alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Komentar Cerdas Nurson Wahid, Anggota FPI Tak Berkutik!
4.15 stars - based on 27 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5441d2e0a3cb17e64d8b456a/komentar-cerdas-nurson-wahid-anggota-fpi-tak-berkutik

Komentar Nurson Wahid, Anggota FPI Tak Berkutik!

Tampilkan isi Thread
Halaman 13 dari 15
mnurut pribadi ane justru pernyataan beliau itu ngawur, sesat dan menyesatkan.

ko dibilang ayat konstitusi di atas Ayat Al Quran!! ngaco itu.

Quote:


BANGEEETTTT.....
nusron wahid emang TOP
emoticon-thumbsup
mantabb . .

emoticon-Kiss
Fpi emang punya otak?????
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 03
Quote:


saya taro paling atas gan,, emoticon-Smilie (knp gk berani klo emng itu bnr).. tpi krn agan bkin trit yg memojokkan saya, seolah itu judul buatan saya,, pdhl saya cuma ngutip dari sumber,,, dan niat saya bkin trit ini bukan mmprmslhkn tntng agamanya,, tpi tntng toleransi ssama umat manusia,,, dan sling menghrgai satu sma lain,, (nabi juga dlm mnybrkn islam gk pke kkrasan kan,,) emoticon-Smilie
sya hpus aja tritnya, klo hanya jdi konflik,, dan salah faham.. emoticon-Smilie
njiiiirr.. ngakak njiiirrr emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
aduuuh. pverut aneee emoticon-Ngakak
Belum sempat liat.., eh udah di apus yak..

ketinggalan ane..
Intinya indonesia itu bukan negara Islam cuk. Suruh aje noh manusia sorban bikin negara Islam sendiri cuk. Bikin rusak dan jelek agama aje cuk
Quote:


Ane sependapat sama agan ini, hukum agama menurut ane di atas hukum negara..
Kita yang mengikuti hukum agama pasti hukum negara juga akan mengkuti..
Tp kalau mengikuti hukum negara, hukum agama belum tentu bakal mengikuti..

emoticon-Smilie
Quote:


salah paham gmn
menghina agama orang salah paham ??? anjing lo emang emoticon-fuck
Quote:


sorry ya gan... ane bukan nuduh ente beragama lain...
tapi dari tulisan ente lebih menyudutkan islam daripada FPI...

apalagi ente udah memposting yang jelas2 sudah salah...
gak ada satu pun orang alim ulama cendikiawan muslim yang mengatakan "hukum agama dibawah hukum konstitusi...".

jangan jual agamu demi duniawi...
Quote:


Ini konteks yang dibicarakan adalah BERNEGARA! Bukan BERAGAMA!
Yang harusnya pakai akal itu anda gan.. Negara ini dibangun bukan berlandaskan pada hukum agama, tapi konstitusi!
Jadi kalau dalam konteks beragama, sudah benar pernyataan Nusron bahwa hukum agama kalah dari konstitusi.

Kalau denger berita tuh liat dari awal, jangan cuma sepotong2 yang ditelen.
Quote:


Ngawur ente gan..belajar dulu ttg agama yg bener, pahami apa itu agama, nanti pasti ente tahu konsep beragama dan bernegara

belajar bahasa


----------------
Saya melihat ini untuk kesekian kalinya menilai bahwa kekurang-tepatan dalam implementasi berdakwahnya kepada masyarakat Indonesia, tadi disampaikan oleh teman-teman dari FPI mengatakan 'kita ini punya 3 (tiga) hukum, konstitusi (hukum negara), hukum agama dan hukum adat'. Diatas hukum agama dan hukum adat itu ada konstitusi, [U]ketika kita ini bernegara, maka kita ini: acuannya adalah konstitusi[/U], nah karena itu sekali lagi acuannya adalah konstitusi.

kalau memang ada masalah-masalah terhadap individu Ahok, yang perlu dibuktikan ini adalah nalar konstitusinalitasnya, bukan pada nalar suka atau tidak suka,

kita ini orang Indonesia yang beragama Islam, bukan orang Islam yang ada di Indonesia, sekali lagi saya katakan kita ini orang Indonesia yang beragama Islam, bukan orang Islam yang ada di Indonesia. kita lahir, kita sujud, kita shalat di bumi Indonesia, karena itu kita tidak boleh mengotori bumi Indonesia karena kita sujud di bumi Indonesia. karena kita sujud di bumi Indonesia maka harus kita jaga Indonesia ini.

