alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
DIARY MATA INDIGO - SEASON 2 : SEBUAH CERITA LANJUTAN INDIGO INTERDIMENSIONAL
4.78 stars - based on 402 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/582d32ccd44f9f1f248b4569/diary-mata-indigo---season-2--sebuah-cerita-lanjutan-indigo-interdimensional

[TAMAT] DIARY MATA INDIGO - SEASON 2 : SEBUAH CERITA LANJUTAN INDIGO INTERDIMENSIONAL

Tampilkan isi Thread
Halaman 217 dari 313

mohon bantuan dari mas TS

Mas Nanung, kalo tidak merepotkan saya ingin mohon bantuan untuk anak saya yang berusia 6 bulan.. Ada sesuatu di kepalanya atau badannya, mas..
ya abisss
Quote:


mas nanung??? mas yus mngkin gan....coba ja tanya ma sesepuh mr.revontheus ma puh hororintenshi
Di sana kentang..
Di sini kentang..
Dimana mana di kasih kentang..
blm update jg
Gak update2 bro??? emoticon-Lempar Bata
Quote:


Dimasak aja gan jd kentang goreng atau perkedel emoticon-Wakaka
nungguPART 33 : MATA INDIGO - CINTA & BENCI PART 4
Kalanetra kala=waktu netra=mata
Jd mungkin pandangan mata yg menghentikan waktu
Mana nih update nya?????
mas yusss rindu sama ceritanya mas yuss..semoga malem ini mas yus bisa update ya hehe aamiin
upadate mas yus, tiriskan kentang emoticon-Hammer2
KOMENTAR TELAH DIHAPUS
Diubah oleh impman25
:nyantaimas yus tak tunggu update mu
Bosan lama2 nungguin terus
Nangdi iki ts e
Quote:


Itu cuma kebalik gan, part 33 itu 32, begitu sebaliknya
kentang aa jangan banyak2 gan, kasian perut emoticon-Frownemoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
blom ada update.. sampe besok mungkin... dan besoknya lagi.. dan besok nya lagi.. dan besoknya lagi.. dan besoknya lagi ... dan besoknya lagi.. dan besok nya lagi.. dan besoknya lagi.. dan besoknya lagi ... dan besoknya lagi.. dan besok nya lagi.. dan ... dan besoknya lagi.. dan besok nya lagi.. dan besoknya lagi..
Note : Side story kali ini tidak ada hubungan nya dengan cerita utama. Side story ini kali ini timbul karena kegelisahan setelah menerima sebuah surat permintaan tolong dari seseorang. Hanya saja permintaan nya sangat tidak biasa. Saya mohon maaf jika ada yang tersinggung, kalau ternyata permasalahan pribadi nya terpublikasi. Tetapi Saya banyak berharap, supaya ini jadi bagian agar banyak orang bisa membantu menyadarkan Anda.

SIDE STORY

MATA INDIGO – RIGOR MORTIS

Semenjak menulis pengalaman pribadi dan menyusun nya menjadi sebuah tulisan di Kaskus ternyata tidak saja menimbulkan beban moril untuk rajin melakukan update, tetapi juga salah satu nya adalah membaca dan membalas beberapa pertanyaan dan permintaan bantuan dari beberapa surat yang masuk melalui private message. Jika hanya pertanyaan biasa dan permintaan bantuan untuk mengatasi fenomena astral itu sudah biasa, tetapi bagaimana jika ternyata permintaan bantuan yang masuk kadang tidak se sederhana yang selama ini dibayangkan. Tidak jarang sampai hal tersebut membuatku jadi berpikir ulang untuk meneruskan cerita yang sudah terlanjur ditulis di Kaskus. Apakah sebaiknya kuhentikan saja?

Aku lupa kapan persisnya pesan itu masuk ke inbox ku. Awalnya hanya sebuah pesan yang amat singkat : Salam Kenal Mas Yus. Jika tidak keberatan mohon bantuan nya. Boleh saya hubungi via Whatssapp ? Ini nomor saya 085*********** .

