alexa-tracking

Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5094a9c7562acf193e00013f/khalid-ibn-al-walid-the-sword-of-god
Menarik emoticon-Smilie Bagaimanapun, Khalid bin Walid itu manusia biasa dan punya berbagai sisi. Gan ahli..kubur ini juga berpendapat dengan membawa bukti, sehingga tidak bisa serta-merta dikesampingkan.

Seingat saya juga, Khalid juga pernah dicela Khalifah Umar karena memberi hadiah uang sangat banyak kepada seorang penyair Persia yang membuat syair puja-puji terhadapnya. Khalifah menanyakan apa Khalid menggunakan uang negara atau uang pribadi; tapi itu pertanyaan "maju kena mundur kena" karena kalau uang negara berarti Khalid korupsi, kalau uang sendiri berarti Khalid boros.
Quote:


Ini juga sdh disampaikan secara singkat di postingan pembuka trit ini. Ini juga merupakan blunder yang memang pernah Khalid lakukan. Secara kasat mata, tidak dipungkiri bahwa ada emosi dan misi pribadi yang dibawa oleh Khalid ketika diutus Muhammad saw ke kampung Bani Jadzima atau Judzaimah. Saat itu, Khalid baru saja masuk Islam (kurang dari satu tahun). Pendapat saya, mungkin, benih-benih agama/budaya lamanya masih berakar dalam jiwanya, terutama masalah dendam antar suku. Orang Arab sebelum Islam memandang dendam pembunuhan harus dibalas bunuh kembali, sebagai bentuk pengembalian kehormatan. Baru setelah Islam, pembalasan ini diregulasikan dalam syari'ah: pembunuh dibalas bunuh atau dimaafkan oleh keluarga terbunuh dengan/tidak dengan tebusan uang.

Dalam prinsip Islam, dosa seseorang tidak ditimpakan kepada orang lain, saya berpendapat pantas bahwa Muhammad saw tidak mau menanggung dosa Khalid. Ini terkait masalah akhirat.

Namun, Muhammad saw sebagai penanggung jawab utama misi yang Khalid kerjakan, bertanggung jawab secara hukum dengan membayar tebusan bagi semua orang yang terbunuh oleh karena kesalahan Khalid (sesuai syariah Islam yang menjadi konstitusi negara Islam yang Muhammad saw dirikan).
Quote:


referensinya
http://125.164.221.44/hadisonline/ha...h&imam=bukhari

benar ada hadits dengan isi demikian di Shahih Bukhari. Sanadnya tidak bermasalah jadi kemungkinan besar shahih. Ada juga hadits serupa yang diriwayatkan Nasa'i, menceritakan peristiwa yang persis sama (pengutusan Khalid ke Banu Judzaimah):
http://125.164.221.44/hadisonline/ha...sai&nohdt=5310
KASKUS Ads
Quote:


Wow, ini justru kutipan kalimat yang paling saya sukai dari Khalid.

Pada dasarnya, saya memahami kalimat ini sebagai sebuah bagian strategi pertempuran yang digunakan Khalid: psychological warfare. Surat berisikan hal ini dikirim oleh Khalid pertama kali kepada Hormuz, gubernur Persia untuk Iraq. Secara diplomatis, Imperium Persia telah menyatakan perangnya kepada negara Islam ketika mereka hampir membunuh utusan Muhammad saw dikala beliau masih hidup. Utusan tersebut menyampaikan surat ajakan damai Muhammad saw untuk memeluk Islam. Saya berpendapat, sebagai salah satu bentuk retaliation-nya, Khalifah Abu Bakr mulai menyerbu Persia dengan menunjuk Khalid sebagai komandan utama.

Isi surat ini sama sekali tidak memaksakan Islam. Warga taklukan diberi kebebasan untuk tetap memeluk agamanya, tetapi membayar pajak jizyah (tidak membayar zakat), selagi warga muslim atau warga taklukan yang masuk Islam wajib membayar zakat (tidak membayar pajak). Kemudian dalam kalimat 'saya akan datang kepada kalian dengan orang-orang yang mencintai kematian sebagaimana kalian mencintai kehidupan, menunjukkan budaya ksatria pasukan Islam (seperti aturan2 Bushido samurai maupun kode-kode Knight di Eropa abad pertengahan), yaitu budaya untuk terus bertempur tanpa ada sedikitpun kerugian: hidup mulia karena menang, atau mati sebagai seorang yang dihargai, baik oleh sesama manusia maupun oleh Yang Mahakuasa.
Quote:


ya mungkin menarik karena anda melihat dari sudut pandang seorang mujahid syuhada...

