alexa-tracking

Surat Pengharapan RRADH Kepada Bapak Presiden Jokowi Mengenai Rekomendasi Investor

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57f5c0c7642eb6c42b8b456d/surat-pengharapan-rradh-kepada-bapak-presiden-jokowi-mengenai-rekomendasi-investor
Masih berlanjut ternyata.
Masih ada unek-unek yang belum tersampaikan ya Gan.
Boleh deh saya coba jawab ya Gan. emoticon-Sundul Up


Quote:Original Posted By digicIII


Ada Akta Notaris, atau Produk hukum, yang jika dibawa ke Pengadilan untuk sita asset, jaksa akan langsung memerintahkan sita aset untuk dibagi semua pemilik SPM atau SPM hanya laman WEB?
ingat, materai tidak memiliki kekuatan hukum, hanya mengganti biaya perkara. akta notarislah yang memiliki kekuatan hukum mengikat. hati-hati ya teman-teman yang ingin membeli "SPM".
pahami sedikit hukum perdata indonesia. karena kalau pengemplang modal di 378kan, lalu menjalani penjara, dan dituntut secara perdata, maka prosesnya akan panjang, jadi semoga semua hati-hati dalam berinvetasi.

sekalian gambling hal-hal yang mustahil, dulu saya gambling iseng-iseng beli beberapa btc waktu harganya masih 400euro, saya rasa interest yang saya terima sekarang, sudah jauh melebihi instrument investasi apapun.

maksudnya agan tadi : balikin duit, dalam bentuk duit om,setidaknya angka dibuku rekening, bukan balikin duit dalam bentuk gambar-gambar.

ingat sekali lagi, CV itu badan usaha, bukan badan hukum, ini implikasinya banyak dalam sita aset dan kebangkrutan, belum lagi anda yang memiliki SPM apakah iya akta notaris kepemilikan saham CV akan dirubah dan memasukan anda kedalam komaditer pasif sebagai pemilik saham sejumlah sekian persen?

ok, saya salah dalam usaha bill gates SEKARANG, tapi ketika Microsoft cuman punya MSDOS apa bill gates sudah langsung memiliki 3 usaha yang sama-sama menyita waktu?


Ada Akta Notaris, atau Produk hukum, yang jika dibawa ke Pengadilan untuk sita asset, jaksa akan langsung memerintahkan sita aset untuk dibagi semua pemilik SPM atau SPM hanya laman WEB?

SPM sesuai namanya yaitu Surat Penyertaan Modal.

Dengan membeli Surat Pernyataan Modal (SPM), maka :

- Pemilik SPM mendapatkan hak kepemilikan atas asset RRADH, termasuk kepemilikan terhadap Asset Intelektual yang nilainya ditaksir semakin bertambah.
- Pemilik SPM dapat menggunakan atau memanfaatkan seluruh asset RRADH sesuai daftar list asset.
- Pemilik SPM akan mendapatkan Fix Profit, Sharing Profit dan Products Profit selama kepemilikan SPM.
- Pemilik SPM akan mendapatkan bonus penjualan untuk setiap asset RRADH yang terjual diatas nilai taksiran yang tercantum.

Dengan hak-hak yang dimiliki oleh Pemilik SPM tersebut diatas, kira-kira hal apa yang mengharuskan asset atau kekayaan perusahaan saya disita pengadilan? emoticon-Bingung
(Dengan catatan Asset yang dimiliki oleh RRADH sebanding nilainya dengan SPM yang dikeluarkan).

ingat, materai tidak memiliki kekuatan hukum, hanya mengganti biaya perkara. akta notarislah yang memiliki kekuatan hukum mengikat. hati-hati ya teman-teman yang ingin membeli "SPM".

Dalam SPM yang saya jual, terdapat konsep atau ide usaha yang sifatnya berupa kekayaan intelektual, area pemasaran dan potensi penjualan yang dimiliki oleh perusahaan yang saya kelola.
Contoh kekayaan intelektual berupa merk dagang, resep, dsb yang semuanya itu punya nilai (bisa dijual).
Contoh area pemasaran seperti lapak di modern market, keagenan kota-kota seluruh Indonesia, dsb yang tentunya punya nilai juga (bisa dijual).

Saya analogikan Agan membeli sebuah lukisan bersejarah senilai 200 juta. (Posisinya sama seperti pembelian SPM).
Agan berani bayar segitu karena diprediksi 2 tahun kemudian, lukisan tersebut bisa bernilai sekitar 500 juta.
Jika kemudian setelah 2 tahun berlalu lukisan tersebut ternyata masih seharga 200 juta, masa iya Agan akan menuntut penjualnya karena tidak bisa mendapatkan keuntungan dari pembelian lukisan tersebut.
(Lukisan tetap ada, masih punya nilai sejarah dan tidak hilang atau rusak) emoticon-Ngakak

Atau sebaliknya jika memang nilainya mencapai 500 juta, apa iya Agan mau ngasih bonus buat penjualnya.
(yang jelas-jelas bukan lagi pemilik lukisan, karena sekarang pemilik lukisannya adalah Agan) emoticon-Ngakak

pahami sedikit hukum perdata indonesia. karena kalau pengemplang modal di 378kan, lalu menjalani penjara, dan dituntut secara perdata, maka prosesnya akan panjang, jadi semoga semua hati-hati dalam berinvetasi.


Seperti yang saya jelaskan di atas, saya itu menjual konsep atau ide usaha yang diperkirakan memiliki nilai (bisa dijual) di masa yang akan datang melalui kepemilikan SPM.


sekalian gambling hal-hal yang mustahil, dulu saya gambling iseng-iseng beli beberapa btc waktu harganya masih 400euro, saya rasa interest yang saya terima sekarang, sudah jauh melebihi instrument investasi apapun.

Wah hebat gamblingnya langsung BTC emoticon-Ngakak
BTC disamain sama investasi emoticon-Cape d...

Saya kasih contoh. Semisal BTC nilainya nanti sudah mencapai 1 M.
Kira-kira siapa spekulan yang mampu membeli BTC?

Kalau nilainya sudah mencapai 1 M, gak mungkin kan Agan bisa membeli BTC dengan harga 500 juta.
Paling tidak Agan harus berinvestasi (mengeluarkan uang) setidaknya 800 juta ketika ada yang jual BTC saat itu.
Apa mau nambang BTC pake VGA 20 Gb DDR7 emoticon-Hammer2

Yang jelas nanti penjual dan pembeli BTC itu tentunya orang-orang yang memiliki uang diatas 500 juta.
Jadi jangan harap orang-orang yang kebutuhan primernya aja belum terpenuhi, bisa beli BTC yang Agan bilang investasi gambling itu. emoticon-Ngakak

Nih Miliarder sekelas Warren Buffett aja nyuruh menjauhi Bitcoin emoticon-Ngakak

http://bisnis.liputan6.com/read/3195...-terkaya-dunia

Miliarder Warren Buffett, investor dengan value terbaik sepanjang masa mengatakan, "Jauhilah hal tersebut. Ini hanyalah fatamorgana, gagasan bahwa bitcoin memiliki nilai intrinsik yang sangat besar adalah sebuah lelucon, ini adalah cara untuk mentransmisikan uang."

Selain itu, miliarder Jamie Dimon juga mengatakan, "Ini bukan hal nyata, ini adalah penipuan."

Miliarder Ray Dalio, pendiri salah satu hedge fund terbesar di dunia menambahkan poinnya,

"Bitcoin adalah gelembung spekulatif (speculative bubble). Orang-orang berpikir mereka bisa menjualnya dengan harga lebih tinggi, maka jelas sudah bahwa ini adalah gelembung spekulatif."

Investor dan juga miliarder Leon Cooperman berujar, "Saya tidak punya uang di bitcoin. Bitcoin hanyalah euforia."

Quote:Original Posted By digicIII

maksudnya agan tadi : balikin duit, dalam bentuk duit om,setidaknya angka dibuku rekening, bukan balikin duit dalam bentuk gambar-gambar.

ingat sekali lagi, CV itu badan usaha, bukan badan hukum, ini implikasinya banyak dalam sita aset dan kebangkrutan, belum lagi anda yang memiliki SPM apakah iya akta notaris kepemilikan saham CV akan dirubah dan memasukan anda kedalam komaditer pasif sebagai pemilik saham sejumlah sekian persen?

ok, saya salah dalam usaha bill gates SEKARANG, tapi ketika Microsoft cuman punya MSDOS apa bill gates sudah langsung memiliki 3 usaha yang sama-sama menyita waktu?


maksudnya agan tadi : balikin duit, dalam bentuk duit om,setidaknya angka dibuku rekening, bukan balikin duit dalam bentuk gambar-gambar.

Prioritas saya memang mengembalikan modal Investor lama kok.
Tapi memang kebetulan saat ini saya belum mampu melakukan hal tersebut.

Selain karena belum ada anggarannya, saya masih membakukan aturan yang baru untuk Investor saya kedepannya.

Jadi selama belum mampu mengembalikan dana Investor lama, setidaknya saya bikin hitungan-hitungan dulu yang Agan bilang bentuk gambar-gambar itu.
Ada perhitungan berapa besar dana Investor yang masuk dan berapa nilai atau hak dari masing-masing Investor di usaha yang saya jalankan.
Bukan cuma sekedar gambar-gambar emoticon-Cape d...


ingat sekali lagi, CV itu badan usaha, bukan badan hukum, ini implikasinya banyak dalam sita aset dan kebangkrutan, belum lagi anda yang memiliki SPM apakah iya akta notaris kepemilikan saham CV akan dirubah dan memasukan anda kedalam komaditer pasif sebagai pemilik saham sejumlah sekian persen?


Seperti yang saya jelaskan diatas, implikasi untuk aturan-aturan selanjutnya sedang saya bakukan. Jadi tidak tertutup kemungkinan seperti apa yang Agan kemukakan itu nanti bisa direalisasikan dalam aturan yang saya buat.

ok, saya salah dalam usaha bill gates SEKARANG, tapi ketika Microsoft cuman punya MSDOS apa bill gates sudah langsung memiliki 3 usaha yang sama-sama menyita waktu?

Yang Agan harus pahami, Bill Gates itu kurang pandai dalam berbisnis. Iptek mungkin jagonya.
Kekayaannya yang mencapai 80 Milyar Dollar sekarang ini didapat dari hasil pengelolaan orang kepercayaannya yang memiliki kemampuan dalam menginvestasikan uang yang dimiliki oleh Bill Gates tersebut.

Dengan kata lain, orang terkaya di dunia sekalipun ternyata kekayaannya didapatkan dari hasil berkecimpung dalam dunia / usaha investasi dan bukannya dari hasil jualan produk Microsoft.
(yang sahamnya di Microsoft tinggal sekian persen saja) emoticon-Ngakak

http://bisnis.liputan6.com/read/2108...-terkaya-dunia

"Siapa tak kenal dengan Bill Gates, miliarder terkaya dunia yang juga populer sebagai pendiri Microsoft. Tapi tahukah Anda siapa orang yang paling berjasa membantu Bill Gates hingga menjadi super kaya seperti sekarang?.

Mengutip laman Business Insider, Anda pasti belum pernah mendengar nama Michael Larson, pria yang selama puluhan tahun menjadi orang paling berjasa bagi Gates dalam mengumpulkan seluruh hartanya.

Larson menjalankan perusahaan investasi swasta milik Gates bernama Cascade Investment LLC yang seutuhnya didirikan pendiri Microsoft tersebut.

Pada saat mendirikan Cascade, sumber kekayaan Gates hanya berasal dari Microsoft. Tapi beberapa tahun kemudian, dia menjual sebagian besar sahamnya di Microsoft.

Meskipun Gates membuat investasinya sendiri di bidang teknologi, tapi Larson melalui Cascade merupakan pria yang mengelola seluruh harta Gates dan mendiversifikasikannya."


Jadi masih mau bilang kalau dunia investasi itu tidak punya peranan penting dalam keberhasilan suatu perusahaan? emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By Mat Pilon
Masih berlanjut ternyata.
Masih ada unek-unek yang belum tersampaikan ya Gan.
Boleh deh saya coba jawab ya Gan. emoticon-Sundul Up




Ada Akta Notaris, atau Produk hukum, yang jika dibawa ke Pengadilan untuk sita asset, jaksa akan langsung memerintahkan sita aset untuk dibagi semua pemilik SPM atau SPM hanya laman WEB?

SPM sesuai namanya yaitu Surat Penyertaan Modal.

Dengan membeli Surat Pernyataan Modal (SPM), maka :

- Pemilik SPM mendapatkan hak kepemilikan atas asset RRADH, termasuk kepemilikan terhadap Asset Intelektual yang nilainya ditaksir semakin bertambah.
- Pemilik SPM dapat menggunakan atau memanfaatkan seluruh asset RRADH sesuai daftar list asset.
- Pemilik SPM akan mendapatkan Fix Profit, Sharing Profit dan Products Profit selama kepemilikan SPM.
- Pemilik SPM akan mendapatkan bonus penjualan untuk setiap asset RRADH yang terjual diatas nilai taksiran yang tercantum.

Dengan hak-hak yang dimiliki oleh Pemilik SPM tersebut diatas, kira-kira hal apa yang mengharuskan asset atau kekayaan perusahaan saya disita pengadilan? emoticon-Bingung
(Dengan catatan Asset yang dimiliki oleh RRADH sebanding nilainya dengan SPM yang dikeluarkan).

ingat, materai tidak memiliki kekuatan hukum, hanya mengganti biaya perkara. akta notarislah yang memiliki kekuatan hukum mengikat. hati-hati ya teman-teman yang ingin membeli "SPM".

Dalam SPM yang saya jual, terdapat konsep atau ide usaha yang sifatnya berupa kekayaan intelektual, area pemasaran dan potensi penjualan yang dimiliki oleh perusahaan yang saya kelola.
Contoh kekayaan intelektual berupa merk dagang, resep, dsb yang semuanya itu punya nilai (bisa dijual).
Contoh area pemasaran seperti lapak di modern market, keagenan kota-kota seluruh Indonesia, dsb yang tentunya punya nilai juga (bisa dijual).

