alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / Supranatural /
Meditasi dengan fokus ubun-ubun....
4.86 stars - based on 49 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000007878734/meditasi-dengan-fokus-ubun-ubun

Meditasi dengan fokus ubun-ubun....

Lihat Isi Thread
Halaman 94 dari 175
Quote:


sipp agan Anugrah97 , silakan dilatih dan ditunggu laporannya.. emoticon-Smilie

Quote:


salim juga agan agungks12 emoticon-shakehand

Quote:


hal itu salah satu sensasi saat FU, dan sensasi2nya saat FU bisa bermacam2 gan.. tergantung situasi dan kondisi kita saat itu.. karena FU adalah rasa dalam diri pribadi kita sendiri.. emoticon-Smilie

Quote:


skrg dicoba lagi aja gan.., dan laporkan aja apa yg terjadi serta dirasakan.. emoticon-Smilie

Quote:


silakan aja agan bertanya di forum ini, apapun yg agan tidak mengerti.. tanya aja.. emoticon-Smilie , untuk teleconference saat-saat ini masih belum bisa sebab banyaknya kesibukan mengurus anak-anak saya tercinta emoticon-Smilie

Quote:


Betul sekali agan 8star , hanya saat kita sedang "jatuh", "bingung",dll.. kuncinya hanya DOA aja.. ga ada yang lain.. emoticon-Smilie

Quote:


sipp agan CantrikSedeku emoticon-Smilie

Quote:


Silakan agan Kingfatt , ditunggu laporannya yaa.. emoticon-Smilie

Quote:


Hehehe.. sensasi itu adalah sensasi agan sesak nafas dan kurang oksigen aja gan.. emoticon-Smilie
di FU, tidak perlu menahan nafas, mengatur nafas, dll.. yg ada cara kita menenangkan pikiran aja.. , dan cara paling mudah adalah dengan menonton pikiran kita sendiri.. emoticon-Smilie

Quote:


emoticon-Smilie

Quote:


Terimakasih agan Aanelha emoticon-Shakehand2

Quote:


kesalahannya tergantung dari masing2 gan.. , ga ada ilmu pasti disini.. emoticon-Smilie
karena konsepnya adalah "Perbuatan Baik Belum Tentu BENAR, Dan Perbuatan Jahat Belum Tentu SALAH".. , hanya untuk memahami hal ini tidak bisa dilandasi dengan "otak-atik" di pikiran kita sendiri.. emoticon-Smilie
jadi hal ini tergantung dari masing2 diri sendiri .. emoticon-Smilie

Quote:


salah satu cirinya adalah perbuatan agan seperti anak kecil aja.. emoticon-Smilie

Quote:


gpp gan, lanjutkan aja.. ,hal itu hanya getaran semata aja.. emoticon-Smilie

Quote:


Agan.., jangan terjebak pada pemikiran2 gimana nanti,dll... karena hal itu akan membuat agan takut dan pusing sendiri... ")
Yang ada hanya berlatih dan DOA aja.., sebab dengan DOA itu yang akan menjadi landasan agan untuk melangkah dalam kehidupan sehari-hari.. emoticon-Smilie

Quote:


Self Healing = Reparasi gan.. , jadinya kl ada hal-hal yang tidak beres dalam diri sendiri akan diperbaiki (baik jasmani maupun rohani yaa) - u/ rohani lebih ke sifat2 agan yg tidak baik.. emoticon-Smilie

Untuk pertanyaan agan => "pertanyaan saya:
panteskah orang kotor seperti saya belajar juga "Melihat Cahaya Yang Maha Suci", atau kasarannya gini puh abi, pantaskah rakyat jelata seperti saya belajar melihat "Cahaya Sang Penciptanya" sendiri?"