hanya satu solusi yang mo om hansip kemukakan disini...

kita seret nama khalid al walid ke mahkamah militer kejahatan perang di swiss...

itu sudah

stop kam orang tipu tipu disini...emoticon-Mad (S)
Quote:


ngomong2 soal zakat,umat muslim jg dikenakan zakat lbih dri sekali...ane pernah dgr kl zakat penghasilan jg dkeluarkan waktu zaman khalifah abu bakar..apalagi abu bakar lg rame2nya memerangi org2 yg g mw bayar zakat....cmiiw y...
Quote:


ya iya lah mirip....wong copas dr khalidemoticon-Ngakak (S)
buat rakyat sipil yg g berdosa mngkin menakutkan...tp kl ditujukan buat panglima musuh itu hinaan....apalagi tu keluar dr imperium kecil yg bru nongol kemarin sore...."karena saya akan datang kepada kalian dengan orang-orang yang mencintai kematian sebagaimana kalian mencintai kehidupan.”nah kalo yg ini lebih kyk memotivasi dri sndri n pasukannya...lgipula khalid psti lbih tau moral pasukannya...ohy,lewat postingan2 diatas ane bru ngerti knp khalifah umar lngsung memecat khalid n ane mendukung apa yg dilakukan khalifah umar...
Quote:

Pendapat saya, solusi ini mustahil dilakukan karena beberapa alasan berikut.
  • Di masa Khalid hidup, tidak ada konsensus internasional hukum perang. Pada masa tersebut, hukum perang yang digunakan adalah hukum perang berdasarkan adat, agama, kebiasaan, atau konsensus temporer antara dua pihak yang terlibat perang. Hukum perang yang dipakai saat insiden Bani Jadzima atau Bani Judzaima (Perang Madinah-Makkah) maupun insiden pembunuhan Malik (Perang Ridda) adalah hukum perang Arab yang telah dimodifikasi sesuai hukum Islam dan diratifikasi sebagai undang-undang tidak tertulis. Berdasarkan hal ini, sebagai seorang yang bertanggung jawab terhadap tindakan militernya, Khalid diadili secara langsung dalam dua insiden tersebut (oleh Muhammad saw beserta dewan sahabat Muhammad yang terdekat saat insiden Judzaimah; dan oleh Abu Bakr beserta dewan penasehatnya saat insiden Malik).
  • Tidak adil jika Khalid diadili dengan hukum perang modern. Khalid dibatasi oleh hukum perang yang ada saat itu, sebagaimana jenderal-jenderal perang lainnya di masa dahulu. Misal, bagaimana adat Romawi (termasuk Bizantin) dan Makedonia (Alexander) biasa mengadili tawanan perang dengan dibunuh, dijadikan budak, atau dibebaskan dengan syarat. Tentu saja dalam kasus Alexander, ia dapat menindak tawanan perang sesuai kehendaknya sendiri mengingat kekuasaan monarki yang ia miliki. Third Geneva Convention a.k.a. Konvensi Jenewa Ketiga yang berisi tentang perlakuan kepada Tawanan Perang baru diaplikasikan secara internasional pada tahun 1929 dan di-update tahun 1949.
  • International Criminal Court a.k.a. Mahkamah Kejahatan Internasional (yang biasa kita dengar sekarang) didirikan tahun 2002 yang didirikan berdasarkan Rome Statute of the International Criminal Court, membatasi diri bahwa mereka hanya bisa mendakwa penjahat internasional sejak masa pendiriannya.


Satu lagi, saya belum pernah mendengar ada mahkamah militer kejahatan perang yang berada di Swiss. Setahu saya, mahkamah yang ada adalah International Criminal Court di Den Haag, Belanda. Mungkin yang agak mirip dengan maksud saudara ahli..kubur4 adalah International Military Tribunal atau Mahkamah Militer Internasional, yaitu sebuah mahkamah militer temporer (sekarang sudah tidak aktif) yang diadakan oleh Sekutu (Allied) untuk mengadili penjahat perang dari pihak-pihak yang kalah dalam Perang Dunia II, berlokasi di Nuernberg, 1945-1946.