cara menjaganya bagaimana? dengan toleran, ada panduan-panduan yaitu Ud'u Ilaa Sabili Rabbika bil-Hikmah wal Mauidlotil Hasanah, kalau memang ada masalah dengan Ahok, kenapa tidak disampaikan dengan uswatun hasanah, dengan bil-hikmah, saya kira orang seperti Ahok itu orang yang senang berdebat, bukan anti debat, tadi dikatakan mulutnya 'cablak', orang 'cablak' pasti dia suka debat, suka dikritik, iya kan?! karena itu yang kita tekankan adalah apa yang dilanggar dalam undang-undang dasar oleh Ahok. Itu dibuktikan secara konstitusinalitasnya. Perkara dia kemudian ditetapkan oleh konstitusi menjadi Gubernur atau tidak menjadi Gubernur, itu urusan konstitusi, tugas konstitusional, bukan tugas suka atau tidak suka. kalau kita ingin menerima karena alasan agama gak mau dipimpin, karena mayoritas umat Islam gak mau dipimpin orang minoritas dan sebagainya, pada satu sisi kita melihatnya 'ini Indonesia'. Di Indonesia tidak mengenal dominasi mayoritas maupun tirani minoritas.

Di NTT, saya sebutkan hari ini, ketua DPRD-nya muslim, saudara Anwar.., saya kenal baik karena orang golkar tapi tidak dipecat kayak saya. harusnya Romo Beni protes gimana mayoritas umat Katolik dipimpin oleh ketua DPRD-nya muslim, tetapi karena di Indonesia ini berdasarkan konstitusinya adalah Pancasila dan UUD'45, kita melihatnya adalah meritokrasi, siapapun di Indonesia ini sepanjang dia itu mumpuni, dia itu mampu melaksanakan tugas-tugasnya, sepanjang dipilih oleh rakyat dan ada konstitusinalitasnya, ya sudah.. mau apalagi?!

kalau bicara suka/tidak suka, kita gak mungkin suka dengan semua orang, hari ini pun kita gak suka dengan pak Desmot, bisa.., contoh ya. Tetapi kita gak masalah suka atau tidak suka, ini ranah publik, ini hukum publik bukan hukum privat, gak bisa didekati dengan pendekatan-pendekatan privat. Nah lagi pula nanti mungkin bisa ditambah, kalau bagi kami pak Karni Ilyas, ini kita serahkan kepada wilayah konstitusinalitas-nya, Ahok nanti kita nilai ketika dia menjadi Gubernur atau ditetapkan sebagai plt. Gubernur, apakah dia mampu mensejahterakan rakyat atau tidak.

kalau ada maulid Nabi yang dipimpin oleh Habib Muchsin dan teman-teman FPI, dilarang oleh Ahok, kita sama-sama datang, Ahok salah itu.., kalau misal ada peringatan haul Habib luar batang dilarang oleh Ahok, Ahok pun harus kita tegur, tidak boleh itu..., karena itu adalah ritus-ritus amaliyah yang baik, kenapa dilarang?!. dan itu dilindungi oleh undang-undang, tasharraful imam manuutun bil maslahah, keabsahan seorang pemimpin itu diukur dari kemampuan dia menyejahterakan rakyatnya, bukan dilihat dari agama, suka atau etnisnya, bukan disitu. mau dia itu cina, mau itu jawa, mau itu betawi, sepanjang dia itu adil dan dia mampu mensejahterakan rakyatnya bumi Indonesia, ya sudah.. itulah pemimpinnya, kita tidak boleh mempersonifikasi melihat orang itu dari perspektif-perspektif privatnya, dia agamanya apa, sukunya apa, tidak akan selesai, kecuali kalau dia pemimpin rumah tangga, ini pemimpin negara, ada undang-undang negara tentang itu,

saya kira itu pak Karni, terima kasih...



--------------







hmmm.. sejauh ini oke sih pak ahok.. kita liat kedepannya gimana
ntahlah mungkin bawah ane tau emoticon-Takut
anggota-anggota FPI orang yang soksok islam makanya berdampak begini gan
loh udah di hapus ya gan ?
Halaman 13 dari 15


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di