alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! KASKUS mau ada event baru! Isi survey ini dan dapat badge!
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
karunia atau musibah (mistis)
4.87 stars - based on 55 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/560bc4bba09a39f33b8b4577/karunia-atau-musibah-mistis

karunia atau musibah (mistis)

Tampilkan isi Thread
Halaman 31 dari 57
apdet dunk kakaaak cantiikk eeaaa

#Huka Huka Atau Joka Joka [Part 4]

karunia atau musibah (mistis)
BERAKSI DALAM KEGELAPAN

Kalau saja aku tidak ikut mungkin aku tak sampai setakut ini. Bayang Bayang itu, wajah wajah itu masih ku ingat sampai hari ini. bahkan untuk melewatinyapun aku masih merasa takut. setidaknya aku tau mereka berkuasa di daerah situ dan hingga akhir ini aku tak memberanikan diri bahkan saat siang pun tempat tempat yang pernah aku lihat saat huka huka jaman SMA.emoticon-Berduka (S)

Lanjut ke cerita kita saat dimana kita di berikan semacam kekuatan batin yang berasal dari Sandy.. ahhh sebut saja dia memberikan beberapa auranya ke kita. tapi kata nya dia aku berbeda dia hanya membuka batinku yang sedikit tertutp.

Uly: Sandy apa ini???? kenapa seperti ada sesuatu yang masuk di badanku?

Sandy: hemm karna kamu berbeda Uly

Uly: Sandy.. semua orang bilang aku berbedalah, aku aneh lah.. tak pernah paham aku di buat kalian.

Sandy: hahahha sudah nikmatin aja lihat setannya

Ida: ayuk ini udah siap dari tadi. Senter nya ada kan san?

Sandy: iyah ini aku pegang

aku masih berfikir kenapa ada sesuatu masuk di tubuh bagian belakangku, seperti angiiin?? tapii bukan kenapa ada rasa hangat? ahhhhhh entahlah aku ikut permainan mereka saja.

Kamipun berjalan menuju TKP pertama... Ahhhh kenapa tempat ini? haruskah aku memberanikan diri ikut mereka juga???

jantungku berdebar kala melewati daerah itu. Daerah yang satu bagian dengan rumah. Yaps.. tepatnya disamping rumahku. masih ngat kejadian pohon yang tiba tiba hangus ????

wait..... kita berhenti tepat di bekas pohon rambutan yang hangus itu. Tak ada apa apa namun sebelahnya yaitu pohon bambu hanya gerakan gerakan dahan yang tak ada angin tak ada hujan ia hanya bergerak gerak.

Sandy yang menyenteripun berkata" Cuman bergoyang tak terlihat kita skip saja". Begitupun dengan semak semak sebelahnya mereka bergoyang goyang tanpa ada angin dan tanpa ada sesuatu. Mungkin mereka malu buat menampakan wujudnya aku hanya tersenyum karna tak melihat sosok mereka.

Kita melihat diantara parit yang lebarnya sekitar 2 meteran dengan belakang kita yaitu gereja. masalah gereja, sejak dari awal ada kesan mistisnya tapi kita skip dulu. Terpenting adalah ada apa disamping rumahku ini?????

Sandy mulai mencari cari dengan seter dan ke GAP 1 penampakan???

Apa yang kita lihat???? Oh shit kalian mungkin merasa setan itu seperti di film film.. Na na Na.. gak ada mirip miripnya sama sekali. ini wujud pertama yang aku lihat setelah goyangan goyangan dahan tanpa angin itu di pohon bambu dan semak belukar yang tak ada penampakannya.

Sandy: Uly kamu lihat? {ia mengarahkan senter tersebut ke arah batang pohon Pisang}

Memang dirumahku banyak sekali di tanam pohon pisang, kadang aku merasa ngeri melihat batang2 pohon pisang itu seperti sesuatu yang hidup didalamnya. skip next story.

