture.
2. Jenis produk yang dihasilkan sama, yaitu makanan dan minuman.
3. Pemasaran pastinya sama juga ke retail, grosir, dsb.
4. Konsumennya juga pasti sama.

Bedanya, Indofood udah jadi perusahaan besar dan go public, sementara RRADH belum masuk kategori itu.
Namun sampai sejauh ini visi misinya sudah ke arah sana (jadi perusahaan besar dan go public).

Membandingkan CV. RRADH dengan HM Sampoerna pun sebenarnya masih ada kesamaan, meskipun yang 1 jualan minuman sementara yang 1 lagi jualan rokok, area pemasarannya kemungkinan sama.

Apa jangan-jangan Agan pengennya saya kalau mau buat perbandingan itu gak usah tinggi-tinggi, cukup dibandingkan dengan pabrik tahu tempe kelas UKM seperti tetangga Agan?




anda pernah atau tidak membeli karya seni dengan harga mahal? diatas 100 juta.
lukisan seharga 100 juta dari galery?
kalau belum pernah, wajar anda tidak tahu systemnya. pihak galery punya yang namanya kurator yang akan melakukan valuasi dari sebuah karya seni. disitu mereka mencoba menentukan harga jual, dan selalu ada proses tawar-menawar, bukan take it or leave it.


Kalau ini pelanggaran gak Gan?
Menjual lukisan dengan harga seenak udelnya.

Surat Pengharapan RRADH Kepada Bapak Presiden Jokowi Mengenai Rekomendasi Investor

Itu yang nentuin harganya 50 juta, kurator (sengaja didatangkan) apa penjual lukisannya?

Itu belum seberapa. Coba lihat tetangga sebelah.
Kok gampang banget ya Gan, jual lukisan seharga milyaran tapi penawarannya model jual kacang goreng aja.

Spoiler for Jual lukisan:





yang kedua, soal penjualan aset, kenapa tidak disinggung sama sekali? oh iya semua "aset"nya MAYA, oh maaf, kenapa tanah tambangnya tidak dijual terlebih dahulu sebagian? ada indikasi surat-suratnya belum jelas, terbukti anda menulis tidak bisa melakukan peminjaman dana kepada bank, ok lalu tanah siapa itu yang anda tambang?

Penjualan asset gak disinggung itu maksudnya kepada Agan apa kepada Investor saya?
Kalau kepada Agan, ya ngapain saya membahas soal penjualan asset kepada orang yang tidak memiliki modal di usaha saya?

Asset saya maya karena hanya berupa gambar-gambar?
Meikarta dan sejenisnya lebih fiktif Gan. Bangunannya belum jadi, tapi foto bangunannya udah ada di brosur-brosur.

Spoiler for Meikarta:


masalah tanah tambang tidak saya jual terpisah,
Agan pernah dengar orang bisa saling bacok-bacokan hanya karena lobang penggalian tambangnya ternyata mentok ke tanah orang?
Kalau tanah tambang saya di jual terpisah dan masing-masing ikut menambang, ya Agan bayangkan sendiri lah apa yang akan terjadi.

Tanah saya gak "laku" ke bank itu karena medan yang harus ditempuhnya cukup berat. Namanya juga di daerah perbukitan.
Gak usah jauh-jauh, Agan pinjem ke bank jaminan sertifikat tanah. Tapi lokasinya masuk ke gang terpencil yang gak bisa lewat mobil.
Coba dihargai berapa tanah Agan oleh pihak bank.

Kalau masalah legalitasnya, sampai saat ini belum ada tuh yang mengklaim kalau foto tanah tambang yang saya publish merupakan hak miliknya.

Kalau pemikiran Agan seperti itu, nih saya kasih contoh penjual-penjual bermasalah.
Asal aja bikin iklan. Gak nyantumin sertifikat, surat keterangan dari lurah, dsb.

Spoiler for Asal ngiklan:


Jangan-jangan yang pasang iklan itu cuma ngaku-ngaku aja punya tanah tersebut
(karena tidak bisa menunjukkan sertifikatnya di plang iklan tersebut).




yang ketiga, Indofood sudah berhak jualan obligasi, punya aset LIQUID yang bisa digunakan untuk menutup obligasinya jika gagal bayar, anda mau membandingkan usaha anda SEKARANG dengan indofood SEKARANG? ok anda absurd, dan terlalu banyak berkhayal.


