alexa-tracking

Isu LGBT Merebak, Kita Harus Bersikap Bagaimana?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56e7e9e3162ec22e518b4567/isu-lgbt-merebak-kita-harus-bersikap-bagaimana
Isu LGBT Merebak, Kita Harus Bersikap Bagaimana?
youtube-thumbnail



Legalisasi pernikahan sesama jenis yang tejadi di seluruh Negara bagian Amerika Serikat pada 26 Juni 2015 seperti memberi efek domino kepada negara-negara lain. Tak terkecuali di Indonesia, aktivis-aktivis LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, & Transgender) di Indonesia pun seakan mendapat angin segar dengan adanya pelegalan pernikahan sesama jenis di Negeri Paman Sam tersebut. Kaum LGBT di Indonesia pun mulai bermunculan dan menginginkan “pengakuan” dari masyarakat dan negara bahwa orientasi seksual yang mereka miliki adalah alami terjadi bukan sebagai “penyakit” atau gangguan psikologis.


Tentu saja hal ini menimbulkan pro dan kontra dikalangan masyarakat. Sikap kontra justru lebih banyak diserukan karena LGBT jelas bertentangan dengan norma hukum, budaya dan agama yang ada di Indonesia. Pendapat-pendapat yang menanggapi isu LGBT dari berbagai lapisan masyarakat pun bermunculan, mulai dari Security hingga politisi.


Dikutip dari Kompas.com (17/02/2016) Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan jelas menolak dan mengharamkan tindakan LGBT. Hal ini tertera dalam Fatwa MUI No.57 Tahun 2014 tentang Lesbian, Gay, Sodomi, dan Pencabulan yang menyatakan bahwa tindakan LGBT adalah satu tindakan kejahatan. Selain itu, Ketua Umum MUI Ma’ruf Amin menambahkan bahwa tindakan LGBT tidak selaras dengan sila kesatu, sila kedua, UUD 1945 pasal 29 Ayat 1 dan Pasal 28 j dan UU No.1 Tahun 1945 tentang Perkimpoian.


Namun demikian, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin meminta masyarakat untuk tidak memusuhi kaum LGBT seperti yang ditulis dalam Kompas.com (17/02/2016) “Kita tidak boleh memusuhi dan membenci mereka sebagai warga negara, tapi bukan berarti kita membenarkan dan membiarkan gerakan LGBT menggeser nilai-nilai agama dan kepribadian bangsa.”


Tak berhenti di situ. Istana juga mulai menyuarakan perihal LGBT yang semakin hari semakin marak diperbincangkan baik di dunia nyata maupun di forum-forum online. Wakil presiden Republik Indonesia, H. M. Jusuf Kalla mengatakan bahwa LGBT memang bersifat lumrah adanya, tapi keberadaanya tidak untuk dilegalkan di Indonesia. Kalla menjelaskan bahwa keberadaan LGBT dapat dibenarkan asal masih dalam urusan pribadi. Dan LGBT itu jelas ditolak dan dianggap salah jika kegiatannya merupakan gerakan mempengaruhi orang lain apalagi sampai gerakan yang meminta pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat untuk meresmikan dan menyetujui adanya LGBT di negaranya. Hal ini lagi-lagi tidak lepas dari pertimbangan moral, budaya dan agama yang masih sangat kental di Indonesia.


Hal yang sama juga diutarakan oleh Sekertaris Jendral Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno. Lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini mengajak masyarakat untuk tidak bersikap diskriminatif atau bahkan melakukan tindak kekerasan kepada kaum LGBT. Dikutip dari Tribunnews.com (26/02/2016) Eddy yang juga bertindak sebagai ketua komite di Kamar Dagang dan Industri Indonesia untuk Inggris dan infrastruktur Eropa barat ini berpendapat bahwa “bagaimanapun mereka (LGBT) adalah sesama anak bangsa, meski memiliki orientasi yang tidak bisa dibenarkan oleh nilai-nilai keagamaan yang kita anut. Jika kita menanggapi dengan kekerasan, maka pernyataanya bagaimana bisa kita merangkul dan membawa mereka ke jalan yang benar.”