Ida: Apa seh san?? uly mulu kita juga mau tau, ada apa disana? senterin lagi...

Aku hanya terdiam dan berfikir kenapa bisa dengan jelas aku melihat? apa gara gara sandy membuka mata batinku lagi????

SAndy: kalian lihat yang disana {sepertinya mulai bete dengan Ida}

Ida: Mana san???

Eben: iyah mana

Era dan Anda juga berkata demikian yang sedari tadi hanya diam.

Sandy: itu lihat{sambil memegang senter ddengan gestur atas bawah agar kita tau apa yang ada di batang pisang tersebut} Uly??? (dia memanggilku yang sedari tadi diem membatu tak bersuara)

Uly: ehhmmmm San... Itu Merah? Kaki? kok bisa (akhirnya aku bersuara)

Sandy: emang seperti itu disitu dia nempel di batang pisang itu

Uly: San kok cuman kaki yaaaah.. dan itu seperti kaki yang berdarah merah bercahaya tapi cuman kaki.

memang hanya sebuah kaki berwarna merah yang menggaet di batang pisang. tak ada kepala? badan ? atau tangan sekalipun. Hanya sepoytong kaki tapi bagiku mengerikan. Sayangnya apa yang aku lihat tak di lihat dengan yang lain kecuali Sandy. Untuk Ida kami sulit percaya terhadapnya karna kebiasaan dia yang suka ngomong mengada ada.

Sandy: Kita ketempat lain aja yuk... kearah SMP lewat belakang.

ALL: Oke

Ida: San tadi beneran kaki yah?

Sandy: iyah, Kamu gak liat?

Ida: samar samar

Sandy: kalian???? (menunjuk ke cowok2 lainnya)

Eben: kayaknya kita cuman tau dahan pohon bambu yang bergoyang sama semak semak yang bergerak.

Sandy: yah memang begitu berarti yang sempurna memang uly {berkata sambil tersenyum terhadapku}

Apa maksud perkataanmu sandy??? harus nya aku berkata begitu sat itu namun otakku sudah tak bisa menyalurkannya kemulutku. Aku hanya berdoa berdoa di perjalanan mistis ini. Sebenarnya kerajaan yang di maksud adalah rumahku namun aku tak mau peduli saat itu. dan Sandy juga tau hanya sebatas ini. Wujud KAki.. SEpotong KAki merah.. mengingatnya, saat itu aku tak pernah lagi kesamping rumah apalagi di pohon pisang, seram.

Untuk Kerajaan Jin? hemmmz Mungkin tak perlu di ceritakan detail. Kerjaan jin tak semudah itu dilihat. readers mungkin ada yang kurang paham, namun.... intinya saja kalau malam tiba ramai banget suaranya. itu aja. saat HUKA HUKA seperti ada pembatas, emmmz mungkin seperti tameng yang mata biasa tak bisa melihat secara bebas. Aku tau, tapi aku tak mau tau dan sandy pun mengerti apa yang aku pikirkan. Dia langsung bergegas mencari tempat lain karna melihat raut muka ku yang sudah tidak enak.

Ini masih perjalanan awal kita yang mendapati kaki merah walau yang melihat pasti aku dan Sandy karna yang lainnya tak terlalu bisa. Entahlah, sandy hanya senyum senyum gak jelas saat perjalanan. APa dia menguji aku? mengetest tentang kemampuanku? hingga mengikutkan anak anak ini? Ahhh sudahlah bodoh amat Malam ini harus cepet berakhir karna aku tahu akhirnya pasti tidak enak.

Aku tak berani memandang kesamping kanan dan kiri saat berjalan. tentu saja aku takut karna sedari lahir aku sudah penakut. namun suara suara memanggil itu masih mengusik telingaku, tak lupa aku berdoa membaca baca dalam hatiku agar ketakutanku pergi. Arah balik, Sebelah kiri adalah gereja sebelah kanan parit dan pohon pohon samping rumahku semuanya sama saja. Menyeramkan.