Sebelum Indofood bisa jualan obligasi, dia dapat modalnya darimana? Punya assetnya darimana?
Jangan bilang Indofood udah punya modal dari sananya, karena itu adalah jawaban yang konyol.

Atau Agan mau bilang, karena Indofood jualannya sangat sukses sehingga bisa mengembangkan usahanya dengan modal sendiri?
Lha kalau (udah sukses) begitu, terus apa fungsinya Indofood go public nerbitin obligasi, nerbitin saham baru, atau cari pinjaman ke bank?

Agan bilang saya berkhayal (punya perusahaan besar dan go public)?

Sudono Salim sebelum jadi konglomerat sukses juga sama Gan, bikin CV kecil-kecilan dulu.
Tentunya modal yang dimilikinya saat itu bukan dari penerbitan obligasi seperti sekarang.
Tapi, bukan dari laba usaha yang terus diputerin juga (yang berarti punya modal fresh diluar laba usaha, mungkin dari pinjaman bank, investor, dll.).

Spoiler for CV kecil-kecilan:


Nah hal yang sama coba saya lakukan.
Intinya bagaimana cara mendapatkan modal untuk pengembangan usaha,
Sebelum bisa secara legal menerbitkan obligasi, saham dsb.

Kalau Sudono Salim punya relasi dan kedekatan dengan petinggi-petinggi negara (bahkan presiden saat itu) sehingga tidak kesulitan untuk mendapatkan modal,
tapi karena saya tidak punya relasi dan kedekatan seperti itu maka saya harus mempunyai ide atau langkah-langkah lain dalam mencari modal. karena itulah saya menawarkan SPM sebagai salah satu upaya mendapatkan modal.



SEKARANG, saat dana orang lain mengendap dan menyendat pada diri anda, let say, anda baru bermasalah january 2016, sekarang 2017. ada 1 tahun sudah terlewati tanpa "solusi", 1x tutup buku. WOW, kalau duit orang-orang yang nyangkut kepada anda yang katanya sebuah infestasi, ditanamkan reksa dana, sudah berapa untung yang didapatkan para penanam modal? atau deposito saja lah.


Saya mulai tidak membagikan profit itu dari Mei 2016 Gan.
Wajarlah gak tahu karena Agan bukan Investor jadi sedengar-dengarnya aja.

Dari Mei 2016 sampai sekarang yang udah saya lakukan itu yang signifikan diantaranya:

1. Mengadakan kontrak kerjasama dengan PT. Trans Indonesia dalam hal ini memasarkan produk bandrek ke Transmart dan Carrefour seluruh Indonesia.

2. Menambah varian-varian produk baru seperti RISD White Bandrek, RISD Garlic krackers, RISD White Abon, dan RISD Combro Crispy yang semua produk tersebut sudah masuk by system ke Transmart dan Carrefour seluruh Indonesia.

3. Melakukan joint venture dengan perusahaan lokal di Sukabumi untuk bersama-sama memproduksi bandrek yang telah berjalan selama ini. Joint Venture ini saya lakukan untuk memperbaiki kekurangan saya dalam hal manajemen agar bisa lebih baik dan terarah (karena setelahnya, saya tidak lagi mengurusi masalah produksi termasuk supply bahan baku yang selama ini bisa dibilang masih semrawut dalam pengaturannya.)

Kalau ditanamkan di usaha atau investasi lain akan otomatis aman atau tanpa resiko?

Kalau saya sih prinsipnya jelas, istilahnya mau 1 tahun atau 2 tahun lagi kedepan baru bisa mengembalikan dana Investor, tetap akan ada perhitungan atau perinciannya (modal pokoknya berapa, profit sharenya berapa, dst).




obligasi indofood, dijual dimana-mana laku, orang tahu reputasi indofood, SPM CV anda? ada yang mengakui tidak selain anda? bisa dijual kemana? ok anda tidak paham cara kerja surat hutang dan reputasi perusahaan.