Saya analogikan Agan membeli sebuah lukisan bersejarah senilai 200 juta. (Posisinya sama seperti pembelian SPM).
Agan berani bayar segitu karena diprediksi 2 tahun kemudian, lukisan tersebut bisa bernilai sekitar 500 juta.
Jika kemudian setelah 2 tahun berlalu lukisan tersebut ternyata masih seharga 200 juta, masa iya Agan akan menuntut penjualnya karena tidak bisa mendapatkan keuntungan dari pembelian lukisan tersebut.
(Lukisan tetap ada, masih punya nilai sejarah dan tidak hilang atau rusak) emoticon-Ngakak

Atau sebaliknya jika memang nilainya mencapai 500 juta, apa iya Agan mau ngasih bonus buat penjualnya.
(yang jelas-jelas bukan lagi pemilik lukisan, karena sekarang pemilik lukisannya adalah Agan) emoticon-Ngakak

pahami sedikit hukum perdata indonesia. karena kalau pengemplang modal di 378kan, lalu menjalani penjara, dan dituntut secara perdata, maka prosesnya akan panjang, jadi semoga semua hati-hati dalam berinvetasi.


Seperti yang saya jelaskan di atas, saya itu menjual konsep atau ide usaha yang diperkirakan memiliki nilai (bisa dijual) di masa yang akan datang melalui kepemilikan SPM.


sekalian gambling hal-hal yang mustahil, dulu saya gambling iseng-iseng beli beberapa btc waktu harganya masih 400euro, saya rasa interest yang saya terima sekarang, sudah jauh melebihi instrument investasi apapun.

Wah hebat gamblingnya langsung BTC emoticon-Ngakak
BTC disamain sama investasi emoticon-Cape d...

Saya kasih contoh. Semisal BTC nilainya nanti sudah mencapai 1 M.
Kira-kira siapa spekulan yang mampu membeli BTC?

Kalau nilainya sudah mencapai 1 M, gak mungkin kan Agan bisa membeli BTC dengan harga 500 juta.
Paling tidak Agan harus berinvestasi (mengeluarkan uang) setidaknya 800 juta ketika ada yang jual BTC saat itu.
Apa mau nambang BTC pake VGA 20 Gb DDR7 emoticon-Hammer2

Yang jelas nanti penjual dan pembeli BTC itu tentunya orang-orang yang memiliki uang diatas 500 juta.
Jadi jangan harap orang-orang yang kebutuhan primernya aja belum terpenuhi, bisa beli BTC yang Agan bilang investasi gambling itu. emoticon-Ngakak

Nih Miliarder sekelas Warren Buffett aja nyuruh menjauhi Bitcoin emoticon-Ngakak

http://bisnis.liputan6.com/read/3195...-terkaya-dunia

Miliarder Warren Buffett, investor dengan value terbaik sepanjang masa mengatakan, "Jauhilah hal tersebut. Ini hanyalah fatamorgana, gagasan bahwa bitcoin memiliki nilai intrinsik yang sangat besar adalah sebuah lelucon, ini adalah cara untuk mentransmisikan uang."

Selain itu, miliarder Jamie Dimon juga mengatakan, "Ini bukan hal nyata, ini adalah penipuan."

Miliarder Ray Dalio, pendiri salah satu hedge fund terbesar di dunia menambahkan poinnya,

"Bitcoin adalah gelembung spekulatif (speculative bubble). Orang-orang berpikir mereka bisa menjualnya dengan harga lebih tinggi, maka jelas sudah bahwa ini adalah gelembung spekulatif."

Investor dan juga miliarder Leon Cooperman berujar, "Saya tidak punya uang di bitcoin. Bitcoin hanyalah euforia."



ok siapa auditor yang menentukan nilai jual ide intelektual or whatsoever itu?
iya jelas, ini berbeda dengan membeli barang antik sebagai bentuk koleksi, barang masuk ke balai lelang christy, barangnya jelas ke-asliannya, jelas artistnya siapa, dan dalam sejarah barang-barang seperti itu nilainya akan naik, kalau anda kan "resep" minuman yang nantinya produknya dijual, memangnya bisa dibandingkan dengan dog playing cards? atau monalisa? premis anda konyol sekali disini.

masa yang akan datang itu kapan? bisnis plan anda sendiri tampaknya menghasilkan penyendatan pengembalian modal dalam jumlah cukup besar yang belum bisa dikembalikan kepada para investor yang lama, lalu membuka pola SPM (model baru) nanti investor yang sudah lama dibayar dengan uang ini? atau dengan kata-kata sabar? konyol sekali lah.

menjawab ini :
Dengan hak-hak yang dimiliki oleh Pemilik SPM tersebut diatas, kira-kira hal apa yang mengharuskan asset atau kekayaan perusahaan saya disita pengadilan?

katakanlah saya memiliki SPM 1 lembar berharga 1 juta rupiah, lalu apa yang bisa saya dapatkan kalau asset anda tidak dalam bentuk liquid?

saya pastekan saja pasal 378 KUHP ya, supaya anda bisa tau isinya, sepertinya anda tidak tahu isinya.
pasal 378 KUHP.
Yaitu dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang.
yang dibold sudah terasa tidak?

menjawab ini :
Seperti yang saya jelaskan di atas, saya itu menjual konsep atau ide usaha yang diperkirakan memiliki nilai (bisa dijual) di masa yang akan datang melalui kepemilikan SPM.

berapa lama lagi akan memiliki nilai ?
atau mau dirubah CV ke PT? atau bagaimana, itu gambar diprint dipajang ditembok saja dengan alasan "resiko investasi" atau masih bingung ya ternyata? padahal sudah bertahun-tahun ya jadi pengusaha? kok masih bingung dengan urusan remeh temeh seperti ini?

orang biasa juga paham kalau BTC itu hanya bubble, maka dari itu saat % keuntungannya sudah mencapai "maximal" saya lepas, saya kembalikan dalam investasi normal.
sudah saya tulis kan disebelumnya "gambling membeli BTC" bukan minning.
kita bisa kaya dari bubble kalau pandai tahu kapan berhentinya, termasuk dari louhan, akik, dll.
sepertinya anda masih bingung ya bagaimana cara mengatasi kehancuran usaha dan pengembalian modal ini tanpa harus merugikan anda?
well good luck, nanti anda akan paham, kenapa saya menyatakan bankrupt.
ingat, bisnis dimulai dari nama, sekali nama anda memiliki record buruk, orang akan semakin susah untuk mau melakukan bisnis dengan anda, mereka pasti takut anda akan mengulangi melakukan hal buruk yang telah lampau.

PS: katakanlah kemarin BTC crash diangka 1000euro, saya masih untung 100% lebih.

anda focus saja membayar hutang-hutang anda, jangan terlalu tinggi mengatakan investasi-investasi-investasi, mengikuti buffet 1-2 kali ada benarnya tapi jangan terlampau serius membaca komentar orang-orang yang sudah terlanjur kaya itu. karena sedari awal, tidak terlihat sebagai sebuah investasi dimata saya, hanya seorang penghutang yang mencoba mencari hutang.

tetep kan uangnya milik bill gates bukan milik orang kepercayaannya yang sangat amat super hebat dalam investasi bukan? karena apa? karena dia hanya memutar uangnya orang lain.

katanlah anda bisnisman ngotot seperti yang dibuku-buku, tapi anda SEDANG membawa uang orang dan sedang MENCARI uang orang lain lagi untuk kepentingan bisnis anda.
yang mana orang tersebut berhak mendapatkan pengembalian UANGnya sesuai dengan tulisan anda.
dan TAMPAKNYA anda tidak siap dengan crash course scenario serta worst case scenario, dan SAYANGnya orang-orang yang telah meletakan uang, tidak pernah bertanya secara detil dan mendalam tentang WORST CASE SCENARIOnya secara teknis.
Quote:Original Posted By Mat Pilon


maksudnya agan tadi : balikin duit, dalam bentuk duit om,setidaknya angka dibuku rekening, bukan balikin duit dalam bentuk gambar-gambar.

Prioritas saya memang mengembalikan modal Investor lama kok.
Tapi memang kebetulan saat ini saya belum mampu melakukan hal tersebut.

Selain karena belum ada anggarannya, saya masih membakukan aturan yang baru untuk Investor saya kedepannya.

Jadi selama belum mampu mengembalikan dana Investor lama, setidaknya saya bikin hitungan-hitungan dulu yang Agan bilang bentuk gambar-gambar itu.
Ada perhitungan berapa besar dana Investor yang masuk dan berapa nilai atau hak dari masing-masing Investor di usaha yang saya jalankan.
Bukan cuma sekedar gambar-gambar emoticon-Cape d...


ingat sekali lagi, CV itu badan usaha, bukan badan hukum, ini implikasinya banyak dalam sita aset dan kebangkrutan, belum lagi anda yang memiliki SPM apakah iya akta notaris kepemilikan saham CV akan dirubah dan memasukan anda kedalam komaditer pasif sebagai pemilik saham sejumlah sekian persen?


Seperti yang saya jelaskan diatas, implikasi untuk aturan-aturan selanjutnya sedang saya bakukan. Jadi tidak tertutup kemungkinan seperti apa yang Agan kemukakan itu nanti bisa direalisasikan dalam aturan yang saya buat.

ok, saya salah dalam usaha bill gates SEKARANG, tapi ketika Microsoft cuman punya MSDOS apa bill gates sudah langsung memiliki 3 usaha yang sama-sama menyita waktu?

Yang Agan harus pahami, Bill Gates itu kurang pandai dalam berbisnis. Iptek mungkin jagonya.
Kekayaannya yang mencapai 80 Milyar Dollar sekarang ini didapat dari hasil pengelolaan orang kepercayaannya yang memiliki kemampuan dalam menginvestasikan uang yang dimiliki oleh Bill Gates tersebut.

Dengan kata lain, orang terkaya di dunia sekalipun ternyata kekayaannya didapatkan dari hasil berkecimpung dalam dunia / usaha investasi dan bukannya dari hasil jualan produk Microsoft.
(yang sahamnya di Microsoft tinggal sekian persen saja) emoticon-Ngakak

http://bisnis.liputan6.com/read/2108...-terkaya-dunia

"Siapa tak kenal dengan Bill Gates, miliarder terkaya dunia yang juga populer sebagai pendiri Microsoft. Tapi tahukah Anda siapa orang yang paling berjasa membantu Bill Gates hingga menjadi super kaya seperti sekarang?.

Mengutip laman Business Insider, Anda pasti belum pernah mendengar nama Michael Larson, pria yang selama puluhan tahun menjadi orang paling berjasa bagi Gates dalam mengumpulkan seluruh hartanya.

Larson menjalankan perusahaan investasi swasta milik Gates bernama Cascade Investment LLC yang seutuhnya didirikan pendiri Microsoft tersebut.

Pada saat mendirikan Cascade, sumber kekayaan Gates hanya berasal dari Microsoft. Tapi beberapa tahun kemudian, dia menjual sebagian besar sahamnya di Microsoft.

Meskipun Gates membuat investasinya sendiri di bidang teknologi, tapi Larson melalui Cascade merupakan pria yang mengelola seluruh harta Gates dan mendiversifikasikannya."


Jadi masih mau bilang kalau dunia investasi itu tidak punya peranan penting dalam keberhasilan suatu perusahaan? emoticon-Ngakak


Prioritas saya memang mengembalikan modal Investor lama kok.
Tapi memang kebetulan saat ini saya belum mampu melakukan hal tersebut.

kalau jual aset juga tidak bisa?
atau sayang asetnya karena nanti entah kapan semoga nilainya jadi lebih tinggi, sedangkan modal investor lama yang nilainya tidak sampai setinggi nilai aset tersebut tidak perlu digubris dulu?

Jadi selama belum mampu mengembalikan dana Investor lama, setidaknya saya bikin hitungan-hitungan dulu yang Agan bilang bentuk gambar-gambar itu.
Ada perhitungan berapa besar dana Investor yang masuk dan berapa nilai atau hak dari masing-masing Investor di usaha yang saya jalankan.
Bukan cuma sekedar gambar-gambar emoticon-Cape d...

nah yang punya uang harap sabar menanti ya? karena itu resiko investasi kepada pengusaha jagoan, jadi wajar menantinya sampai dapat ilham tentang cara pengembalian hutang, karena pengusaha jagoannya tidak mau juga menderita kerugian aset untuk bayar hutang ke penghutang yang dulu.
anda baca dulu hukum-hukum tata usaha, apa bisa gambar-gambar seperti itu memiliki kekuatan hukum?
kalau mau berkekuatan hukum yang tanda tangan disitu harus notaris, kertasnya pakai kertas segel dan jelas pasal-pasalnya.
dikiranya usaha semudah menerapkan ilmu-ilmu dibuku?

Dengan kata lain, orang terkaya di dunia sekalipun ternyata kekayaannya didapatkan dari hasil berkecimpung dalam dunia / usaha investasi dan bukannya dari hasil jualan produk Microsoft.
(yang sahamnya di Microsoft tinggal sekian persen saja) emoticon-Ngakak


anda membandingkan diri anda dengan Larson atau dengan Gates?
karena posisi anda rancu sekali.
dan Gates walaupun sudah step down dari chairman, masih memegang peranan sebagai technology advisor.
dan anda tahu tidak system bisnisnya MS? dia membeli perusahaan kecil-kecil yang memiliki software bagus untuk dilabeli MS.
dan anda tahu tidak kalau MS itu memiliki software management rumah sakit(salah satu dari sekian banyak corporate softwarenya MS)?
lanjut ke Cascade, cascade didirikan tahun 1994, sementara MS didirikan tahun 1975, tahun 1986 sudah IPO alias Public, bisa melihat selisih waktunya? dan apa yang dilakukan Gates dalam rentang waktu selama ini? memenangkan kontrak pembuatan OS untuk IBM PC memperkuat Microsoft sampai bisa mendominasi pasaran operating system dengan MS DOS, MS windows 1.xxx dan lain-lain, masih focus di usaha yang sama, lalu tahun 1995 lahirlah win95, sebuah OS IBM PC yang lebih mendominasi lagi pasaran
anda tahu tidak value dari 2% sahamnya gates di MS dan haknya dia dalam board of meeting?
silahkan googling dulu lebih banyak lagi lagi dan lagi dan lagi soal orang-orang kaya, membuat kalkulasi dan kalkulasi yang paling menguntungkan bagi diri sendiri, dan lupakan dulu hak-hak pemberi hutang yang lama emoticon-Ngakak
usul saya sudah cukup anda membaca buku cara menjadi pengusaha sukses, sekarang habiskan untuk membaca buku-buku undang-undang dagang, hukum usaha, atau anda hire lah seorang pengacara bisnis, atau setidaknya mintalah advice dari notaris.
terus terang jawaban anda tentang legal hancur lebur menurut saya.
bagus nih gan
Quote:Original Posted By ethan.kenway
bagus nih gan


Iya Gan.
Silahkan disimak aja.

