alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Pajak /
[Diskusi] All about Tax Amnesty [2016]
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/579af40b9a095192688b456b/diskusi-all-about-tax-amnesty-2016

[Diskusi] All about Tax Amnesty [2016]

Tampilkan isi Thread
Halaman 80 dari 137
Quote:


Kalo bisa dibuktikan aset nya diperoleh dari penghasilan yg sudah bayar pph ya pembetulan aja.
TA sebenar nya lebih menyasar WP yg selama ini membayar pajak dan lapor SPT tidak sesuai (nilep pajak).
Halo lagi gan. Ane ada kasus:
1. Wp memberi harta ke anak( garis lurus) yg blm punya npwp. Di spt2 sebelumny sudah ditulis di spt wp sbg hartany. Tapi belum dikasi keterangan. Di TA si wp akan ditulis harta atas nama anak di keterangan. Apakah perlu nominee dari anak?
2. Jika suatu saat di 2018 misal anak ini memiliki npwp, apakah harus buat pembetulan spt ortu? Untuk pindahin harta ke anak maksudny. Apakah dipersulit waktu jual harta?
3. Ad yg unik nih. Kan TA membuat djp tahu rek seseorg. Jika ad A ( belum npwp) punya rek bank. Si A tidak ikut TA. Dan berencana tutup rek di 2017. Menurut agans, dengan pertimbangan rek dibuka di 2018, apakah si A akan aman di 2018? Atau djp bisa tarik data rek yg sudah tutup? Logika saya ga bisa soalny.
4. Jika si C ikut TA oktober ( anggap aj umkm) apakah si C harus buat pembetulan spt masa Jan- sept? Karena seharusny spt masa okt setelahny harus ad penyesuaian kan.
Diubah oleh kido83
Quote:


ane juga udah pernah tanya gan, setau ane memang tidak ada aturan yang menyebutkan konsekuensi apabila tidak di balik nama,
konsekuensinya adalah kalo tidak di balik nama sebelum 31 des 2017, wajib pajak tidak bisa minta SKB lagi kalo di balik nama nantinya.
cuma, untuk amannya (aman ya gan, belum tentu nyaman emoticon-Stick Out Tongue ) memang lebih baik di lapor di TA (kalo memang ikut TA) atau lapor si SPT (kalo lapor normal atau pembetulan) yang penting di kolom keterangan di tulis jelas, misalnya masih atas nama siapa, atau AJB/SHM nomor berapa, biar nanti pas di klarifikasi memang sudah kita laporkan di TA atau SPT

CMIIW
Quote:


ane coba bantu jawab ya gan emoticon-Big Grin
1. di kolom jumlah di tulis 50, satuannya m2 di kolom keterangan tulis luas bangunan 60 m2 (kalo agan tulis 110, asumsinya luas tanah 110, sedangakn di file excellnya gak bisa pake 50/60 emoticon-Hammer
2. untuk kode harta, memang di tambah tanda petik satu ( ' ) di depan gan, sama juga di nomor NPWP. yang pasti, file softcopy yang harus di upload, jangan merubah file type dari kantor pajaknya (khusus untuk formulir A1,A2,B1,B2,C1,C2,D1,D2)
3. iya gan

CMIIW
Quote:


ane coba bantu jawab ya gan, mohon di koreksi kalo salah
1. tidak perlu nominee dari anak, asalkan nama anak tercantum di daftar anggota keluarga WP di SPT Tahunan dan/atau Kartu Keluarga
2. tidak perlu. di tahun harta di serahkan ke anaknya, di SPT orang tua, kasih keterangan kalo harta sudah di serahkan ke anaknya, dan di SPT anak di kasih keterangan pemberian orang tua. akan tetapi, selama harta belum diberikan kepada anaknya, di SPT orang tua untuk harta tadi di kolom keterangan di tulis a.n anak
3. menurut ane DJP tidak bisa menarik rekening yang sudah di tutup gan. akan tetapi, kalo di tahun 2018 di temukan data si A punya rekening (katakanlah nilainya lumayan wow) maka dapat di anggap si A punya penghasilan pada tahun tersebut (2018) dan dapat dikenakan tarif sesuai tarif normalnya. kalo si A berargumentasi kalo dia baru punya rekening 2018, seharusnya, kalo dia sudah berpenghasilan, walaupun harta baru berupa uang tunai, tetap harus di laporkan di TA atau SPT
4. seharusnya seperti itu gan. karena TA hanya untuk tahun 2015 dan sebelumnya, maka yakinlah untuk tahun berjalan (januari s.d september 2016) bisa aja di klarifikasi oleh petugas pajak

