alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pengusaha mengancam mengganti ke mesin
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016883360/pengusaha-mengancam-mengganti-ke-mesin

Pengusaha mengancam mengganti ke mesin

Tampilkan isi Thread
Halaman 8 dari 34
Quote:


wah mantep juga tuh, sebulan tiap orang 100rb bisa guede banget yak...
kalo dikelola ama orang2 baik, cerdas, jujur, kayaknya bagus juga untuk modal usaha... emoticon-Big Grin
makanya segeralah beralih ke entrepreuner...gak diombang ambingkan dg gaji UMR...tapi juga gak segampang itu semua bisa diganti dg mesin..
masing-masing pihak memang harus Introspeksi diri, punya itikad baik.

Pengusaha menjalankan usaha untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya tapi tetap mematuhi aturan, menghargai karyawan, memberikan gaji/imbalan yang sewajarnya sesuai kemampuan/skill karyawan dengan itikad baik memberikan penghasilan yang sesuai standar biaya hidup di lokasi masing-masing.

Karyawan juga harus tahu diri, kalau hanya melakukan pekerjaan yang simple, tanpa perlu keahlian khusus jangan nuntut yang macam macam.
kalau nuntut macam-macam bisa jadi pengusaha lebih milih pake mesin, produktivitas bisa diatur tinggi, biaya juga relatif sesuai.
Quote:


jadi manuver politik yang harus diwaspadai untuk 2013 itu adalah :

- kelompok yang mengatasnamakan demokrasi
- kelompok yang mengatasnamakan agama
- kelompok yang mengatasnamakan kemiskinan / buruh

waspadalah... waspadalah...

Quote:


orang cuman masuk2in produk ke kemasan, agan tau kan kalo agan beli cemilan, atau beli sesuatu dalam dus / kemasan, nah tugas mereka itu cuman masuk2in. emoticon-Big Grin

kaya gitu minta gaji lebih dari 2 juta emoticon-Big Grin 1 juta aja udah lebih dari cukup. lalu gimana dengan yg udah nikah dan punya anak emoticon-Big Grin emangnya yg nyuruh nikah dan punya anak sapa tong? emangnya tuh anak bini elo ikut menyuburkan pabrik? enaknya ditanggung sendiri, begitu anak brojol kok jadi tiba2 tanggungan pabrik? ngakak aja dah emoticon-Ngakak (S)

ntar kalau pabrik dah ngeluarin kebijakan penerimaan pegawai baru hanya untuk yang single, gimana pengangguran yg udah nikah dan punya anak? emoticon-Big Grin

pada ga mikir gaji kecil, kerja belum, pengennya rumah tangga, baikk, punya anak, mau dikasih makan apa? makan angin? atau jadi tanggungan pabrik?

NGAKAK AJA DAH!!!

emoticon-Ngakak
Quote:


Btul banget gan, saya juga jengkel liat mereka pada demo, sudah menyusahkan banyak orang, menyusahkan perusahaan

Ntar dipecat baru mewek
btw waktu demo buruh kmrn katanya kan ada yg kantornya dimasukin trus dipaksa ikut demo.
kalo yg kyk gitu gmn tuh nasibnya.
kasian malah emoticon-Frown
Contoh yang gampang, adanya e-mail dan sms bikin PEKERJA POS gak sebanyak dulu lagi...

penggantian ke teknologi itu inevitable, gak mungkin gak terjadi....


Ke contoh pos vs email, memang email bikin tukang pos jadi nganggur, tapi kalo mereka juga adaptasi dengan belajar teknologi jaringan, IP routing, wireless network, dll maka mereka tetap bisa pertahankan kerjaan mereka, cuma beda aja yang dikerjain....

Buruh vs mesin juga gitu.... Bukan berarti diganti mesin terus pada nganggur, tapi cuma yang gak bisa adaptasi aja yang nganggur....
diganti mesin ? kayaknya pabrik rokok yang bakalan paling gede mecatin buruhnya.
Quote:


nah ini bigboss indomarco dah ngamuk2.... ampun ommm emoticon-Ngacir
dengan mesin segala seuatunya memang lebih efisien,namun yang harus diperhatikan adalah akan banyak pengangguran, sepertinya memang semangat berwirausaha harus digalakkan di negri ini emoticon-I Love Indonesia
Quote:


ane stuju ma ente gan
mending ganti smua buruh dg mesin aja drpd merugikan perusahaan.
Quote:


menurut lagu jadul . . . ada yg liriknya : "orang bilang tanah kita tanah sorga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman" . . .
nah, buruh2 yg suka protes2 itu kayaknya suruh rebus batu buat makan anak istrinya aja . . .
jangankan buruh perusahaan, tukang becak aja istrinya bisa lebih dari 2 emoticon-Hammer
lagian Apindo napa ditanggapin terus ...
anggota mereka itu cuma sekitar 180 perusahaan ...
kenapa gak nemuin Kadin aja, yang lebih kompleks dari UMKM sampai Industri ...
wakkakaa baguus dehh emoticon-thumbsup:

gw demmen nih omongannya c bapak emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
Dukung buruh memperjuangkan nasibnya. Pengusaha jangan cari untung aja. Kerja sama dengan baik biar dua pihak sama senangnya. Kayak di perusahaan ane. Pemiliknya bijaksana, buruhnya sejahtera, produksi sempurna. Semuanya saling bersinergi tanpa ada yang dirugikan.
Gk usah ngancam laksanakan sj,
dipikir ganti ke mesin gk resiko apa.
Jumlah produksi tidak bisa flexible, investasi yg td murah, pelatihan pegwai.
Hayo silahkan saja, pake robot kalo perlu.
^ kalau semua perusahaan seperti itu niscaya ngga ada yang namanya demo buruh gan .. kadang serba salah juga sih .. ada pengusaha yang seenaknya memeras tenaga kerja buruh tapi dengan upah rendah .. namun banyak juga buruh yang dengan seenaknya menuntut gaji tinggi namun produktivitasnya rendah ... jadi hubungan timbal balik antara pengusaha dan buruh tidak berjalan mulus .. alangkah bijak kalau yang berdemo itu memang mereka yang benar tidak mendapat keadilan upah .. pengusaha juga harus diawasi dalam pemberian upah kepada pekerjanya ..
adek ane kerja di Hino, Purwakarta...
minggu ini shift malam, jadi turun shift pagi sekitar jam 7-8..

udah 3 hari tiap turun shift mau pulang dihadang utk ikut demo sampe siang bahkan sampe sore, padahal malemnya harus kerja lagi,,,

ga ikut demo, kok kalah sama yang ngehadang, ikut demo kok badan remuk sendiri...

emoticon-Bingung
buruh ibarat mesin juga, mereka taunya kerja dan kerja, karena keterbatasan pendidikan/pengetahuan yg mereka miliki, mereka tdk mempunyai cita2 wow.

Kalau buruh diibaratkan sebagai mesin, mesin tentu ada operatornya, nahhh sekarang yg perlu dicari adalah operatornya, mastermindnya, mengapa tiba2 mesin dimatikan dgn sengaja?
coba aja dilaksanakan ancamannya emoticon-Big Grin
bagus juga nih emoticon-Big Grin
biar kita makin mandiri.toh yang mau hengkang kebanyakan asing emoticon-Big Grin
Halaman 8 dari 34


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di