Mereka masih antusias apalagi ida. Terlihat dia berkata ngalur ngidul tentang tempat yang kita kunjungi pertama. Dia seperti membual bilang ada ini ada itu lihat ini lihat ittu tapi samar samar. hahahahahha aku dan Sandy hanyak mengangguk angguk dan dari belakang tertawa.

Uly berbisik ke sandy: San,.. aku tak lihat apa apa? yang ia sebutkan apa kamu melihatnya takutnya aku salah.

Sandy pun membalas: gak ada uly, apa yang kamu lihat aku lihat.

akupun hanya menggeleng gelengkan kepala, bukan menjelekkan teman sendiri namun merasa kasihan saja kenapa suka berkata tak sesuai fakta. Memang ibu nya ida bisa melihat barang halus tapi aku tak yakin soal ida. mungkin kalau merasa iya saja, karna pernah bersamaan firasat yang sama.

Sampai sini dulu jalan jalan kita di cerita ini... next nya masih panjang. tungguin aja updateannya.
Apa yang aku lihat, sandy lihat mereka lihat.. tak seperti di kebanyakan film film. wujud wujud mereka......

Sebaiknya kalian tak penasaran soal demit... karena.. next story kita seperti di teror...

Yang mau debat soal ini itu and bawa bawa agama ...Mohon maaf mending gak usah aja.gak baik juga... Pendapat orang memang berbeda beda tapi tolong jangan sampai berantem atau sekalian gak usah . kalau mau berdebat bisa PM aja... Soal Agama bukan main main. itu aja.... Selamat Membaca readers
Diubah oleh cimutcemot
selesaikan ceritanya sis,demen sama cerita gini,
ayoo sistah uly d lanjut ceritanya...

biarkanlah si fery meraung sesukanya, ilmu agama kurang klo ngasih tau nnti jatuhnya bisa salah..

sbnarnya td siang ane udah posting panjang banget utk mnjwab postingan logika & ilmu agama setengah2 dr s fery, tp udah ane edit jd post yang sakarepmu.. soalnya takut mlah jd perdebatan sengit hahaa emoticon-Big Grin

btw, update nya dikit banget emoticon-Frown
Quote:


oke oke

Quote:


maksudnya?? ilmu agamanya kurang????? hemmmmz... AGAMA yah kalau masalah kayak gini memang sulit karna pemahaman pemahaman yang biasa ada yang di ambil setangah2 jadi ultimatum... ya sudah tersenyum saja..... berdebat gak barokah kalau saling ngotot2 an.

iyah ketiduran ngantuk soalnya.. ntar di sambung
Diubah oleh cimutcemot
Quote:


udh vig
di tempat asal ane juga ada yg kayak gitu katanya tante
sebatas kaki(sampe pinggang agak kebawah dikit)
namanya kalo ga salah"katugtug" ini pernah di bahas di koran yg bahas mistis di tempat asal ane
konon katanya kalo liat ini bakal dikejar terus emoticon-Takut
Quote:


wehh terkenal dung tuh kaki haha.. sep sep
thank u ully dh d update...
selesai marathon baca sampe part terakhir, salken sist uly emoticon-Salaman

suka banget baca ceritanya, tapi klo ngalamin sendiri amit2 deh emoticon-Hammer2 gw penakut bgt emoticon-Takut sampe saat ini belum pernah liat scr lsg, semoga aja gk akan pernah emoticon-Takut


semangath updatenya yah sist
emoticon-Kiss emoticon-Rate 5 Star
Quote:


yups cumi cumiiii

Quote:


semoga gak pernah ngalamin kayak ane.. bahaya....

iyah semangat. TY B4
keep smile for you emoticon-Smilie
cerita menarik.. Salam kenal sist
Lama, emoticon-Cool
Apdet lagi dong mas uly emoticon-Ngakak
baru kaki doang yg nongol aja berasa serem apalagi setelah ini emoticon-Takut
semoga gue ga pernh ngalamin .. cukup suara aja ga mau kalo liatnya emoticon-Takut
Sista bisa meramal gak? emoticon-Bingung
kalau bisa tolong ramalin kapan mimin darwin kimpoi :ups
Wih udah lama ga mampir ke tempat uly ternyata udah bnyk update-an.
Ane menunggu lanjutanya aja dah.....