Karena ada rasa empati untuk membantu, aku pun membalas pesan nya dan memberikan kesempatan pada nya untuk menghubungi ku via Whatssapp. Singkat cerita begini lah permohonan nya :

Mas Yus, Saya adalah wanita berumur 21 Tahun. Saya anak kedua dari 3 bersaudara. Saya saat ini tinggal bersama Ibu dan adik Saya. Barusan sekitar seminggu yang lalu, keluarga kami mengalami musibah. Ayah Saya meninggal dalam sebuah kecelakaan karena menjadi korban tabrak lari. Kami semua sekeluarga sangat kehilangan. Ayah Saya adalah tulang punggung keluarga. Dia sangat baik dan menyayangi keluarga nya. Sosok nya tak tergantikan. Kami sekeluarga terutama Saya dan adik Saya sangat terpukul. Sulit menerima kalau Ayah kami ternyata sudah tiada. Kami kadang masih suka berkhayal kalau Ayah masih ada. Setiap sore kami selalu menunggu Ayah pulang dan membuka kan pintu. Padahal tidak ada siapa pun di sana. Saat menyadari tidak ada siapa pun, Saya dan adik hanya bisa menangis keras sambil memanggil-manggil Ayah.

Saya tahu Mas Yus punya kelebihan. Mas Yus bahkan bisa berhubungan dengan orang yang sudah meninggal. Oleh karena itu Saya mohon bantuan Mas Yus. Bisa tidak Mas Yus minta roh Ayah Saya untuk kembali ke raga nya? Kami ingin Ayah kami hidup lagi. Raga nya Saya rasa masih bisa menerima roh nya. Kalaupun di jasadnya ada penyakit, setelah roh nya kembali akan kami minta dokter terbaik untuk menyembuhkan nya.

Saya tahu permintaan ini tidak lazim. Mungkin Mas Yus anggap ini permintaan gila, tetapi tolong Mas. Saya memohon seperti ini semata-mata karena Saya benar-benar masih berharap Ayah Saya bisa hidup lagi. Entah kenapa Saya yakin dia masih bisa hidup. Tolong lah Mas. Saya yakin Mas bisa memahami permohonan ini, karena Mas pasti sudah terbiasa menyaksikan segala sesuatu yang di luar nalar. Setidak nya kalau Mas Yus tidak bisa, berikanlah informasi atau apa pun yang bisa kami ketahui supaya Ayah kami bisa hidup kembali.
Terima kasih sebelumnya
Salam Saya

Mendengar dan melihat permohonan seperti itu tentu saja membuat jagat pikiran ku terguncang. Awalnya Aku mencoba menasihati nya dan mencoba meyakinkan dirinya bahwa kematian adalah sesuatu yang tidak bisa ditolak atau digugat oleh seluruh makhluk ciptaan Yang Maha Kuasa. Kematian adalah hak prerogatif Tuhan dan sebagai manusia harus menyadari bahwa hal itu adalah keniscayaan. Lagi pula Aku bukan Tuhan. Manusia hanya bisa ditakdirkan untuk menerima kematian itu, tanpa hak untuk mempertanyakan, mengintervensi, apalagi menolak dan mengupayakan sesuatu untuk melawan nya. Aku menasihatinya untuk tabah, dan tawakal serta mencoba mendekatkan diri pada Tuhan. Menghimbau nya untuk pasrah dan menerima bahwa kematian itu telah digariskan. Mencoba untuk mengisyaratkan pasti ada hikmah di balik semua ini.

Aku lihat dirinya tetapi malah semakin ngotot dan marah. Sedikit memaksa dan seperti menangis dalam kata-kata nya, tetap memohon dengan nada sedih yang disertai kepedihan dalam :

Mas, bayangkan Mas Yus berada dalam posisi Saya. Apakah Mas Yus tidak sedih? Apakah Mas Yus dengan mudah menerima begitu saja semua nya? Tolong lah Mas. Sebagai indigo Mas pasti sudah mengetahui rahasia tentang kematian. Meskipun sedikit, tetapi mungkin itu petunjuk berharga bagi Saya untuk mencoba membebaskan Ayah Saya dari kematian. Tolong lah Mas, kasihan Ayah Saya sudah berhari-hari terpendam di dalam tanah. Kasihanilah kami yang sangat merindukan dan ingin bersatu lagi dengan nya. Sekali lagi tolong kami Mas. Kalau perlu mintakan bantuan pada Pak Sam, Penguasa Utara, Penguasa Selatan, atau siapa pun lah yang bisa membangkitkan Ayah kami kembali. Saya mohon Mas. Saya mohon.......


Aku dihadapkan pada pilihan, apakah mendiamkan saja permintaan seperti ini, atau tetap menasihatinya sampai dia bisa menerima. Sekali lagi Aku mencoba menasihatinya, tetapi Saudari yang satu ini tetap memaksa dan malah makin menjadi. Tetap gigih menyampaikan apa yang jadi keinginan nya. Pada akhirnya, karena Aku lelah menasihatinya Aku tidak lagi merespon nya. Keesokan hari nya dan beberapa hari seterusnya, pesan nya terus masuk. Mengulang permohonan yang sama.