Sebenarnya saya tidak ingin berdebat apalagi coba menjatuhkan argumen orang.

Tapi kalau saya gak klarifikasi nanti kan gimana penilaian orang (bukan investor) terhadap saya.
semoga dibaca oleh yang bersangkutan emoticon-Traveller
Spoiler for QUOTE:


ok siapa auditor yang menentukan nilai jual ide intelektual or whatsoever itu?
iya jelas, ini berbeda dengan membeli barang antik sebagai bentuk koleksi, barang masuk ke balai lelang christy, barangnya jelas ke-asliannya, jelas artistnya siapa, dan dalam sejarah barang-barang seperti itu nilainya akan naik, kalau anda kan "resep" minuman yang nantinya produknya dijual, memangnya bisa dibandingkan dengan dog playing cards? atau monalisa? premis anda konyol sekali disini.


Sepertinya Agan yang malah terlihat konyol disini.
Kenapa harus mengambil contoh balai lelang Christy yang levelnya tingkat dunia. emoticon-Ngakak
Ada berapa juta orang masyarakat Indonesia coba yang menggunakan jasa balai lelang Christy tersebut emoticon-Bingung

Bikin simple aja lah kalo mau bikin contoh yang Agan bilang premis itu.

Membeli lukisan bersejarah kan tidak harus melalui badan lelang.
Apa gunanya galeri-galeri seni yang ada di Indonesia kalo gitu.
Lagipula bisa dilakukan secara personal juga. Yang penting Buyer minat dengan lukisannya dan mau membelinya sesuai harga yang disepakati kedua belah pihak.

Walaupun modal bikin lukisan katakanlah cuma kain kanvas, cat minyak dan kuas yang nilainya gak lebih dari 2 juta, tapi misalnya dibikin saat terjadinya gunung meletus yang tarohannya nyawa Pelukis itu sendiri (karena gak ikut ngungsi),
ya kalau Buyernya minat meskipun Pelukisnya mematok harga 100 juta (karena ada nilai historis saat gunung meletus), memangnya Agan mau bilang :
“Apaan ini Pelukis konyol, lukisan modalnya aja gak nyampe 2 juta mau dijual 100 juta!!!” emoticon-Ngakak


masa yang akan datang itu kapan? bisnis plan anda sendiri tampaknya menghasilkan penyendatan pengembalian modal dalam jumlah cukup besar yang belum bisa dikembalikan kepada para investor yang lama, lalu membuka pola SPM (model baru) nanti investor yang sudah lama dibayar dengan uang ini? atau dengan kata-kata sabar? konyol sekali lah.

Masa yang akan datang itu ya hari-hari setelah hari ini Gan. Bisa besok, lusa, minggu depan, dst.
Yang pasti saya tidak berhenti untuk berusaha merealisasikan konsep-konsep atau gagasan saya selama ini baik yang sudah dijalankan ataupun masih tertunda.

Saya kan udah jelaskan sebelumnya. Coba lihat lagi postingan saya kebelakang.
Atau kalau Agan males nyari, nih saya kutip lagi beritanya.
Search aja di google. Ada kok berita tentang perusahaan lain (besar pula) sebagai pembandingnya.

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi...i-rp2-triliun/

Nih saya kasih kutipannya Gan :

Jakarta, CNN Indonesia -- PT Indofood Sukses Makmur Tbk berencana menerbitkan Obligasi Indofood Sukses Makmur VIII Tahun 2017 senilai Rp. 2 triliun. Emiten dengan kode INDF tersebut menawarkan surat utang sebagai pembiayaan kembali alias melunasi utangnya yang bakal jatuh tempo pada 31 Mei 2017 yang mencapai Rp. 2 triliun.

"Setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan untuk melunasi utang pokok Obligasi Indofood Sukses Makmur VI Tahun 2012 Rp. 2 triliun," ujar Sekretaris Perusahaan Indofood Elly Putranti melalui keterangan resmi, dikutip Senin (8/5).

Elly mengungkapkan, obligasi tersebut memiliki tenor lima tahun. Perusahaan telah melakukan penawaran sejak 5 Mei dan akan dilanjutkan hingga 15 Mei mendatang.

....................................

Asal tahu saja, obligasi yang diterbitkan 2012 silam yang sebesar Rp. 2 triliun juga digunakan untuk melunasi utang obligasi sebelumnya.

....................................

Kesimpulannya dana obligasi milik Indofood yang diterbitkan Tahun 2017 ini merupakan tambal sulam dari utang obligasi periode sebelumnya.
2007 - 2012 - 2017 = Tambal sulam utang emoticon-Leh Uga

Masih mau bilang Indofood konyol Gan? emoticon-Ngakak
Atau Agan baru tahu buat bayar utang obligasi jatuh temponya, Indofood nyari "korban" baru. emoticon-Ngakak
Spoiler for QUOTE:


katakanlah saya memiliki SPM 1 lembar berharga 1 juta rupiah, lalu apa yang bisa saya dapatkan kalau asset anda tidak dalam bentuk liquid?


Kalau pola pikir Agan seperti itu, pertanyaannya Agan beli SPM itu untuk berinvestasi apa nyari makan? emoticon-Bingung

Ini saya jelaskan lagi, dengan membeli Surat Pernyataan Modal (SPM), maka :

- Pemilik SPM mendapatkan hak kepemilikan atas asset RRADH, termasuk kepemilikan terhadap Asset Intelektual yang nilainya ditaksir semakin bertambah.
- Pemilik SPM dapat menggunakan atau memanfaatkan seluruh asset RRADH sesuai daftar list asset.
- Pemilik SPM akan mendapatkan Fix Profit, Sharing Profit dan Products Profit selama kepemilikan SPM.
- Pemilik SPM akan mendapatkan bonus penjualan untuk setiap asset RRADH yang terjual diatas nilai taksiran yang tercantum.

saya pastekan saja pasal 378 KUHP ya, supaya anda bisa tau isinya, sepertinya anda tidak tahu isinya.
pasal 378 KUHP.
Yaitu dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang.
yang dibold sudah terasa tidak?


Ya kalau melihat isi pasalnya seperti itu, tentunya orang yang melakukan hal seperti itu dari awal memang ada niat buat menipu.
Menawarkan usaha palsu, perusahaan palsu, produk palsu, dst.

Beda halnya dengan usaha yang saya jalankan kan memang bisa dilihat keberadaannya.
Agan search di Google juga pasti keluar list produknya, perusahaannya, bahkan alamatnya juga.
Itu menunjukkan kalau usaha saya tidak fiktif.
Ya kalaupun ditengah jalan terjadi permasalahan-permasalahan, kan ada pertimbangan-pertimbangan tertentu juga yang bisa dijadikan bahan penilaian.

Saya kasih contohnya buat perbandingan Agan, yaitu berita tentang Ustadz Yusuf Mansur :

https://news.detik.com/berita-jawa-t...z-yusuf-mansur

Saya kasih kutipannya :

"Polda Jatim menghentikan perkara dugaan penipuan dan penggelapan dengan terlapor Ustaz Yusuf Mansur. Penyidik mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3), karena laporan tersebut dinilai kurang alat buktinya.

-------------------------------------------------

Dalam kasus dugaan investasi pembangunan Kondotel Moyayang yang dianggap bodong itu, polisi sudah memeriksa 16 saksi, mulai dari saksi pelapor, saksi terlapor hingga saksi ahli. Penyidik juga sudah mengecek ke lokasi pembangunan kondotel tersebut.
Dari pengecekan tersebut, polisi memang menemukan adanya rencana pembangunan. Namun, proses pembangunan tersebut terhenti karena kekurangan modal. "


Gimana Gan, selama memiliki alasan yang jelas, masih mau bilang gak ada pertimbangan lain buat orang yang mau berusaha tapi menemukan kendala ditengah jalan. emoticon-Malu


berapa lama lagi akan memiliki nilai ?
atau mau dirubah CV ke PT? atau bagaimana, itu gambar diprint dipajang ditembok saja dengan alasan "resiko investasi" atau masih bingung ya ternyata? padahal sudah bertahun-tahun ya jadi pengusaha? kok masih bingung dengan urusan remeh temeh seperti ini?


Untuk saat ini sudah bernilai kok Gan.
Cuma mungkin kalau ekspektasi Agan produk saya itu harus bernilai milyaran atau bahkan bisa menyaingi Microsoft, ya belum sampai sejauh itu juga.
Namun perlahan tapi pasti, nilainya akan semakin terus bertambah mengikuti upaya-upaya yang saya lakukan dalam mengembangkan usaha.

Saya kasih contoh lagi ya Gan buat perbandingan :

http://www.beritasatu.com/emiten/150...eral-club.html

Kutipannya :

"PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) melalui dua anak usahanya PT Tirta Makmur Perkasa (TMP) dan PT Tirta Sukses Perkasa (TSP) mengakuisisi aset Grup Tirta Bahagia (TB), perusahaan di sektor air minum dalam kemasan (AMDK) dengan merek "Club".

Akuisisi aset tersebut mencapai Rp 2,2 triliun.

----------------------------------------------------------------------------------------

Anthoni mengatakan, perjanjian dengan Grup TB ini dilakukan sehubungan dengan pembelian aset yang terkait dengan manufaktur, pemasaran serta kemasan produk AMDK. Aset yang akan diambilalih antara lain meliputi tanah, bangunan, mesin, kendaraan, furnitur & fixture inventory serta merek dagang. "Nilai transaksi tersebut mencapai Rp 2,2 triliun," kaat dia.
"

Nah siapa yang tahu jika misalnya 5 tahun kedepan berlaku hal yang sama terhadap perusahaan saya.
Mendapatkan penawaran dari Indofood bukan hal yang mustahil kan buat perusahaan yang sudah terindeks di page 1 Google seperti produk dan perusahaan saya? emoticon-Ngakak

orang biasa juga paham kalau BTC itu hanya bubble, maka dari itu saat % keuntungannya sudah mencapai "maximal" saya lepas, saya kembalikan dalam investasi normal.
sudah saya tulis kan disebelumnya "gambling membeli BTC" bukan minning.
kita bisa kaya dari bubble kalau pandai tahu kapan berhentinya, termasuk dari louhan, akik, dll.


Secara tidak langsung, Agan mengamini kalau BTC itu sebenarnya bukanlah investasi yang layak emoticon-Ngakak
Gambling beli BTC yang nilainya diatas 200 juta.
Apakah Agan yakin semua orang bisa melakukannya (punya duit nganggur diatas 200 juta) plus kebutuhan hidupnya udah tercukupi Gan? emoticon-Ngakak

Bisnis louhan atau akik sih masih masuk akal (modalnya) emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By Mat Pilon
Spoiler for QUOTE:


ok siapa auditor yang menentukan nilai jual ide intelektual or whatsoever itu?
iya jelas, ini berbeda dengan membeli barang antik sebagai bentuk koleksi, barang masuk ke balai lelang christy, barangnya jelas ke-asliannya, jelas artistnya siapa, dan dalam sejarah barang-barang seperti itu nilainya akan naik, kalau anda kan "resep" minuman yang nantinya produknya dijual, memangnya bisa dibandingkan dengan dog playing cards? atau monalisa? premis anda konyol sekali disini.


Sepertinya Agan yang malah terlihat konyol disini.
Kenapa harus mengambil contoh balai lelang Christy yang levelnya tingkat dunia. emoticon-Ngakak
Ada berapa juta orang masyarakat Indonesia coba yang menggunakan jasa balai lelang Christy tersebut emoticon-Bingung

Bikin simple aja lah kalo mau bikin contoh yang Agan bilang premis itu.

Membeli lukisan bersejarah kan tidak harus melalui badan lelang.
Apa gunanya galeri-galeri seni yang ada di Indonesia kalo gitu.
Lagipula bisa dilakukan secara personal juga. Yang penting Buyer minat dengan lukisannya dan mau membelinya sesuai harga yang disepakati kedua belah pihak.

Walaupun modal bikin lukisan katakanlah cuma kain kanvas, cat minyak dan kuas yang nilainya gak lebih dari 2 juta, tapi misalnya dibikin saat terjadinya gunung meletus yang tarohannya nyawa Pelukis itu sendiri (karena gak ikut ngungsi),
ya kalau Buyernya minat meskipun Pelukisnya mematok harga 100 juta (karena ada nilai historis saat gunung meletus), memangnya Agan mau bilang :
“Apaan ini Pelukis konyol, lukisan modalnya aja gak nyampe 2 juta mau dijual 100 juta!!!” emoticon-Ngakak


masa yang akan datang itu kapan? bisnis plan anda sendiri tampaknya menghasilkan penyendatan pengembalian modal dalam jumlah cukup besar yang belum bisa dikembalikan kepada para investor yang lama, lalu membuka pola SPM (model baru) nanti investor yang sudah lama dibayar dengan uang ini? atau dengan kata-kata sabar? konyol sekali lah.

Masa yang akan datang itu ya hari-hari setelah hari ini Gan. Bisa besok, lusa, minggu depan, dst.
Yang pasti saya tidak berhenti untuk berusaha merealisasikan konsep-konsep atau gagasan saya selama ini baik yang sudah dijalankan ataupun masih tertunda.

Saya kan udah jelaskan sebelumnya. Coba lihat lagi postingan saya kebelakang.
Atau kalau Agan males nyari, nih saya kutip lagi beritanya.
Search aja di google. Ada kok berita tentang perusahaan lain (besar pula) sebagai pembandingnya.

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi...i-rp2-triliun/

Nih saya kasih kutipannya Gan :

Jakarta, CNN Indonesia -- PT Indofood Sukses Makmur Tbk berencana menerbitkan Obligasi Indofood Sukses Makmur VIII Tahun 2017 senilai Rp. 2 triliun. Emiten dengan kode INDF tersebut menawarkan surat utang sebagai pembiayaan kembali alias melunasi utangnya yang bakal jatuh tempo pada 31 Mei 2017 yang mencapai Rp. 2 triliun.

"Setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan untuk melunasi utang pokok Obligasi Indofood Sukses Makmur VI Tahun 2012 Rp. 2 triliun," ujar Sekretaris Perusahaan Indofood Elly Putranti melalui keterangan resmi, dikutip Senin (8/5).

Elly mengungkapkan, obligasi tersebut memiliki tenor lima tahun. Perusahaan telah melakukan penawaran sejak 5 Mei dan akan dilanjutkan hingga 15 Mei mendatang.

....................................

