alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
[Korban Anak Perwira TNI AU] Polisi Pastikan Segera Ungkap Pembunuh Akseyna
5 stars - based on 7 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/557dcf06620881fe5f8b456d/korban-anak-perwira-tni-au-polisi-pastikan-segera-ungkap-pembunuh-akseyna

[Korban Anak Perwira TNI AU] Polisi Pastikan Segera Ungkap Pembunuh Akseyna

Tampilkan isi Thread
Halaman 25 dari 28
Quote:


terus kenapa dianggap berkaitan sis ?
Quote:


waaaa, maaf, ga komprehensif kasih info, kabarnya wartawati tsb pernah menyelidiki kasus Akseyna, ini link beritanya gan http://metro.tempo.co/read/news/2015...-kasus-akseyna

tapi ya wallahualam,bener apa engga, atau cuma kait-kaitannya media biar beritanya hits.
Quote:


Kalau memang ada kaitannya mendingan pilih target wartawan dari tempo, beritanya lebih dulu + berani juga.

"...
Noer Baety pernah bekerja sebagai Redaktur Pelaksana di Akarpadi, namun keluar pada tanggal 30 Maret 2015 lalu. Sejak tak lagi gabung dengan Akarpadi, Riana menambahkan, tidak diketahui di mana Noer Baety bekerja. "Kita tidak tahu Mbak Baety kerja di mana setelah keluar dari Akarpadi," imbuhnya. Selama di Akarpadi, Noer Baety dikenang sebagai sosok pekerja keras dan pendiam. Menurut pengakuan kakak Noer Baety, korban pernah bekerja sebagai kontributor di media Berita Kota. Dia juga tidak mengetahui, di mana Noer Baety bekerja sebelum meninggal dunia. "

Sumber : http://akarpadinews.com/read/politik...rtawati-lepas-

Waktu kejadian setelah sahur, nunggu tidur lg, jadi sekitar jam 5.00 WIB, mungkin karena panik ketahuan tetangga pelaku gak sempat bawa yang lain-2, diluar jg kan udah terang. Beberapa hari kemudian mereka balik lagi.
Dari 15/6/2015 beritanya "segera ungkap" apakah sekarang sudah 23/7/2015 sebulan seminggu bisa dibilang segera ?
Polri kami menunggu loh apa misteri di balik ini semua ?
Quote:


Amiiinn..

Quote:


Ia menakutkan. Pelakunya hanya merampok benda2 jurnalistik (bernilai 2juta) dan tdk merampok perhiasan dan motor korban, padahal mereka berempat dan pernah ane baca korban udah diamati selama 2 bln, dan berencana menjual rumahnya yang sudah di tempati sejak th 1997, mungkin saja korban sudah merasa diawasi emoticon-Takut
2 juta : 4 = 500 ribu. Untuk uang 500 ribu mereka sampai membunuh (apa mereka pembunuh bayaran/krna korban mengenali mereka hanya Tuhan yg tahu).
Beberapa hari kemudian katanya, pelaku datang lagi tetapi masih tidak mengambil perhiasan, dan membiarkan keadaan seperti pencurian, tdk menyembunyikan korban/apa.

Lokasinya masih di Depok spt ksus ace.

Kasusnya seperti dilakukan pembunuh bayaran krn bgtu sadis banyak tusukan, ttp ternyata pelaku pembunuhan yg sadis itu masih muda2.

Padahal pelakunya udh ditemukan, tp tetap mengkhawatirkan krn diduga ini berkaitan dg kasus ace dan pelaku kasus ace blum ditemukan.

Kasus wartawati ini dapat dijadikan pelajaran untuk berhati hati. Sekaligus menyurutkan harapan akan keadilan dan menimbulkan ketakutan karna penegak hukumpun tdk bgtu dpt diandalkan, krn semakin banyak kasus pembunuhan yg pelakunya belum ditemukan. Sebenarnya semua itu bukan hanya tanggung jawab penegak hukum, tetapi kerjasama masyarakat untuk menjalankan hukum dg lebih baik, harus pikir2 dlu klo mau ngomen atau apa, salah2 bisa jadi sasaran pelaku emoticon-Takut

Masih banyak yg harus dibenahi biar penegak hukum lebih hebat ngak hanya modal tampang & gampang disogok, sehingga pelaku dapat ditemukan, dan orang2 takut/tdk melakukan kejahatan..




Diubah oleh druffy3
Quote:


Identifikasi jenazah merupakan hal dasar gan, rasanya ngak mungkin aja pihak yg berwenang mengidentifikasi jenazah bakal seceroboh itu.

yang namanya kejahatan ga bisa ditutupiemoticon-Ngakak (S) akhirnya pasti ketauan juga
emoticon-Berduka (S) buat korban..
numpang nimbrung gan,
ane udah lama ga komen disini mski ane slalu ngikutn kasus aksey..ane smakin pnasaran gegara kasusny wartawati nur baety,.kalo benr ada hbgan dgn kasu aksey.ane mnduga ini smua lbih dri skedar pembunuhan biasa..jgsn2 emg bner konspirasi kek ksus david ..hi sereem emoticon-Takut (S)
ane jdi ragu police bsa mgungkap.. emoticon-Cape d... (S) cz kesany kasusny cnderung melebar kemana2..
anw, maaf lahir batin buat tmen2 kaskus,. maaf bila ad slah kata ane selama komen emoticon-Kiss (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
klo bs berenang pasti ga jd mati tenggelem
Mungkinkah ace bunuh diri?

