alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Bapak Reformasi Amien Rais Paling Berbahagia Pilihan Langsung Lenyap
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/542574af1a99750b2b8b456e/bapak-reformasi-amien-rais-paling-berbahagia-pilihan-langsung-lenyap

Bapak Reformasi Amien Rais Paling Berbahagia Pilihan Langsung Lenyap

Amien Rais menyesal dulu ngotot dukung pemilihan langsung
Kamis, 11 September 2014 12:43

Merdeka.com - Politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais berpendapat pemilihan presiden dan kepala daerah oleh DPR dan DPRD adalah pilihan terbaik saat ini. Amien mengaku menyesal dulu ngotot memperjuangkan pemilihan langsung oleh rakyat.

"Saya termasuk yang yakin sekali dulu termasuk pemilihan langsung dulu itu politik uang bisa diatasi karena tidak mungkin keluhan 100 juta lebih penduduk bisa dimankan dengan uang," kata Amien Rais di Jakarta kemarin.

Kini Amien berdiri di barisan Koalisi Merah Putih yang getol memperjuangkan kepala daerah dipilih DPRD. Menurutnya dia berkaca dari kekalahan Prabowo-Hatta.

Amien berpendapat untuk apa pemilu langsung jika politik uang tetap saja terjadi.

"Ternyata kita keliru, pilpres itu uang bicara dengan lantang," beber Amien.

Seperti diketahui, pasca-reformasi 1998 Amien Rais yang menjabat sebagai Ketua MPR dikenal sebagai orang yang paling ngotot menggolkan pilpres langsung, kendati banyak yang menilai mekanisme tersebut tidak sesuai Pancasila. Amien juga yang mendorong amandemen UUD 1945 hingga akhirnya pilpres langsung dimasukkan ke dalam konstitusi.
http://www.merdeka.com/politik/amien...-langsung.html


Amien Rais sujud syukur Demokrat walk out di RUU Pilkada
Jumat, 26 September 2014 15:53:24

Merdeka.com - Ketua Majelis Pertimbangan
Partai (MPP) Partai Amanat Nasional (PAN)
Amien Rais senang atas aksi walk out yang
dilakukan Partai Demokrat saat voting RUU
Pilkada tadi malam. Mantan ketua MPR itu
bahkan mengaku melakukan sujud syukur
atas sikap Demokrat itu.

Awalnya, Amien mengaku berdebar-debar
soal hasil paripurna RUU Pilkada. Dia
mencoba menghubungi sejumlah elite PAN
untuk bertanya. Namun, mereka menjawab
belum ada keputusan.

"Lalu jam 02.00 WIB, Ismail ketuk-ketuk
pak-pak Demokrat walk out. Langsung
saya sujud syukur," kata Amien dalam
sambutan di silaturahmi anggota terpilih
Koalisi Merah Putih di Hotel Sultan,
Jakarta, Jumat (26/9).

Menurutnya, Demokrat bermain sangat
cantik. Sebab, awal-awalnya partai besutan
SBY itu mengaku memilih opsi pilkada
langsung.

"Hidup Demokrat," katanya.
Seperti diketahui, paripurna DPR tadi
malam telah mengesahkan RUU Pilkada
menjadi undang-undang. Hal krusial dalam
UU tersebut adalah perubahan pilkada
langsung menjadi pilkada melalui DPRD.
http://m.merdeka.com/politik/amien-rais-sujud-syukur-demokrat-walk-out-di-ruu-pilkada.html

--------------------------------

Ketika para "Foundhing Father" merumuskan kelahiran negara NKRI sebelum tahun 1945 dulu, mereka di dalam mengkonsep bentuk negara dan sistem kedaulatan rakyat yang paling ideal untuk "Indonesia Modern" tentulah sudah banyak melakukan studi akedemis. Para pendiri Republik ini, seperti Moh. Yamin, Hatta, Soekarno, dkk serta tim perumus Pancasila dan UUD 1945 , bukanlah anak kemarin sore dan hanya mengenyam pendidikan sampai SMA saja. Mereka umumnya adalah lulusan Universitas, bahkan banyak diantara mereka pernah studi di Eropa di zaman penjajahan Belanda pada masa itu. Jadi, amatlah tidak masuk akal kalau mereka tidak mengetahui model "Demokrasi Barat" dengan model "one man, one vote" pada masa itu. Mereka pastilah punya referensinya, bahkan semua model demokrasi lokal, sepeti model "pemilihan lurah" di pulau Jawa pada masa itu, yang mirip model Pilkada zaman Reformasioiui sekarang ini.