CMIIW
Quote:


1) Tulis jumlah 1, satuan unit, kasih di kolom keterangan lb/lt 50/60
2) Semua kolom harus tipe text kecuali nilai harta. Total nilai harta jangan berbentu rumus, harus berupa angka
3) jumlah 100000000, satuan Rp (satuan jangan terlalu panjang)
Gan ane mau ngajuin TA nih, drpd bolak2ik, kali aja ada pencerahan dari sini..
Ane abis dari kantor pajak, dan dapat CD ttg Tax Amnesty..
Formulirnya udah ane isi sebisanya gan..
note: ane belom daftar efilling, atau online2 lainnya

Yg ane tanyakan, surat2 apalagi lampiran2 yang harus diajukan?
Ane cuma melaporkan deposito ane yang belom dimasukkan ke dlm laporan SPT aja sih, ga ada harta luar negri, atau harta lainnya.

Yg ane udah siapkan:
1. SURAT PERNYATAAN HARTA UNTUK PENGAMPUNAN PAJAK (SPH)
2. DAFTAR RINCIAN HARTA DAN UTANG
3. LAMPIRAN A1 + A2. HARTA YANG DILAPORKAN DALAM SPT PPh TERAKHIR
4. LAMPIRAN B1 + B2 HARTA BERSIH YANG BERADA DI DALAM NEGERI YANG BELUM DILAPORKAN DALAM SPT PPh TERAKHIR

Ane belom bayar sih, bayarnya dimana yaa?? trus form utk bayarnya pake apa sih gan?
Haruskah daftar EFIN dulu? atau bisa langsung isi form SSP kode 411129-512 ke bank atau kantor pos ?

mohon petunjuknya yaa
Diubah oleh ivansaputra
Quote:


Kalo ga salah, kurang 1 yah. Surat pernyataan tidak akan mengalihkan harta keluar negeri.

Untuk bayar, temuin AR, ceritakan ke dia kalo mau bayar pajak, nanti AR yang bersangkutan akan membantu membuatkan SSE (Surat Setoran Elektronik), lalu bawa SSE terkait ke bank untuk dibayarkan deh emoticon-Big Grin
ga cukup baca sekali,.,..,.,
baca lagi dah
Sesepuh, mohon dibantu ya :

Kasus 1 :
- Apakah persediaan stok barang di toko harus dilaporkan di tax amnesty ini?
Catatan : Membayar pajak yang lalu berdasar norma(bukan pembukuan), jadi sejak dulu tidak dicantumkan persediaan barang. Sekarang pakai final 1%.


Kasus 2 :
- Si A (pria) baru menikah tahun 2015, mendapat hadiah emas, perhiasan, uang tunai dr sanak saudara.
- Si A belum punya NPWP, status sekarang membantu toko milik orang tua (orang tua masih hidup, tertib bayar pajak).


Tanya :
- Apakah tax amnesty adalah momen yang tepat untuk sang suami membuat NPWP dan melaporkan hadiah2 tersebut?
- Jika buat NPWP dan suami ingin berstatus wiraswasta, apa bisa 1 nama toko ada 2 pemilik (bapak dan anak)?
Jika bisa, prosedurnya bagaimana?

Mohon maaf kalau terlalu panjang..
Terima Kasih..

copy/salinan spt 2015

rekan2, mohon bantuannya.

saya menyampaikan spt 2015 secara manual melalui dropbox.

selain di KPP, dimana lagi saya bisa mendapatkan copy spt?

biasanya bulan berapa spt akan muncul di sistem?

Thanks
Quote:


No 3 & 4, tidak perlu. Copy SPT terakhir perlu dilampirkan.
Lebih baik bikin EFIN dahulu ke KPP terdekat. Setelah ada EFIN, bikin sendiri kode billing, setelah dapat kode billing, bawa ke bank untuk bayar.
Hallo agan expert pajak.
Saya semenjak 2013 bekerja di luar negeri dan semenjak tahun 2013 pula saya tidak pernah lapor SPT. Apakah saya bisa melaporkan kembali SPT yang belum terlapor? Dan apabila saya melakukan melaporkan kembali apakah saya masih bisa ikut tax amnesty?
Mohon pendapat agan - agan sekalian.

bingung

Sebenarnya udah mo minta NPWP sejak tahun lalu, tapi begitulah, kena penyakit ga serius. Karena belasan tahun lalu udah pernah dikirimin NPWP ke rumah, tapi ga pernah lapor, jadi saya terus cari satu rumah ga ketemu tuh surat nya.... lama lama karena super sibuk jadi males mikirn.