Ga usah dipikirkan pantas apa nggaknya.., ga usah dipikirkan mau ketemu Cahaya Yang Maha Suci apa tidaknya..
Yang ada hanya DOA aja.. emoticon-Smilie
dan satu lagi menjawab pertanyaan agan.. kapan Yang Maha Suci/AKU tidak mengawasi / meninggalkan agan ? emoticon-Big Grin ...
Agan harus membedakan antara Yang Maha Suci dengan Yang Maha Kuasa.... emoticon-Smilie
kl ada yg bertanya ke saya, siapakah TUHAN itu.. maka saya akan jawab YANG MAHA KUASA.. , dan YANG MAHA KUASA bukan GUSTI/AKU/YANG MAHA SUCI.. emoticon-Smilie

Jadi tidak ada "Manunggaling Kawula Gusti".. , karena diri sejati sendiri adalah GUSTI/AKU/YANG MAHA SUCI.. , sedangkan yang mengaku menjadi "kawula" adalah "aku" yg ingin "diakui" , padahal hal itu tidak ada (bukan hal yg sebenernya/maya)

"Siapakah yang menciptakan dunia, menciptakan agan di dunia ini,dll => Yaitu Yang Maha Suci"

Bingung ? Jangan terlalu dipikirkan.. emoticon-Big Grin
Kepikiran ? Silakan agan belajar kitab-kitab suci.. karena di kitab2 suci yang di dunia ini ada yg mengajarkan tentang "Yang Maha Suci" .., dan ada yang mengajarkan tentang "Yang Maha Kuasa" , jadi silakan agan belajar dari sana.. emoticon-Smilie
malam sesepuh. sblm membaca trit ini, sy pernah mcoba meditasi dgn membayangkan cahaya putih masuk melalui ubun2 lalu menjalar ke selutuh tubuh sambil mengucapkan doa2 sy. apa itu jg tmasuk salah satu meditasi ubun2?

kdgkala tanpa sy sngaja, bukan dlm keadaan medit, sy merasa ada sensasi menjalar di sekitar kepala. knp bisa seperti itu y?

mohon penjelasannya.

terima kasih.
Quote:


kata2nya dalam sekali gan abiyasa..
Quote:


Terima kasih gan, intinya dalam mempelajari atau merasakan sensasi dari spiritualitas yang kita jalankan harus dipasrahkan ya gan.
kesalahannya tergantung dari masing2 gan.. , ga ada ilmu pasti disini.. emoticon-Smilie
karena konsepnya adalah "Perbuatan Baik Belum Tentu BENAR, Dan Perbuatan Jahat Belum Tentu SALAH".. , hanya untuk memahami hal ini tidak bisa dilandasi dengan "otak-atik" di pikiran kita sendiri.. emoticon-Smilie
jadi hal ini tergantung dari masing2 diri sendiri .. emoticon-Smilie



salah satu cirinya adalah perbuatan agan seperti anak kecil aja.. emoticon-Smilie

emoticon-Malumaluemoticon-Malumaluemoticon-Malu

Mohon pencerahannya eyang, pertanyaan yg mengusik keinginan saya untuk mengerti emoticon-No Sara Pleaseemoticon-No Sara Pleaseemoticon-No Sara Please apakah dimaksud dengan cahaya Yang Maha Suci = Nur Muhammad yang ada dalam konsep Tassawuf....

Mohon ampun beribu ampun eyang kalo pertanyaan saya...nyebelin.. emoticon-Sorryemoticon-Sorryemoticon-Sorry
Quote:
Quote:


Sipp agan indragutama emoticon-Smilie

Quote:


meditasi yg agan lakukan hanya sugesti/visualisasi aja.. sedangkan meditasi ubun2 hanya merasakan ubun2 tanpa adanya visualisasi/sugesti apapun dan tanpa baca-bacaan tertentu.. emoticon-Smilie
Apa yang agan lakukan adalah melakukan koneksi dengan chakra mahkota..,sedangkan rasa di ubun2 saat tidak dalam meditasi hal itu chakra mahkota agan mulai "sensitif" emoticon-Big Grin

Quote:


Terimakasih agan lidokain emoticon-Smilie

Quote:


Sipp.. Benar sekali agan Aanelha emoticon-Smilie
bukannya kita harus melatih dahulu cakra dasaremoticon-Hammer2 ko malah udah lompat ke cakra mahkotaemoticon-Hammer2 bukanya sangat membahayakan

Nur Muhammad - (No SARA)

Quote:


Gpp agan EM10 , silakan bertanya.. sebab ilmu saya adalah "ilmu tanya" yaitu ilmu yang keluar saat didapatkan dari orang-orang yang bertanya / kalau saya ditanya.. emoticon-Smilie

Untuk konsep Nur Muhammad berikut ini pandangan saya :
1. Yang Maha Suci = Nur Muhammad jika mengacu ke DIRI SEJATI. jadi bukan "Ruh" dari Nabi.. tp diri sejati kita sendiri..
2. Dari kebanyakan literatur yang ada..ternyata pembahasannya lebih ke diri sejati nabi.. dan menurut saya hal ini tidak benar..,
Dan mengapa hal ini terjadi, karena saat orang-orang melihat "sinar" dalam meditasi-nya.., maka orang-orang tersebut akan cenderung mencari sendiri apa arti dari yang dilihatnya.. sehingga yang bermain adalah otak-atik pikiran sendiri.. dan kesimpulan yang didapatkannya salah.
Jadinya konsepnya dicampur adukkan untuk kepentingan kelompoknya sendiri...emoticon-No Sara Pleaseemoticon-No Sara Please

RUH Siapapun (tidak peduli dia kepala negara/raja/pengemis atau bahkan seorang nabi) /AKU/YANG MAHA SUCI/DIA/GUSTI, kedudukannya sama.. tidak ada yg ditinggikan/dilebihkan , sudah ada dari dulu... yang berbeda hanya tugasnya di dunia .. emoticon-Smilie

Jadi, jangan terjebak dengan cerita2 yang tidak jelas.. ("ilmu kata-nya")..., agan buktikan sendiri dan hal2 mengenai "langit" jangan pernah dibahas dengan pikiran.. karena pikiran tidak akan mampu.. emoticon-Big Grin, berserah diri dan selalu DOA emoticon-Smilie

Yang bisa menjelaskan "pelajaran" yang diterima saat kita "meditasi" adalah "Guru Sejati".. , karena Guru Sejati itulah yang bisa menerangkan hal-hal gaib mengenai "langit".. emoticon-Smilie

Kemudian.. jangan pernah berpikiran bahwa orang yg melihat Cahaya Yang Maha Suci adalah orang2 yang "suci" sepanjang hidupnya.. emoticon-Big Grin , orang2 yang melihat Cahaya Yang Maha Suci..masih tetap sebagai orang biasa.., ga perlu dijunjung, dan masih bisa berbuat salah.. karena dunia ini selalu berputar.. emoticon-Wink

Sedangkan kenapa nabi2/rasul/sang utusan begitu "dipuja2" orang banyak.., karena yang dipuja bukan diri nabi2/rasul/sang utusan. Tetapi karena sang "Guru Sejati" ada diatas (menaungi) nabi2/rasul/sang utusan itu sehingga hal itu yg "diikuti" oleh orang-orang.. walaupun mereka beranggapan mengikuti nabi2/rasul/sang utusan.
akhir2 ini kepala saya sering terasa sakit seperti ditekan..
ubun2 terasa seperti dipencet pakai kayu...
terkadang pusingnya berputar..emoticon-Berduka (S)
Quote:


-------------------------------------------

emoticon-Shakehand2emoticon-Shakehand2emoticon-Shakehand2 ama Agan EM10 emoticon-Add Friend (S)

Pertanyaan agan EM10 diatas juga dah lama kepikiran ama ane.

Alhamdulillah Hirobbil Alamin,

Terima kasih, ya ALLAH Zat Yang Maha Kuasa atas segala Jagat lahir batin yang telah menanamkan kepahaman ilmuNya kepada diri saya.

Terima kasih eyang yang sudi menjelaskannya, sekarang keyakinan ttg hal diatas itu sudah "duduk".