Asal tahu saja, obligasi yang diterbitkan 2012 silam yang sebesar Rp. 2 triliun juga digunakan untuk melunasi utang obligasi sebelumnya.

....................................

Kesimpulannya dana obligasi milik Indofood yang diterbitkan Tahun 2017 ini merupakan tambal sulam dari utang obligasi periode sebelumnya.
2007 - 2012 - 2017 = Tambal sulam utang emoticon-Leh Uga

Masih mau bilang Indofood konyol Gan? emoticon-Ngakak
Atau Agan baru tahu buat bayar utang obligasi jatuh temponya, Indofood nyari "korban" baru. emoticon-Ngakak


oke kenapa saya tidak boleh membawa contoh yang world class dalam hal ini christy , sementara anda SELALU membawa contoh yang world class? membandingkan CV RRADH dengan PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR? emoticon-Leh Uga
atau membandingkan CV RRADH dengan pabrik AMDK CLUB? emoticon-Ngakak
bandingkan sekalian saja CV RRADH dengan HM SAMPOERNA TBK saat dijual ke Phillip Morris. emoticon-Leh Uga

anda pernah atau tidak membeli karya seni dengan harga mahal? diatas 100 juta.
lukisan seharga 100 juta dari galery?
kalau belum pernah, wajar anda tidak tahu systemnya. pihak galery punya yang namanya kurator yang akan melakukan valuasi dari sebuah karya seni. disitu mereka mencoba menentukan harga jual, dan selalu ada proses tawar-menawar, bukan take it or leave it.

yang kedua, soal penjualan aset, kenapa tidak disinggung sama sekali? oh iya semua "aset"nya MAYA, oh maaf, kenapa tanah tambangnya tidak dijual terlebih dahulu sebagian? ada indikasi surat-suratnya belum jelas, terbukti anda menulis tidak bisa melakukan peminjaman dana kepada bank, ok lalu tanah siapa itu yang anda tambang?

yang ketiga, Indofood sudah berhak jualan obligasi, punya aset LIQUID yang bisa digunakan untuk menutup obligasinya jika gagal bayar, anda mau membandingkan usaha anda SEKARANG dengan indofood SEKARANG? ok anda absurd, dan terlalu banyak berkhayal.

SEKARANG, saat dana orang lain mengendap dan menyendat pada diri anda, let say, anda baru bermasalah january 2016, sekarang 2017. ada 1 tahun sudah terlewati tanpa "solusi", 1x tutup buku. WOW, kalau duit orang-orang yang nyangkut kepada anda yang katanya sebuah infestasi, ditanamkan reksa dana, sudah berapa untung yang didapatkan para penanam modal? atau deposito saja lah.

obligasi indofood, dijual dimana-mana laku, orang tahu reputasi indofood, SPM CV anda? ada yang mengakui tidak selain anda? bisa dijual kemana? ok anda tidak paham cara kerja surat hutang dan reputasi perusahaan.

yang saya kritisi adalah, ITU DUIT ORANG KAPAN DIBALIKIN? karena anda sudah terbukti wanprestasi kan? SPM yang pertama tenggat waktunya sudah lewat atau belum? sudah kan?

Sebetulnya anda paham system investasi atau saham tidak? kalau saya punya 1 lembar saja, saham wingsfood, nanti mereka akan membayarkan deviden kepada saya, walaupun itu hanya beberapa puluh rupiah (karena saya hanya memiliki 1 lembar saham).
kalau SPM CV.RRADH? sudah 1 tahun buku tidak mengeluarkan deviden, lalu valuasi SPMnya bagaimana? 1juta per lembar setara dengan berapa %?
lalu apa "hukuman"nya kalau gagal bayar deviden, atau rugi?
saya buat pusing kepala anda dengan soal "investasi" yang anda anggap anda sudah sangat jago, dengan mengambil contoh usaha anda sendiri. bukan mengambil contoh dari GOOGLE.

anda mau lepas dari 378 seperti yusuf mansur? it's do able, tinggal seberapa kuat anda bayar pengacara untuk meyakinkan polisi untuk mengeluarkan SP3.

BTW apa hal yang membuat uang hampir 6 milyar tersendat? dana kurang? anda sedang membangun estate atau menjalankan perusahaan?

lihat kasus yusuf mansur, dia lepas, karena membangun estate dengan RAB 6 milyar pasti habis 6 milyar, kalau hanya ada dana 2 milyar, baru jadi 1/3 saja.

beda kan dengan usaha anda yang "sudah" berjalan?

study case KUHP simple saja anda tidak bisa membedakan mana unsur yang anda penuhi dan tidak.

lalu sekarang anda bisa juga dikenakan undang-undang perbankan soal menghimpun dana masyarakat secara ilegal.
sudah ada contohnya :
http://megapolitan.kompas.com/read/2...-rp-200-miliar

anda menghimpun dana kan? atau SPMnya boleh ditukar kwaci?

dan sekali lagi, anda perusahaan anda mau membandingkan diri dengan INDOFOOD?
oke mungkin tidak lalu berharap diakusisi INDOFOOD? OK, sekarang sudah spread sampai mana product anda? spread anda 5 tahun kedepan bisa kok dikalkulasi dari spread hari ini. penetrasi pasarnya berapa persen?
alat produksinya berapa line? berapa sachet per menit?
anda check dulu, saat CLUB diakusisi indofood, persebaran produknya seberapa besar, penetrasi pasarnya seberapa dalam. karena pada beberapa daerah CLUB memang bisa menganggu hegemoni AQUA dipasaran AMDK.

oh maaf ternyata mesin-mesin anda sudah diproses dijual ya, how sad emoticon-Frown
lalu apa yang akan menjadi senjata anda untuk berharap agar ada perusahaan besar yang mau akusisi "perusahaan" anda
page 1 di google? untuk kata kunci "bandrek super", well logically, orang akan menggunakan keyword bandrek instant, apa alasan orang awam untuk mencari bandrek instant dengan keyword "bandrek super"?

lagu-lagu anda "divaluasi" secara milyaran?
saya kenal dekat dengan musisi zaman 2000an awal yang berkarya dibawah aquarius, dan sempat menjadi hit (walaupun memang hanya produksi 2 album), dan dia tertawa anda melisting VALUE "lagu" anda senilai milyaran.
anda siapa? lasso? piyu? baby romeo?
kalau tidak percaya, bawa saja music anda ke major label, mereka paling ahli dalam valuasi nilai lagu.
atau sediakan uang 5 milyar agar bisa jadi one hit wonder + buat sensasi.

ok, microsoft dan bill gates sudah tidak bisa menjawab ya, karena ternyata pengetahuan anda adalah hasil googling mendadak. it's ok. sekarang zamannya seperti itu kok.
HABIS GOOGLING BERASA PINTER

setelah saya amati lagi ternyata anda mencoba melakukan IPO on your style, well saya bantu ini peraturan untuk melepas saham https://gopublic.idx.co.id/2016/06/2...ran-go-public/ (ya! apa yang anda lakukan adalah go public)
karena saham anda, anda harap akan diperjual-belikan secara bebas, SPM = Saham bukan?
bingung lagi ya? emoticon-Ngakak

sudahlah, STOP membandingkan diri anda sendiri dengan perusahaan besar, berjiwa besarlah untuk mengakui anda sudah GAGAL kali ini, bayar para investor, jangan menawarkan skema-skema seolah-olah perusahaan anda besar. siapa yang memvaluasi aset anda sampai 11 milyar? resmi? dalam bisnis ada aturan main, semua by system, nah anda dengan SEENAKNYA mengatakan "apakah tidak boleh saya valuasi 1 milyar", kalau kata anak selatan jaman saya : GI DAH SONO tawarkan ke bank.

soal BTC, terus terang, IT'S A PURE DAMN LUCK 1600 euro to 40K ++ euro, in just 3 years. DAMN!! it's not gonna happened in 100 years dude.
Quote:Original Posted By Mat Pilon


Iya Gan.
Silahkan disimak aja.

Sebenarnya saya tidak ingin berdebat apalagi coba menjatuhkan argumen orang.

Tapi kalau saya gak klarifikasi nanti kan gimana penilaian orang (bukan investor) terhadap saya.


saya tidak berdebat, saya menghalau orang yang terbersit keinginannya jadi investor anda.
saya anggap ini hal yang harus saya lakukan agar tidak lebih banyak orang yang uangnya "tertanam" paksa di CV RRADH.

oia, kalau setelah reply tolong diquote biasa saja, agar ada notif di account saya, ok?
Quote:Original Posted By Mat Pilon
Spoiler for QUOTE:


katakanlah saya memiliki SPM 1 lembar berharga 1 juta rupiah, lalu apa yang bisa saya dapatkan kalau asset anda tidak dalam bentuk liquid?


Kalau pola pikir Agan seperti itu, pertanyaannya Agan beli SPM itu untuk berinvestasi apa nyari makan? emoticon-Bingung

Ini saya jelaskan lagi, dengan membeli Surat Pernyataan Modal (SPM), maka :

- Pemilik SPM mendapatkan hak kepemilikan atas asset RRADH, termasuk kepemilikan terhadap Asset Intelektual yang nilainya ditaksir semakin bertambah.
- Pemilik SPM dapat menggunakan atau memanfaatkan seluruh asset RRADH sesuai daftar list asset.
- Pemilik SPM akan mendapatkan Fix Profit, Sharing Profit dan Products Profit selama kepemilikan SPM.
- Pemilik SPM akan mendapatkan bonus penjualan untuk setiap asset RRADH yang terjual diatas nilai taksiran yang tercantum.

saya pastekan saja pasal 378 KUHP ya, supaya anda bisa tau isinya, sepertinya anda tidak tahu isinya.
pasal 378 KUHP.
Yaitu dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang.
yang dibold sudah terasa tidak?


Ya kalau melihat isi pasalnya seperti itu, tentunya orang yang melakukan hal seperti itu dari awal memang ada niat buat menipu.
Menawarkan usaha palsu, perusahaan palsu, produk palsu, dst.

Beda halnya dengan usaha yang saya jalankan kan memang bisa dilihat keberadaannya.
Agan search di Google juga pasti keluar list produknya, perusahaannya, bahkan alamatnya juga.
Itu menunjukkan kalau usaha saya tidak fiktif.
Ya kalaupun ditengah jalan terjadi permasalahan-permasalahan, kan ada pertimbangan-pertimbangan tertentu juga yang bisa dijadikan bahan penilaian.

Saya kasih contohnya buat perbandingan Agan, yaitu berita tentang Ustadz Yusuf Mansur :

https://news.detik.com/berita-jawa-t...z-yusuf-mansur

Saya kasih kutipannya :

"Polda Jatim menghentikan perkara dugaan penipuan dan penggelapan dengan terlapor Ustaz Yusuf Mansur. Penyidik mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3), karena laporan tersebut dinilai kurang alat buktinya.

-------------------------------------------------

Dalam kasus dugaan investasi pembangunan Kondotel Moyayang yang dianggap bodong itu, polisi sudah memeriksa 16 saksi, mulai dari saksi pelapor, saksi terlapor hingga saksi ahli. Penyidik juga sudah mengecek ke lokasi pembangunan kondotel tersebut.
Dari pengecekan tersebut, polisi memang menemukan adanya rencana pembangunan. Namun, proses pembangunan tersebut terhenti karena kekurangan modal. "


Gimana Gan, selama memiliki alasan yang jelas, masih mau bilang gak ada pertimbangan lain buat orang yang mau berusaha tapi menemukan kendala ditengah jalan. emoticon-Malu


berapa lama lagi akan memiliki nilai ?
atau mau dirubah CV ke PT? atau bagaimana, itu gambar diprint dipajang ditembok saja dengan alasan "resiko investasi" atau masih bingung ya ternyata? padahal sudah bertahun-tahun ya jadi pengusaha? kok masih bingung dengan urusan remeh temeh seperti ini?


Untuk saat ini sudah bernilai kok Gan.
Cuma mungkin kalau ekspektasi Agan produk saya itu harus bernilai milyaran atau bahkan bisa menyaingi Microsoft, ya belum sampai sejauh itu juga.
Namun perlahan tapi pasti, nilainya akan semakin terus bertambah mengikuti upaya-upaya yang saya lakukan dalam mengembangkan usaha.

Saya kasih contoh lagi ya Gan buat perbandingan :

http://www.beritasatu.com/emiten/150...eral-club.html

Kutipannya :

"PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) melalui dua anak usahanya PT Tirta Makmur Perkasa (TMP) dan PT Tirta Sukses Perkasa (TSP) mengakuisisi aset Grup Tirta Bahagia (TB), perusahaan di sektor air minum dalam kemasan (AMDK) dengan merek "Club".

Akuisisi aset tersebut mencapai Rp 2,2 triliun.

----------------------------------------------------------------------------------------

Anthoni mengatakan, perjanjian dengan Grup TB ini dilakukan sehubungan dengan pembelian aset yang terkait dengan manufaktur, pemasaran serta kemasan produk AMDK. Aset yang akan diambilalih antara lain meliputi tanah, bangunan, mesin, kendaraan, furnitur & fixture inventory serta merek dagang. "Nilai transaksi tersebut mencapai Rp 2,2 triliun," kaat dia.
"

Nah siapa yang tahu jika misalnya 5 tahun kedepan berlaku hal yang sama terhadap perusahaan saya.
Mendapatkan penawaran dari Indofood bukan hal yang mustahil kan buat perusahaan yang sudah terindeks di page 1 Google seperti produk dan perusahaan saya? emoticon-Ngakak

orang biasa juga paham kalau BTC itu hanya bubble, maka dari itu saat % keuntungannya sudah mencapai "maximal" saya lepas, saya kembalikan dalam investasi normal.
sudah saya tulis kan disebelumnya "gambling membeli BTC" bukan minning.
kita bisa kaya dari bubble kalau pandai tahu kapan berhentinya, termasuk dari louhan, akik, dll.