Quote:

Saya mohon maaf atas segala kesalahan saya pada saudara ahli..kubur4, apalagi kita baru berinteraksi beberapa hari. Mohon jangan marah sama saya, saya hanya menyampaikan pendapat-pendapat berdasarkan apa yang saya baca, saya ketahui, dan saya pahami, tidak ada maksud untuk menipu maupun maksud buruk lainnya.
Pertempuran Yarmuk


Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God


Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God


Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God


Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God

Hari I
Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God
Khalid membariskan pasukannya dalam empat kelompok yang beroperasi secara terpisah. Mereka dilindungi oleh sepasukan kavaleri: satu di setiap sayap, satu di tengah, dan satu pasukan kavaleri cadangan. Vahan membariskan juga pasukannya dalam empat kelompok terpisah, namun dalam jumlah yang lebih besar daripada kelompok pasukan Khalid. Masing-masing memiliki satu satuan kavaleri pelindung di belakangnya. Vahan juga masih memiliki sejumlah besar kavaleri cadangan di belakang.


Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God
Hari pertama pertempuran diawali dengan serangkaian duel yang didominasi oleh jagoan-jagoan Kekhalifahan.


Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God
Vahan mengakhiri duel yang banyak membunuh kaptennya dengan mengirim baris depan infantrinya. Vahan paham bahwa ia harus memanfaatkan jumlah besar pasukannya untuk setidaknya membuat lubang pertahanan di barisan musuh yang bisa ia manfaatkan. Sebaliknya, Khalid juga paham dengan pasukannya yang inferior dan harus membiarkan pasukan Bizantin kelelahan sebelum memutuskan untuk menyerang balik. Serangan terbatas yang dilakukan oleh Vahan berlangsung sampai senja mengakhiri pertempuran di hari pertama.

Hari II
Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God
Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God
Vahan melancarkan sebuah serbuan serius; menahan perhatian pasukan tengah Kekhalifahan, kemudian menyerang kedua sayap Kekhalifahan dengan agresif. Beberapa baris infantri Kekhalifahan terpukul mundur ke kemah. Hal ini memaksa setiap kavaleri sayap Kekhalifahan untuk melakukan serangan balik, sayang mereka juga terpukul mundur ke kemah, membuat sayap Kekhalifahan dalam keadaan kritis.


Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God
Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God
Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God
Istri-istri prajurit Kekhalifahan marah dan melempar suami-suami mereka yang baru tiba di kemah sampai mereka kembali lagi ke medan pertempuran; mereka pun bergabung kembali di waktu yang tepat untuk mempertahankan pasukan sayap dari kehancuran. Khalid kemudian menggerakkan kavaleri cadangan untuk mengembalikan garis pertahanan sayap kanan, kemudian melanjutkannya di sayap kiri. Pasukan tengah Kekhalifahan melakukan serangan balik sinkron dengan restorasi posisi sayap. Pertarungan sengit namun tidak konklusif berlangsung di sepanjang garis pertemuan kedua pasukan sampai senja menjelang, memaksa Vahan untuk mundur.

Hari III
Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God
Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God
Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God
Vahan melancarkan serangan serius lainnya; kali ini ia menahan pasukan tengah Kekhalifahan, tetapi fokus menyerang sayap kanan Kekhalifahan yang melemah dan mengabaikan sayap kirinya. Khalid sedikit tenang melihat sayap kirinya bisa beristirahat, tetapi ia harus kembali menggerakkan kavaleri cadangan untuk mengembalikan garis pertahanan awal. Korban berjatuhan dari kedua pihak, tetapi lebih signifikan di pihak Bizantin yang tidak dipengaruhi motivasi relijius. Senja dan kelelahan mengakhiri aksi hari tersebut.

Hari IV
Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God
Vahan kembali berusaha mengacaukan barisan depan pasukan Kekhalifahan dengan menusuk di satu titik dan kemudian memanfaatkan manuver Khalid yang menggerakkan pasukan cadangannya. Vahan menyerang dengan dua sayap kirinya selagi dua sayap kanannya maju teratur menunggu Khalid menggerakkan kavaleri cadangannya. Rencana Vahan berjalan mulus; pasukan kiri-tengahnya menekan pasukan kanan-tengah Kekhalifahan dan memaksa pergerakan kavaleri cadangan. Merasakan akan adanya bencana yang akan terjadi, Khalid memerintahkan pasukan kiri-tengahnya maju menyerang untuk menunda aksi pasukan kanan-tengah Bizantin. Efeknya terasa dengan mundurnya pasukan kanan-tengah Bizantin. Situasi ini berbahaya bagi Khalid karena semua pasukannya terlibat dalam pertarungan langsung dengan pasukan yang lebih besar.


Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God
Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God
Dengan pertarungan sengit, Khalid berhasil mengembalikan garis pertahanan di kanan. Sementara itu, keberhasilan pasukan kiri-tengah berakhir ketika Bizantin melakukan serangan panah besar-besaran. Pemanah Kekhalifahan kalah jangkauan dan tidak bisa melakukan apapu selain mundur. Insiden ini dikenal dengan istilah "Hari Kehilangan Mata" karena sekita 700 pasukan Kekhalifahan kehilangan matanya dalam hujan anak panah. Sayap kanan Bizantin memanfaatkan kekacauan ini, namun serangan mereka diimbangi dengan perlawanan keras, ditambah lagi ketika istri-istri pasukan Kekhalifahan mengangkat senjata, bergabung dalam pertempuran. Pertarungan berlanjut sampai senja dan kelelahan memaksa Bizantin untuk mundur.

Hari V
Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God
Kedua pihak beristirahat pada hari kelima, diisi juga dengan negosiasi yang gagal. Barisan kedua pasukan semakin tipis, namun lebih kentara terlihat pada barisan Bizantin. Pada hari ini, Khalid menyimpulkan bahwa semangat dan barisan Bizantin telah cukup lemah, sehingga sudah saatnya ia melancarkan serangan pertama dan satu-satunya. Ia kemudian mengumpulkan semua kavalerinya dalam satu kesatuan. Vahan masih memiliki kavaleri cadangan yang belum sama sekali terlibat dalam pertempuran. Tertahannya mereka diperkirakan karena mereka menunggu kesempatan untuk memberi pukulan terakhir jika mereka menang atau memang tetap statis karena masalah jalur komando pasukan Bizantin yang tidak jelas.

Hari VI
Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God
Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God
Pada malam hari, Khalid mengirim sebuah detasemen untuk menjaga jembatan di atas sebuah sungai kering dengan tepi curam. Khalid membuka serangan ofensifnya dengan menahan barisan depan Bizantin dengan infantri dan memukul sayap kiri Vahan. Vahan juga mengumpulkan semua kavalerinya dalam sebuah kelompok besar tetapi tidak siap untuk merespon ketika serangan terjadi. Akibatnya, pasukan sayap kiri Bizantin kocar-kacir, membuka pertahanan pasukan tengahnya.


Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God
Pertempuran infantri yang tidak konklusif terus berlanjut selagi kavaleri Kekhalifahan telah mencapai bagian belakang Bizantin. Kavaleri Kekhalifahan melancarkan serangan yang cepat dan membuat kerepotan kavaleri berat Bizantin sampai akhirnya mereka melarikan diri dari pertempuran. Infantri Bizantin bertarung dengan gagah berani, namun tidak bisa berbuat apa-apa melawan serangan yang sekarang datang dari depan, kiri, dan belakang; barisan mereka mulai terpecah dan bergerak mundur.


Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God
Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God
Pasukan Bizantin kaget mendapati jalur kabur mereka telah tertutup. Mereka mencoba menembus hadangan, namun gagal. Pasukan Bizantin terjepit dalam lokasi sempit di mana mereka bertarung mati-matian agar bisa keluar dari kepungan, namun akhirnya harus melarikan diri melewati sungai yang bertepi curam. Banyak di antara mereka yang gagal menyeberang.


Khalid ibn Al-Walid, the Sword of God

sumber: diterjemahkan dari file powerpoint karya Jonathan Webb pada tahun 2009, bisa didownload di www.theartofbattle.com, cari Battle of Yarmuk
Quote:


sorry gan
dia ini pesakitan kambuhan dari dc
lebih baik disuntik mati aja daripada di kasih grasi kaya ola emoticon-army:
Quote:


Al Uzza ini setan yg mewujud bentuk wanita hitam yg diklaim sebagai anak perempuan Allah oleh pagan musyrik penyembah patung berhala. jadi tak tepat disebut wanita Ethiopia/Habsyi
Quote:


tepatnya bukan boros, tapi narsis emoticon-Big Grin
Quote:


memang keren ini prinsip ksatria mujahidin pencari syahid emoticon-Angel

setelah surat ajakan masuk Islam kepada Kisra dirobek-robek dgn berkata: "Rakyat jelataku berani menulis namanya sebelum namaku!", Rasulullah bersabda: "Allah akan merobek-robek kerajaannya" emoticon-Takut
akhirnya Kisra dibunuh anaknya dalam kudeta yg menyebabkan utusan dari negara satelit Persia masuk Islam karena diberitahu beliau bahwa rajanya sudah tewas dikudeta anaknya
Quote:



jadi Richard The Lion Heart juga diseret ke mahkamah internasional? seems legit, eh? emoticon-Big Grin


lumentot gak usah didengerin. Feyenoord aja dibilang kota di Belanda alih-alih Rotterdam. mana tau dia Den Haag emoticon-Ngakak (S)
Quote:


Hal yg saya pahami ttg zakat adalah bahwa zakat bagi Muslim hukumnya memang wajib, kecuali bagi Muslim yg sama sekali tidak mampu atau termasuk 8 golongan yang berhak menerima zakat. Zakat Fitrah dibayar bulan Ramadhan-sebelum Shalat 'Id. Sedangkan Zakat Harta dibayar saat mencapai ukuran nilai/usia dan ukuran waktunya. Sebagian besar jenis zakat harta biasanya dibayar rutin kepada lembaga resmi pemerintah, mirip seperti pajak. Semua zakat yg dikumpulkan akan disalurkan kpd 8 golongan.

Kasus Perang Ridda di masa pemerintahan Abu Bakr adalah kasus pemberantasan pemberontakan para murtad, nabi palsu, dan pengemplang zakat. Para pengemplang zakat ini merasa tidak lagi wajib membayar zakat setelah Muhammad saw wafat, padahal pembayaran zakat merupakan kewajiban sesuai konstitusi Kekhalifahan. Maka, Abu Bakr menganggap pelanggaran yang mereka lakukan sangat serius.
Dalam perang ini, Khalid diberikan kekuasaan komando pada korps pasukan Islam yang paling besar jumlahnya.
Quote:


Quote:


Karena saya menerjemahkan dari Wikipedia, saya terjemahkan apa adanya dr sana. Kelihatannya, kontributor artikel Khalid di Wikipedia berusaha utk menghilangkan kesan-kesan supranatural yg ada. Tentu saja, dari sumber utamanya, dituliskan bahwa wanita berkulit (maaf) hitam tsb merupakan jelmaan makhluk bukan manusia. Silakan utk percaya atau tidak, tetapi saya paham bahwa seorang Muslim seharusnya percaya sepenuhnya pada kata2 Muhammad saw dan bahwa hal ini bukan hanya klaim beliau saja.
Quote:


please. ya setidaknya ganti jadi wanita hitam saja karena setan Uzza "anak perempuan Allah" ini bukan kebangsaan Ethiopia/Abyssinia/Habsyi. justru entar jadi rasis dan penghinaan baik bagi orang Ethiopia/Negro Afrika dan tentunya bagi setan itu sendiri emoticon-Big Grin
contoh setan yg mewujud lainnya ialah kakek2 yg mengaku dari Najd ketika dia mendatangi pembesar kafir Quraisy yg sedang merencanakan taktik & strategi pembunuhan Muhammad di Darun Nadwah (Balai Pertemuan Kota)
Quote:


mnding gra2 boros/narsis,gan...pke duit pribadi...drpd pke kas negara udh dpecat+potong tgn pula....emoticon-Hammer (S)
Quote:


Setelah saya cek lagi dari teks aslinya di http://en.wikipedia.org/wiki/Khalid_ibn_al-Walid, memang ada kesan ini adalah pendapat pribadi kontributor. Saya coba cek lagi ke panel Talk (yg berisi diskusi) ttg artikel bersangkutan, hal ini tidak dibahas atau mungkin bahasannya sdh dihapus. Saya pikir2 lagi, saya sepakat dengan pendapat Agan DombIsmailParan.

Tapi, utk konsistensi terjemahan yg saya buat, saya biarkan seperti semula (dan kebetulan, saya ngga bisa lagi mengedit artikelnya).
Sekalian saya kutip asli English-nya di sini.
On January 630 AD, 8AH, 9th month, of the Islamic Calendar. Khalid ibn al-Walid was sent to destroy the Idol Goddess al-Uzza, worshipped by polytheists, he did this successfully, and 1 Ethiopian woman was also killed, who Muhammad claimed was the real al-Uzza.
Quote:



Quote:


Quote:



Kalau pendapat saya, mudahnya Khalid mengeluarkan uang memang sdh karakternya. Khalid lahir dalam keluarga bangsawan Klan Makhzum, bapaknya kepala klan, dan dia hidup berkecukupan sejak lahir. Saya pikir, inilah yang membangun karakter Khalid yang memang cenderung berpenampilan perlente dan royal mengeluarkan uang. Agak jauh dari kesan sederhana yang dibangun oleh Muhammad saw dan sahabat2nya yg lain. Saat Penaklukan Yerusalem pun, ia ditegur oleh Khalifah Umar karena pakaiannya yang dinilai berlebihan, lebih mewah daripada pakaian lusuh penuh tampalan yg dipakai Umar, sang Khalifah.

×