Ijin mengamalkan ilmunya eyang, dan mohon bimmbingannya. Mts

Wassalamualaikum Wr.Wb

emoticon-Shakehand2emoticon-Shakehand2emoticon-Shakehand2
emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:
Quote:


gan abi yg baik,

jadi mnrt agan, yg menciptakan dunia itu adalah YANG MAHA SUCI ... yg dalam kata-kata agan sering disebutkan sbg AKU YANG SEJATI

kalau begitu, dalam persepsi agan ... YANG MAHA KUASA itu sebagai apa posisinya?

terima kasih

Tentang Yang Maha Kuasa

Quote:


ini terasa saat kapan gan ?
kl bukan saat meditasi FU, coba cek ke dokter aja.. emoticon-Smilie

Quote:


sipp.. salam juga agan bskyuda emoticon-Smilie

Quote:


Saya akan coba jelaskan tentang Yang Maha Kuasa.. emoticon-Smilie
Coba pahami ini dengan hati-hati, jika tidak sesuai dengan hati agan -agan yang membaca anggap cerita fiksi saja dan saya tidak ada maksud menyinggung sara emoticon-No Sara Please.... emoticon-Smilie

YANG MAHA KUASA adalah Raja DIRAJA dari alam semesta,
YANG MAHA KUASA yang menerima permohonan (DOA) , dan tidak mengurus hukum2 , dll karena sudah ada yang lain yang bertugas mengurus masing2...
YANG MAHA KUASA adalah MAHA SEMPURNA.., sehingga tidak berbicara,tidak berfirman,dll emoticon-Smilie

jadi kl ada kata-kata "Tuhan berfirman / Tuhan berkata" , bisa dipastikan hal yang disebut "Tuhan" tersebut adalah YANG MAHA SUCI emoticon-Smilie
nah kl ada "DOA"/"Permintaan" ttg "keduniawian".., yang mengabulkannya adalah YANG MAHA SUCI.. , misalkan ada seseorang yg berdoa "oh Gusti/Pangeran mohon hamba diberikan rejeki".., nah hal itu memintanya ke Yang Maha Suci/DIRI SEJATI.. emoticon-Smilie

YANG MAHA KUASA adalah Pemilik dari Seluruh Alam Semesta,
YANG MAHA KUASA adalah "SESUATU" YANG MAHA LUHUR.. emoticon-Smilie

Perumpamaannya sebagai berikut.. (hal ini perumpamaan / simbol yg dihasilkan oleh gambaran panca indera) :
1. Simbolnya seperti Semar, (semua terangkum) ..maksudnya seperti ini :
Semar memiliki bentuk fisik yang sangat unik, seolah-olah ia merupakan simbol penggambaran jagad raya. Tubuhnya yang bulat merupakan simbol dari bumi, tempat tinggal umat manusia dan makhluk lainnya.
Semar selalu tersenyum, tapi bermata sembab. Penggambaran ini sebagai simbol suka dan duka. Wajahnya tua tapi potongan rambutnya bergaya kuncung seperti anak kecil, sebagai simbol tua dan muda. Ia berkelamin laki-laki, tapi memiliki payudara seperti perempuan, sebagai simbol pria dan wanita. Ia penjelmaan dewa tetapi hidup sebagai rakyat jelata, sebagai simbol atasan dan bawahan.

2. Simbol sebagai Raja.. emoticon-Smilie
3. Simbol "Pemimpin Negara/Presiden"
4. Simbol tentang Seseorang yang berkuasa, kemudian meminta adanya pertunjukan wayang ke dalang... (seseorang yg berkuasa itu simbol Yang Maha Kuasa, sedangkan dalang adalah Yang Maha Suci)
4.dll.., yang kesemua-nya itu menggambarkan Keluhuran.. emoticon-Smilie

Guru Sejati mengajarkan bahwa DOA kepada Yang Maha Kuasa, yang terbaik adalah memohon supaya diberikan "keluhuran budi" dan "Tidak Tertinggal dengan yang lain" sebab Yang Maha Kuasa adalah "Maha Luhur"..
maka setiap doa yang saya panjatkan hanya ini..:
yaitu "Yang Maha Suci memohon anak dan cucu keluhuran budi oleh Yang Maha Kuasa serta tidak tertinggal dengan yang lainnya"..

maksudnya "Tertinggal dengan yang lainnya" adalah supaya kita tercukupi kebutuhan lahiriah/non lahiriah....misalkan harta benda,pendidikan,kepandaian,dll emoticon-Smilie