Secara tidak langsung, Agan mengamini kalau BTC itu sebenarnya bukanlah investasi yang layak emoticon-Ngakak
Gambling beli BTC yang nilainya diatas 200 juta.
Apakah Agan yakin semua orang bisa melakukannya (punya duit nganggur diatas 200 juta) plus kebutuhan hidupnya udah tercukupi Gan? emoticon-Ngakak

Bisnis louhan atau akik sih masih masuk akal (modalnya) emoticon-Ngakak


Ya kalau melihat isi pasalnya seperti itu, tentunya orang yang melakukan hal seperti itu dari awal memang ada niat buat menipu.
Menawarkan usaha palsu, perusahaan palsu, produk palsu, dst.


naaaah, not really, biasanya pengemplang hutang dikenakan pasal ini untuk pidana, nanti putusan pidananya digunakan untuk tuntutan perdata ganti rugi. belajar lagi ya hukum perjanjian dan wanprestasi emoticon-Peace

- Pemilik SPM mendapatkan hak kepemilikan atas asset RRADH, termasuk kepemilikan terhadap Asset Intelektual yang nilainya ditaksir semakin bertambah.
- Pemilik SPM dapat menggunakan atau memanfaatkan seluruh asset RRADH sesuai daftar list asset.
- Pemilik SPM akan mendapatkan Fix Profit, Sharing Profit dan Products Profit selama kepemilikan SPM.
- Pemilik SPM akan mendapatkan bonus penjualan untuk setiap asset RRADH yang terjual diatas nilai taksiran yang tercantum.

ini nanti kapan akan terjadi? berapa 50 tahun lagi juga masih bisa dianggap besok-besok.

Mendapatkan penawaran dari Indofood bukan hal yang mustahil kan buat perusahaan yang sudah terindeks di page 1 Google seperti produk dan perusahaan saya? emoticon-Ngakak

https://dl.kaskus.id/www.imagebam.co...3d609718465363

itu kenyataannya
oh, ternyata tidak sesuai dengan harapan, seperti postingan saya sebelumnya, harus disearch dengan keyword bandrek super. emoticon-Leh Uga

ini saya kasih contoh perusahaan yang terindeks di page 1 google dengan baik dan benar dalam keyword yang sangat tidak spesifik kepada merk.

https://dl.kaskus.id/www.imagebam.co...147f9718470563
panjang jg gan suratnya
Spoiler for QUOTE:


anda focus saja membayar hutang-hutang anda, jangan terlalu tinggi mengatakan investasi-investasi-investasi,

Saya dari dulu sudah fokus mengembangkan usaha, termasuk resiko kegagalan yang harus dihadapi Gan.
baik itu resiko modal yang terkumpul malah menjadi hutang (yang harus saya bayar), pengembangan usaha tidak berjalan maksimal, adanya persaingan produk, dsb.

Saya jadi bingung sebenarnya Agan itu mengharuskan saya membayar hutang-hutang investasi saya, atau menyuruh saya berhenti usaha?
Kalau saya berhenti usaha, terus bagaimana bisa saya membayar yang Agan sebut hutang itu kepada Investor?

Ini usaha keluarga saya secara turun temurun, mulai dari jualan bandrek dipikul keliling kampung, sampai sekarang jualan online hingga bisa masuk ke modern market.

Kalau usaha saya ini distop karena menurut Agan tidak layak investasi, terus darimana saya bisa mengembalikan modal Investor yang telah digunakan untuk pengembangan usaha saya?

Sebagai orang yang expert dibidang investasi seperti ini, bisakah Agan memberikan saya solusinya?




mengikuti buffet 1-2 kali ada benarnya tapi jangan terlampau serius membaca komentar orang-orang yang sudah terlanjur kaya itu. karena sedari awal, tidak terlihat sebagai sebuah investasi dimata saya, hanya seorang penghutang yang mencoba mencari hutang.

Jadi maksud Agan dengan reputasinya selama ini, dengan kekayaannya saat ini, seorang Warren Buffet itu hanya seorang penghutang yang mencoba mencari hutang?




tetep kan uangnya milik bill gates bukan milik orang kepercayaannya yang sangat amat super hebat dalam investasi bukan? karena apa? karena dia hanya memutar uangnya orang lain.

Ada bedanya Gan, kalau Bill Gates selama ini tidak "dibantu" memutarkan uangnya oleh orang yang expert dalam masalah investasi seperti itu, mungkin Agan hanya akan mengenal Bill Gates sebagai pendiri Microsoft dengan kekayaan hanya senilai USD 5 milyar saja (dari Microsoft).

Surat Pengharapan RRADH Kepada Bapak Presiden Jokowi Mengenai Rekomendasi Investor

Dengan angka kekayaan hanya senilai itu, tentunya Bill Gates akan terlempar dari daftar 100 orang terkaya di dunia.
Boro-boro bisa menjadi orang terkaya sedunia.

Surat Pengharapan RRADH Kepada Bapak Presiden Jokowi Mengenai Rekomendasi Investor

Nah itulah gunanya konsultan atau penasihat keuangan yang berkecimpung di dunia investasi.
Memang seperti yang Agan bilang, orangnya harus sangat amat super hebat baru bisa lancar memutarkan uang orang untuk dikembangkan.

Sekarang saya mau tanya sama Agan, jadi Bill Gates menjadi orang terkaya di dunia itu berkat jasa konsultan keuangannya atau karena usaha dia sendiri yang telah berhasil mengembangkan Microsoft?

Jawabannya jangan sampai bertentangan dengan fakta ya, hanya karena Agan ingin menyudutkan saya.
Biar Agan gak kelihatan konyol di mata kaskuser yang nanti baca postingan Agan.
Kalau buat saya sih gak ada pengaruhnya Agan mau jawab yang manapun.
Toh nanti saya akan memberikan argumen juga.




katanlah anda bisnisman ngotot seperti yang dibuku-buku, tapi anda SEDANG membawa uang orang dan sedang MENCARI uang orang lain lagi untuk kepentingan bisnis anda.
yang mana orang tersebut berhak mendapatkan pengembalian UANGnya sesuai dengan tulisan anda.


Kalau menuntut pengembalian uang ya berarti itu namanya orang ngasih utangan aja Gan, bukan sedang berinvestasi.

Kalau bergelut dalam dunia investasi, harusnya udah paham dengan resiko-resiko yang harus dihadapi.
termasuk saya juga dalam membuka peluang investasi.
Kalau gagal atau mengalami kerugian ya saya harus sudah siap dengan resiko kegagalannya dan berkomitmen untuk menjamin bahwa dana Investor tetap ada atau diakui (diganti) oleh saya, bukannya mengelak untuk mengganti dana investasi yang sudah masuk.

Dan saya sudah atau lebih tepatnya sedang melakukan itu Gan, meski saat ini kemampuan saya baru "mengakui" kerugian secara penuh sebagai hutang dan berusaha terus berjalan untuk melakukan penggantian.
Itu kan bagian dari komitmen saya untuk tidak mengelak, mencari alasan, atau kabur-kaburan dari kewajiban kepada Investor.

Lagipula, darimana Agan tau kalau Investor berhak mendapatkan pengembalian UANGnya?
Kan dari saya juga (sesuai dengan tulisan anda).
Berarti tidak ada yang saya tutup-tutupi kan?



dan TAMPAKNYA anda tidak siap dengan crash course scenario serta worst case scenario,

Tentunya saya sudah siap Gan makanya daftar Investor saya publish secara umum.

Untuk segala upaya dalam pengembalian dana pun setiap ada peluang saya selalu langsung bicarakan dengan Investor saya.
Teknis-teknisnya seperti apa, langkah-langkahnya seperti apa, kendalanya seperti apa, dsb. Adapun peluangnya berjalan langsung lancar atau tersendat semua saya laporkan kepada investor saya kok.

Ini kan masalah internal saya dengan Investor atau orang yang telah menanamkan modalnya di usaha saya, jadi ya wajar aja kalau Agan gak tau sudah sejauh mana detail langkah-langkah yang telah saya upayakan, karena dari awal kan Agan hanya komentator atau seperti agan menamakan diri agan sebagai penghalau orang yang berniat bekerjasama dengan saya ya?

Intinya tetap bukan Investor saya (yang harus saya beri penjelasan).




dan SAYANGnya orang-orang yang telah meletakan uang, tidak pernah bertanya secara detil dan mendalam tentang WORST CASE SCENARIOnya secara teknis.

Ada di surat perjanjian yang saya buat Gan.

Surat Pengharapan RRADH Kepada Bapak Presiden Jokowi Mengenai Rekomendasi Investor

Disitu udah jelas ditulis kalau saya bertanggung jawab sepenuhnya.
Hanya bentuk tanggung jawabnya itu kan disesuaikan dengan situasi dan kondisi saat terjadi kerugian ini.
Saya mengalami kerugian seberat apa, dengan pihak-pihak yang berkaitan atau terlibat sebanyak apa, serumit apa, dsb hanya wajib saya sampaikan kepada pemilik modal, dan tak perlu saya jelaskan ke orang lain dengan detail ya.

Memang sih cara gampang menilai seberapa bertanggung jawabnya saya yaitu dengan mengembalikan dana Investasi dari masing-masing Investor aja secara utuh.
Namun jika hal seperti itu belum bisa terealisasi, kan masih ada cara atau upaya lain yang bisa saya upayakan untuk menunjukkan sejauh mana bentuk tanggung jawab saya terhadap Investor.

Sebagai manusia biasa saya punya keterbatasan Gan. Dan saya sudah mengakui itu secara internal kepada rekan-rekan Investor saya.
Yang tentunya tidak Agan ketahui (karena tidak saya share selain kepada Investor saya).

Yang jelas sampai hari ini saya masih melakukan semua usaha yang sudah menjadi planning sejak awal.
Tentu setelah plan A gagal, saya lakukan plan B.
Jika masih belum efektif untuk melunasi hutang, maka saya lakukan plan C, begitu seterusnya jika masih belum berhasil maka saya teruskan plan-plan selanjutnya, toh abjad aja masih ada 24 huruf lagi.

Jadi bukan berarti setelah gagal dalam satu kesempatan lalu saya diam diri dan sekedar menerima umpatan atau tagihan saja ya Gan.
Di dunia nyata waktu saya 24 jam dipakai untuk berupaya sampai jungkir balik.
Hutang saya ini amat besar, hasil modal bergulir sebagai investee hampir 3 tahun dan stuck dalam waktu 3 bulan karena pembatalan project sepihak yang mengakibatkan kerugian amat besar.
Untuk menuntut mereka pun harus menempuh jalan panjang dan biaya advokasi tidak sedikit seperti yang Agan bilang (biayanya mahal).
Tentu yang saya alami ini tidak se-enteng penilaian Agan. Tapi dapat dipahami karena Agan adalah pengusaha sukses yang tidak mau berutang kepada perbankan dan tidak pernah mengalami kegagalan ekspansi, maka situasi ini tidak dapat dipahami juga oleh Agan.

Saya bersyukur masih memiliki mental yang cukup kuat untuk menghadapi waktu-waktu hari ke hari, didatangi orang ke rumah, setiap hari menerima tidak sedikit sms/telpon/chat makian.
Itu menjadi bagian dari resiko yang harus saya terima selama masih ada "uang orang" di usaha saya.
Saya terima dengan optimis sambil terus membenahi diri dan tidak putus asa, tidak begitu aja lepas tangan apalagi berniat kabur dari kejaran Investor atas kegagalan atau kendala yang saya alami dalam mengembangkan usaha (catat : bukan kegagalan produk atau usahanya).

Dan yang terpenting saya bisa belajar dari kekurangan atau kendala-kendala yang saya alami tersebut untuk kemudian memperbaikinya dengan cara yang lebih baik di masa mendatang.
Tak lupa saya do'akan semoga usaha Agan apapun itu selalu sukses, tidak mengalami nasib buruk seperti usaha saya.
Kalau ada kendala sedikit tetap disyukuri Gan, sehingga saat kelak kita mendapatkan kesuksesan maka buku biografi atau film biopic kita gak akan boring dan bisa menginspirasi Gan.

Quote:Original Posted By Mat Pilon
Spoiler for QUOTE:


anda focus saja membayar hutang-hutang anda, jangan terlalu tinggi mengatakan investasi-investasi-investasi,

Saya dari dulu sudah fokus mengembangkan usaha, termasuk resiko kegagalan yang harus dihadapi Gan.
baik itu resiko modal yang terkumpul malah menjadi hutang (yang harus saya bayar), pengembangan usaha tidak berjalan maksimal, adanya persaingan produk, dsb.

Saya jadi bingung sebenarnya Agan itu mengharuskan saya membayar hutang-hutang investasi saya, atau menyuruh saya berhenti usaha?
Kalau saya berhenti usaha, terus bagaimana bisa saya membayar yang Agan sebut hutang itu kepada Investor?

Ini usaha keluarga saya secara turun temurun, mulai dari jualan bandrek dipikul keliling kampung, sampai sekarang jualan online hingga bisa masuk ke modern market.

Kalau usaha saya ini distop karena menurut Agan tidak layak investasi, terus darimana saya bisa mengembalikan modal Investor yang telah digunakan untuk pengembangan usaha saya?

Sebagai orang yang expert dibidang investasi seperti ini, bisakah Agan memberikan saya solusinya?




mengikuti buffet 1-2 kali ada benarnya tapi jangan terlampau serius membaca komentar orang-orang yang sudah terlanjur kaya itu. karena sedari awal, tidak terlihat sebagai sebuah investasi dimata saya, hanya seorang penghutang yang mencoba mencari hutang.

Jadi maksud Agan dengan reputasinya selama ini, dengan kekayaannya saat ini, seorang Warren Buffet itu hanya seorang penghutang yang mencoba mencari hutang?




tetep kan uangnya milik bill gates bukan milik orang kepercayaannya yang sangat amat super hebat dalam investasi bukan? karena apa? karena dia hanya memutar uangnya orang lain.

Ada bedanya Gan, kalau Bill Gates selama ini tidak "dibantu" memutarkan uangnya oleh orang yang expert dalam masalah investasi seperti itu, mungkin Agan hanya akan mengenal Bill Gates sebagai pendiri Microsoft dengan kekayaan hanya senilai USD 5 milyar saja (dari Microsoft).

Surat Pengharapan RRADH Kepada Bapak Presiden Jokowi Mengenai Rekomendasi Investor

Dengan angka kekayaan hanya senilai itu, tentunya Bill Gates akan terlempar dari daftar 100 orang terkaya di dunia.
Boro-boro bisa menjadi orang terkaya sedunia.

Surat Pengharapan RRADH Kepada Bapak Presiden Jokowi Mengenai Rekomendasi Investor

Nah itulah gunanya konsultan atau penasihat keuangan yang berkecimpung di dunia investasi.
Memang seperti yang Agan bilang, orangnya harus sangat amat super hebat baru bisa lancar memutarkan uang orang untuk dikembangkan.

Sekarang saya mau tanya sama Agan, jadi Bill Gates menjadi orang terkaya di dunia itu berkat jasa konsultan keuangannya atau karena usaha dia sendiri yang telah berhasil mengembangkan Microsoft?