Ide menghidupkan orang mati sebetulnya sudah ada sejak lama. Masyarakat eropa percaya bahwa orang mati bisa dihidupkan dengan sihir-sihir khusus, misalnya dengan menggunakan Kitab Necronomicon, meminum ramuan tumbuhan Mandrake, atau melakukan praktik Necromancy. Ide ini sempat surut, namun kembali booming seiring dengan meledaknya Novel Mary Shelley yang berjudul Frankenstein. Orang Mesir percaya, kalau yang mati bisa dihidupkan atau dipanggil kembali dengan Kitab Amun Ra. Masyrakat Afrika percaya bahwa ilmu Voodoo atau kekuatan Vodun bisa menghidupkan orang mati. Orang Tiongkok percaya bahwa pendeta Tao bisa menghidupkan orang mati dengan ritual Jiangshi.

Hanya saja selalu ada premis dasar yang mengikuti ide membangkitkan orang mati ini. Bahwa kebangkitan atau kehidupan yang mengikuti setelah orang tersebut dibangkitkan bukanlah kehidupan atau kebangkitan yang sempurna. Konsekuensinya begitu mengerikan. Orang yang hidup tidak lagi bertingkah laku sempurna atau tidak bisa lagi hidup normal. Kebanyakan digambarkan menjadi seperti zombie atau mayat hidup. Lengkap dengan tubuh yang terus membusuk dan berbau bangkai. Malah kadang digambarkan hanya akan menjadi pemangsa bagi makhluk yang masih hidup, seperti menjadi peminum darah atau pemakan manusia.

Konsekuensi ini muncul karena kehidupan yang diberikan untuk membangkitkan yang mati tersebut bukan berasal dari Yang Maha Pemberi Kehidupan. Setahu ku juga hanya para nabi seperti Nabi Isa atau Yesus dalam kepercayaan Kristiani yang mampu melakukan mukjizat menghidupkan Orang mati, tanpa ada konsekuensi seperti yang Aku sebutkan di atas.

Legenda pop kultur manusia juga banyak terinspirasi dan mengadaptasi ide dasar membangkitkan atau kebangkitan orang mati ini. Sebut saja film-film bertemakan Zombie, Vampire, atau Mummy pasti sangat familiar. Aku sendiri jadi teringat sebuah film karya Juno Mak berjudul Rigor Mortis. Samar-samar Aku merasa cerita film itu mirip dengan permintaan tolong yang dikirimkan Mbak itu. Inti nya sama, yaitu : Rise Somebody you Love that Already Dead

Beberapa hari berlalu, Mbak itu masih betah mengirimi ku beberapa pesan. Rasa ingin tahu ku kumat. Pesan seperti apa yang dikirimkan nya. Pada akhirnya Aku hanya bisa menyesali rasa iseng ku itu. Pesan terakhirnya yang dikirimkan nya benar-benar mengganggu pikiran ku. Tadi nya Aku berpikir jangan-jangan ini hanya perbuatan orang iseng. Tetapi mengingat pesan nya yang tak kenal menyerah dan cukup intens selama berhari-hari mengirimkan pesan pada ku, rasa nya tidak mungkin kalau hanya iseng.

Mas Yus, tubuh Ayah Saya sudah ada rumah. Saya tinggal menunggu jika sewaktu-waktu Mas Yus terbuka hati nya untuk menolong Saya. Sekali lagi Saya mohon, tolong bantu Saya. Saya ingin Ayah Saya hidup kembali. Tolong Saya, beritahu cara nya bagaimana supaya Ayah saya bisa hidup kembali. Kalau anda Indigo setidaknya, pasti anda mengetahui ada suatu cara, walaupun hanya sedikit. Jika tidak tahu, berarti apa yang anda ceritakan atau apa yang anda tulis itu hanya bohong semua..

Aku merasa berurusan dengan orang yang salah. Aku seakan mulai ikut terseret dalam sebuah pikiran tidak waras. Ini gila. Pesan yang dikirimkan nya mulai memainkan sisi dalam emosi ku. Bukan nya Aku tidak tahu cara menghidupkan orang mati. Di Nusantara ini tidak kurang ada beberapa cara yang Aku ketahui bisa menghidupkan orang mati, meskipun tidak sempurna. Penuh rasa terpaksa Aku membalas pesan nya.