-ace gak dekat sama ayahnya
-ayah ace gak kenal akrab sama teman-teman anaknya

*kalau ane sih, tiap hari bwa cerita terus ke rumah

beda banget dengan J yang kayaknya dekat banget sama ortu. Ane intip fb nya aja si ayah suka komen di foto-fotonya J bhkan ada foto keluarga mrka. Kayaknya si J anaknya terbuka. Beda banget sama Ace yang bahkan kayak gak terlalu aktif di sosmed dan emang tertutup.

Yang ane khawatirkan, media dan opini bisa membunuh orang yang gak bersalah. Misalnya, si J gak salah tapi terus disalahin, lalu dia stres dan amit-amit bunuh diri. Ane gak bisa bayangin . . . . Serem

note : ane juga pernah mikir mau bunuh diri. Sering malah. Ane gak deket sama bokap karena bokap sering bikin hal yang ane benci dan bkin sakit. Tapi ane masih punya tujuan hidup yaitu bahagiain nyokap. Kalau nyokap gak ada, rasanya gak tahan :')
Diubah oleh fatiy299
Quote:


Mumpung kejadiannya udah lama, mendingan baca2 lagi bukti-bukti yang sudah ditemukan. Lebih menarik kalau mampu membantah bukti2 tersebut, dari pada membuat asumsi ulang bunuh diri. Cape... Deh....
Twitter ayahnya J menurut ane malah gak etis, dari twitnya ada kesan dia terlalu menjelekan Ace dengan tujuan menggiring opini bahwa Ace emang bunuh diri dan pelakunya danau kenanga (jelas2 Polisi kan udah bilang kalau Ace emang dibunuh) Coba dong kayak kolonel Mardoto dia memaparkan sikap dan sifat Ace jadi org bisa liat karakter Ace gmn, klo ayahnya J memaparkan sikap dan sifat anaknya si Jibril baru ane respect jadi qt bisa tau juga gimana si J itu.

Polisi harus lebih merunut lagi detil peristiwa adakah sesuatu yang terlewat seperti mungkin mengakses laptop Ace, mungkin saja ada data yang dihilangkan dari laptop Ace ketika teman Ace mengotak atik laptopnya, sepertinya ada sistem yang bisa membangkitkan data yang sudah terhapus di laptop. Serta mencari sesuatu yang lain, kan pernah disuatu berita online teman alm Nur Baety wartawai meninggal bisa jadi tersangkut paut dengan Ace, cek juga laptop, kamera, tape recorder, hp Nur baety adakah data yang dihilangkan jika ada cari tau saja mungkinkah masih berhubungan dengan Ace atau kematian Nur Baety emang murni perampokan orang2 bodoh yang cuma dapat 2 juta dibagi 4 dengan teganya membunuh seorang perempuan emoticon-Frown berduka, rasanya sekarang jendela dan pintu rumah tidak cukup membuat kita masyarakat aman jika setiap kejahatan seperti ini terulang terus
Quote:

Munculnya akun yang mengaku ayah J membuat jelas apakah J terlibat atau tidak. Banyak yang menyerang twitter ayahnya J. Saya rasa sih gak perlu. Toh nanti polisi yang akan mengungkap apa J terlibat atau tidak. Tapi nampak jelas karakter Ace dan J dari twitter ayah ace dan ayah J karena sifat anak biasanya tidak jauh dari sifat orang tuanya. Dan ada beberapa hal yang diungkap oleh ayah J yang menurut ane salah. Salah satunya adalah pilihan dalam menentukan jurusan dan universitas. Setau saya hanya 3 tapi ayah J bilang 4 pilihan. Apakah saat ini memilih jurusan dan bisa lebih dari 3 ya? Maaf kalo ane yang salah emoticon-Hammer (S)
Kalo kita jeli mengikuti kasus ini, jadi kelihatan alasan ayah Ace sangat mencurigai teman-teman dekat ace karena sejauh motif pembunuhan ace selama ini lingkupnya hanya kampus saja. Bukan dari komunitas ayahnya ace. Ruang lingkup tentunya menyempit. Tinggal mencari bukti-bukti yang menguatkan. Dikerucutkan alibi-alibi yang janggal. Semoga lekas terungkap.
Quote:


Justru kalau ngikutin kasusnya dari awal, maka kesimpulan bunuh diri itu sangat wajar.

Sampai dengan 2 mingguan dari jenazah ditemukan, temuan polisi dan hasil pemeriksaan forensik :
1. Korban tenggelam dalam keadaan masih hidup, tetapi gak bisa diambil kesimpulan korban sadar atau tidak
2. Lebam2 yg ada dianggap wajar sbg lebam mayat
3. Tulisan di kamar korban identik dengan tulisan korban.