Jawabannya jangan sampai bertentangan dengan fakta ya, hanya karena Agan ingin menyudutkan saya.
Biar Agan gak kelihatan konyol di mata kaskuser yang nanti baca postingan Agan.
Kalau buat saya sih gak ada pengaruhnya Agan mau jawab yang manapun.
Toh nanti saya akan memberikan argumen juga.




katanlah anda bisnisman ngotot seperti yang dibuku-buku, tapi anda SEDANG membawa uang orang dan sedang MENCARI uang orang lain lagi untuk kepentingan bisnis anda.
yang mana orang tersebut berhak mendapatkan pengembalian UANGnya sesuai dengan tulisan anda.


Kalau menuntut pengembalian uang ya berarti itu namanya orang ngasih utangan aja Gan, bukan sedang berinvestasi.

Kalau bergelut dalam dunia investasi, harusnya udah paham dengan resiko-resiko yang harus dihadapi.
termasuk saya juga dalam membuka peluang investasi.
Kalau gagal atau mengalami kerugian ya saya harus sudah siap dengan resiko kegagalannya dan berkomitmen untuk menjamin bahwa dana Investor tetap ada atau diakui (diganti) oleh saya, bukannya mengelak untuk mengganti dana investasi yang sudah masuk.

Dan saya sudah atau lebih tepatnya sedang melakukan itu Gan, meski saat ini kemampuan saya baru "mengakui" kerugian secara penuh sebagai hutang dan berusaha terus berjalan untuk melakukan penggantian.
Itu kan bagian dari komitmen saya untuk tidak mengelak, mencari alasan, atau kabur-kaburan dari kewajiban kepada Investor.

Lagipula, darimana Agan tau kalau Investor berhak mendapatkan pengembalian UANGnya?
Kan dari saya juga (sesuai dengan tulisan anda).
Berarti tidak ada yang saya tutup-tutupi kan?



dan TAMPAKNYA anda tidak siap dengan crash course scenario serta worst case scenario,

Tentunya saya sudah siap Gan makanya daftar Investor saya publish secara umum.

Untuk segala upaya dalam pengembalian dana pun setiap ada peluang saya selalu langsung bicarakan dengan Investor saya.
Teknis-teknisnya seperti apa, langkah-langkahnya seperti apa, kendalanya seperti apa, dsb. Adapun peluangnya berjalan langsung lancar atau tersendat semua saya laporkan kepada investor saya kok.

Ini kan masalah internal saya dengan Investor atau orang yang telah menanamkan modalnya di usaha saya, jadi ya wajar aja kalau Agan gak tau sudah sejauh mana detail langkah-langkah yang telah saya upayakan, karena dari awal kan Agan hanya komentator atau seperti agan menamakan diri agan sebagai penghalau orang yang berniat bekerjasama dengan saya ya?

Intinya tetap bukan Investor saya (yang harus saya beri penjelasan).




dan SAYANGnya orang-orang yang telah meletakan uang, tidak pernah bertanya secara detil dan mendalam tentang WORST CASE SCENARIOnya secara teknis.

Ada di surat perjanjian yang saya buat Gan.

Surat Pengharapan RRADH Kepada Bapak Presiden Jokowi Mengenai Rekomendasi Investor

Disitu udah jelas ditulis kalau saya bertanggung jawab sepenuhnya.
Hanya bentuk tanggung jawabnya itu kan disesuaikan dengan situasi dan kondisi saat terjadi kerugian ini.
Saya mengalami kerugian seberat apa, dengan pihak-pihak yang berkaitan atau terlibat sebanyak apa, serumit apa, dsb hanya wajib saya sampaikan kepada pemilik modal, dan tak perlu saya jelaskan ke orang lain dengan detail ya.

Memang sih cara gampang menilai seberapa bertanggung jawabnya saya yaitu dengan mengembalikan dana Investasi dari masing-masing Investor aja secara utuh.
Namun jika hal seperti itu belum bisa terealisasi, kan masih ada cara atau upaya lain yang bisa saya upayakan untuk menunjukkan sejauh mana bentuk tanggung jawab saya terhadap Investor.

Sebagai manusia biasa saya punya keterbatasan Gan. Dan saya sudah mengakui itu secara internal kepada rekan-rekan Investor saya.
Yang tentunya tidak Agan ketahui (karena tidak saya share selain kepada Investor saya).

Yang jelas sampai hari ini saya masih melakukan semua usaha yang sudah menjadi planning sejak awal.
Tentu setelah plan A gagal, saya lakukan plan B.
Jika masih belum efektif untuk melunasi hutang, maka saya lakukan plan C, begitu seterusnya jika masih belum berhasil maka saya teruskan plan-plan selanjutnya, toh abjad aja masih ada 24 huruf lagi.

Jadi bukan berarti setelah gagal dalam satu kesempatan lalu saya diam diri dan sekedar menerima umpatan atau tagihan saja ya Gan.
Di dunia nyata waktu saya 24 jam dipakai untuk berupaya sampai jungkir balik.
Hutang saya ini amat besar, hasil modal bergulir sebagai investee hampir 3 tahun dan stuck dalam waktu 3 bulan karena pembatalan project sepihak yang mengakibatkan kerugian amat besar.
Untuk menuntut mereka pun harus menempuh jalan panjang dan biaya advokasi tidak sedikit seperti yang Agan bilang (biayanya mahal).
Tentu yang saya alami ini tidak se-enteng penilaian Agan. Tapi dapat dipahami karena Agan adalah pengusaha sukses yang tidak mau berutang kepada perbankan dan tidak pernah mengalami kegagalan ekspansi, maka situasi ini tidak dapat dipahami juga oleh Agan.

Saya bersyukur masih memiliki mental yang cukup kuat untuk menghadapi waktu-waktu hari ke hari, didatangi orang ke rumah, setiap hari menerima tidak sedikit sms/telpon/chat makian.
Itu menjadi bagian dari resiko yang harus saya terima selama masih ada "uang orang" di usaha saya.
Saya terima dengan optimis sambil terus membenahi diri dan tidak putus asa, tidak begitu aja lepas tangan apalagi berniat kabur dari kejaran Investor atas kegagalan atau kendala yang saya alami dalam mengembangkan usaha (catat : bukan kegagalan produk atau usahanya).

Dan yang terpenting saya bisa belajar dari kekurangan atau kendala-kendala yang saya alami tersebut untuk kemudian memperbaikinya dengan cara yang lebih baik di masa mendatang.
Tak lupa saya do'akan semoga usaha Agan apapun itu selalu sukses, tidak mengalami nasib buruk seperti usaha saya.
Kalau ada kendala sedikit tetap disyukuri Gan, sehingga saat kelak kita mendapatkan kesuksesan maka buku biografi atau film biopic kita gak akan boring dan bisa menginspirasi Gan.



Saya jadi bingung sebenarnya Agan itu mengharuskan saya membayar hutang-hutang investasi saya, atau menyuruh saya berhenti usaha?
Kalau saya berhenti usaha, terus bagaimana bisa saya membayar yang Agan sebut hutang itu kepada Investor?

lha? lugu sekali pertanyaannya.
jawabannya ya jual aset. uang orang sudah 3 tahun ada di anda, hitung saja deh kalau ditanamkan dideposito, berapa keuntungan orang itu, atau emas batangan saja yang lebih terjangkau, sudah berapa keuntungannya?
investor diminta bersabar dan mengalah untuk menunggu anda dapat uang dari usaha, memangnya iya dapat uang? baru telat 4 bulan pembayaran sudah heboh buat surat ke HT.
coba anda tanya ke petrokimia, vendornya mereka telat pelunasan termin berapa lama, tapi masih ambil pekerjaan, sampai pakai system lunas-dp untuk next job, dan nilainya minimal 700 juta yang nyangkut. tetap diambil jobs dari petro, ya karena itulah bisnis kalau tidak siap modal, ya modar emoticon-Big Grin

Jadi maksud Agan dengan reputasinya selama ini, dengan kekayaannya saat ini, seorang Warren Buffet itu hanya seorang penghutang yang mencoba mencari hutang?

kalimat itu saya tujukan kepada anda, ok? mungkin salah punctuation jadi anda tidak paham, it's okey.

Ada bedanya Gan, kalau Bill Gates selama ini tidak "dibantu" memutarkan uangnya oleh orang yang expert dalam masalah investasi seperti itu, mungkin Agan hanya akan mengenal Bill Gates sebagai pendiri Microsoft dengan kekayaan hanya senilai USD 5 milyar saja (dari Microsoft).

itu tahun berapa 5 milyar? asumsinya adalah 1994 saat gates mendirikan usaha itu, lha setelah 1994 memangnya asset MS diam membatu?
justru MS meledak setelah win 95.
dan pertanyaan saya, itu uang punya gates kan? jawabannya iya dan tidak, anda hobi sekali muter kesana dan kesini.
ok yang belum anda jawab, anda ini pengelola investasi, atau pemilik usaha?
itu 2 hal yang berbeda, kalau pengelola investasi akan memainkan uang yang dia manage pada hal-hal yang profitable.
kalau pemilik usaha, dia akan mati-matian membesarkan usahanya, walaupun itu tidak profitable.
let say, gates hanya mengandalkan MS, dan tetap mempertahankan saham mayoritasnya setelah IPO.
tahu tidak asetnya berapa?
Surat Pengharapan RRADH Kepada Bapak Presiden Jokowi Mengenai Rekomendasi Investor
let say gates hanya memiliki 30% saja saham MS, tanpa dia mendirikan perusahaan baru, dia masih punya asset US$ 72.3Billions sekarang. bayangkan kalau dia punya 40%. setelah Allen resigned, MS tidak jelas sharenya bagaimana. apakah tetap 50-50 atau gates 90-10 allen, saya belum dapat sejarahnya.
dan asset itu belum termasuk net income dari MS untuk tahun buku 2017.
sudah?

Disitu udah jelas ditulis kalau saya bertanggung jawab sepenuhnya.
Hanya bentuk tanggung jawabnya itu kan disesuaikan dengan situasi dan kondisi saat terjadi kerugian ini.
Saya mengalami kerugian seberat apa, dengan pihak-pihak yang berkaitan atau terlibat sebanyak apa, serumit apa, dsb hanya wajib saya sampaikan kepada pemilik modal, dan tak perlu saya jelaskan ke orang lain dengan detail ya.

Memang sih cara gampang menilai seberapa bertanggung jawabnya saya yaitu dengan mengembalikan dana Investasi dari masing-masing Investor aja secara utuh.
Namun jika hal seperti itu belum bisa terealisasi, kan masih ada cara atau upaya lain yang bisa saya upayakan untuk menunjukkan sejauh mana bentuk tanggung jawab saya terhadap Investor.


inilah penyakit laten masyarakat indonesia, ketika mendapatkan pasal karet mereka diam saja.
kurang paham dengan hukum positif, padahal perjanjian adalah undang-undang bagi para pihak.
dan undang-undang sudah seharusnya jelas dan detail contohnya : akan melakukan pengembalian dana dalam tempo sekian hari kerja.
jika gagal mengembalikan dana akan mengajukan bankrut dan semua aset disita untuk dilelang sebagai pembayaran.
kalau masih kurang, harus menjalani hukuman kurungan penjara.
seharusnya sedetail itu, tapi masyarakat terlalu mengandalkan itikad baik dalam perjanjian, akhirnya apa?
berapa milyar uang menguap di forum kerjasama dan investasi?


Kalau menuntut pengembalian uang ya berarti itu namanya orang ngasih utangan aja Gan, bukan sedang berinvestasi.

sebentar, memangnya dalam surat perjanjian anda dengan so called investor ini tidak ada tenggat waktu pembayarannya? tidak ada besar nilai keuntungan bulanannya?

saya baca ada kok (waktu dan keuntungan fix) dalam thread anda, setelah anda sukses membuka lapak 1x. i mean, lapak ke dua anda yang akhirnya bermasalah ini.

memangnya ada investasi fixed rate profit lebih besar dari bunga bank?
kalau ada laporkan OJK. SEGERA!

Jadi bukan berarti setelah gagal dalam satu kesempatan lalu saya diam diri dan sekedar menerima umpatan atau tagihan saja ya Gan.
Di dunia nyata waktu saya 24 jam dipakai untuk berupaya sampai jungkir balik.
Hutang saya ini amat besar, hasil modal bergulir sebagai investee hampir 3 tahun dan stuck dalam waktu 3 bulan karena pembatalan project sepihak yang mengakibatkan kerugian amat besar.
Untuk menuntut mereka pun harus menempuh jalan panjang dan biaya advokasi tidak sedikit seperti yang Agan bilang (biayanya mahal).
Tentu yang saya alami ini tidak se-enteng penilaian Agan. Tapi dapat dipahami karena Agan adalah pengusaha sukses yang tidak mau berutang kepada perbankan dan tidak pernah mengalami kegagalan ekspansi, maka situasi ini tidak dapat dipahami juga oleh Agan.


kena pembatalan proyek sepihak ya? rugi berapa m? saya juga melalui jalan itu dengan kerugian beberapa m, tidak dibatalkan sih. tapi tidak terbayar lunas karena yang memberikan project gulung tikar emoticon-Ngakak
ya sudah, kalau kondisi saya bisa apa? lawan saya sudah tidak ada apa-apa, saya bayar debt collector dan mengajukan tuntutan pidana dan perdata, malah dijalani pidananya oleh lawan saya emoticon-Hammer emoticon-Ngakak
tapi itulah nikmatnya bisnis, saya tenang dan tidak dikejar-kejar orang, karena saat itu, semua modal saya, saya tidak memaksakan diri. saya kuat dana 500 jt, saya ambil proyek budget 500jt. tanpa hutang, tidur nyenyak. tapi expansinya lambat emoticon-Ngakak

lho, waktu anda terima SPK, berbunyi bagaimana kok bisa dibatalkan sepihak?emoticon-Hammer
anda baca atau tidak waktu tanda tangan kontrak?
jangan lah terlalu bahagia terima kontrak fantastis.
baca dahulu baik-baik, kalau perlu cari teman seorang pengacara untuk menginterpretasikan bahasa hukumnya kontrak.

