KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sri Mulyani Ganti Batas Saldo yang Diintip Pajak Jadi Rp 1 Miliar
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5938b18098e31bae5b8b4570/sri-mulyani-ganti-batas-saldo-yang-diintip-pajak-jadi-rp-1-miliar

Sri Mulyani Ganti Batas Saldo yang Diintip Pajak Jadi Rp 1 Miliar

Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi melakukan revisi mengenai batasan saldo akun rekening yang secara otomatis dapat dilaporkan dari perbankan kepada Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak).

Dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2017 tentang Petunjuk Teknis Mengenai Akses Informasi Keuangan Untuk Kepentingan Perpajakan, sebelumnya ditetapkan batas saldo untuk rekening perbankan paling sedikit Rp 200 juta bagi orang pribadi, sekarang menjadi Rp 1 miliar.

Hal tersebut seperti yang tertera dalam keterangan tertulis Kementerian Keuangan yang diterima detikFinance, Jakarta, Kamis (8/6/2017).

PMK Nomor 70/2017 merupakan aturan pelaksana dari Perppu Nomor 1 Tahun tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan.

Revisi ini berawal dari masukan dari masyarakat dan pemangku kepentingan agar kebijakan tersebut lebih mencerminkan rasa keadilan, menunjukkan keberpihakan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, dan memperhatikan aspek kemudahan administrasi bagi lembaga keuangan untuk melaksanakannya.

Baca juga: Ditjen Pajak Hanya Intip Rekening dengan Saldo di Atas Rp 200 Juta

Di samping itu juga mempertimbangkan data rekening perbankan, data perpajakan termasuk yang berasal dari program tax amnesty, serta data pelaku usaha, sehingga pemerintah memutuskan untuk meningkatkan batas minimum saldo rekening keuangan yang wajib dilaporkan secara berkala dari semua Rp 200 juta menjadi Rp 1 miliar.

Dengan perubahan batasan minimum menjadi Rp 1 miliar tersebut, maka jumlah rekening yang wajib dilaorkan adalah sekitar 496 ribu rekening atau 0,25% dari keseluruhan rekening yang ada di perbankan saat ini, jumlah tersebut turun dari yang semula 2,3 juta atau 1,14% dengan saldo minimum Rp 200 juta.

Pemerintah menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu resah dan khawatir karena penyampaian informasi tersebut tidak berarti uang simpangan nasabah akan serta merta dikenakan pajak. Tujuan pelaporan informasi keuangan ini adalah untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap sesuai standar internasional, sehingga Indonesia dapat berpartisipasi dalam pertukaran informasi keuangan dengan negara lain.

Pemerintah juga menjamin kerahasiaan data masyarakat yang disampaikan lembaga keuangan kepada Ditjen Pajak. Bagi petugas Ditjen Pajak yang membocorkan rahasia wajib pajak (WP) atau menggunakan informasi tersebut untuk tujuan selain pemenuhan kewajiban perpajakan, dikenakan sanksi pidana sesuai UU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.

(mkj/mkj)


http://finance.detik.com/berita-ekon...-rp-1-miliar..

ko jad berubah lagii mencla mencle,persis kaya presidennya
bagi ane msih aman krna blm punya uang ratusan juta apalagi milyaran
Halaman 1 dari 9
untung direvisiemoticon-Big Grin
mungkin para pejabatnya protes, atau bisa juga ada sanak sodaranya yang terganggu dengan kebijakan itu.

emoticon-Leh Uga

btw ini menteri ga melanjutkan petarungan dengan tukang roti, dl mewek trus kabur ke amrik.

emoticon-Leh Uga
Knp mbak Sri.. Katanya tegas.. emoticon-Embarrassment
Quote:


gak di pajakin sih, tapi di palakin langsung motong dari saldo nya iya emoticon-Wakaka
Quote:

uang ente aman ya gan,ga jdi di intip sma tukang palak,eh pajak
Quote:

ikut kebawa gan,jdi ga tegas lagi

Quote:


nganu gan...nganuemoticon-Ngakak
Iyalah, orang punya toko kelontong juga banyak yg saldo 200jt. Yang Milyaran wajar diintip biar ga nilep pajak
Asek gak jadi buka rekening baru buat mecah saldo
Aku padamu bu sri
Syukurlah, jadi aman. emoticon-Malu
emoticon-Big Grin semoga dengan adanya perubahan ini maka kecemasan sebahagian masyarakat bisa berkurang emoticon-Malu
anehnya kok pada sewot ya? Padahal sekedar pengawasan..

Lu punya tabungan dengan saldo 100 milyar pun kalau asal usulnya jelas dan pajak2 uang yang diterima dan ditabungkan itu sudah dibayar kenapa musti takut?
harusnys 2m - 3m baru ideal
200 juta diprotes, diganti 1 M dinyinyir, mentalnya lho emoticon-Betty emoticon-Wakaka
Quote:


1 m sudah cukup ideal..

Logikanya.. punya tabungan 1 m pasti sudah punya penghasilan yang bisa dipungut pajaknya.. (entah dari penghasilan sehari2, jual rumah, dapet warisan dll)
Semakin di luar jangkauan nasbung emoticon-Ngakak
Quote:


ente jangan bilang ga punya uang ratusan juta. contoh ini orang kerja diatas 10 tahun dan gaji dibawah 10 juta, terus ke PHK, maka dia dapat duit lebih dari 200 juta, masa di intip rek nya. udah di phk, ga ada kerjaan, eh kena intip lagi. pada hal itu uang PHK. kalau diatas 1M itu baru bener, karena uang PHK jarang yang sampai 1M, kecuali gaji nya gede banget, diatas 20 juta, begitu hitungan nya,
lah ni mentri ngikut si kowi pake test the water segala...
rezim koplak abu2...
masih banyak ikan besar di laut ngapain tangkap ikan teri emoticon-Big Grin

200juta di obrak abrik bikin masyarakat resah, yg ada ekonomi mikro kagak jalan malah bikin negara tambah kusut emoticon-Big Grin
bagus lah emoticon-Big Grin
Quote:


bener bary ...mencla mencle percis junjungannya..
semua kebijakan begini bikin bingung rakyat, kaga dipikir matang.....khas rezim blanksak
Halaman 1 dari 9


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di