Mbak, menghidupkan orang mati bertentangan dengan kodrat Tuhan. Apa yang anda harapkan tidak mungkin bisa terjadi. Seandainya pun bisa dilakukan, tidak akan sempurna. Saya juga tidak yakin Ayah anda akan bahagia jika seandainya dirinya dihidupkan lagi. Tidak ada yang mau menjadi mayat hidup. Bergerak dengan raga yang tidak sempurna. Saran Saya kembalikan jasad Ayah anda ke tempat nya semula. Saya juga tidak ingin Anda berurusan dengan hukum karena melakukan hal itu. Bagi orang seperti saya pun kematian itu tetap merupakan misteri. Saya tidak tahu banyak tentang apa yang disebut membangkitkan orang mati, baik secara medis maupun secara supranatural. Kalau Anda bersikeras, Saya akan memberi tahu yang Saya ketahui. Saya hanya tahu, di Indonesia ini ada ritual yang disebut Ma’nene. Ritual ini masih dilakukan di daerah Toraja Sulawesi sana. Inti nya ini ritual untuk membuat seseorang yang sudah mati bisa bergerak lagi, bahkan berjalan. Tapi perlu sekali lagi Saya sampaikan, bahkan dalam ritual ini pun hasil yang Anda dapatkan mungkin tidak akan sama dengan yang Anda harapkan. Bahkan mungkin jauh dari itu. Kembali lagi Mbak, dengan sangat Saya mohon. Terimalah takdir ini Mbak. Apa yang terjadi ini sudah digariskan. Semua orang siapa pun pasti akan mengalami kematian. Bukan hal yang wajar bagi kita manusia untuk menolak nya, apalagi berusaha menentang nya. Sekali lagi, Saya minta pada Mbak yang baik, jika Mbak orang yang beragama lupakan ide untuk membangkitkan kembali Ayah Anda.

Aku harap apa yang Aku tuliskan itu bisa membuatnya sadar. Apa yang dia minta walaupun sedikit juga sudah Aku berikan. Tidak ada alasan lagi bagi nya untuk mengganggu ku. Setelah itu Aku tidak menerima lagi pesan dari nya. Keesokan nya dan beberapa hari kemudian Aku juga tidak menerima nya lagi. Aku sedikit merasa lega. Berusaha berfikir positif kalau himbauan ku untuk melupakan keinginan membangkitkan Ayah nya lagi telah berhasil. Walaupun dalam hati kecil ku kadang terbersit pikiran tidak enak. Jangan-jangan dia pergi ke Toraja untuk melakukan ritual Ma’nene seperti yang Aku sebutkan. Atau jangan-jangan dirinya sendiri yang berusaha dan mempelajari untuk melakukan ritual tersebut. Semua nya di lakukan demi membangkitkan Ayahnya. Atau setidaknya supaya dirinya bisa melihat Ayahnya bisa kembali bergerak.

Aku membayangkan dan berhitung. Kalau ditarik garis waktu, kira-kira sudah lebih dari sebulan Ayahnya meninggal. Terbayang oleh ku kondisi tubuh orang yang sudah mati lebih dari seminggu. Kulit yang pucat membiru. Tubuh yang sudah mengalami kaku mayat. Aroma khas mayat yang mengalami dekomposisi. Seandainya pun di formalin, tetap saja dalam bayanganku tubuh itu akan menjadi bentuk yang mengerikan seandainya hidup kembali. Pikiran-pikiran dan bayangan itu sampai membuatku kadang jadi susah tidur.

Aku jadi sedikit merenung. Manusia memang seharusnya belajar mengikhlaskan. Manusia seharusnya belajar untuk terus siap merasa kehilangan. Kehilangan harta, kehilangan jabatan, kehilangan kekuasaan, bahkan sampai kehilangan orang yang dicintai seperti istri/suami, anak, pacar, kekasih atau Ayah/Ibu nya sendiri. Orang kadang merasa sulit untuk menerima kehilangan. Sulit untuk ikhlas. Tidak mau jika miliknya diambil. Padahal segala sesuatu nya di dunia ini hanya titipan. Hanya fana atau sementara. Semuanya adalah milik Yang Maha Pencipta. Atas dasar apa kita berat dan tidak menerima jika memang segala sesuatu nya harus diambil. Apalagi dalam kasus yang ekstrim seperti ini, berusaha untuk mengambil kembali apa yang telah diambil itu.