Saya kan tidak bilang kalau SPM ini surat hutang ataupun obligasi.
Makanya saya menggunakan istilah sendiri namanya Surat Penyertaan Modal yang fungsinya setara obligasi.
Kenapa saya tidak berani katakan ini obligasi? Ya karena saya paham untuk menerbitkan suatu obligasi, harus ada persyaratan-persyaratan tertentu yang saat ini belum bisa saya penuhi.

SPM saya tentunya tidak akan menarik di mata orang-orang sejenis Agan. Karena Agan kan orang yang mandiri tanpa butuh bantuan modal dari luar.
Logikanya buat apa berinvestasi di perusahaan orang kalau perusahaan sendiri aja gak butuh modal (saking lebih dari cukupnya).

Kalau masalah Indofood, itu kan saya ngasih contoh aja perusahaan besar dalam mendapatkan modal skemanya gimana.
Agan kan menyerang saya masalah modal Investor lama yang kemungkinan akan ditutup oleh Investor yang baru masuk (skema yang sangat-sangat salah menurut Agan).

Nah saya kasih gambaran ke Agan, perusahaan besar sekelas Indofood pun menggunakan skema yang “salah” menurut Agan itu dalam mengembalikan modal pemilik obligasi lama.

Diberitanya kan disebutkan :

PT Indofood Sukses Makmur Tbk akan menggunakan dana hasil penawaran obligasi sebesar Rp. 2 triliun tersebut untuk melunasi utang pokok obligasi Indofood Sukses Makmur Tahun 2012 sebesar Rp 2 triliun

Artinya apa?
Indofood mencari modal fresh sebanyak 100% dari total kewajiban yang harus dia bayar kepada pemilik obligasi lama.

Dan itu artinya apa?
Artinya Indofood males untuk ngobral jual-jualin assetnya seperti tanah, bangunan, mesin dsb buat menutup kewajibannya kepada pemilik obligasi lama.

Kalau seperti pemikiran Agan yang gak butuh modal dari luar, minimal harusnya beritanya begini :

PT Indofood Sukses Makmur Tbk akan menggunakan dana hasil penawaran obligasi sebesar Rp. 500 milyar + jualan asset senilai Rp 1,5 triliun untuk melunasi utang pokok obligasi Indofood Sukses Makmur Tahun 2012 sebesar Rp 2 triliun

Atau paling bagus sih beritanya begini :

PT Indofood Sukses Makmur Tbk akan melunasi utang pokok obligasi Indofood Sukses Makmur Tahun 2012 sebesar Rp 2 triliun dan tidak akan menerbitkan obligasi lagi karena permodalannya sudah lebih dari cukup



yang saya kritisi adalah, ITU DUIT ORANG KAPAN DIBALIKIN? karena anda sudah terbukti wanprestasi kan? SPM yang pertama tenggat waktunya sudah lewat atau belum? sudah kan?

OK saya akan jawab kalau Agan sudah menjawab pertanyaan saya :

Berapa milyar uang Agan di usaha saya sehingga saya harus kasih laporan ke Agan?
Quote:


Iya apa kabar Gan.

Tapi sorry saya lupa, kita ketemu (online)nya dimana dulu ya Gan.
Quote:


Iya Gan saya tidak pernah tahu.
Karena postingan Agan di Kaskus tidak ada satupun yang menyasar thread investasi orang selain thread punya saya.

Entahlah angin apa yang menyebabkan Agan betah berlama-lama di thread saya.
image-url-apps
Quote:


inget2 aja dulu nimbrung di forum mana aja?

ente org sukaraja kan?
emoticon-Embarrassment
Quote:


Gan kok ngilang begitu aja emoticon-Bingung

Nih saya udah siapin jawaban buat klaim Agan mengenai PT. Diratama Jaya Mandiri.

Tapi kalo Agannya ngilang, gak seru dong saya jawabinnya emoticon-Malu
Quote:


Saya quote dulu deh.
Takut postingannya diubah. emoticon-2 Jempol
Quote:


i leave coz i had enough of your shit.
there is another bull program that needed to be stopped.
so you already know bout diratama? good.
it's because you read it in paper right?
mr.irfan don't had any web, any online porto, but can make billion from the country.
and he never got blacklisted.

you keep on your own "world".
i won't take any minutes again to wake you up.
and by the way, it's hard to find internet signal on border islands emoticon-Peace
Quote:


i leave coz i had enough of your shit.
there is another bull program that needed to be stopped.