Karena dengan Keluhuran Budi itu , akan membawa diri kita menjadi orang yang bijaksana..
Dan tentu saja prosesnya akan dilalui dalam kehidupan sehari-hari yang bisa jadi jatuh,bangun, .. jatuh ,bangun,dll setiap terjatuh.. , sedapat mungkin kita segera bangun dan mohon ampun kepada Yang Maha Kuasaemoticon-Smilie

Dari sisi filosofi... (ini yg bisa membuat pusing kl dipikirkan.. emoticon-Big Grin):
Hal-hal yang berhubungan dengan Yang Maha Suci, berhubungan dengan "Baik" dan "Buruk".. emoticon-Smilie
sedangkan dari Yang Maha Kuasa, yang ada "Benar" atau "Salah"..
maksudnya begini :
Agan berbuat "Baik" dengan memberikan "uang" kepada pengemis..,padahal hal itu perbuatan agan yang "Baik" adalah "SALAH".., karena bisa jadi uang yg diberikan agan ke pengemis untuk modal pengemis digunakan kejahatan,dll.. emoticon-Smilie

Hal ini sama dengan ada yg di kitab suci.. pelajaran tentang Khidir dan Nabi Musa.. dimana Nabi musa adalah pembawa syariat, sedangkan Khidir adalah orang yang Bijaksana.. emoticon-Smilie
1. Nabi Musa melarang untuk membunuh sesama , khidir malah membunuh anak kecil yang "tidak berdosa"
2. Nabi Musa membawa perintah untuk berbuat baik, khidir malah merusak harta benda orang lain, dll.. emoticon-Smilie
Ceritanya bisa dibaca di sini => http://id.wikipedia.org/wiki/Khidir
Quote:

tiba2 gan..nda pada saat Fu

Quote:


mantap penjelasannya...intinya berdoa aja ya gan ?
Quote:


kalau belum pernah merasakan perjalanan spiritual seperti yang agan abiyasa rasakan akan sulit menerima penjelasan diatas, supaya ga pusing harus mencoba sendiri ya gan,,,,,,,

Maaf gan, ane ikutan nanya ya,,,,

Yang Maha Suci=Diri Sejati terdapat dalam setiap diri seseorang, berarti Yang Maha Suci itu ada banyak ya gan,,,? jika Ya, apakah berbeda antara yang satu dengan yang lainnya.....

nah ada lagi gan yang dari dulu ane bingung, dalam kitab suci al-qu'an ada kata seperti : Yaasiin, Aliflaamiim, dll, dimana kata2 itu tidak dapat diartikan dan para penerjemah hanya memberi keterangan hanya Allah yang tahu, kira2 apakah maksud dan tujuan nya kata2 tersebut....?
Gan ABiyasa,saya hanya sebagai silent reader dan praktisi dari meditasi itu aja. Tapi sekarang ada yang mau saya tanyakan,kenapa sekarang kepala di atas sering kayak ada yang nggremet ya?terus di telapak tangan ada hawa panas (kadang muncul kadang nggak)

Matursuwun
Quote:


puh abi tanya lagi yah, heee

apakah dalam pencaharian si 'Aku' tadi, akan d ganggu Lucifer/Syaiton & kompeni; dari segala penjuru & seluruh lini kehidupan.
karena saya lagi dalam proses belajar AP, sudah merasakan hal demikian?. apakah akan sama?

& sebelum belajar AP, saya juga blajar mencari 'kitab diri' & masih menjadi PR. mnrt saya di tahap sekarang ini, 'kitab diri' itu bisa melalui AP. dengan pondasi Jujur, Sabar & Iklas yg saya blom juga tamat hingga sekarang, & suara2 dalam hati. saya yakin & ingin tahu 'ada yg lebih dalem' daripada itu semua puh abi...


trima kasih
Kalau dalam kacamata ilmu kanzun sulaiman (perbendaharaan nabi sulaiman). Cakra ubun-ubun adalah cakra terakhir, sehingga ketika 'dipaksakan' menggetarkan cakra ubun-ubun (dengan cara yang keras), akan berakibat kurang baik.