Saya bersyukur masih memiliki mental yang cukup kuat untuk menghadapi waktu-waktu hari ke hari, didatangi orang ke rumah, setiap hari menerima tidak sedikit sms/telpon/chat makian.
Itu menjadi bagian dari resiko yang harus saya terima selama masih ada "uang orang" di usaha saya.
Saya terima dengan optimis sambil terus membenahi diri dan tidak putus asa, tidak begitu aja lepas tangan apalagi berniat kabur dari kejaran Investor atas kegagalan atau kendala yang saya alami dalam mengembangkan usaha (catat : bukan kegagalan produk atau usahanya).


kalau ini wajib, kalau kabur masih hidup saja sudah bagus, dulu ada rekanan bawa kabur uang. "habis" dihantam sama kopral-kopral. polisi juga malas memproses laporan orang "ribet"

Dan yang terpenting saya bisa belajar dari kekurangan atau kendala-kendala yang saya alami tersebut untuk kemudian memperbaikinya dengan cara yang lebih baik di masa mendatang.
Tak lupa saya do'akan semoga usaha Agan apapun itu selalu sukses, tidak mengalami nasib buruk seperti usaha saya.
Kalau ada kendala sedikit tetap disyukuri Gan, sehingga saat kelak kita mendapatkan kesuksesan maka buku biografi atau film biopic kita gak akan boring dan bisa menginspirasi Gan.


kenapa saya berani menulis, saya mengalami kok kendala-kendala dalam usaha, 15 tahun yang lalu saya alami kendala anda dalam gagal bayar dan lain-lain.
tapi saya tidak berhutang. saya mengerjakan apa yang bisa saya kerjakan saja.

sawahnya emak masih lebar waktu saya gagal, jadi masih boleh lah dijual sedikit buat bantu-bantu anaknya merangkak dari tiarap emoticon-Ngakak

saya tidak tertarik menulis biografi, saya takut orang akan mengikuti saya, lalu dia gagal, maka saya akan merasa sudah menyusahkan orang lain. saya takut sekali dengan yang namanya merugikan orang lain. saya takut sekali dengan uang orang. terus terang saja, itu bagaikan monster untuk saya pribadi. saya tidak mau hanya karena uang 200-300juta tidak tenang hidup saya.

lebih baik saya sekeluarga tidak makan, dari pada hak orang saya "pinjam" sebentar.
Spoiler for Quote:


Prioritas saya memang mengembalikan modal Investor lama kok.
Tapi memang kebetulan saat ini saya belum mampu melakukan hal tersebut.

kalau jual aset juga tidak bisa?
atau sayang asetnya karena nanti entah kapan semoga nilainya jadi lebih tinggi, sedangkan modal investor lama yang nilainya tidak sampai setinggi nilai aset tersebut tidak perlu digubris dulu?


Menjual atau menawarkan asset kan udah saya lakukan.
Ada 2 opsi malah.

Opsi pertama, menjual assetnya secara langsung.
Contohnya :

Surat Pengharapan RRADH Kepada Bapak Presiden Jokowi Mengenai Rekomendasi Investor

https://fjb.kaskus.co.id/product/57c...kotok---banten
https://fjb.kaskus.co.id/product/57c...aler-wv-160-cs
https://fjb.kaskus.co.id/product/57c...kuning-metalik

Opsi kedua, menjual SPM sebagai hak kepemilikan atas asset RRADH.
Contohnya :
http://www.rradh.com/IPenyertaanModal.php

Kurang apalagi coba Gan usaha yang saya lakukan?


Kalau pertanyaan Agan seperti diatas, bisa dianalogikan begini :

Agan punya tanah dan bangunan seluas 300 M2 dengan taksiran harga 1 Milyar.
Kebetulan Agan punya utang senilai 200 juta kepada orang.
Karena tidak ada lagi asset yang bisa dijual, sementara Agan cuma butuhnya 200 juta saja buat bayar utang,
kemudian Agan menulis iklan :

"Jual sebidang halaman rumah seluas 40 M2 seharga Rp. 200.000.000,- (Tidak termasuk rumah dan tanah diatas rumahnya)"

Begitu kan kalo pemikiran Agan.

Kalau pemikiran saya, pilihannya cuma 2 :

1. Jual tanah dan bangunannya secara utuh.
2. Cari sumber pendapatan lain senilai 200 juta tanpa mengganggu tanah dan bangunan yang ada.

Investor tidak digubris itu kan dari sudut kacamata Agan
(yang tidak mendapatkan informasi dari saya tentang sejauh mana upaya-upaya yang telah saya lakukan).




Jadi selama belum mampu mengembalikan dana Investor lama, setidaknya saya bikin hitungan-hitungan dulu yang Agan bilang bentuk gambar-gambar itu.
Ada perhitungan berapa besar dana Investor yang masuk dan berapa nilai atau hak dari masing-masing Investor di usaha yang saya jalankan.
Bukan cuma sekedar gambar-gambar emoticon-Cape d...

nah yang punya uang harap sabar menanti ya? karena itu resiko investasi kepada pengusaha jagoan, jadi wajar menantinya sampai dapat ilham tentang cara pengembalian hutang, karena pengusaha jagoannya tidak mau juga menderita kerugian aset untuk bayar hutang ke penghutang yang dulu.

Yang tidak punya modal investasi di usaha saya juga sabar menanti ya (kelanjutan ceritanya),
karena langkah-langkah apa saja yang akan saya lakukan tentunya tidak akan saya share kepada bukan Investor saya.




anda baca dulu hukum-hukum tata usaha, apa bisa gambar-gambar seperti itu memiliki kekuatan hukum?
kalau mau berkekuatan hukum yang tanda tangan disitu harus notaris, kertasnya pakai kertas segel dan jelas pasal-pasalnya.
dikiranya usaha semudah menerapkan ilmu-ilmu dibuku?


Maksud Agan gambar-gambar ini?
Spoiler for Gambar:


Ok saya buat pembanding dari website sebelah :
Spoiler for Pembanding:


Kok tetangga sebelah menawarkan investasi emas gak pakai akta notaris dsb ya Gan?
Cuma berupa gambar-gambar doang di iklannya apa coba.

Harusnya kan langsung ada tele conference dengan Notarisnya.
Jadi begitu di klik pilih metode pembayarannya, uangnya udah ditransfer,
langsung ada video call dari Notaris real time mengucapkan selamat bergabung.
Begitu Gan?

Itu kan anggaplah iklan. Bisa diidentikkan dengan brosur atau leaflet penawaran.

Yang penting bisa memberikan informasi umum dulu kepada calon konsumen atau pelanggan.
Misalnya iklan jual beli rumah, kan di brosur gak dicantumkan akta notarisnya mana, dst.
Jika kemudian ada ketertarikan dari konsumen atau pelanggan, kan nanti akan ada proses-proses selanjutnya.
Termasuk perjanjian dengan notaris, itu kan menjadi tahapan proses selanjutnya dari jual beli rumah tersebut.




anda membandingkan diri anda dengan Larson atau dengan Gates?
karena posisi anda rancu sekali.


Yang duluan ngomong Bill Gates siapa?
yang ngomongin balai lelang Christi siapa?

Saya dari awal ngasih contoh paling tinggi aja cuma Indofood, itu pun kan konteksnya nasional.
Mungkin Agan yang merasa sudah selevel dengan Bill Gates atau malah lebih (karena tidak membutuhkan lagi modal dari luar).

Spoiler for Bill Gates:


Jadi yang ketinggian (ngasih contohnya) siapa?

Tapi wajar sih, Agan kan udah jago bisnis banget.
Pengusaha level nasional yang mencoba ekspansi usaha aja kan masuknya pengusaha bego menurut Agan.

Quote:Original Posted By digicIII

menurut saya ya kenapa perusahaan besar sibuk berhutang.
itu begonya mereka yang expansionis, kenapa mereka mau diperbudak oleh sistem perbankan dan angan-angan.
kalau mau expansi berarti harus siap segalanya.
kalau masih harus hutang sana dan sini untuk expansi, sebaiknya pertanyakan lagi keinginan untuk expansinya.




dan Gates walaupun sudah step down dari chairman, masih memegang peranan sebagai technology advisor.
dan anda tahu tidak system bisnisnya MS? dia membeli perusahaan kecil-kecil yang memiliki software bagus untuk dilabeli MS.
dan anda tahu tidak kalau MS itu memiliki software management rumah sakit(salah satu dari sekian banyak corporate softwarenya MS)?
lanjut ke Cascade, cascade didirikan tahun 1994, sementara MS didirikan tahun 1975, tahun 1986 sudah IPO alias Public, bisa melihat selisih waktunya? dan apa yang dilakukan Gates dalam rentang waktu selama ini? memenangkan kontrak pembuatan OS untuk IBM PC memperkuat Microsoft sampai bisa mendominasi pasaran operating system dengan MS DOS, MS windows 1.xxx dan lain-lain, masih focus di usaha yang sama, lalu tahun 1995 lahirlah win95, sebuah OS IBM PC yang lebih mendominasi lagi pasaran
anda tahu tidak value dari 2% sahamnya gates di MS dan haknya dia dalam board of meeting?


Agan bicara panjang lebar seperti itu poin pentingnya apa ya?
Cuma mau menunjukkan kalau Bill Gates itu sebenarnya bisa independen berdiri sendiri tanpa bantuan orang lain atau investasi di luar Microsoft untuk menjadi orang terkaya di dunia?

Jadi ternyata Agan pandai berandai-andai juga ya
(menutup fakta bahwa Bill Gates mendapatkan kekayaan dari dunia investasi).


anda tahu tidak value dari 2% sahamnya gates di MS dan haknya dia dalam board of meeting?
silahkan googling dulu lebih banyak lagi lagi dan lagi dan lagi soal orang-orang kaya, membuat kalkulasi dan kalkulasi yang paling menguntungkan bagi diri sendiri, dan lupakan dulu hak-hak pemberi hutang yang lama emoticon-Ngakak


Wah Agan belum googling dulu ya berita terbaru.
Surat Pengharapan RRADH Kepada Bapak Presiden Jokowi Mengenai Rekomendasi Investor

Mungkin itu prinsip Agan
(lupakan dulu hak-hak pemberi hutang yang lama yang penting membuat kalkulasi yang paling menguntungkan bagi diri sendiri),

Tapi prinsip saya tidak seperti itu Gan.
Kalo saya pasti memprioritaskan dulu hak-hak Investor saya kalau sudah mampu melakukannya Gan.



usul saya sudah cukup anda membaca buku cara menjadi pengusaha sukses, sekarang habiskan untuk membaca buku-buku undang-undang dagang, hukum usaha, atau anda hire lah seorang pengacara bisnis, atau setidaknya mintalah advice dari notaris.
terus terang jawaban anda tentang legal hancur lebur menurut saya.


Saran Agan bagus juga. Nanti saya pertimbangkan.

Kalau jawaban saya dinilai hancur lebur itu kan menurut Agan.
Gak bisa mewakili pendapat mayoritas katakanlah pembaca postingan disini.
Kan gak ada pooling juga.

Atau kalau pun ada yang komentarnya bisa dijadikan pegangan, tentunya memang harus orang yang kredibel dalam masalah ini.
Punya background keilmuan yang jelas, pengalaman yang mumpuni, dsb.
Bukan yang katanya punya usaha gak butuh modal orang, tapi gak tau usahanya apa, karena dishare aja nggak.
Apalagi bisa disearching di google, mana bisa, nama usahanya aja gak tahu.

Quote:Original Posted By digicIII


saya tidak berdebat, saya menghalau orang yang terbersit keinginannya jadi investor anda.
saya anggap ini hal yang harus saya lakukan agar tidak lebih banyak orang yang uangnya "tertanam" paksa di CV RRADH.

oia, kalau setelah reply tolong diquote biasa saja, agar ada notif di account saya, ok?


Wah hebat Agan ternyata berjiwa pahlawan juga. Berani memperjuangkan uang Investor tanpa pamrih.

Diluar sana masih banyak penawaran investasi yang pure bodong (produk atau usahanya fiktif, terus pengelolanya kabur gak ada rimbanya),
andai aja Agan mau banyak meluangkan waktu memberantas usaha-usaha semacam itu,
pasti akan banyak sekali orang yang tertolong dan berterima kasih sama Agan.
Dan tentunya jasa-jasa Agan itu akan dikenang orang sepanjang masa.
Quote:Original Posted By Mat Pilon


Wah hebat Agan ternyata berjiwa pahlawan juga. Berani memperjuangkan uang Investor tanpa pamrih.

Diluar sana masih banyak penawaran investasi yang pure bodong (produk atau usahanya fiktif, terus pengelolanya kabur gak ada rimbanya),
andai aja Agan mau banyak meluangkan waktu memberantas usaha-usaha semacam itu,
pasti akan banyak sekali orang yang tertolong dan berterima kasih sama Agan.
Dan tentunya jasa-jasa Agan itu akan dikenang orang sepanjang masa.


tidak pernah tahu kan?
saya sering terlibat untuk menghimbau agar orang-orang tidak terjerumus dengan investasi-investasi yang tidak jelas seperti ini.
blm beres juga nih?

btw, ketemu lg ama pilon disini emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By Mat Pilon
Spoiler for Quote:


Prioritas saya memang mengembalikan modal Investor lama kok.
Tapi memang kebetulan saat ini saya belum mampu melakukan hal tersebut.

kalau jual aset juga tidak bisa?
atau sayang asetnya karena nanti entah kapan semoga nilainya jadi lebih tinggi, sedangkan modal investor lama yang nilainya tidak sampai setinggi nilai aset tersebut tidak perlu digubris dulu?


Menjual atau menawarkan asset kan udah saya lakukan.
Ada 2 opsi malah.

Opsi pertama, menjual assetnya secara langsung.
Contohnya :

Surat Pengharapan RRADH Kepada Bapak Presiden Jokowi Mengenai Rekomendasi Investor

https://fjb.kaskus.co.id/product/57c...kotok---banten
https://fjb.kaskus.co.id/product/57c...aler-wv-160-cs
https://fjb.kaskus.co.id/product/57c...kuning-metalik

Opsi kedua, menjual SPM sebagai hak kepemilikan atas asset RRADH.
Contohnya :
http://www.rradh.com/IPenyertaanModal.php

Kurang apalagi coba Gan usaha yang saya lakukan?


Kalau pertanyaan Agan seperti diatas, bisa dianalogikan begini :

Agan punya tanah dan bangunan seluas 300 M2 dengan taksiran harga 1 Milyar.
Kebetulan Agan punya utang senilai 200 juta kepada orang.
Karena tidak ada lagi asset yang bisa dijual, sementara Agan cuma butuhnya 200 juta saja buat bayar utang,
kemudian Agan menulis iklan :

"Jual sebidang halaman rumah seluas 40 M2 seharga Rp. 200.000.000,- (Tidak termasuk rumah dan tanah diatas rumahnya)"

Begitu kan kalo pemikiran Agan.