# Huka Huka Atau Joka Joka [Part 5]

karunia atau musibah (mistis)

RED ORBS

Kaki merah itu masih menempel di pohon pisang, tapi sandy kelihatan belum puas dengan penampakan tersebut terlihat dari raut mukanya. namun anehnya kenapa yang lain tak melihat apa yang kita lihat .para anak laki laki tapi tidak tahu kalau ida, sulit percaya terhadap wanita satu ini.

Kami melanjutkan perjalanan tepat di jalur belakang gereja hingga tiba tiba si ida mulai membuka pembicaraan dengan mengejutkan sambil menunjuk nunjukkan tangannya ke suatu tempat.

Ida: Ehhhh lihat lihat di pohon itu ada banyak yah? (ia menunjukkan pohon besar dekat dengan gereja)

aku: hah??? mana mbak? kok uly gak lihat? (sambil menoleh kearah sandy)

Sandy yang tadi hanya menyipit nyipit kan mata (mau kedip kedip tapi gak bisa kali, kode mungkin) dia hanya berkata," ohhh itu yah iya iya."

aku menghampiri sandy berbisaik, emang ada apa di pohon itu???? tak ada apa apa , bahkan dia bilang banyak.

Sandy hanya membalas,' hehehe emang gak ada uly. biarin aja... tau sendiri dia gimana.

aku hanya mengangguk ngangguk.

Sebenarnya peran anak laki laki lain ini membingungkan, hahahhaha soalnya mereka cuman melihat pohon yang bergerak, atau angin yang berhembus dia arah arah tertentu. kalau masalah kita lihat ini itu mereka cuman masa?? kok gak tau. atau mereka bisa lihat tapi emang samar samar entahlah... intinya mereka mengikuti ritual kita jalan jalan malam dengan bertujuan mencari keberadaan makhluk halus.

Kita masih berjalan lurus hingga sampai di suatu tempat yang banyak pohon kelapa, sawit, angkasia, dll. Pemandangan yang aneh, aku melihat sekitar ku dari atas sampai bawah dan mataku tak berkedip sedikitpun. Mereka semua ada di pohon dan semuanya berwarna merah darah bahkan ada yang menyala dan aku akhirnya memutuskan untuk memberitahu sandy apa yang aku lihat sekalian penasaran apa itu bener apa khayalan mataku saja.

Uly: sandy, apa kamu melihat apa yang aku lihat???

Sandy: apa uly?

Ida: kamu liat apa dek, kok diem gitu gak lanjut jalan.

Uly: yah mbak, banyak merah merah di atas pohon.

all boys: mana uly??? mau lihat juga (penasaran, kasihan mereka punya ambisi buat lihat begituan tapi gak kesampaian,... mungkin ada yang pernah begini readers????)

Uly: itu di pohon di rumah taufik (aku tak berani menunjuknya karena takut)

Sandy: iyah uly mereka banyak tinggal di pohon (sandy menerangkan)

uly: kenapa mereka merah semua.. lalu apa itu bola bola merah yang jatuh dari pohon?

Sandy: yahh itu rupa mereka semacam orbs.

aku pun mulai paham, entah mengapa sepanjang jalanan tu hanya menemukan jin jin setan setan yang dasar warnanya merah. aku kembali berdoa entah mmebaca beberapa surat alquran atau melantunkan shalawat. penakut.. itu la aku.



Yah maaf yah kalau di kentangin, lagi sibuk banget ama real life.
Diubah oleh cimutcemot
Halaman 31 dari 57


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di