Ada baiknya, menggetarkan cakra dari bawah dulu. Ataupun kalau meditasi fokus ke ubun-ubun dengan doa doa yang baik (halus). Misal ar rahman, ar rahim, atau salamun qoulam mir robbir rahim
Quote:


Betul gan.., sebab selama ini orang-orang umum menyamakan "penyembahan kepada Yang Maha Suci, dengan penyembahan kepada Yang Maha Kuasa"..
sehingga saat sufi2 mengenal "Yang Maha Suci", mereka beranggapan bahwa Diri Sejati adalah "Tuhan" dan tidak ada diatasnya...,
begitu juga yang terjadi saat saya mengenal "Yang Maha Suci"..., saat itulah bingung,dll melanda pikiran saya karena bentrok dengan pemahaman umum selama ini..
1. Apakah diri sejati itu 'Tuhan' ,
2. Apakah tidak ada "diatas" dari Yang Maha Suci ,dll
setelah DOA,DOA,DOA... dan mengalami jatuh bangun.. akhirnya mengerti tentang Yang Maha Kuasa dari pelajaran "Guru Sejati".. emoticon-Smilie

Hal-hal duniawi, akan menyembah/tunduk kepada Yang Maha Suci.. ,
Yang Maha Suci menyembah kepada Yang Maha Kuasa.. emoticon-Smilie
Saat Yang Maha Suci "menghadap" kepada Yang Maha Kuasa.., tidak ada "pembicaraan"/firman Tuhan ,dll. Yang ada hanya KEPASRAHAN TOTAL.., karena Yang Maha Kuasa Yang Maha Luhur.. emoticon-Smilie

Untuk mengenal Yang Maha Suci, maka "aku" / "duniawi" harus "ditinggalkan".. emoticon-Smilie , karena "aku" / hal2 duniawi itu maya.. emoticon-Smilie
Untuk mengenal Yang Maha Kuasa, hanya dibutuhkan DOA(permohonan) aja dari Yang Maha Suci.

kl disini , di dunia skrg ini.. kita disebut bangsa "manusia".., sedangkan jika sudah kembali ke "langit" kita disebut bangsa "Yang Maha Suci".
Yang Maha Suci adalah "Maha Esa".. coba apa ada yang sama persis seperti agan di dunia ini ?. emoticon-Smilie

Kata-kata yang ada di kitab suci, bukan tugas saya untuk menjelaskan.. emoticon-Smilie

Quote:


Gpp gan, sensasi2 itu dari chakra mahkota.. dinikmati aja.. emoticon-Smilie
Btw agan melakukan meditasi FU atau tidak ? dan saat telapak tangan ada hawa panas apakah saat itu sedang meditasi FU ?

Quote:


Yang menganggu hanya dari diri agan sendiri.. emoticon-Big Grin ,nafsu agan, pikiran agan , dan energi2 dalam diri sendiri.. , jangan menyalahkan mahluk lain kecuali agan bisa membuktikan sendiri bahwa yg menganggu itu "bangsa gaib" emoticon-Big Grin

Pondasi pengenalan diri bukan di sifat2 fisik (sifat2 baik,dll) apalagi suara2 dalam hati.. hal itu bisa saja menipu... pengenalan diri sejati hanya ke Yang Maha Suci. dan DOA.... emoticon-Smilie

Quote:


Sipp gan.. disini yang dibahas meditasi ubun2.dan langsung ke ubun2 bukan dari chakra yg lain.. karena menurut saya dasar dari segalanya adalah chakra mahkota.. , akar dari semua chakra yg ada.., sumber kekuatan dari semua chakra.. emoticon-Smilie
gampangnya : apakah ada orang yg bisa "hidup" di dunia ini tanpa chakra mahkota (tanpa kepala) ? emoticon-Big Grin
Untuk chakra yg lain ,jika hilang/tidak ada bisa tetap hidup.. emoticon-Smilie
misalkan.. chakra jantung.., ada yg ga punya jantung tetapi bisa hidup (dgn teknologi)..,dll
Halaman 94 dari 175


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di