alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ustad Zacky Mirza: Ceramah Nggak Jalan Kaki, Ada Bensinnya Juga
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5211a64d48ba540252000009/ustad-zacky-mirza-ceramah-nggak-jalan-kaki-ada-bensinnya-juga

Ustad Zacky Mirza: Ceramah Nggak Jalan Kaki, Ada Bensinnya Juga

Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 10
mmhhh...lebih bersifat n bersikap sederhanalah seharusnya emoticon-Bingung (S)
Quote:



makanya DAI itu jangan dijadikan pekerjaan, tapi ibadah emoticon-Embarrassment
yang penting juga kesaksian hidup gan emoticon-Ngakak
Ternyata pen-dakwah zaman sekarang lebih memilih uang bensin daripada pahala. Dakwah berhenti gara2 gak ada uang bensin...
gua sekarang mo belajar jadi ustadz ah, ntar kalo udah matang ilmu ane udah bisa terjun ke lapangan, ane akan Free kan tarif untuk semua orang.

Quote:
Quote:


Wakakakaka bener bgt gan emoticon-Big Grin
Diubah oleh Subaru18
Yang fanatik buta ma ustad mana mo ngerti hal-hal ginian emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

crotttttttttttttttttttt
Quote:


Kebetulan itu yang paling gampang ,,,


modal hapal beberapa ayat, cari reperensi di buku-buku, tampang di gantengin , cari sinetron agamis gitu dah

emoticon-Ngakak
jembot jualan ayat lg
sudah jelas bukan ustadz, bukan Pendakwah. tapi Jelas2 Profesinya adalah Tukang Ceramah !!!emoticon-Stick Out Tongue
Si Mirza suruh baca thread sebelah nih :

Spoiler for Baca ::


Dasar matre
wkkkk agama buat bisnis
bloon jawabannnya
udalah gausa dipanggil siapapun
Coba aja gan besok2 ngundang si solmed nih trus kalo udah selesai ceramah kasih ucapan terima kasih aja, mudah2an Tuhan yg membalas cuma pgn liat mukanya si solmed ama Managementnya??? Mau nuntut? Jgn kuatir gan SE Indonesia ane pastikan lgs dukung agan emoticon-Ngakak
Makin banyak ustadz geje
Siapa lagi nih zacky emoticon-Embarrassment
Quote:


nah benar gan... ini komentar paling sesuai.

emoticon-shakehand
Ya jelas lah mobil lamborgini si ustad kan pake bensin jg ya tad
jadi inget cerita babeh ane, pas tahun 90an ditawarin ceramah di tipi meskipun di tvri ngga mau, alesannya takut kebablasan materi nya dibandingkan dengan syiar-nya. Namanya juga godaan, meskipun dibilang hadiah tp nanti malah jadi ketagihan..
NOTE :
Nabi Muhammad tidak mencari keuntungan materi dari syiar agama.
Ingat : meski sudah menguasai sebagian besar jazirah Arab dan memenangkan belasan peperangan, Nabi Muhammad memilih gaya hidup miskin (sederhana) rumahnya hanya kamar-kamar yg mepet masjid nabawi. Bukan seperti rumah penguasa negara pada umumnya. Makanannya tidak pernah berubah jadi mewah, tapi tetap makanan seperti ketika beliau masih awal berjuang.

Para perowi hadis besar (tahun 800-1000) :
Bukhori, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasai, Ibn Majah, beliau semua tidak mengambil keuntungan dari ribuan hadis yang dipelajarinya dari berbagai negara (tentunya membukukan hadis2 dari ulama di berbagai negara memerlukan dana transport & akomodasi besar).
Beliau mengajarkan dengan sukarela kepada murid-muridnya. Tidak ada 1 hadis pun yang dipatenkan. Kitabnya menjadi sumber ilmu hadis di masa sekarang.

KONTRA :
Ustad yang banyak bicara 10.000 kata dalam 1 jam ceramah di TV, hanya membacakan 5-10 ayat/hadis. Bayarannya sekali tampil 5-20 juta.

BUKTIKAN :
Jika suatu saat mereka diundang dakwah di TV atau di forum-forum pengajian ramadhan, tanpa bayaran, apakah mereka mau?

KOMENTAR BALIK :
Akan ada yg komen, kalau mereka tidak dibayar, terus mereka makan dari mana? Anak istrinya gimana?

JAWAB :
Banyak kok dai-dai/ulama yang tulus berdakwah dan mengajarkan Al Quran dan Al Hadis yang tidak mau dibayar. Tentunya mereka tidak populer karena memang tidak mencari popularitas belaka. Tapi amal sholih untuk mencerahkan umat. Dan biasanya mereka ini penguasaan dalilnya lebih banyak dan mendalam. (Saya ikuti ceramahnya dalam 1 jam ceramah dai seperti ini bisa membahas suatu judul ceramah dengan puluhan ayat/hadis).
Mereka adalah ulama-ulama/dai-dai yg bekerja kantoran, pedagang, pengusaha, atau pegawai negeri yang hidup dari gajinya / penghasilannya.
Itulah yg dilakukan para ulama dan ahli hadis terdahulu.

____________________________________________________

NB :
Memberikan uang transport atau semacam hadiah untuk ustad tidak dilarang selama itu adalah pemberian yang tidak disepakati (ikhlas oleh pemberi) dan penceramah tidak meminta.

Tapi sayang dai-dai kondang sekarang punya tim manajemen yang membahas nego acara sebelum si dai kondang tampil.
Diubah oleh urban21
Halaman 2 dari 10


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di