Dari situ polisi sudah menyimpulkan bhw korban bunuh diri, tetapi kemudian seperti ada tekanan besar shg terjadi pergantian di polres depok dan kemudian polisi menyatakan bhw korban adalah korban pembunuhan.
Temuan2 berikutnya saya rasa kok kayak dibuat-buat, atau diplintir oleh media.

Kalau saya sih percaya bhw polisi kita itu pintar dan sangat capable untuk mengungkap kasus pembunuhan yg rumit sekalipun. Dan kalau diasumsikan bhw di kasus ini polisi nggak sungguh2, kok rasanya tidak, mengingat latar belakang keluarga korban yg sudah pasti punya posisi kuat untuk menekan polisi agar sungguh2.

Melihat sudah 4 bulan polisi belum menemukan perkembangan yg berarti, Jadi saya tetap pada pendapat awal, bhw kasus ini hanya ada 2 kemungkinan:

1. Ini Kasus pembunuhan yg dilakukan oleh suatu organisasi yg lebih canggih dari polisi (bisa organized crime atau intelijen), atau
2. Ini kasus bunuh diri

note:
kalau kasus pembunuhan yg dilakukan oleh anak2 amatir, nggak akan lebih dari seminggu polisi pasti langsung bisa menguaknya.
Quote:


jangan underestimate yang agan bilang "anak2 amatir".

ane baca berita di bawah ini malah yakin sebenarnya Polisi udah tau siapa pelakunya hanya saja kesulitan di alat bukti utama. Cuitan ayahnya J di twitter kemarin kayaknya ada yang sempat mengkonfirmasi bahwa benar itu adalah ayah J (dari koran apanya lupa). Ane masih percaya bahwa pihak kampus melindungi seseorang/instansinya terkait kasus ini, entah apa keterlibatannya.

Spoiler for Warta Kota:


hahaha knp rumit or jauh sekali mengkaji siapa pelakunya. sebenarnya, gampang sekali mengkaji siapa pelakunya. yg paling rumit itu adalah "mengkaji bukti yg menunjukkan bahwa dialah pelakunya". itulah yg dialami oleh kepolisian yg menangani kasus ini. dalam kepala polisi sebenarnya sudah ada siapa pelakunya, akan tetapi belum menemukan "bukti bahwa dialah pelakunya". kepolisian saja belum bisa menemukan bukti tsb, apalagi org non-kepolisian spt kita atau media.

pembunuhan ini bukan pembunuhan sempurna. pembunuhan sempurna itu "no body, no murder, no investigation. that's perfect murder" (ga ada mayat, maka ga ada pembunuhan, maka ga ada investigasi pembunuhan. itulah pembunuhan yg sempurna) spt ketika di jaman pak suharto byk org ilang tp ga prnh ditemukan emoticon-Big Grin

knp saya blg gampang sekali mengkaji siapa pelakunya? krn kasus ini adalah "kasus pembunuhan yg direkayasa jd bunuh diri dg memunculkan surat wasiat bunuh diri", maka pelakunya adalah "org yg bisa memasuki kamar si korban, lalu memunculkan surat tsb di sana". pemunculan surat wasiat itulah yg menjadi kunci. nah, siapa yg bisa memasuki kamar si korban lalu memunculkan surat tsb di sana? sebodoh-bodohnya org pasti bisa jawabnya, minimal ada satu org dlm kepala org yg mendengar pertanyaan tsb, maksimal ada sekian org emoticon-Big Grin

kalo berpikiran: belum tentu yg memunculkan surat di sana otak pembunuhan melainkan anak buah/partner/rekrutan. kan, dg menangkap org yg memunculkan surat di sana nantinya bisa diketahui siapa otak pembunuhannya? emoticon-Big Grin sekali lg, pemunculan surat itulah kuncinya.

kalo berpikiran: ini sebenarnya kasus bunuh diri, bukan pembunuhan. well, tunggu saja polisi menyimpulkan kembali kalo ini bunuh diri. saya rasa, polisi ga kan kembali menyimpulkan ini bunuh diri, krn memang ini kasus pembunuhan emoticon-Big Grin

id kaskus saya memang baru. saya sblmny blm prnh bikin id kaskus. awalnya krn saya googling "fmipa UI" lalu sampai ke akseyna lalu sampai ke berita2 tentang kasusnya lalu sampai ke thread kaskus ini lalu baca postingan2 org di sini lalu tergerak ingin ikut berkomentar di sini.

jika ada pihak keluarga follow thread ini, saya turut berduka cita sedalam-dalamnya & semoga kasus ini cepat tuntas oleh kepolisian.
Diubah oleh mxmxpz
Semoga kasus akseyna segera terungkap,
siapa sebenarnya dalang pembunuhan-nya.
Quote:


kira kira buktinya seperti apa ya yang bisa menjerat pelaku ?
Bisa diungkap kaga nih
Halaman 25 dari 28


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di