Putra dari Alm M. Soeparno, mantan Direktur Utama Garuda Indonesia ini berusaha menghimbau masyarakat agar tetap bersikap baik kepada kaum LGBT. Selain itu masyarakat tidak seharusnya membenci dan akhirnya memilih menjauhi serta membeda-bedakan kaum LGBT dengan masyarakat lainnya. Eddy menegaskan bahwa dalam menyikapi isu LGBT ini, kita tidak bisa mengedepankan cara kekerasan. Kita dapat menggunakan cara yang lebih bermoral dalam upaya menghentikan merebaknya kasus LGBT di Indonesia. Salah satunya dengan cara merangkul dengan ramah kaum LGBT dan memenyadarkan mereka dalam ruang dialog interaktif yang berbasiskan prinsip agama, moralitas, budaya, dan pastinya anti kekerasan. Cara yang damai dan rukun harus selalu diutamakan dalam menanggapi berbagai permasalahan, termasuk dalam menanggapi isu LGBT ini.


Sikap Eddy Soeparno bisa dinilai bijak dan tegas dalam menanggapi isu yang sedang gencar-gencarnya dibicarakan oleh setiap kalangan masyarakat saat ini. Pendapat beliau pun patut dijadikan acuan bagi masyarakat untuk bersikap dalam hal menanggapi isu LGBT. Pandangan Sekjen PAN ini dinilai bijak karena tidak menyalahkan dan menghakimi kaum LGBT sendiri tapi tetap bersikap tegas bahwa pelegalan LGBT memang tidak mungkin terjadi di Indonesia. Ada baiknya pula, jika masyarakat lebih banyak merangkul kaum-kaum LGBT daripada sibuk menyalahkan orientasi seksual yang mereka miliki seperti yang dikatakan Eddy Soeparno di atas.
Yaaa menurut ane si harus bijaksana..

Bijaksana untuk menjaga kehidupan masing masing,
kalo mau LGBT yaaa ga usah di umbar umbar, dan ngajak ngajak..

Kan anak anak dibawah umur kan jadi bingung, biasanya ada istilah ayah ibu, kok sekarang jadi ayah sama ayah..
menjaga diri sendiri.. keluarga..saudara..teman..jangan sampai jadi kek begitu..hidup yang normal normal aja kawaan..
Quote:Original Posted By sendokletoy
menjaga diri sendiri.. keluarga..saudara..teman..jangan sampai jadi kek begitu..hidup yang normal normal aja kawaan..



IDEM emoticon-Cool
Quote:Original Posted By mangendol
Yaaa menurut ane si harus bijaksana..

Bijaksana untuk menjaga kehidupan masing masing,
kalo mau LGBT yaaa ga usah di umbar umbar, dan ngajak ngajak..

Kan anak anak dibawah umur kan jadi bingung, biasanya ada istilah ayah ibu, kok sekarang jadi ayah sama ayah..


bwahaha ,
ayah sama ayah emoticon-Ngakak
emoticon-Cool
kalo nubi mah normal emoticon-Takut
Quote:Original Posted By bukanabistempur
bwahaha ,
ayah sama ayah emoticon-Ngakak
emoticon-Cool


kalo ibu sama ibu gmn ya? emoticon-Bingung
Quote:Original Posted By sendokletoy
menjaga diri sendiri.. keluarga..saudara..teman..jangan sampai jadi kek begitu..hidup yang normal normal aja kawaan..


Setuju Ane gan ama pendapat agan..
+ kalo ketemu LGBT ane cuekkin aja..kecuali kalo udh nyenggol,hajar aja gan..hahahaa..
Saya kira sf lifestyle ini di huni ama orang yang open minded, ga taunya masih banyak bigot homophobe yang komen di sini
Quote:Original Posted By siegrace


kalo ibu sama ibu gmn ya? emoticon-Bingung


Kalo ibu sama ibu, ibunya jadi banyak gan emoticon-Betty
Quote:Original Posted By zakz.jeo
Kalo ibu sama ibu, ibunya jadi banyak gan emoticon-Betty


Haha
tinggal nyari ayah nya duank dunk emoticon-Ngakak
mawas diri aja gan....
LGBT udah ada jauh sebelum Julius Caesar pacaran.....
jangan dijadikan panutan
jangan dijadikan presenter acara
ajakin bertobat dgn kesadaran realita, kalo ga mau ya udh ga maksa

tp kalo ketahuan "menyebar nyebar racun" ke anak remaja, gebokin smp ancur emoticon-Big Grin
Bubarkan lgbt!!!! Harammm!!!
Ane open minded dalam hal spt ini srlama itu terjadi secara alami. Cuma yg jadi kekhawatiran ane kalo pola ini menjadi lifestyle. Anak2 dicekokin sinetron remaja yg mengexploitasi cowo2 melambai, akhirnya mereka menganggap itu suatu hal yang keren dan dijadikan panutan.
LGBT bisa dibalikin normal gak ?
Kasihan, nyimpang dari fitrah / kodrat manusia
×