Sekarang mau daftar NPWP, diwajibkan ikut TA, karena ada harta yg belum di deklarasikan di SPT 2015 (coba kalo dari awal dideklarasikan... hiks)

Sebelum ke KPP, saya sudah tanya via 1500745 dan KPP area lain, untuk harta rumah (dibeliin ortu waktu masih kuliah) itu dimasukkan secara sukarela. tapi mengapa tadi pas mo urus mendadak si petugas help desk bilang kalo harus masukin berdasarkan harga wajar. Kan katanya self assessment tapi pas di lapangan tidak begitu. Ini jelas memberatkan karena rumah di Jakarta thn 90an nilainya cuma puluhan juta sekarang udah bermilyar milyar... kalo diitung nilai pasar udah diatas 5.

gw UMKM (memang jualan via online ), tapi 0.5% tetep berat, karena gw juga mau declare deposito ortu biar bisa jadi base keuangan gw bila kedepan mau ekspansi.

jadi nyesel milih jokowi. huh... kenapa mau menyulitkan rakyat kecil yah... padahal gw jadi WN udah siap kalo mesti dipajakin, karena ini memang untuk kepentingan Negara... tapi tolong sedikit punya empati dong... harga properti kan sekarang udah kayak balon yang melambung ga kebendung. ( sial juga si ahok naek, bikin NJOP naek ). huh...

rencana besok mau ke KPP lagi... tolongin dong kasih gw input harus gimana.... im clueless....
Quote:


Lapor dengan nilai menurut agan aja gan, karena untuk properti tidak ada konsekuensi lebih lanjut. Toh nanti kalo di jual, dikenakan pajak bersifat final. Kalo petugasnya masih maksa, langsung ke bagian penerima dan peneliti, gak perlu ke help desk lagi. Kalo masih gak tembus juga, lapor TA di kanwil pajak aja gan, bisa di kanwil mana pun

CMIIW
Quote:


wow... ber terimakasih banget gw.... masukan agan bikin wa agak tenang. (dari tadi udah stres)

satu hal lagi, bisa juga ya lsg urus NPWP sekaligus ikut TA melalui petugas , (padahal dulu waktu baru lulus pernah dikirimin NPWP tapi ga pernah direspon... )

Mungkin NPWP wa udah dinonaktifkan kali ya...

makasih banyak ,

mau tanya gan
harta berupa rumah atas nama anak masuk di laporan spt tahun 2015 orang tua apabila dihibahkan ke anak apakah si anak harus ikut ta?

apakah harus lapor sekarang atau nunggu tahun depan sekalian buat spt tahunan sementara si anak blm mempunyai npwp, lebih baik buat npwp sekarang atau nunggu tahun depan sekalian koreksi spt punya orang tua

terima kasih

WTA

Gan mau tanya
Untuk UMKM
aset di bawah 10M bayar 0,5 persen
Aset di atas 10m bayar 2 persen
Betul ya
Sekarang pertanyaan nya bagaimana bila UMKM punya aset di atas 10M tapi aset nya di luar negeri
Aset nya atas nama pribadi dan dalam bentuk uang
Berapa tarif yg harus di bayarkan?
Mau nya deklarasi di luar negeri
Dan UU yg mengatur itu pasal berapa?
Terima kasih
Diubah oleh LifeGoo
gan mau tanya nih...saya punya mertua singel parent yg bukan wajib pajak ( usaha kecil2 an bikin kue ) dan sekarang cuman punya harta rumah warisan dan spd motor sama sedikit tabungan hasil kerja keras selama ini...saya takutnya rumah warisan ini jadi masalah dikedepan harinya jika diwariskan ke istri saya...apakah saya perlu ikut TA ya dengan menyertakan harta rumah warisan itu ? dan apakah bisa harta istri diikutkan TA dengan npwp suami ? nb:setelah berunding rumah ini memang akan diwariskan ke istri saya...mungkin beberapa bln lagi akan istri saya balik nama..

Tanya nilai wajar

nilai wajar saham misalkan nominal nya 1M tapi nilai wajar menurut WP hanya 100jt apakah bisa? secara aktual PT tsb modal nya belum disetor sama sekali. Jadi WP tsb secara akta mempunyai saham sebesar 1 milyar. Kondisi PT hanya dibuat saja dan tidak ada aktifitas serta sama sekali tidak ada modal disetor secara aktual.
Klo yang begini apa bisa memakai nilai wajar menurut WP yaitu 100jt secara klo dijual juga tidak ada yg mau atau tidak ada nilai nya.
Halaman 80 dari 137


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di