Oh gitu ya Gan.
Kirain Agan gak punya muka lagi buat balesin postingan saya karena malu emoticon-Malu

so you already know bout diratama? good.
it's because you read it in paper right?


PT Diratama Jaya Mandiri kan Gan?

Excuse me, serius nih Gan mau jadiin teladan? emoticon-Ngakak

Spoiler for Diratama Jaya Mandiri:


Nih hasil saya searching di kaskus "Diratama Jaya Mandiri" emoticon-Ngakak
https://www.kaskus.co.id/search/foru...a+jaya+mandiri

Spoiler for Diratama Jaya Mandiri:



Quote:




mr.irfan don't had any web, any online porto, but can make billion from the country.
and he never got blacklisted.


Pak Irfan Kurnia Saleh kan Gan?

wow beritanya wow emoticon-Wow

Spoiler for Diratama Jaya Mandiri:


Agan pinter banget ngasih contohnya yang bisa buat saya teladani emoticon-2 Jempol

Kayanya saya memang harus banyak belajar dari Pak Irfan ini Gan emoticon-Jempol

Bagaimana mendapatkan uang sebesar 224 Milyar tanpa merugikan orang lain,
karena negara bukan termasuk orang kan Gan. emoticon-Ngakak

Kalau Agan memang sohiban sama Pak Irfan ini, coba nanti tolong kenalin sama saya Gan. emoticon-Shakehand2
Siapa tahu saya dikasih ilmunya buat bisa mengeruk laba usaha sampai ratusan milyar.


#SalamKorupsiRatusanMilyar
Quote:


you keep on your own "world".
i won't take any minutes again to wake you up.
and by the way, it's hard to find internet signal on border islands emoticon-Peace


Aduh sorry Gan saya gak ngerti omongan Agan itu.

Saya ngertinya quote gini :

"Say No To Investasi Recehan, Say Yes To Korupsi Ratusan Milyar" emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

#SalamKorupsiRatusanMilyar
Quote:


OK deh Gan. Sekarang baru saya percaya dan salut deh sama Agan emoticon-2 Jempol

Saya akui ternyata Agan memang bukan tandingan saya, karena Agan bukan bicara uang milyaran lagi, tapi ratusan milyar. emoticon-Matabelo

Saya harus belajar banyak dari Agan nih.

Bahkan kata-kata Agan yang ini sampai sekarang masih terngiang di telinga saya :

"dalam dunia usaha yang saya geluti, hal-hal yang anda pamerkan itu tidak penting, selama saya bisa menang tender, dan dapat kontrak, selesai sudah. (walaupun harus menghalalkan segala cara, termasuk korupsi)"

Akan saya jadikan pedoman usaha Gan emoticon-2 Jempol



Salam korupsi ratusan milyar
emoticon-Shakehand2
yaaa yaaa keep talking.
100 milyar dan 1 juta hasil nyolong sama saja.
and you doesn't understand my point.
doesn't understand how this world works.
not even understand how this country works.

oh sorry, you had your own "world" with your own "rules".

and it's what called kuman diseberang lautan tampak, dinosaurus dipelupuk mata tak tampak.

anyway, sudah lunas?
replay it when the answer is "sudah or yes".
kalau seorang sukses menyelesaikan masalah, tentu dia akan dengan bangga mengumumkannya?
right?
Quote:


100 milyar dan 1 juta hasil nyolong sama saja.

Lha yang ngasih contoh PT. Diratama Jaya Mandiri siapa?
Yang ngaku bergelut di bidang usaha yang sama dengan Mr. Irfan siapa?
Yang ngerasa bangga selama bisa menang tender dan dapat kontrak, selesai sudah. siapa?
emoticon-Bingung

Agan kan statementnya bangga banget sama Mr. Irfan dengan PT. Diratama Jaya Mandiri-nya.
Jadi sejalan dengan beritanya yang tersebar, saya berasumsi Agan bangga banget bisa korupsi ratusan milyar.
emoticon-Ngakak

Agan bukannya belain sohib sendiri, Mr Irfan, eh malah cuci tangan. Gimana seh. emoticon-Ngakak


Salam korupsi ratusan milyar
emoticon-Shakehand2
×