Waktu pun kembali berlalu. Aku pun dengan cepat melupakan perihal permintaan bantuan menghidupkan orang mati itu. Larut dalam keseharian dan update kisah yang Aku tulis di Kaskus. Tanpa terasa sebentar lagi sudah mau masuk ke part 28. Malam itu ketika sedang menyusun part ke 28, mungkin karena kecapekan Aku sampai tertidur di depan laptop ku. Dalam tidur ku itu Aku mengalami sebuah mimpi yang cukup mengganggu pikiranku sampai dengan saat ini.

Aku bermimpi melihat 3 orang wanita yang terdiri dari 2 orang wanita dewasa dan 1 orang wanita muda tampat riang dan bahagia melihat sosok tubuh mayat yang sudah pucat kaku kembali bangun, berdiri dan bergerak dengan sendiri nya. Mereka bahkan sampai menciumi dan memeluk sosok mayat yang kembali hidup itu. Memperlakukan mayat hidup itu seolah orang yang sudah lama mereka rindukan dan harapkan. Mayat itu hanya bisa bergerak kaku dan membalas pelukan itu dengan sikap tubuh yang aneh. Gerakannya tampak tertatih-tatih. Aku bisa melihat bagaimana pun tubuh mayat itu tidak akan berhenti membusuk, sampai akhirnya nanti jadi akan lebih mengerikan dari pada yang sekarang.

Pemandangan yang Aku lihat itu benar-benar membuatku bergidik, miris sekaligus mual. Bagaimana mungkin mereka bisa tampak begitu bahagia sementara apa yang tampak di depan mereka jauh dari kesan menyenangkan. Mereka seolah tidak melihat bahwa apa yang ada di hadapan mereka adalah sosok yang begitu menyeramkan dan mengerikan. Sosok yang seharusnya lebih pantas berada di dalam pusara pemakaman daripada berada dan bergerak bebas di rumah mereka.

Akhirnya Aku pun terbangun dengan keringat dingin bercucuran. Satu sisi lega karena itu semua hanya mimpi. Aku berharap, mudah-mudahan mimpi itu bukan berarti apa-apa. Aku jadi kehilangan mood ku untuk melakukan update malam itu. Sulit rasa nya berkonsentrasi setelah itu. Aku jadi coba mengalihkan pikiran ku dengan menyetel lagu-lagu era 90 an. Sedikit banyak, lagu-lagu yang Aku dengar mulai menenangkan pikiran ku. Akhirnya Aku putuskan untuk beristirahat dan bersiap mematikan laptop.

Saat layar laptop sudah gelap, sebuah pesan whatssapp tiba-tiba masuk ke dalam ponsel ku. Pesan itu sudah cukup lama tidak Aku terima. Pesan dari Mbak-mbak keras kepala yang dari kemarin meminta ku untuk memberi tahu cara menghidupkan orang mati. Saat ini tiba-tiba dia mengirimiku pesan lagi. Ada apa ya? Mudah-mudah bukan hal buruk yang harus kuhadapi.

Mas Yus, Ayah Saya sudah kembali. Terima kasih petunjuk nya beberapa waktu yang lalu.

Aku pun hanya tertegun dan tak mampu berkata apa-apa. Menyesalkan semua yang telah terjadi. Kali ini puluhan lagu era 90 an yang Aku dengar tidak akan mampu menenangkan pikiran ku. Jujur, hal-hal seperti ini yang membuatku jadi malas melakukan update.

Catatan :
Rigor Mortis atau Kaku Mayat adalah salah satu tanda fisik kematian. Kaku mayat dapat dikenali dari adanya kekakuan yang terjadi secara bertahap sesuai dengan lamanya waktu pasca kematian hingga 24 jam setelahnya. Kaku mayat terjadi akibat hilangnya adenosina trifosfat (ATP) dari otot-otot tubuh manusia. ATP digunakan untuk memisahkan ikatan aktin dan myosin pada otot sehingga otot dapat berelaksasi, serta hanya akan beregenerasi bila proses metabolisme terjadi. Apabila seseorang mengalami kematian, proses metabolismenya akan berhenti dan suplai ATP tidak akan terbentuk, sehingga tubuh perlahan-lahan akan menjadi kaku seiring menipisnya jumlah ATP pada otot.

Diubah oleh jeniussetyo09
kok bisa nekat gitu ya?
jadi ngeri sendiri bacanya.

Kasian ayahnya jadi kaya gitu.
Pasti ayahnya gak tenang di alam sana.
Diubah oleh apadsin
Halaman 217 dari 313


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di