Kalau pemikiran saya, pilihannya cuma 2 :

1. Jual tanah dan bangunannya secara utuh.
2. Cari sumber pendapatan lain senilai 200 juta tanpa mengganggu tanah dan bangunan yang ada.

Investor tidak digubris itu kan dari sudut kacamata Agan
(yang tidak mendapatkan informasi dari saya tentang sejauh mana upaya-upaya yang telah saya lakukan).




Jadi selama belum mampu mengembalikan dana Investor lama, setidaknya saya bikin hitungan-hitungan dulu yang Agan bilang bentuk gambar-gambar itu.
Ada perhitungan berapa besar dana Investor yang masuk dan berapa nilai atau hak dari masing-masing Investor di usaha yang saya jalankan.
Bukan cuma sekedar gambar-gambar emoticon-Cape d...

nah yang punya uang harap sabar menanti ya? karena itu resiko investasi kepada pengusaha jagoan, jadi wajar menantinya sampai dapat ilham tentang cara pengembalian hutang, karena pengusaha jagoannya tidak mau juga menderita kerugian aset untuk bayar hutang ke penghutang yang dulu.

Yang tidak punya modal investasi di usaha saya juga sabar menanti ya (kelanjutan ceritanya),
karena langkah-langkah apa saja yang akan saya lakukan tentunya tidak akan saya share kepada bukan Investor saya.




anda baca dulu hukum-hukum tata usaha, apa bisa gambar-gambar seperti itu memiliki kekuatan hukum?
kalau mau berkekuatan hukum yang tanda tangan disitu harus notaris, kertasnya pakai kertas segel dan jelas pasal-pasalnya.
dikiranya usaha semudah menerapkan ilmu-ilmu dibuku?


Maksud Agan gambar-gambar ini?
Spoiler for Gambar:


Ok saya buat pembanding dari website sebelah :
Spoiler for Pembanding:


Kok tetangga sebelah menawarkan investasi emas gak pakai akta notaris dsb ya Gan?
Cuma berupa gambar-gambar doang di iklannya apa coba.

Harusnya kan langsung ada tele conference dengan Notarisnya.
Jadi begitu di klik pilih metode pembayarannya, uangnya udah ditransfer,
langsung ada video call dari Notaris real time mengucapkan selamat bergabung.
Begitu Gan?

Itu kan anggaplah iklan. Bisa diidentikkan dengan brosur atau leaflet penawaran.

Yang penting bisa memberikan informasi umum dulu kepada calon konsumen atau pelanggan.
Misalnya iklan jual beli rumah, kan di brosur gak dicantumkan akta notarisnya mana, dst.
Jika kemudian ada ketertarikan dari konsumen atau pelanggan, kan nanti akan ada proses-proses selanjutnya.
Termasuk perjanjian dengan notaris, itu kan menjadi tahapan proses selanjutnya dari jual beli rumah tersebut.




anda membandingkan diri anda dengan Larson atau dengan Gates?
karena posisi anda rancu sekali.


Yang duluan ngomong Bill Gates siapa?
yang ngomongin balai lelang Christi siapa?

Saya dari awal ngasih contoh paling tinggi aja cuma Indofood, itu pun kan konteksnya nasional.
Mungkin Agan yang merasa sudah selevel dengan Bill Gates atau malah lebih (karena tidak membutuhkan lagi modal dari luar).

Spoiler for Bill Gates:


Jadi yang ketinggian (ngasih contohnya) siapa?

Tapi wajar sih, Agan kan udah jago bisnis banget.
Pengusaha level nasional yang mencoba ekspansi usaha aja kan masuknya pengusaha bego menurut Agan.





dan Gates walaupun sudah step down dari chairman, masih memegang peranan sebagai technology advisor.
dan anda tahu tidak system bisnisnya MS? dia membeli perusahaan kecil-kecil yang memiliki software bagus untuk dilabeli MS.
dan anda tahu tidak kalau MS itu memiliki software management rumah sakit(salah satu dari sekian banyak corporate softwarenya MS)?
lanjut ke Cascade, cascade didirikan tahun 1994, sementara MS didirikan tahun 1975, tahun 1986 sudah IPO alias Public, bisa melihat selisih waktunya? dan apa yang dilakukan Gates dalam rentang waktu selama ini? memenangkan kontrak pembuatan OS untuk IBM PC memperkuat Microsoft sampai bisa mendominasi pasaran operating system dengan MS DOS, MS windows 1.xxx dan lain-lain, masih focus di usaha yang sama, lalu tahun 1995 lahirlah win95, sebuah OS IBM PC yang lebih mendominasi lagi pasaran
anda tahu tidak value dari 2% sahamnya gates di MS dan haknya dia dalam board of meeting?


Agan bicara panjang lebar seperti itu poin pentingnya apa ya?
Cuma mau menunjukkan kalau Bill Gates itu sebenarnya bisa independen berdiri sendiri tanpa bantuan orang lain atau investasi di luar Microsoft untuk menjadi orang terkaya di dunia?

Jadi ternyata Agan pandai berandai-andai juga ya
(menutup fakta bahwa Bill Gates mendapatkan kekayaan dari dunia investasi).


anda tahu tidak value dari 2% sahamnya gates di MS dan haknya dia dalam board of meeting?
silahkan googling dulu lebih banyak lagi lagi dan lagi dan lagi soal orang-orang kaya, membuat kalkulasi dan kalkulasi yang paling menguntungkan bagi diri sendiri, dan lupakan dulu hak-hak pemberi hutang yang lama emoticon-Ngakak


Wah Agan belum googling dulu ya berita terbaru.
Surat Pengharapan RRADH Kepada Bapak Presiden Jokowi Mengenai Rekomendasi Investor

Mungkin itu prinsip Agan
(lupakan dulu hak-hak pemberi hutang yang lama yang penting membuat kalkulasi yang paling menguntungkan bagi diri sendiri),

Tapi prinsip saya tidak seperti itu Gan.
Kalo saya pasti memprioritaskan dulu hak-hak Investor saya kalau sudah mampu melakukannya Gan.



usul saya sudah cukup anda membaca buku cara menjadi pengusaha sukses, sekarang habiskan untuk membaca buku-buku undang-undang dagang, hukum usaha, atau anda hire lah seorang pengacara bisnis, atau setidaknya mintalah advice dari notaris.
terus terang jawaban anda tentang legal hancur lebur menurut saya.


Saran Agan bagus juga. Nanti saya pertimbangkan.

Kalau jawaban saya dinilai hancur lebur itu kan menurut Agan.
Gak bisa mewakili pendapat mayoritas katakanlah pembaca postingan disini.
Kan gak ada pooling juga.

Atau kalau pun ada yang komentarnya bisa dijadikan pegangan, tentunya memang harus orang yang kredibel dalam masalah ini.
Punya background keilmuan yang jelas, pengalaman yang mumpuni, dsb.
Bukan yang katanya punya usaha gak butuh modal orang, tapi gak tau usahanya apa, karena dishare aja nggak.
Apalagi bisa disearching di google, mana bisa, nama usahanya aja gak tahu.



Kalau pertanyaan Agan seperti diatas, bisa dianalogikan begini :

Agan punya tanah dan bangunan seluas 300 M2 dengan taksiran harga 1 Milyar.
Kebetulan Agan punya utang senilai 200 juta kepada orang.
Karena tidak ada lagi asset yang bisa dijual, sementara Agan cuma butuhnya 200 juta saja buat bayar utang,
kemudian Agan menulis iklan :

"Jual sebidang halaman rumah seluas 40 M2 seharga Rp. 200.000.000,- (Tidak termasuk rumah dan tanah diatas rumahnya)"


paham system jual beli tanah tidak? kalau saya punya tanah, dan hanya butuh uang senilai sebagian dari harga tanah tersebut, tanah tersebut akan saya split sertifikatnya sesuai kebutuhan saya. lalu saya jual yang sesuai dengan kebutuhan saya. kalau sudah ada bangunannya, itu urusan lain. paham jual beli tanah?
jangan-jangan tidak paham juga splitsing sertifikat, SHM, SHGB, PPAT emoticon-Hammer

Ok saya buat pembanding dari website sebelah :
Spoiler for Pembanding:


Kok tetangga sebelah menawarkan investasi emas gak pakai akta notaris dsb ya Gan?
Cuma berupa gambar-gambar doang di iklannya apa coba.

Harusnya kan langsung ada tele conference dengan Notarisnya.
Jadi begitu di klik pilih metode pembayarannya, uangnya udah ditransfer,
langsung ada video call dari Notaris real time mengucapkan selamat bergabung.
Begitu Gan?

Itu kan anggaplah iklan. Bisa diidentikkan dengan brosur atau leaflet penawaran.

Yang penting bisa memberikan informasi umum dulu kepada calon konsumen atau pelanggan.
Misalnya iklan jual beli rumah, kan di brosur gak dicantumkan akta notarisnya mana, dst.
Jika kemudian ada ketertarikan dari konsumen atau pelanggan, kan nanti akan ada proses-proses selanjutnya.
Termasuk perjanjian dengan notaris, itu kan menjadi tahapan proses selanjutnya dari jual beli rumah tersebut.


nah kalau bukalapak salah, anda juga boleh salah?
ada 2 kemungkinan, bukalapak jual sertifikat emas dari antam, atau bukalapak menerbitkan jaminan atas emas yang dibeli. saya belum tahu, tapi nanti saya coba beli emas dari bukalapak, apa yang diterima.
kalau emas batangan, diseluruh dunia jual belinya tanpa notaris, karena bisa dilihat dari sertifikat emas batangannya, atau langsung diuji saat itu juga, itulah kenapa gold bar adalah investasi paling liquid didunia, (saya bawa gold bar 10kg dari angola, dijual diindonesia juga bisa) karena sertifikat emas yang dikeluarkan antam diakui diseluruh dunia, atau kalau mau membawa emasnya langsung, bisa datang ke antam dengan bawa sertifikat kepemilikan (kantor pos adalah perwakilan antam diseluruh indonesia), lalu bayar bea administrasi pencetakan emas batangan.
kalau tidak ada bukti kepemilikan apa-apa hanya data dalam database server, beresiko sekali, sekalipun bukalapak sudah sebesar amazon.
anda tidak salah ambil contoh membandingkan jual beli emas dengan jual beli rumit?

Agan bicara panjang lebar seperti itu poin pentingnya apa ya?
bahwa anda tidak tahu betul bagaimana GATES dan MS sesungguhnya bekerja sampai menjadi raksasa. yang saya soroti bagaimana seorang GATES membesarkan MS, bukan hanya soal uangnya.
kenapa kita tidak beranggapan Gates focus membesarkan MS, dan membiarkan orang lain saja yang mengurus uang miliknya?

"Punya background keilmuan yang jelas, pengalaman yang mumpuni, dsb.
Bukan yang katanya punya usaha gak butuh modal orang, tapi gak tau usahanya apa, karena dishare aja nggak.
Apalagi bisa disearching di google, mana bisa, nama usahanya aja gak tahu."


pernah dengar diratama jaya mandiri? coba googling sana, cari situs resminya. nggak ada, tapi kontrak yang dikerjakannya pengadaan AW-101 AU.

pernah tahu yang pegang kontrak pengadaan leopard? ada situs resminya?

dalam dunia usaha yang saya geluti, hal-hal yang anda pamerkan itu tidak penting, selama saya bisa menang tender, dan dapat kontrak, selesai sudah.

gold is still gold even come from cattle ass, right?
shit is shit even come from Madonna ass, right?

anda tahu saya juga untungnya apa untuk saya?
tidak mempermudah saya mendapatkan proyek.
tidak mempermudah saya mencairkan dana.
LPSE sipil dan militer juga tidak mewajibkan perusahaan saya membuat website. terus untuk apa?
nama perusahaan anda CV RRADH coba dicari digoogle : keluar post ini https://www.kaskus.co.id/show_post/5...c1a8b4568/24/- HA....HA.....HA..... selamat anda sudah dicap penipu, ini bukan masalah investor atau bukan, anda tahu bagaimana prinsip kerjanya bisni? KEPERCAYAAN.
kalau sudah pernah ada cacat, 50jt saja. orang bisa curiga ketika mendengar nama anda.

Of the record, Kami berangkat sebagai usaha rumahan sejak tahun 1997 oleh mertua sy , dengan penghasilan yg stabil (alhamdulillah bisa membiayai suami ane sampai kuliah waktu itu). Lepas itu tahun 2006 gan Dana suami ane mulai pegang usaha bandrek ini menjadi UKM sebagai mitra binaan bank BRI, lalu mitra binaan PT. Telkom dan menjadi UKM Mandiri sampai 2010. Di tahun itu kami mulai pesat, orderan kami terima hampir dari semua wilayah indonesia dan luar negeri dengan modal yg terbatas sampai stuck dimana stock dan permintaan tidak seimbang.

widih, NGERI......emoticon-Leh Uga
orderannya sampai luar negeri, tapi ngecer SPM 1jutaan emoticon-Leh Uga

Tp di tahun yg sama perusahaan kami dapat penghargaan piala gubernur sebagai pemuda pelopor bidang wirausaha terbaik. Itu harusnya jadi point kenapa owner kami punya strategi bisnis mumpuni dan ga sekedar usaha aja tapi berprestasi.

lebih NGERI LAGI emoticon-Leh Uga
dithread ini curhat susah cari investor dan utang bank.

lha, buka invest buat memenuhi C4 yang sudah dicancel?
pegimana sih nih bocah? katanya kontraknya dicancel ditengah jalan akhirnya bikin runyam,
kata istrinya udah dicancel karena wanprestasi.
ya wajar dicancel sama C4, karena sering wanprestasi,
NAFSU BESAR TENAGA KURANG emoticon-Leh Uga
ada itu kawan saya, tahun 2015 sudah dapat tawaran untuk supply teh tarik sachet ke seluruh indomart dan alfamart. tidak diambil sama dia, karena apa? dia belom mampu, takut wanprestasi.
kalau sekarang, asset usahanya tidak perlu ditanya, dalam 2 tahun dia sudah berhasil expand cafe ke 4 kota di sumatra dan jawa, dan modalnya juga tidak hutang. tidak silau dia dengan kesempatan besar yang ada didepan mata.

begini saja, anda, kalau mau ke singapore, sudah dapat tiket pesawat, PM saya. at least seminggu sebelum jadwal. tidak perlu tidur dihotel, ditempat saya saja tidurnya emoticon-Peace