Pertanyaan hanya satu, mengapa para "Foundhing Father" itu akhirnya memutuskan untuk lebih memilih sistem Perwakilan seperti rumusan sila ke 4 seperti yang tertuang didalam pembukaan UUD 1945 itu? Kenapa tidak memilih model "pilihan langsung ala pemilihan Lurah di Jawa" yang sudah merakyat itu? Atau tidak serta merta meng-copy paste model demokrasi Barat dengan konsep "one man, one vote' pada masa itu? Alasan mereka tentuah hanya satu, jiwa bangsa Indonesia dan kepribadiannya, hanya cocok model musyawarah-mufakat dengan sistem perwakilan seperti yang dikehendaki UUD 1945 asli, sebelum di amandemen di awal reformasi dulu
Diubah oleh jamil4h
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
semoga saja pilkada oleh dprd nanti g kacau kayak rapat paripurna dpr tadi malam,,,,
pak jalan santai jkt jogja kapan y pak.. ane udah nuggu nih,.. emoticon-Ngakak

Quote:


Tahukah anda bahwa dinamika politik saat ini terjadi karena....

Bapak Reformasi Amien Rais Paling Berbahagia Pilihan Langsung Lenyap


Stop bicara politik, anda terlalu bodoh untuk memahami politik (lihat grafik pemilih capres berdasarkan tingkat pendidikan)

Bapak Reformasi Amien Rais Paling Berbahagia Pilihan Langsung Lenyap


Indonesia adalah negara yang besar,

Bapak Reformasi Amien Rais Paling Berbahagia Pilihan Langsung Lenyap

Indonesia ini terlalu besar untuk di monopoli sendiri oleh partai oligarki/monarki

Bapak Reformasi Amien Rais Paling Berbahagia Pilihan Langsung Lenyap

[/CENTER]
Quote:


Heehh disuruh pulang mpok lu emoticon-Mad
udah gila nih orang emoticon-Gila
cap asuw
wes tue ora eling eling min min..
dulu jaman reformasi, jaman AR jadi ketua MPR, AR ini dicaci dan dibuli karena lebih senang menggunakan voting ketimbang lobi ketika dpr mencapai deadlock

sekarang, AR dicaci dan dibuli karena lebih memilih menggunakan lobi ketimbag sistem voting


Quote:


Tahukah anda bahwa dinamika politik saat ini terjadi karena....

Bapak Reformasi Amien Rais Paling Berbahagia Pilihan Langsung Lenyap


Stop bicara politik, anda terlalu bodoh untuk memahami politik (lihat grafik pemilih capres berdasarkan tingkat pendidikan)

Bapak Reformasi Amien Rais Paling Berbahagia Pilihan Langsung Lenyap


Indonesia adalah negara yang besar,

Bapak Reformasi Amien Rais Paling Berbahagia Pilihan Langsung Lenyap

Indonesia ini terlalu besar untuk di monopoli sendiri oleh partai oligarki/monarki

Bapak Reformasi Amien Rais Paling Berbahagia Pilihan Langsung Lenyap

[/CENTER]
Quote:


mpok yg mana??? emoticon-Bingung (S)
sama bahagianya berarti pak Amin sama gue emoticon-Recommended Seller
masih ada komen jogya-Jakarta ya emoticon-Ngakak
Quote:


jogja-jakarta?? emoticon-Bingung (S)
sejak kapan rute berubah,, emoticon-Bingung (S)
Quote:


jancuk keduluan emoticon-Ngakak
padahal mau bikin trit TENTANG BAPAK REFORMASI YANG MULIA AMIEN RAIS
emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Quote:


sayangnya seperlimanya adalah partai pecun kader preman plin plan ucrat ucrit pengkhianat revolusi. digenapkan jadi sepertiga malah ikutan brewok dan brutus..
laff ..laff...miris bgt liat caleg stress bro..gw miris liat banyak amplop bertebarannn...saat pilkada....biarlah satu orang itu (dprd) klo emang mereka g jujur ato trima sogoka. uang...biarlah mereka lah yg menanggung dosanya bkan rakyat yg terbeli oleh suara caleg...astagfirlahh hal adzim..
Semoga dengan pilkada lewat dprd, kita bisa dapet gubernur farhat abas dan walikota rhoma irama
Dari rakyat oleh rakyat untuk dpr
ya iya lah.
klo langsung, ia ga ada harapan terpilih lg
Makanya ngebet pengen balik lewat DPRD
soalnya langsung gag langsung tetep ada politik uangnya.
mending gag langsung aja skalian biar jatah makin gede.
sebelah sudah ada panasbung yang ngaku kok karena syahwat kuasa wowok dan genk..itu alasannya..emoticon-Embarrassment
Jujur ane dukung pilpres langsung.
Cuma 10 ponit nya demokrat masuk akal juga....
Kalo untuk kebaikan bangsa,
Yg 10 point nya kaga ada ruginya deh
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di